{"id":3466,"date":"2020-04-18T14:55:15","date_gmt":"2020-04-18T14:55:15","guid":{"rendered":"http:\/\/dukcapil.demakkab.go.id\/?p=3466"},"modified":"2020-04-18T14:55:22","modified_gmt":"2020-04-18T14:55:22","slug":"disentil-ganjar-wali-kota-semarang-akan-kaji-pengajuan-psbb","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/dukcapil.demakkab.go.id\/index.php\/2020\/04\/18\/disentil-ganjar-wali-kota-semarang-akan-kaji-pengajuan-psbb\/","title":{"rendered":"Disentil Ganjar, Wali Kota Semarang Akan Kaji Pengajuan PSBB"},"content":{"rendered":"\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"696\" height=\"391\" src=\"http:\/\/dukcapil.demakkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2020\/04\/25-9-696x391-1.jpeg\" alt=\"\" class=\"wp-image-3467\" srcset=\"https:\/\/dukcapil.demakkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2020\/04\/25-9-696x391-1.jpeg 696w, https:\/\/dukcapil.demakkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2020\/04\/25-9-696x391-1-300x169.jpeg 300w\" sizes=\"(max-width: 696px) 100vw, 696px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p>SEMARANG \u2013 Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi akan mengkaji pengajuan penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Menurutnya pengkajian terutama untuk pemenuhan kebutuhan pokok warga.<\/p>\n\n\n\n<p>Pria yang akrab disapa Hendi itu menjelaskan PSBB harus dihitung cermat. Selama belum diterapkan PSBB, Kota Semarang berusaha menjalankan aturan yang sudah ditetapkan terkait protokol virus Corona (COVID-19).<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cPemberlakuan PSBB itu harus dihitung semuanya secara cermat, terutama terkait daerah-daerah yang berbatasan langsung dengan Kota Semarang,\u201d kata Hendi kepada wartawan, Jumat (17\/4\/2020).<\/p>\n\n\n\n<p>Hendi menjelaskan pihaknya juga telah berkomunikasi dengan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. Pihaknya pun siap jika kondisi di lapangan mengharuskan adanya PSBB.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cKalau memang petunjuk beliau begitu, segera kita persiapkan untuk menuju PSBB. Harus dikaji benar kemampuan logistik dan pemenuhan kebutuhan pokok warga selama penerapan tersebut,\u201d ujarnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Diberitakan sebelumnya, Kota Tegal sudah disetujui oleh Kemenkes untuk penerapan PSBB. Ketika ditanya terkait daerah lain yang perlu PSBB, Gubernur Jateng Ganjar Pranowo menyinggung Kota Semarang.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cBelum-belum (ada daerah lain di Jateng yang mengajukan PSBB), yang lain belum, tapi saya kira yang harus dicermati Kota Semarang. Kota Semarang dicermati betul-betul agar semua mengerti, karena malam itu kafe-kafe masih banyak yang nongkrong,\u201d kata Ganjar.<\/p>\n\n\n\n<p>Hal itu diungkapkan Ganjar usai menyambut bantuan 10 ribu masker dari Ungaran Sari Garmen di kantor Gubernur Jateng, Jalan Pahlawan, Semarang, Jumat (17\/4).<\/p>\n\n\n\n<p>Ia menjelaskan tiap pagi memantau kegiatan di Kota Semarang dan keramaian masih terjadi di beberapa titik. Dia mengaku sudah berkomunikasi dengan Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi untuk mulai mengkaji penerapan PSBB.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cSaya keliling tiap hari untuk mengecek dan itu suasana keramaian masih ada. Maka komunikasi dengan Pak Wali Kota untuk saya minta mengkaji menghitung betul-betul agar Semarang ini sebenarnya sudah termasuk kategori merah, juga mesti hati-hati,\u201d jelasnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Ganjar mengatakan perlu dicermati jumlah kasus virus Corona di Kota Semarang agar bisa menghentikan penambahan jumlah pasien Corona. Ganjar kemudian memberi contoh 46 tenaga medis RSUP dr Kariadi, Semarang yang tertular Corona.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cKalau kemudian kita tidak bisa mengendalikan, saya khawatir nanti itu apa namanya bisa menambah jumlah pasien. Ya, kita belajar dari yang terjadi di Rumah Sakit Kariadi hanya karena tidak jujur ada sekian dokter dan perawat kena itu membahayakan lini terakhir kita, garda terakhir kita,\u201d lanjutnya.(dtc\/smol)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>SEMARANG \u2013 Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi akan mengkaji pengajuan penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Menurutnya pengkajian terutama untuk pemenuhan kebutuhan pokok warga. Pria yang akrab disapa Hendi itu menjelaskan PSBB harus dihitung cermat. Selama belum diterapkan PSBB, Kota Semarang berusaha menjalankan aturan yang sudah ditetapkan terkait protokol virus Corona (COVID-19). \u201cPemberlakuan PSBB itu &hellip; <\/p>\n<p><a class=\"more-link btn\" href=\"https:\/\/dukcapil.demakkab.go.id\/index.php\/2020\/04\/18\/disentil-ganjar-wali-kota-semarang-akan-kaji-pengajuan-psbb\/\">Continue reading<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/dukcapil.demakkab.go.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3466"}],"collection":[{"href":"https:\/\/dukcapil.demakkab.go.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/dukcapil.demakkab.go.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dukcapil.demakkab.go.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dukcapil.demakkab.go.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=3466"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/dukcapil.demakkab.go.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3466\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":3468,"href":"https:\/\/dukcapil.demakkab.go.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3466\/revisions\/3468"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/dukcapil.demakkab.go.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=3466"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/dukcapil.demakkab.go.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=3466"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/dukcapil.demakkab.go.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=3466"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}