Update Pemetaan Covid 19 Di Kabupaten Demak

Demak – Tidak Ada Kekeliruan Data: Ketidaksamaan data antara di website corona.demakkab.go.id dengan postingan @demakhariini sebelumnya yang mencatut pernyataan Juru Bicara Gugus Tugas Covid19 Demak, Dr. Singgih Setyono M. Kes. bukan sebuah kekeliruan. Kedua data tersebut memang benar, bedanya adalah 6 pasien dari Demak yang dirawat di Rumah Sakit di Kudus dan Semarang tidak dicantumkan dalam data di website tersebut karena sudah terdata terlebih dahulu di Tim Gugus Tugas Kudus. Namun perlu kita waspadai, riwayat pasien yang memang dari Demak ini (belum disebutkan 6 pasien tersebut dari wilayah Demak mana saja).

Data di website corona.demakkab.go.id yang biasanya diperbaharui pada pukul 19.00 WIB juga menunjukkan adanya 1 pasien positif meninggal. 1 pasien tersebut merupaka seorang sopir yang berpergian dari Surabaya. Yang bersangkutan mengalami sakit menelan dan gangguan pernafasan, kemudian dibawa ke RSUD Sunan Kalijaga. di rumah sakit sudah dimasukkan dalam kategori PDP dan diambil dilakukan tes swab, hasilnya positif. “Status Demak naik menjadi tanggap darurat,” jelas Dr. Singgih Setyono M. Kes selaku Juru Bicara Gugus Tugas Covid19 Kabupaten Demak tersebut.

Sehubungan dengan konfrensi pers hari ini (Jumat, 24/04/2020) oleh juru bicara Gugus Tugas Dr. Singgih Setyono, M.Kes. Ada perbedaan data di web dan konfrensi pers. Tenang dan jangan panik. Penjelasannya sebagai berikut : Pasien positif jumlah 11 orang rinciannya, 5 orang berada atau dirawat di Demak. 6 orang dirawat di RS diluar Demak ( di RS Semarang dan Kudus ) . Data yg tercatat di web ( aplikasi ) jumlah positif 5 adalah pasien yg berada di wilayah Kabupaten Demak saja. Karena yg dirawat diiluar demak pencatatannya ikut Kabuapaten/Kota tempat pasien dirawat. (sumber : Demak Hari ini)

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Social media & sharing icons powered by UltimatelySocial