{"id":2653,"date":"2020-04-05T14:23:34","date_gmt":"2020-04-05T14:23:34","guid":{"rendered":"http:\/\/dukcapil.demakkab.go.id\/?p=2653"},"modified":"2020-04-05T14:23:37","modified_gmt":"2020-04-05T14:23:37","slug":"kudus-tetapkan-klb-2-orang-positif-covid19","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/dukcapil.demakkab.go.id\/index.php\/2020\/04\/05\/kudus-tetapkan-klb-2-orang-positif-covid19\/","title":{"rendered":"Kudus Tetapkan KLB, 2 Orang Positif Covid19"},"content":{"rendered":"\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"924\" height=\"1024\" src=\"http:\/\/dukcapil.demakkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2020\/04\/WhatsApp-Image-2020-04-05-at-15.05.23-924x1024.jpeg\" alt=\"\" class=\"wp-image-2654\" srcset=\"https:\/\/dukcapil.demakkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2020\/04\/WhatsApp-Image-2020-04-05-at-15.05.23-924x1024.jpeg 924w, https:\/\/dukcapil.demakkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2020\/04\/WhatsApp-Image-2020-04-05-at-15.05.23-271x300.jpeg 271w, https:\/\/dukcapil.demakkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2020\/04\/WhatsApp-Image-2020-04-05-at-15.05.23-768x851.jpeg 768w, https:\/\/dukcapil.demakkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2020\/04\/WhatsApp-Image-2020-04-05-at-15.05.23.jpeg 1080w\" sizes=\"(max-width: 924px) 100vw, 924px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p>Demak &#8211; Dilansir dari Suara Merdeka, Minggu 05\/04\/2020.  Pemkab Kudus menetapkan status Kejadian Luar Biasa (KLB) setelah dua pasien positif virus corona (Covid-19). Satu pasien positif warga Kudus yang pulang dari Jakarta dan satu pasien warga Kabupaten Pati yang bekerja di Kabupaten Kudus.  Juru bicara Tim Gugus Tugas Covid-19 Kabuapten Kudus, dokter Andini Aridewi mengatakan, kedua pasien, saat ini, menjalani perawatan intensif di ruang isolasi RSU Loekmonohadi Kudus dan RS Mardi Rahayu. <\/p>\n\n\n\n<p> Andini menjelaskan, satu pasien positif corona warga Kudus, sebenarnya sudah memeriksakan diri ke rumah sakit. Namun dipulangkan karena tidak ditemukan gejala Covid-19. \u201cSatu pasien lainnya merupakan warga Kabupaten Pati yang bekerja di Kabupaten Kudus. Tim sudah melakukan tracing (pelacakan) riwayat kontak kedua pasien,\u201d kata Andini, Minggu 5\/4.  Dari penelusuran, diketahui terdata 79 orang pernah kontak dengan kedua pasien positif tersebut. Mereka masuk dalam daftar orang tanpa gejala (OTG) Covid-19. \u201cSemua OTG telah menjalani rapid test, hasilnya semua negatif. Kami masih kesulitan perangkat untuk melakukan rapid test kedua karena saat ini stoknya kosong,\u201d katanya. <\/p>\n\n\n\n<p>\n\nPemkab telah mengajukan permintaan peralatan rapid test ke Provinsi Jawa Tengah dan berupaya membeli sendiri perangkat rapit test. Namun informasi dari vendor stok barang masih kosong. \u201cKami telah meminta semua OTG untuk isolasi mandiri di rumah masing-masing. Mereka dipantau oleh tim dari Puskesmas dan pemerintah desa. Jika nanti alat sudah ada, akan dilakukan rapid test kedua,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\n<p>Hingga Minggu sore, terdata 18 pasien dalam pengawasan (PDP) yang dirawat di rumah sakit di Kabupaten Kudus. Sepuluh PDP berasal dari wilayah Kabupaten Kudus, delapan orang berasal dari luar Kabuaten Kudus. Andini mengatakan, secara kumulatif ada 96 PDP di Kabuaten Kudus. Sebanyak 68 pasien dinyatakan sehat dan diperbolehkan pulang, 11 PDP meninggal dunia dengan penyakit penyerta (bawaan), sisanya masih dirawat di rumah sakit.<br><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Demak &#8211; Dilansir dari Suara Merdeka, Minggu 05\/04\/2020. Pemkab Kudus menetapkan status Kejadian Luar Biasa (KLB) setelah dua pasien positif virus corona (Covid-19). Satu pasien positif warga Kudus yang pulang dari Jakarta dan satu pasien warga Kabupaten Pati yang bekerja di Kabupaten Kudus. Juru bicara Tim Gugus Tugas Covid-19 Kabuapten Kudus, dokter Andini Aridewi mengatakan, &hellip; <\/p>\n<p><a class=\"more-link btn\" href=\"https:\/\/dukcapil.demakkab.go.id\/index.php\/2020\/04\/05\/kudus-tetapkan-klb-2-orang-positif-covid19\/\">Continue reading<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/dukcapil.demakkab.go.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2653"}],"collection":[{"href":"https:\/\/dukcapil.demakkab.go.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/dukcapil.demakkab.go.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dukcapil.demakkab.go.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dukcapil.demakkab.go.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2653"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/dukcapil.demakkab.go.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2653\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":2655,"href":"https:\/\/dukcapil.demakkab.go.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2653\/revisions\/2655"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/dukcapil.demakkab.go.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2653"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/dukcapil.demakkab.go.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2653"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/dukcapil.demakkab.go.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2653"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}