
DEMAK, suaramerdeka.comĀ – Sebanyak 8 warga Kabupaten Demak yang sebelumnya terpapar virus corona dan menjalani perawatan medis, kini telah kembali ke rumah. Mereka dinyatakan sembuh setelah hasil swab menunjukkan negatif covid-19.
Kendati demikian, kedelapan orang tersebut masih akan kembali menjalani test swab pada dua pekan ke depan untuk memastikan tidak terpapar ulang.
Mereka masih diminta untuk membatasi diri, serta membiasakan hidup bersih dan sehat termasuk menjaga asupan makanan seimbang.
Juru bicara Satgas Gugus Percepatan Pencegahan Covid-19 Kabupaten Demak, dokter Singgih Setyono MKes mengatakan, sembuhnya 8 warga dari covid-19 tersebut menjadi kabar gembira.
Namun demikian tidak berarti wabah tersebut telah hilang dari wilayah Kabupaten Demak. Masyarakat harus tetap mewaspadai mengingat virus corona bisa mengancam keselamatan jiwa manusia.
Singgih Setyono yang juga Sekda Demak itu mengajak masyarakat mematuhi imbauan pemerintah agar dapat menekan penyebaran korona. Di antaranya adalah mengurangi aktivitas keluar rumah, jaga jarak, biasakan cuci tangan, pakai masker, menjaga pola hidup bersih dan sehat serta rutin berolahraga.
Belum lama ini Bupati Demak HM Natsir mengeluarkan surat edaran ketentuan pelaksanaan ibadah puasa dan Idhul Fitri di tengah pandemi wabah korona. Di dalamnya berisi imbauan agar kegiatan yang dilakukan oleh massa atau jamaah agar diminimalisasi, seperti mengerjakan shalat tarawih tidak di masjid tetapi di rumah masing-masing. Juga berlaku untuk pelaksanaan shalat Jumat yang diganti shalat di Zuhur di rumah masing-masing.
“Mari kita patuhi bersama agar covid-19 segera menghilang, jika wabah sudah hilang maka kegiatan sosial dan keagamaan akan kembali normal seperti sediakala,” tuturnya.
Sementara itu dari update data pada Demak Tanggap Covid-19 disebutkan jumlah warga yang positif covid-19 sebanyak 24 orang. Delapan di antaranya telah sembuh, kemudian 2 meninggal dunia dan 14 lainnya masih melakukan isolasi di rumah.
Tidak ada lagi pasien positif covid-19 yang menjalani perawatan dan isolasi di rumah sakit, baik rumah sakit di Demak maupun di daerah lain.
Adapun warga yang terkategori Pasien Dalam Pengawasan terdapat sebanyak 30 orang, 27 di antaranya telah selesai pengawasan dan 3 pasien masih menjalani perawatan.
Untuk ODP terdata sebayak 45 orang masih dalam proses pemantauan, dan 630 orang lainnya dinatakan telah selesai atau melewati masa pemantauan.




