{"id":6967,"date":"2020-06-13T16:06:12","date_gmt":"2020-06-13T16:06:12","guid":{"rendered":"http:\/\/dukcapil.demakkab.go.id\/?p=6967"},"modified":"2020-06-13T16:06:16","modified_gmt":"2020-06-13T16:06:16","slug":"pentingkah-buat-orangtua-membuat-kartu-identitas-anak-kia","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/dukcapil.demakkab.go.id\/index.php\/2020\/06\/13\/pentingkah-buat-orangtua-membuat-kartu-identitas-anak-kia\/","title":{"rendered":"Pentingkah Buat Orangtua Membuat Kartu Identitas Anak (KIA)?"},"content":{"rendered":"\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"482\" src=\"http:\/\/dukcapil.demakkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2020\/06\/kartu-identias-anak-1200x565-1-1024x482.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-6968\" srcset=\"https:\/\/dukcapil.demakkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2020\/06\/kartu-identias-anak-1200x565-1-1024x482.jpg 1024w, https:\/\/dukcapil.demakkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2020\/06\/kartu-identias-anak-1200x565-1-300x141.jpg 300w, https:\/\/dukcapil.demakkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2020\/06\/kartu-identias-anak-1200x565-1-768x362.jpg 768w, https:\/\/dukcapil.demakkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2020\/06\/kartu-identias-anak-1200x565-1.jpg 1200w\" sizes=\"(max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p>Demak &#8211; Sabtu (13\/6), Pernah dengar istilah\u00a0Kartu Identitas Anak (KIA)? Semenjak tahun 2016, Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) mewajibkan setiap anak Indonesia yang berusia di bawah 17 tahun untuk memiliki KIA. Anak Anda sudah punya belum?  Sejak dikeluarkannya kebijakan KIA lewat\u00a0Peraturan Kementerian Dalam Negeri (Permendagri) No. 2 tahun 2016, program pembuatan dan kepemilikan kartu identitas anak sudah mulai\u00a0berlaku secara nasional. <\/p>\n\n\n\n<p> Secara umum, KIA memiliki kegunaan yang sama dengan KTP. Menurut Permendagri nomor 2 tahun 2016, penerbitan KIA dapat melindungi pemenuhan hak anak, menjamin akses sarana umum, hingga untuk mencegah terjadinya perdagangan anak.\u00a0Kartu ini juga dapat menjadi bukti identifikasi diri ketika sewaktu-waktu mengalami peristiwa buruk. <\/p>\n\n\n\n<p>Program pembuatan kartu identitas anak ternyata tidak hanya ada di Indonesia saja. Sudah cukup banyak negara lain yang mencanangkan program pembuatan identitas resmi anak.&nbsp;Tujuannya pada dasarnya tetap sama, yaitu sebagai identitas resmi dan memudahkan anak untuk mendapatkan pelayanan publik<\/p>\n\n\n\n<p>Sebagai contoh, Malaysia menerbitkan MyKid dan MyKad. MyKid adalah&nbsp;kartu tanda pengenal untuk anak di bawah usia 12 tahun yang dilengkapi dengan chip khusus.&nbsp;Sementara MyKad dibuat untuk anak usia di atas 12 tahun. Sama halnya dengan&nbsp;KIA, MyKid dan MyKad dapat digunakan untuk berbagai keperluan ketika akan melakukan transaksi di sekolah, rumah sakit, imigrasi, dan lain sebagainya.<\/p>\n\n\n\n<p>Sama halnya dengan Amerika Serikat. Namun saking maraknya kasus penculikan anak di sana, kartu identitas dibuat lebih rumit dengan\u00a0melibatkan teknologi canggih. Bahkan,\u00a0kartu identitas anak di Amerika juga\u00a0dilengakapi deskripsi\u00a0fisik anak, termasuk peta tubuh untuk menunjukkan\u00a0tanda lahir,\u00a0bekas luka, atau tanda unik lainnya yang ada di tubuh anak.<\/p>\n\n\n\n<p> Nah, sekarang Anda sudah tahu, kan, bagaimana cara membuat KIA? Yuk segera serahkan persyaratan ke Dukcapil untuk membuat KIA si kecil! <\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Demak &#8211; Sabtu (13\/6), Pernah dengar istilah\u00a0Kartu Identitas Anak (KIA)? Semenjak tahun 2016, Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) mewajibkan setiap anak Indonesia yang berusia di bawah 17 tahun untuk memiliki KIA. Anak Anda sudah punya belum? Sejak dikeluarkannya kebijakan KIA lewat\u00a0Peraturan Kementerian Dalam Negeri (Permendagri) No. 2 tahun 2016, program pembuatan dan kepemilikan kartu identitas anak &hellip; <\/p>\n<p><a class=\"more-link btn\" href=\"https:\/\/dukcapil.demakkab.go.id\/index.php\/2020\/06\/13\/pentingkah-buat-orangtua-membuat-kartu-identitas-anak-kia\/\">Continue reading<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/dukcapil.demakkab.go.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6967"}],"collection":[{"href":"https:\/\/dukcapil.demakkab.go.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/dukcapil.demakkab.go.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dukcapil.demakkab.go.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dukcapil.demakkab.go.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=6967"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/dukcapil.demakkab.go.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6967\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":6969,"href":"https:\/\/dukcapil.demakkab.go.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6967\/revisions\/6969"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/dukcapil.demakkab.go.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=6967"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/dukcapil.demakkab.go.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=6967"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/dukcapil.demakkab.go.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=6967"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}