
Demak – Pasien positif Covid-19 asal Desa Tanggul, Kecamatan Mijen, Demak diketahui bertolak ke Maluku Utara sejak 13 April 2020. Aparat melakukan pencarian seluruh jalan darat di Tobelo, Halmahera Utara hingga Sofifi. Hingga akhirnya tim gabungan penanganan wabah virus Corona dari TNI dan Polri berhasil menemukan warga positif Covid-19 itu di Penginapan Surya Pagi, ibu kota provinsi Maluku Utara, di Sofifi.
Informasi bahwa ada pasien positif Covid-19 ini dilaporkan pihak gugus tugas Jawa Tengah kepada gugus tugas di Kabupaten Halmahera Utara. Bahwa hasil uji laboratorium pasien ODP yang menghilang ke wilayah Provinsi Maluku Utara tersebut terkonfirmasi positif Covid-19, pada Sabtu sore, 18 April 2020. Sebanyak 15 orang termasuk istri pasien ini, pada Sabtu malam yang diketahui memiliki kontak erat, langsung dievakuasi untuk pemeriksaan rapid test. Jumlah ini bertambah 12 orang sehingga totalnya menjadi 27 orang pada Minggu pagi, 19/4/2020.
Deky Tawaris, juru bicara percepatan penanganan Covid-19 di Halmahera Utara, menyatakan, 27 orang hasil tracing kontak sementara, dengan pasien Covid-19 di ibu kota provinsi dan Halmahera Utara ini, sudah dikarantina di rumah bupati dan secara mandiri. “Hasil pemeriksaan rapid test seluruhnya negatif (non reaktif), termasuk istri pasien Covid-19 itu,” ujar Deky, ketika dihubungi Liputan6.com, via telepon, di Ternate, Minggu pagi WIT. Deky menyatakan, untuk istri korban Covid-19 dan sopir lintas Tobelo yang melayani korban saat menuju Sofifi pun sudah dilakukan karantina. Mereka di ruangan khusus selama 7-14 hari kedepan.
“Ini karantinanya dilakukan di Tobelo Halmahera Utara,” jelas Deky. Ia menambahkan, 27 warga hasil tracing itu, saat ini masuk daftar Orang Tanpa Gejala (OTG). Setelah 7-14 hari kedepan jika tidak ada gejala mirip virus corona Covid-19 baru lah diubah daftarnya.
“Kalau tidak ada gejala sesuai keterangan dokter dan tim medis baru bisa diubah menjadi ODP. Kalau menunjukkan gejala maka diubah ke PDP (Pasien Dalam Pengawasan) dan langsung dirujuk ke RSUD Chasan Boesoirie,” lanjut dia. (sumber : merdeka).




