19 Warga Jalani Karantina 14 Hari di Griya Khasanah Demak

Demak – Sebanyak 19 warga dari beberapa desa dan kecamatan dikarantina di Griya Khasanah Kota Demak. Ini dilakukan sebagai upaya memutus mata rantai covid-19. Mereka yang dikarantina atau diisolasi selama 14 hari tersebut sebelumnya telah menjalani serangkaian pemeriksaan kesehatan. Mereka dinyatakan reaktif saat dirapid test.

Karena itu, selama dikarantina digedung lantai 2 kawasan Pujasera parkir Masjid Agung Demak tersebut, mereka juga menjalani pemeriksaan swab atau pengambilam lender di tenggorokan. Itu dilakukan untuk memastikan apakah mereka negatif atau positif covid-19.

Juru bicara Gugus Tugas Covid-19 Demak, dr Singgih Setyono mengatakan, hingga kemarin, puluhan warga yang dikarantina tersebut keadaannya stabil atau baik. “Kondisi kesehatan mereka sampai hari ini, Selasa (26/5) sangat baik,”ujar Sekda Pemkab Demak tersebut.

Petugas kesehatan Dinas Kesehatan (Dinkes) Pemkab Demak, Tamsir menambahkan, 19 warga yang dikarantina tersebut sebelumnya reaktif covid sehingga perlu diisolasi dan dilakukan pengambilan swab.

“Kalau nanti hasil swab dua kali negatif, maka mereka langsung dipulangkan. Jika swab menunjukkan positif maka dirawat sebagaimana penanganan covid. Kita masih menunggu hasil swabnya dulu,”ujar dia saat ditemui dikawasan Pujasera Griya Khasanah kemarin.

Menurutnya, untuk menumbuhkan rasa senang dan mempertebal imun tubuh mereka yang dikarantina, petugas kesehatan dari Dinkes Demak memberikan hiburan kepada mereka. Yaitu, dengan cara mengajak mereka senam sehat bersama dengan dipandu alunan musik.

“Ini supaya mereka terhibur. Dengan demikian, daya tahan tubuh meningkat. Untuk asupan makanan juga dipasok petugas setiap hari,”kata Tamsir yang juga menjabat sebagai Kepala Pasukan Khusus Pemakaman warga yang meninggal selama covid berlangsung ini.

“Saya sendiri sudah berpengalaman memakamkan sekitar 40 warga yang meninggal dengan standar covid. Baik mereka yang meninggal dengan status Orang Dalam Pemantauan (ODP), Pasien Dalam Pengawasan (PDP) maupun positif,”ujarnya.

Berdasarkan data terbaru, orang tanpa gejala (OTG) yang dalam pemantauan sebanyak 562 orang. Sedangkan, selesai pemantauan 195 orang. Total 757 orang OTG. Kemudian, jumlah ODP ada 688 orang. Proses pemantauan ada 6 orang dan 682 selesai pemantauan. Adapun, warga PDP total ada 48 orang. Yaitu, dalam pengawasan 3 orang, dan selesai pengawasan 45 orang. Lalu, warga yang positif terpapar covid-19 total ada 39 orang (kasus). Sebanyak 22 orang sembuh, 3 meninggal, isolasi dirumah 8, dirawat di rumah sakit di Demak 1 orang dan dirawat dirumah sakit diluar Demak ada 5 orang. (JawaPos)

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Social media & sharing icons powered by UltimatelySocial