
Demak – Dikutip dari Republika, Menurut Muhammad Fauzan Irvan, Direktur Eksekutif Progressive Democracy Watch. Pandemi global covid-19 semakin di luar kendali dan semakin menunjukan keganasannya. Kurang dari sebulan mewabah di Indonesia, virus ini sudah menjangkit 790 orang dan 58 orang meninggalkan kita semua (Konferensi pers Jubir Covid-19).
Wabah ini memporak-porandakan sistem yang telah disusun dan direncanakan oleh perangkat negara. Sistem Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) yang sudah ditetapkan pun mulai diintervensi untuk dialihkan melawan pandemi. Ujian Nasional ditiadakan, rupiah melemah, ekonomi lesu, pariwisata mati suri dan transisi kepemimpinan daerah melalui pilkada serentak pun di tunda menjadi multiplier effect dari pandemi covid-19.
Kepemimpinan nasional dewasa ini sedang diuji dalam menangani bencana yang tidak terlihat ini. Kalau pemimpin bangsa kita bisa menunjukan keberpihakannya dengan jelas dan mampu meyakinkan kepada masyarakat bahwa negara totalitas melawan pandemi ini, kita yakin, kita pasti menang dan bangsa kita kembali pulih kembali. Namun nampaknya itu masih utopis. Hingga hari ini, kepemimpinan nasional masih kebingungan dan gugup menghadapi bencana nasional ini, sehingga korban terus bertambah dan berbagai sektor kehidupan bernegara pun menjadi imbasnya.
Partai politik juga memiliki waktu tambahan untuk mempersiapkan calon-calon kepala daerah yang akan mereka usung. Calon kepala daerah ini harus benar-benar dipersiapkan yang memiliki integritas yang baik, kapasitas yang besar juga memiliki pembacaan persoalan fundamental masyarakat yang komprehensif.
Partai politik juga penting melakukan pendidikan politik, selain untuk internal kadernya ataupun untuk masyarakat umum. Karena menurut UU No 22 tahun 2011 tentang partai politik salah satu tugas partai politik adalah melakukan pendidikan politik kepada masyarakat. Sehingga menjadi penting pendidikan politik hari ini di kalangan masyarakat Indonesia, agar masyarakat memilih calon pemimpin secara rasional dan objektif sehingga berdampak untuk perbaikan masyarakat di daerahnya.




