{"id":5911,"date":"2020-05-27T02:31:54","date_gmt":"2020-05-27T02:31:54","guid":{"rendered":"http:\/\/dukcapil.demakkab.go.id\/?p=5911"},"modified":"2020-05-27T02:32:00","modified_gmt":"2020-05-27T02:32:00","slug":"ganjar-imbau-masyarakat-taati-larangan-ke-jakarta-pasca-lebaran","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/dukcapil.demakkab.go.id\/index.php\/2020\/05\/27\/ganjar-imbau-masyarakat-taati-larangan-ke-jakarta-pasca-lebaran\/","title":{"rendered":"Ganjar Imbau Masyarakat Taati Larangan ke Jakarta Pasca Lebaran"},"content":{"rendered":"\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"640\" height=\"480\" src=\"http:\/\/dukcapil.demakkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2020\/05\/WhatsApp-Image-2020-05-05-at-19.37.47-640x480-1.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-5912\" srcset=\"https:\/\/dukcapil.demakkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2020\/05\/WhatsApp-Image-2020-05-05-at-19.37.47-640x480-1.jpg 640w, https:\/\/dukcapil.demakkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2020\/05\/WhatsApp-Image-2020-05-05-at-19.37.47-640x480-1-300x225.jpg 300w\" sizes=\"auto, (max-width: 640px) 100vw, 640px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Semarang &#8211; Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengimbau masyarakat Jateng agar menaati larangan ke Jakarta\u00a0pasca Lebaran guna memutus persebaran Covid-19. Masyarakat tidak perlu balik ke Jakarta, apalagi ibu kota Indonesia itu merupakan salah satu episentrum penyebaran Covid-19.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u201dJangan ke Jakarta.&nbsp;<em>Wong<\/em>&nbsp;sudah dikasih tahu kok, kecuali mereka yang bekerjanya di kantoran, pasti pulangnya kemarin pakai izin,\u201d kata Ganjar Seperti dilansir dari&nbsp;<em>Antara<\/em>&nbsp;di Semarang.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u201dKetika di suatu tempat terjadi wabah, janganlah kamu mendekati daerah wabah itu. Itu saja rumusnya, yang nekat, ya Anda akan mendapatkan kondisi yang tidak nyaman,\u201d tambah Ganjar.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dia meminta masyarakat yang sudah telanjur mudik untuk tetap tinggal di Jawa Tengah karena sudah disiapkan program pemberdayaan bagi masyarakat terdampak pandemi Covid-19. \u201dMereka yang tidak bisa bekerja akan diberikan pelatihan, modal usaha, hingga pemasaran sesuai potensi masing-masing,\u201d ujar Ganjar.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pemprov, kata dia, bahkan sudah bekerja sama dengan sejumlah penyedia perdagangan elektronik nasional untuk menyukseskan program itu. \u201dLebih baik sekarang yang sudah telanjur mudik, tetap di daerah saja. Toh kemarin meski dilarang, Anda juga bolos dan nekad. Saya ingatkan hati-hati, jangan nekad kembali ke Jakarta,\u201d tutur Ganjar.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sebagai informasi, meski pemerintah melarang mudik, banyak warga Jawa Tengah yang bekerja di Jakarta maupun kota besar lain seperti Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi nekad untuk mudik dengan menggunakan berbagai cara.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ganjar bahkan menyebut kebocoran pemudik sudah terjadi cukup banyak yakni lebih dari 600.000 warga Jateng di Jabodetabek nekad mudik ke kampung halaman masing-masing pada Lebaran 2020. (Sumber : JawaPos)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Semarang &#8211; Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengimbau masyarakat Jateng agar menaati larangan ke Jakarta\u00a0pasca Lebaran guna memutus persebaran Covid-19. Masyarakat tidak perlu balik ke Jakarta, apalagi ibu kota Indonesia itu merupakan salah satu episentrum penyebaran Covid-19. \u201dJangan ke Jakarta.&nbsp;Wong&nbsp;sudah dikasih tahu kok, kecuali mereka yang bekerjanya di kantoran, pasti pulangnya kemarin pakai izin,\u201d kata &hellip; <\/p>\n<p><a class=\"more-link btn\" href=\"https:\/\/dukcapil.demakkab.go.id\/index.php\/2020\/05\/27\/ganjar-imbau-masyarakat-taati-larangan-ke-jakarta-pasca-lebaran\/\">Continue reading<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-5911","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-uncategorized","item-wrap"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/dukcapil.demakkab.go.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5911","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/dukcapil.demakkab.go.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/dukcapil.demakkab.go.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dukcapil.demakkab.go.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dukcapil.demakkab.go.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=5911"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/dukcapil.demakkab.go.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5911\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":5913,"href":"https:\/\/dukcapil.demakkab.go.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5911\/revisions\/5913"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/dukcapil.demakkab.go.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=5911"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/dukcapil.demakkab.go.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=5911"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/dukcapil.demakkab.go.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=5911"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}