
Demak – Senin (06/04/2020). Dilansir dari Zudan Arif Fakrulloh, Dirjen Adminduk Kemendagri jikalau tetangga Anda positif Covid-19, perlukah khawatir? Jangan musuhi dan kucilkan mereka. TIDAK. Virus tidak bisa gentayangan dari rumah tetangga ke rumah Anda. Ingat, jarak 1,5 meter saja sudah cukup untuk menjauhkan Anda dari virus.
Virus tidak bisa terbang di udara. Ia berada di udara kalau ada orang terinfeksi yang bersin, batuk atau berbicara yang menyemburkan droplet. Itu pun tidak lama. Partikel-partikel air (lendir) yang mengandung virus tadi akan turun, mengendap di permukaan benda-benda mati, tidak akan menyebar ke rumah Anda. Virus juga tidak bisa berjalan.
Apa yang harus Anda lakukan?
Jangan masuk ke rumah tetangga yang positif tertular corona virus desease (covid)-19 tanpa perlindungan memadai (masker). Selama Anda tidak masuk, Anda tidak akan tertular. Kalau terpaksa masuk untuk memberi bantuan misalnya, pakailah masker, ditambah alat perlindungan diri (APD) lain yang bisa Anda dapatkan. Kemudian segeralah ganti baju, mandi dengan sabun (keramas pakai sampo), cuci baju Anda tadi dengan sabun. Sabun akan membunuh virus yang menempel di tubuh Anda. Tidak ada alasan untuk takut pada tetangga yang tertular covid-19. Berbuatlah sebisa Anda untuk membantu mereka.
Apa yang bisa dilakukan untuk membantu warga yg sedang jalani karantina rumah? Pastikan kebutuhan pokok mereka terpenuhi, bersihkan lingkungan sekitar dengan desinfektan. Jaga agar jangan ada orang masuk tanpa kepentingan dan tanpa mengenakan APD. Arahkan anggota keluarganya untuk melaksanakan tata cara isolasi pasien agar anggota keluarga lain tidak tertular. Orang yang tertular virus tidak ingin dirinya tertular. Mereka butuh cinta, perhatian dan bantuan kita untuk sembuh. Jangan musuhi dan kucilkan mereka!




