
Demak – Sekretaris Dirjen Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kemendagri, I Gede Suratha memulai dengan memberi apresiasi tinggi kepada BPS yang memberi kepercayaan pada data kependudukan sebagai data dasar yang digunakan dalam pelaksanaan Sensus Penduduk 2020 (SP2020). BPS sendiri melalui Deputi Bidang Statistik Sosial, Margo Yuwono menjelaskan manfaat sensus yang selain dapat mengetahui jumlah, karakteristik, distribusi, dan komposisi penduduk juga dapat digunakan sebagai proyeksi penduduk.
Dari sisi perencanaan, Deputi Bidang Kependudukan dan Ketenagakerjaan, Pungky Sumadi dari Bappenas menuturkan, “Ini terobosan luar biasa besar (SP2020, red). Kita sudah mendeteksi lebih dari 15 tahun lalu akan kebutuhan satu data. Yang menarik adalah ketika data itu sudah jadi dan dikembalikan ke Dukcapil, bagaimana kita gunakan data sensus untuk perencanaan ke depan.” Sebagai statement pendukung SP2020, I Gede Suratha menginfokan akan ada surat edaran dari Kemendagri. “Saat penyerahan data, seluruh Dukcapil di 514 kabupaten/kota se-Indonesia ditambah 34 Dukcapil Provinsi menyatakan dukungannya kepada BPS dalam SP2020,” ujarnya. Margo pun menambahkan pesannya untuk awak media, “Kunci suksesnya SP2020 adalah partisipasi dari masyarakat. Hayuk, bareng-bareng kita suarakan ke negara ini bahwa setiap informasi ini penting,” tutupnya.




