
Demak – Berikut alur penemuan kasus dan respon di wilayah. Kegiatan penemuan kasus COVID-19 wilayah dilakukan melalui penemuan orang sesuai definisi operasional. Penemuan kasus bisa dilakukan di puskesmas dan fasilitas pelayanan kesehatan lain. Bahkan Gubernur Jawa Tengah, H. Ganjar Pranowo, SH,M.IP juga sudah memberikan Statement (Presscon) pasca pasien suspect corona yang meninggal di RS Moewardi Surakarta.
Selain itu, Ganjar Pranowo juga sudah mengeluarkan surat edaran resmi mengenai himbauan masyarakat Jawa Tengah untuk waspada terhadap COVID-19, diantaranya : Mengimbau masyarakat tetap tenang dan melakukan aktifitas seperti biasa, Menginstruksikan kepala desa seluruh Jawa Tengah, agar mengumpulkan warga untuk edukasi tentang corona, mengajak warga desa melakukan gerakan cuci tangan pakai sabun, mengajak warga desa untuk sukarela periksa apabila mengalami gejala2 mirip corona (flu, demam dll). Biaya ditanggung Pemprov Jateng.
Selain itu Pemprov Jateng akan koordinasi dengan pusat untuk menanggung biaya kesehatan seluruh pasien corona di Jateng. Dari pemeriksaan kesehatan biasa hingga perawatan pasien suspect hingga sembuh. Mengimbau masyarakat mengurangi aktivitas yang mendatangkan kerumunan massa. Terakhir, penyediaan sarana pencegahan seperti Hand sanitizer di ruang ruang publik – mall, sekolah ( per kelas), masjid, gereja, wastafel portabel dan atau disinfektan di tempat2 publik (taman, terminal, stasiun, pelabuhan, pasar dll)
.




