{"id":5014,"date":"2020-05-12T00:29:02","date_gmt":"2020-05-12T00:29:02","guid":{"rendered":"http:\/\/dukcapil.demakkab.go.id\/?p=5014"},"modified":"2020-05-12T00:29:11","modified_gmt":"2020-05-12T00:29:11","slug":"whatsapp-tanggapi-maraknya-peretasan-akun-indonesia-ini-5-tips-amankan-whatsapp","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/dukcapil.demakkab.go.id\/index.php\/2020\/05\/12\/whatsapp-tanggapi-maraknya-peretasan-akun-indonesia-ini-5-tips-amankan-whatsapp\/","title":{"rendered":"WhatsApp Tanggapi Maraknya Peretasan Akun Indonesia: Ini 5 Tips Amankan WhatsApp"},"content":{"rendered":"\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"640\" height=\"640\" src=\"http:\/\/dukcapil.demakkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2020\/05\/jmv6drtgvopptiflgqwr.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-5015\" srcset=\"https:\/\/dukcapil.demakkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2020\/05\/jmv6drtgvopptiflgqwr.jpg 640w, https:\/\/dukcapil.demakkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2020\/05\/jmv6drtgvopptiflgqwr-300x300.jpg 300w, https:\/\/dukcapil.demakkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2020\/05\/jmv6drtgvopptiflgqwr-150x150.jpg 150w\" sizes=\"(max-width: 640px) 100vw, 640px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p>Demak &#8211; Hal tersebut tidak terlepas dari kasus pembajakan akun WhatsApp yang dialami oleh aktivis Ravio Patra, dan kemudian akun itu dipakai untuk menyebar pesan hasutan.Yang terbaru, sedang viral pesan yang menggambarkan akun WhatsApp ter-<em>logout<\/em> tanpa sebab yang jelas, lalu meminta pengguna untuk melakukan verifikasi nomor HP.Karena banyaknya kasus peretasan akun itu,<strong> kumparanTECH <\/strong>meminta tanggapan WhatsApp terkait keamanan akun pengguna mereka. Namun, aplikasi pesan instan milik Facebook itu tidak bersedia memberi tanggapan. Mereka hanya memberikan sejumlah tips agar akun pengguna tetap aman dari percobaan peretasan dari <em>hacker<\/em>. <\/p>\n\n\n\n<p> Verifikasi dua langkah adalah upaya WhatsApp untuk memverifikasi apakah benar orang yang masuk ke akun adalah pengguna yang sebenarnya. Fitur ini muncul ketika seseorang hendak masuk ke sebuah akun WhatsApp melalui perangkat baru.  Melalui verifikasi dua langkah, orang yang mau masuk ke sebuah akun harus mengisi enam digit PIN yang dibuat oleh pengguna. Dengan demikian, fitur ini mencegah orang lain untuk mengakses akun WhatsApp kamu apabila kartu SIM berhasil dicuri atau dihack. <\/p>\n\n\n\n<p> Menurut sejumlah pakar keamanan siber, fitur ini sering kali disepelekan oleh pengguna. Hal tersebut bisa jadi disebabkan oleh literasi keamanan digital yang masih rendah di Indonesia.Padahal, verifikasi dua langkah atau two step verification itu penting. Sebab, jika <a rel=\"noreferrer noopener\" href=\"https:\/\/kumparan.com\/topic\/hacker\" target=\"_blank\">hacker <\/a>tahu kode OTP (<em>one time password<\/em>) kamu, pelaku tetap tidak bisa masuk ke akun karena mereka tidak tahu PIN yang kamu buat.Untuk mengaktifkan verifikasi dua langkah, kamu cukup masuk ke Pengaturan > Akun > Verifikasi dua langkah. <\/p>\n\n\n\n<p> Selain PIN, WhatsApp juga memberikan fitur keamanan biometrik melalui sidik jari (<em>fingerprint<\/em>). Fitur ini berbeda dengan verifikasi dua langkah, karena fitur <em>fingerprint <\/em>selalu aktif setiap kamu hendak membuka aplikasi atau ketika WhatsApp terkunci otomatis.Dengan demikian, kamu bisa mencegah orang lain membajak akun karena mereka tidak punya sidik jari kamu. Sensor sidik jari di WhatsApp sendiri terhubung dengan fitur <em>fingerprint <\/em>yang ada di ponsel, sehingga hanya perangkat yang punya <em>fingerprint <\/em>yang bisa memakai fitur keamanan ini. <\/p>\n\n\n\n<p> Selain <em>fingerprint<\/em>, WhatsApp juga menyediakan fitur keamanan berbasis pengenalan wajah Face ID untuk pengguna iPhone.Untuk mengaktifkan