{"id":4921,"date":"2020-05-10T12:19:57","date_gmt":"2020-05-10T12:19:57","guid":{"rendered":"http:\/\/dukcapil.demakkab.go.id\/?p=4921"},"modified":"2020-05-10T12:20:02","modified_gmt":"2020-05-10T12:20:02","slug":"peneliti-singapura-sebut-pandemi-corona-berakhir-bulan-september-tapi-dosen-unair-surabaya-paparkan-kasus-covid-19-akan-hilang-pada-awal-agustus-begini-perhitungannya","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/dukcapil.demakkab.go.id\/index.php\/2020\/05\/10\/peneliti-singapura-sebut-pandemi-corona-berakhir-bulan-september-tapi-dosen-unair-surabaya-paparkan-kasus-covid-19-akan-hilang-pada-awal-agustus-begini-perhitungannya\/","title":{"rendered":"Peneliti Singapura Sebut Pandemi Corona Berakhir Bulan September, Tapi Dosen Unair Surabaya Paparkan Kasus Covid-19 Akan Hilang Pada Awal Agustus. Begini Perhitungannya"},"content":{"rendered":"\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"700\" height=\"465\" src=\"http:\/\/dukcapil.demakkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2020\/05\/2407434166.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-4922\" srcset=\"https:\/\/dukcapil.demakkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2020\/05\/2407434166.jpg 700w, https:\/\/dukcapil.demakkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2020\/05\/2407434166-300x199.jpg 300w\" sizes=\"auto, (max-width: 700px) 100vw, 700px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Jakarta &#8211; Sejumlah ahli melakukan kajian untuk memprediksi kapan pandemi\u00a0<a href=\"https:\/\/fotokita.grid.id\/tag\/virus-corona\">virus corona<\/a>\u00a0di Indonesia mencapai puncaknya. Bagaimana menandai telah memasuki masa\u00a0<a href=\"https:\/\/fotokita.grid.id\/tag\/puncak-pandemi\">puncak pandemi<\/a>?\u00a0<a href=\"https:\/\/fotokita.grid.id\/tag\/puncak-pandemi\">Puncak pandemi<\/a>\u00a0terjadi ketika kurva\u00a0<a href=\"https:\/\/fotokita.grid.id\/tag\/kasus\">kasus<\/a>\u00a0di suatu negara rata. Selain itu, ada pelambatan penyebaran virus dan angka\u00a0<a href=\"https:\/\/fotokita.grid.id\/tag\/kasus\">kasus<\/a>\u00a0baru yang terus menurun.\u00a0 Ada yang memprediksi\u00a0<a href=\"https:\/\/fotokita.grid.id\/tag\/puncak-pandemi\">puncak pandemi<\/a>\u00a0akan terjadi pada bulan ini, Mei 2020. Ada pula yang memprediksi antara Juni-Juli 2020.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Epidemiolog Indonesia dari Griffith University Australia, Dicky Budiman mengatakan, waktu&nbsp;<a href=\"https:\/\/fotokita.grid.id\/tag\/puncak-pandemi\">puncak pandemi<\/a>&nbsp;bervariasi dan berbeda antara satu wilayah dengan wilayah lain.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Mengapa? Karena temuan&nbsp;<a href=\"https:\/\/fotokita.grid.id\/tag\/kasus\">kasus<\/a>&nbsp;<a href=\"https:\/\/fotokita.grid.id\/tag\/covid-19\">Covid-19<\/a>&nbsp;berbeda-beda di setiap daerah.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u201cDari tren yang ada, Pulau Jawa akan mengalami puncak lebih awal, di sekitar akhir Mei dan awal Juni. Ini yang harus diantisipasi dengan penyediaan layanan kesehatan (ICU, ventilator, jumlah tenaga medis, APD dan sebagainya),\u201d ujar Dicky, saat dihubungi Kompas.com, Jumat (1\/5\/2020). Menurut Dicky, biasanya masa puncak memiliki durasi waktu relatif lama yakni kisaran 10-20 hari.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sementara itu, Pakar epidemiologi Universitas Indonesia Pandu Riono memperkirakan,\u00a0<a href=\"https:\/\/fotokita.grid.id\/tag\/puncak-pandemi\">puncak pandemi<\/a>\u00a0<a href=\"https:\/\/fotokita.grid.id\/tag\/covid-19\">Covid-19<\/a>\u00a0terjadi pada pertengahan Mei 2020. Catatannya, tidak terjadi mudik saat menjelang Idul Fitri 1441 Hijriah. Pemerintah telah mengeluarkan kebijakan melarang masyarakat melakukan mudik jelang Lebaran. Hal ini sebagai salah satu langkah antisipasi semakin meluasnya penyebaran\u00a0<a href=\"https:\/\/fotokita.grid.id\/tag\/virus-corona\">virus corona<\/a>.