{"id":4489,"date":"2020-05-04T11:57:10","date_gmt":"2020-05-04T11:57:10","guid":{"rendered":"http:\/\/dukcapil.demakkab.go.id\/?p=4489"},"modified":"2020-05-04T11:57:33","modified_gmt":"2020-05-04T11:57:33","slug":"warga-luar-daerah-dilarang-masuk-ke-desa-sidogemah-sayung-demak","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/dukcapil.demakkab.go.id\/index.php\/2020\/05\/04\/warga-luar-daerah-dilarang-masuk-ke-desa-sidogemah-sayung-demak\/","title":{"rendered":"Warga Luar Daerah Dilarang Masuk Ke Desa Sidogemah Sayung Demak"},"content":{"rendered":"\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"750\" height=\"426\" src=\"http:\/\/dukcapil.demakkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2020\/05\/Desa-Sidogemah.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-4490\" srcset=\"https:\/\/dukcapil.demakkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2020\/05\/Desa-Sidogemah.jpg 750w, https:\/\/dukcapil.demakkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2020\/05\/Desa-Sidogemah-300x170.jpg 300w\" sizes=\"(max-width: 750px) 100vw, 750px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p> <strong>\u00a0DEMAK<\/strong>\u00a0\u2013 Dalam situasi pendemi<a href=\"https:\/\/www.timesindonesia.co.id\/tag\/Covid-19\">Covid-19<\/a><a href=\"https:\/\/www.timesindonesia.co.id\/tag\/Desa-Sidogemah\">Desa Sidogemah<\/a>\u00a0Kecamatan Sayung, Kabupaten Demak menerapkan pembatasan sementara pengunjung. Namun masih ada warga luar desa, biasanya pemancing, tetap berusaha masuk disaat warga melaksanakan sholat Tarawih. &#8220;Di gang-gang masuk sudah kami beri peringatan berupa tulisan peringatan, tapi para pemancing tetap masuk saat warga di sini sedang malaksanakan shalat tarawih,&#8221; ujar Hanafi, Kepala Desa Sidogemah Sayung di Demak, Senin (4\/5\/2020).<br><\/p>\n\n\n\n<p>Mayoritas warga Sidogemah yang memiliki usaha tambak ikan, membuat Desa Sidogemah banyak diburu oleh pemancing dari luar daerah. &#8220;Alhamdulillah, warga di sini banyak yang mempunyai tambak, jadi banyak didatangi pemancing dari luar daerah,&#8221; imbuhnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Sampai saat ini, Pemerintah Desa Sidogemah terus mengantisipasi penularan Covid-19 dengan cara membatasi pendatang-pendatang dari luar termasuk pemancing dan penembak ikan. &#8220;Karena kami dari pemerintah desa telah mendapat instruksi dari Pemerintah Kecamatan Sayung untuk mencegah penyebaran Covid-19 di Desa kami,&#8221; katanya.<\/p>\n\n\n\n<p>Mulai bulan Maret, sampai Sekarang sudah tercatat 13 orang masuk ke Desa Sidogemah, mereka adalah warga asli Sidogemah yang berasal dari daerah perantauan yang pulang ke kampungnya.<\/p>\n\n\n\n<p>&#8220;Untuk warga kami yang pulang dari kota-kota perantauan kami terima dengan baik dan tentunya sesuai dengan prosedur yang berlaku seperti wajib isolasi mandiri selama 14 hari di rumah masing-masing,&#8221; ucapnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Hanafi menuturkan, pemerintah\u00a0<a href=\"https:\/\/www.timesindonesia.co.id\/tag\/Desa-Sidogemah\">Desa Sidogemah<\/a>\u00a0bekerjasama dengan dinas kesehatan maupun puskesmas untuk selalu memantau kesehatan para pemudik. Jangan sampai warga yang masih dalam masa isolasi nantinya kumpul-kumpul dengan warga Sidogemah yang tidak diisolasi. &#8220;Khususnya warga kami yang habis pulang dari zona-zona merah itu tidak boleh kumpul-kumpul dengan warga yang tidak pergi kemana-kemana sebelumnya,&#8221; ucapnya. (sumber : Times Indonesia).<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>\u00a0DEMAK\u00a0\u2013 Dalam situasi pendemiCovid-19Desa Sidogemah\u00a0Kecamatan Sayung, Kabupaten Demak menerapkan pembatasan sementara pengunjung. Namun masih ada warga luar desa, biasanya pemancing, tetap berusaha masuk disaat warga melaksanakan sholat Tarawih. &#8220;Di gang-gang masuk sudah kami beri peringatan berupa tulisan peringatan, tapi para pemancing tetap masuk saat warga di sini sedang malaksanakan shalat tarawih,&#8221; ujar Hanafi, Kepala Desa &hellip; <\/p>\n<p><a class=\"more-link btn\" href=\"https:\/\/dukcapil.demakkab.go.id\/index.php\/2020\/05\/04\/warga-luar-daerah-dilarang-masuk-ke-desa-sidogemah-sayung-demak\/\">Continue reading<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/dukcapil.demakkab.go.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4489"}],"collection":[{"href":"https:\/\/dukcapil.demakkab.go.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/dukcapil.demakkab.go.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dukcapil.demakkab.go.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dukcapil.demakkab.go.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=4489"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/dukcapil.demakkab.go.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4489\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":4491,"href":"https:\/\/dukcapil.demakkab.go.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4489\/revisions\/4491"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/dukcapil.demakkab.go.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=4489"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/dukcapil.demakkab.go.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=4489"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/dukcapil.demakkab.go.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=4489"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}