fitur <em>fingerprint <\/em>di WhatsApp Android, kamu hanya perlu masuk ke Pengaturan > Akun > Privasi > kunci sidik jari. Untuk pengguna iOS, cukup masuk ke Pengaturan > Akun > Privasi > Touch ID atau Face ID. <\/p>\n\n\n\n<p>\n\nSetelah mengaktifkan sensor sidik jari ini, pengguna bisa memilih kapan durasi WhatsApp untuk mengunci layar. Ada tiga pilihan waktu, yakni &#8216;Segera&#8217;, &#8216;1 menit&#8217;, atau &#8217;30 menit&#8217;.WhatsApp juga menyediakan pilihan apakah kamu mau <em>preview <\/em>notifikasi muncul ketika fitur ini aktif. Tujuannya agar tetap memudahkan kamu membalas <em>chat <\/em>meski layar sudah terkunci <em>fingerprint<\/em>. Kamu juga bisa tetap langsung mengangkat panggilan video <em>call <\/em>ketika mengaktifkan fitur ini.\n\n<\/p>\n\n\n\n<p> WhatsApp juga memberikan pilihan kepada kamu untuk mengontrol informasi pribadi apapun yang ada di akun. Kamu bisa memilih siapa saja yang boleh mengetahui informasi pesan dibaca, terakhir dilihat, info, status, dan foto profil kamu.  Ada tiga kategori siapa saja yang kamu izinkan untuk melihat informasi pribadi kamu, yakni: &#8216;Semua orang&#8217;, &#8216;Kontak Saya&#8217;, &#8216;Tidak kepada Siapapun&#8217;.  Untuk mengaktifkan privasi profil, kamu cukup masuk ke Pengaturan > Akun > Privasi. <\/p>\n\n\n\n<p>\n\nFitur Privasi Grup memungkinkan kamu untuk memilih dan menentukan grup <em>chat <\/em>mana yang ingin kamu masuk di dalamnya.Untuk mengaturnya, buka Setelan WhatsApp, kemudian ketuk Akun &gt; Privasi &gt; Grup dan pilih salah satu dari opsi berikut: \u201cSemua Orang,\u201d \u201cKontak Saya,\u201d atau \u201cKontak Saya Kecuali\u201d.\n\n<\/p>\n\n\n\n<p> WhatsApp selalu <em>update <\/em>aplikasi mereka secara berkala. <em>Update <\/em>tersebut biasanya terkait dengan penambahan fitur baru atau menutup celah keamanan atau <em>bug <\/em>agar akun kamu tidak rentan dengan upaya <a rel=\"noreferrer noopener\" href=\"https:\/\/kumparan.com\/topic\/peretasan\" target=\"_blank\">peretasan<\/a>. <\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Demak &#8211; Hal tersebut tidak terlepas dari kasus pembajakan akun WhatsApp yang dialami oleh aktivis Ravio Patra, dan kemudian akun itu dipakai untuk menyebar pesan hasutan.Yang terbaru, sedang viral pesan yang menggambarkan akun WhatsApp ter-logout tanpa sebab yang jelas, lalu meminta pengguna untuk melakukan verifikasi nomor HP.Karena banyaknya kasus peretasan akun itu, kumparanTECH meminta tanggapan &hellip; <\/p>\n<p><a class=\"more-link btn\" href=\"https:\/\/dukcapil.demakkab.go.id\/index.php\/2020\/05\/12\/whatsapp-tanggapi-maraknya-peretasan-akun-indonesia-ini-5-tips-amankan-whatsapp\/\">Continue reading<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/dukcapil.demakkab.go.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5014"}],"collection":[{"href":"https:\/\/dukcapil.demakkab.go.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/dukcapil.demakkab.go.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dukcapil.demakkab.go.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dukcapil.demakkab.go.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=5014"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/dukcapil.demakkab.go.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5014\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":5016,"href":"https:\/\/dukcapil.demakkab.go.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5014\/revisions\/5016"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/dukcapil.demakkab.go.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=5014"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/dukcapil.demakkab.go.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=5014"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/dukcapil.demakkab.go.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=5014"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}