\u00a0<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">&#8220;Jadi di saat itulah, kalau enggak ada mudik. Kalau ada mudik itu agak meningkat drastis lagi pas Lebaran,&#8221; ujar Pandu, seperti diberitakan, Kamis (14\/4\/2020).<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Melalui perhitungan yang dilakukan bersama Tim Fakultas Kesehatan UI, Pandu mengatakan, jika pemerintah menerapkan intervensi moderat, maka&nbsp; pasien yang terjangkit&nbsp;<a href=\"https:\/\/fotokita.grid.id\/tag\/covid-19\">Covid-19<\/a>&nbsp;di Indonesia bisa mencapai 1,3 juta orang.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">&#8220;Sekitar 1,3 juta total&nbsp;<a href=\"https:\/\/fotokita.grid.id\/tag\/prediksi\">prediksi<\/a>&nbsp;<a href=\"https:\/\/fotokita.grid.id\/tag\/kasus\">kasus<\/a>&nbsp;yang butuh perawatan rumah sakit,&#8221; kata Pandu.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Yang dimaksud intervensi moderat adalah, pemerintah telah melaksanakan tes massal tapi dengan cakupan rendah. Sementara, jika pemerintah melakukan intervensi skala rendah (mengedepankan masyarakat sukarela melakukan pembatasan), jumlah pasien yang terjangkit\u00a0<a href=\"https:\/\/fotokita.grid.id\/tag\/covid-19\">Covid-19<\/a>\u00a0di Indonesia diprediksi mencapai 2,5 juta jiwa. Jika pemerintah menerapkan intervensi skala tinggi, jumlah pasien\u00a0<a href=\"https:\/\/fotokita.grid.id\/tag\/covid-19\">Covid-19<\/a>\u00a0di Indonesia diprediksi mencapai 600.000 jiwa. (Sumber : Fotokita)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Jakarta &#8211; Sejumlah ahli melakukan kajian untuk memprediksi kapan pandemi\u00a0virus corona\u00a0di Indonesia mencapai puncaknya. Bagaimana menandai telah memasuki masa\u00a0puncak pandemi?\u00a0Puncak pandemi\u00a0terjadi ketika kurva\u00a0kasus\u00a0di suatu negara rata. Selain itu, ada pelambatan penyebaran virus dan angka\u00a0kasus\u00a0baru yang terus menurun.\u00a0 Ada yang memprediksi\u00a0puncak pandemi\u00a0akan terjadi pada bulan ini, Mei 2020. Ada pula yang memprediksi antara Juni-Juli 2020. Epidemiolog &hellip; <\/p>\n<p><a class=\"more-link btn\" href=\"https:\/\/dukcapil.demakkab.go.id\/index.php\/2020\/05\/10\/peneliti-singapura-sebut-pandemi-corona-berakhir-bulan-september-tapi-dosen-unair-surabaya-paparkan-kasus-covid-19-akan-hilang-pada-awal-agustus-begini-perhitungannya\/\">Continue reading<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-4921","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-uncategorized","item-wrap"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/dukcapil.demakkab.go.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4921","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/dukcapil.demakkab.go.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/dukcapil.demakkab.go.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dukcapil.demakkab.go.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dukcapil.demakkab.go.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=4921"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/dukcapil.demakkab.go.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4921\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":4923,"href":"https:\/\/dukcapil.demakkab.go.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4921\/revisions\/4923"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/dukcapil.demakkab.go.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=4921"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/dukcapil.demakkab.go.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=4921"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/dukcapil.demakkab.go.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=4921"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}