{"id":4655,"date":"2020-05-06T04:36:59","date_gmt":"2020-05-06T04:36:59","guid":{"rendered":"http:\/\/dukcapil.demakkab.go.id\/?p=4655"},"modified":"2020-05-06T04:37:05","modified_gmt":"2020-05-06T04:37:05","slug":"tiga-pemuda-indonesia-bikin-platform-korban-phk-dan-pengangguran","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/dukcapil.demakkab.go.id\/index.php\/2020\/05\/06\/tiga-pemuda-indonesia-bikin-platform-korban-phk-dan-pengangguran\/","title":{"rendered":"Tiga Pemuda Indonesia Bikin Platform Korban PHK dan Pengangguran"},"content":{"rendered":"\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"750\" height=\"426\" src=\"http:\/\/dukcapil.demakkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2020\/05\/klikerjacom.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-4656\" srcset=\"https:\/\/dukcapil.demakkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2020\/05\/klikerjacom.jpg 750w, https:\/\/dukcapil.demakkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2020\/05\/klikerjacom-300x170.jpg 300w\" sizes=\"(max-width: 750px) 100vw, 750px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p> <strong>JAKARTA<\/strong>\u00a0\u2013 Melihat tingginya PHK dan banyaknya orang yang menurun pendapatannya akibat Covid-19, menggerakkan tiga pemuda Indonesia yaitu\u00a0Budy Sugandi, Abraham Auzan, dan Rizky Rakhmat Oentoe untuk membuat gerakan kemanusiaan #GotongRoyong berupa\u00a0platform korban PHK\u00a0bernama\u00a0<em>klikerja.com<\/em>.  Data dari Kementerian Ketenagakerjaan menyebutkan bahwa jumlah pekerja yang terkena\u00a0PHK\u00a0dan dirumahkan terkait dampak pandemi Covid-19 mencapai\u00a02,9 juta. Selain itu Lembaga Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) merilis hasil survei terbaru bahwa sekitar 70% warga merasakan penurunan pendapatan dibanding sebelum wabah. <\/p>\n\n\n\n<p><em>Klikerja.com<\/em>\u00a0merupakan gerakan gotong royong di tengah pandemi Covid-19 untuk dapat membantu masyarakat bangkit dan bisa hidup layak bersama keluarga. Platform ini didukung penuh media online nasional TIMES Indonesia. Ada tiga tahapan yang dilakukan. Pertama, pendaftaran peserta di via website. Kedua, training skill online secara gratis dan yang ketiga, dihubungkan dengan startup\/perusahaan pencari kerja.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cKami tidak bergerak sendiri, tapi mengajak seluruh startup, perusahaan hingga pengusaha Indonesia yang punya kepedulian untuk berkolaborasi dan membantu masyarakat kita khususnya mereka yang terkena dampak langsung Covid-19. Bisa dengan memberikan kelas online gratis atau memberikan pekerjaan kepada peserta yang telah mengikuti program training gratis tersebut,&#8221; papar Budy Sugandi. Jenis pekerjaannya bisa full time atau part time (per proyek atau per jam) sesuai dengan kebutuhan. Misalnya menjadi admin, penerjemah, programmer hingga analis.<\/p>\n\n\n\n<p>Budy Sugandi dan Abraham Auzan sama-sama pernah meraih short-course Australia Awards for leaders, entrepreneurs and innovators of startup pada tahun 2016. Budy juga merupakan Founder Klikcoaching, Abraham Co-founder Sehati TeleCTG dan Rizky Rakhmat merupakan Co-founder AntikMebel.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Meski ketiganya memiliki startup masing-masing namun dalam hal kemanusiaan ini, mereka berkolaborasi agar bisa memberikan pelayanan yang optimal. Harapannya dengan hadirnya\u00a0platform korban PHK\u00a0ini bisa membantu secara langsung masyarakat Indonesia agar bisa kembali hidup normal dan juga membantu perekonomian bangsa Indonesia yang sedang sakit.\u00a0<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>JAKARTA\u00a0\u2013 Melihat tingginya PHK dan banyaknya orang yang menurun pendapatannya akibat Covid-19, menggerakkan tiga pemuda Indonesia yaitu\u00a0Budy Sugandi, Abraham Auzan, dan Rizky Rakhmat Oentoe untuk membuat gerakan kemanusiaan #GotongRoyong berupa\u00a0platform korban PHK\u00a0bernama\u00a0klikerja.com. Data dari Kementerian Ketenagakerjaan menyebutkan bahwa jumlah pekerja yang terkena\u00a0PHK\u00a0dan dirumahkan terkait dampak pandemi Covid-19 mencapai\u00a02,9 juta. Selain itu Lembaga Saiful Mujani Research &hellip; <\/p>\n<p><a class=\"more-link btn\" href=\"https:\/\/dukcapil.demakkab.go.id\/index.php\/2020\/05\/06\/tiga-pemuda-indonesia-bikin-platform-korban-phk-dan-pengangguran\/\">Continue reading<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/dukcapil.demakkab.go.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4655"}],"collection":[{"href":"https:\/\/dukcapil.demakkab.go.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/dukcapil.demakkab.go.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dukcapil.demakkab.go.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dukcapil.demakkab.go.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=4655"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/dukcapil.demakkab.go.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4655\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":4657,"href":"https:\/\/dukcapil.demakkab.go.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4655\/revisions\/4657"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/dukcapil.demakkab.go.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=4655"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/dukcapil.demakkab.go.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=4655"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/dukcapil.demakkab.go.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=4655"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}