Terus Bertambah, Total 65 Positif Corona Klaster Sampoerna

Surabaya — PT HM Sampoerna membenarkan ada dua karyawannya di pabrik Rungkut, Surabaya, Jawa Timur terinfeksi corona. Dua karyawan itu sudah meninggal dunia, namun ditengarai keduanya sudah menularkan virus ke sejumlah karyawan yang lain. Karena itu sebagai bagian dari protokol kesehatan, Sampoerna untuk sementara menghentikan kegiatan di pabriknya tersebut. “Tes swab tahap kedua, tadi malam, kira-kita tengah malam kami dapat hasil lagi 29 yang positif,” Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Minggu (3/5).

Kini pihaknya pun terus berkoordinasi agar para karyawan tersebut bisa segera dirawat intensif di rumah sakit. Sebab sejauh ini baru 25 yang dirujuk. Sementara sisanya masih berada di tempatkan di salah satu hotel di Surabaya 

“Tentunya mereka membutuhkan perawatan rumah sakit. Karena kemarin baru 25 yang dirujuk ke RS, sebagian di antaranya masih ada di ruang observasi, di salah satu hotel yang ada di Surabaya,” katanya. Tak hanya itu, Tim Tracing Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Jatim juga telah penelusuran ke pondokan-pondokan tempat tinggal para pegawai Sampoerna yang positif tersebut. 

“Sudah mentracing di mana pondokan-pondokan karyawan itu, para tetangga terdekat juga ditracing, sudah mulai dilakukan,” ujarnya. Sebelumnya, pada gelombang pertama ada 46 orang yang menjalani tes swab PCR, hasilnya 34 orang di antaranya terkonfirmasi positif Covid-19. Jika ditambah dengan hasil gelombang kedua, dan 2 orang karyawan yang meninggal dunia, total kasus corona di Sampoerna mencapai 65 orang. 

Klaster penularan Covid-19 di PT HM Sampoerna Tbk, Rungkut Surabaya, bermula dari dua orang karyawan yang dinyatakan positif terinfeksi virus corona. Mereka sempat menjalani perawatan di rumah sakit, namun kemudian nyawa keduanya tak terselamatkan. 

Penelusuran orang-orang yang ditengarai memiliki kontak erat dengan dua karyawan itu pun dilakukan. Sebanyak 500-an pekerja di pabrik itu menjalani rapid test, 100 di antaranya rapid tesnya menunjukkan hasil reaktif, mereka kemudian melakukan tes swab PCR dan diobservasi.

PT HM Sampoerna, Tbk sendiri sudah menutup pabriknya di Rungkut dan mengisolasi karyawannya. Disinfektasi dilakukan ke pabrik rungkut. Selain itu Sampoerna juga menjamin produknya aman dari corona karena sudah dikarantina lima hari sebelum didistribusikan. (sumber :CNN Indonesia)

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Social media & sharing icons powered by UltimatelySocial