

Demak – Dilansir dari Kementerian Kesehatan RI, bahwa setiap tahun pada tanggal 25 April kemarin diperingati sebagai Hari Malaria Sedunia. Peringatan Hari Malaria Sedunia (HMS) tahun 2020 ini, berbeda dengan peringatan HMS pada tahun-tahun sebelumnya. Social distancing, Physical distancing, Karantina mandiri, sampai Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) adalah upaya yang telah dilakukan pemerintah untuk mencegah merebaknya virus corona. Hal ini akan berpengaruh terhadap upaya-upaya pencegahan dan penanggulangan penyakit-penyakit yang lain termasuk malaria.
Dimasa Pandemi COVID-19 maka pemeriksaan diagnostik malaria dilakukan dengan Tes Cepat (RDT) dan pasien dapat segera diberikan pengobatan bila hasil pemeriksaan RDT positif. Pembuatan sediaan darah tetap dilakukan untuk konfirmasi hasil RDT dan evaluasi pengobatan Malaria. Tetap waspada malaria ditengah pandemi COVID-19.




