{"id":3348,"date":"2020-04-15T10:43:46","date_gmt":"2020-04-15T10:43:46","guid":{"rendered":"http:\/\/dukcapil.demakkab.go.id\/?p=3348"},"modified":"2020-04-15T10:44:34","modified_gmt":"2020-04-15T10:44:34","slug":"3348","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/dukcapil.demakkab.go.id\/index.php\/2020\/04\/15\/3348\/","title":{"rendered":"Update Data Corona Per 14 April 2020"},"content":{"rendered":"\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"881\" src=\"http:\/\/dukcapil.demakkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2020\/04\/WhatsApp-Image-2020-04-15-at-05.59.47-8-1024x881.jpeg\" alt=\"\" class=\"wp-image-3349\" srcset=\"https:\/\/dukcapil.demakkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2020\/04\/WhatsApp-Image-2020-04-15-at-05.59.47-8-1024x881.jpeg 1024w, https:\/\/dukcapil.demakkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2020\/04\/WhatsApp-Image-2020-04-15-at-05.59.47-8-300x258.jpeg 300w, https:\/\/dukcapil.demakkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2020\/04\/WhatsApp-Image-2020-04-15-at-05.59.47-8-768x661.jpeg 768w, https:\/\/dukcapil.demakkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2020\/04\/WhatsApp-Image-2020-04-15-at-05.59.47-8.jpeg 1080w\" sizes=\"(max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p> Demak &#8211; Rabu (15\/04\/2020).  Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 membuka data orang dalam pemantauan (ODP) dan pasien dalam pengawasan (PDP) Corona di Tanah Air. Total ada 139.137\u00a0ODP\u00a0dan 10.482\u00a0PDP.\u2063  &#8220;Kelompok saudara-saudara kita yang termasuk kategori orang dalam pemantauan sampai saat ini sudah tercatat 139.137 orang,&#8221; kata juru bicara pemerintah terkait penanganan wabah\u00a0virus Corona, Achmad Yurianto, dalam konferensi pers yang ditayangkan saluran YouTube BNPB, Selasa (14\/4\/2020).\u2063<br>\u2063<br>Yuri, panggilan akrab Achmad Yurianto, mengaku ratusan ribu ODP ini menjadi perhatian besar terkait penyebaran virus Corona. Karena ada yang kondisinya tak sakit dan sakit ringan. Sehingga tanpa sadar, ucap Yuri, berpotensi menjadi sumber penularan.\u2063 Yuri mengatakan sejak Corona ditetapkan sebagai bencana nasional, seluruh data terkait wabah diintegrasikan mulai dari tingkat desa hingga pemerintah pusat.Sehingga dikendalikan oleh satu sistem.\u2063<br>\u2063<br>&#8220;Pada hari ini setelah ditetapkan sebagai satu bencana nasional, maka seluruh integrasi data yang kita bangun mulai dari desa, kecamatan, kabupaten\/kota, provinsi dan seterusnya sampai ke pusat berada dalam satu sistem, satu kendali data, satu jaring data,&#8221; ujar dia.\u2063<br>\u2063<br>&#8220;Sehingga seluruhnya bisa kita lihat dan akses secara terbuka dan bisa dilihat secara lebih transparan,&#8221; ucap Yuri.\u2063 Sebelumnya Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta jajaran kabinet menyampaikan komunikasi efektif dan memberikan penjelasan yang transparan mengenai penanganan virus Corona (COVID-19). Jokowi tidak ingin adanya kesimpangsiuran informasi di masyarakat.\u2063<br>\u2063<br>&#8220;Mengenai komunikasi yang efektif, yang memberikan penjelasan-penjelasan secara transparan kepada media, ini harus dilakukan dengan detail dan baik. Jangan sampai banyak berita yang baik tidak bisa disampaikan. Sehingga rasa optimis masyarakat menjadi cenderung masuk ke hal-hal yang tidak positif,&#8221; ujar Jokowi dalam sidang kabinet paripurna secara virtual, Selasa pagi.\u2063<br>\u2063  <\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Demak &#8211; Rabu (15\/04\/2020). Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 membuka data orang dalam pemantauan (ODP) dan pasien dalam pengawasan (PDP) Corona di Tanah Air. Total ada 139.137\u00a0ODP\u00a0dan 10.482\u00a0PDP.\u2063 &#8220;Kelompok saudara-saudara kita yang termasuk kategori orang dalam pemantauan sampai saat ini sudah tercatat 139.137 orang,&#8221; kata juru bicara pemerintah terkait penanganan wabah\u00a0virus Corona, Achmad Yurianto, dalam &hellip; <\/p>\n<p><a class=\"more-link btn\" href=\"https:\/\/dukcapil.demakkab.go.id\/index.php\/2020\/04\/15\/3348\/\">Continue reading<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/dukcapil.demakkab.go.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3348"}],"collection":[{"href":"https:\/\/dukcapil.demakkab.go.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/dukcapil.demakkab.go.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dukcapil.demakkab.go.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dukcapil.demakkab.go.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=3348"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/dukcapil.demakkab.go.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3348\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":3351,"href":"https:\/\/dukcapil.demakkab.go.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3348\/revisions\/3351"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/dukcapil.demakkab.go.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=3348"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/dukcapil.demakkab.go.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=3348"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/dukcapil.demakkab.go.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=3348"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}