
Demak – Rabu, 08/04/2020. Belakangan penyebaran virus corona menjadi perbincangan hangat di kalangan masyarakat. Informasi mengenai penyebaran virus menyebar luas dari mulut ke mulut dan juga dari berbagai postingan media sosial. Tak lupa berbagai arahan untuk mencegah penularan dan menjaga kesehatan juga banyak dilakukan berbagai pihak.
Hal ini karena virus corona menular lewat droplet atau cairan tubuh yang keluar saat batuk atau bersin. Selain tertular karena menghirup droplet ketika berada dekat dengan orang yang terinfeksi, Anda juga bisa tertular virus corona lewat tangan sebagai media penularan. Sebagai contoh adalah ketika Anda berjabat tangan dengan orang menutupi batuk dengan tangannya, atau ketika Anda menyentuh obyek yang terpapar virus corona. Para ahli merekomendasikan cuci tangan untuk dilakukan setidaknya 20 detik. Sebab, sabun butuh waktu untuk mengikat molekul air dan minyak secara bersamaan, dan mengangkat kuman-kuman pada tangan Anda untuk dibuang bersama aliran air.
Nah, banyak orang yang lantas bertanya-tanya, apakah jenis sabun memengaruhi efektifitas cuci tangan dalam mencegah infeksi virus corona? Sabun antibakterial, misalnya. Banyak orang beranggapan bahwa sabun dengan kemampuan antibakterial lebih efektif membunuh kuman pada tangan dibandingkan sabun lainnya. Para pakar berpendapat bahwa karena Covid-19 disebabkan oleh virus, maka sabun antibakteri tidak lebih efektif dalam melindungi Anda dan keluarga dari penyakit ini. Yang paling penting adalah mencuci tangan setidaknya 20 detik, karena yang bekerja (membersihkan virus dari tangan) adalah kombinasi sabun dan disrupsi mekanik (gerakan tangan).




