
Demak – Dinas Sosial Kabupaten Demak mencatat sebanyak ratusan ribu kepala keluarga akan mendapatkan program sembako dan kartu prakerja, baik dari pemerintah pusat, provinsi, maupun daerah akibat dampak virus corona. Kepala Dinsos Kabupaten Demak, Eko Pringgo Laksito mengatakan, sebanyak 45.238 kk tercatat dalam program bantuan sembako dampak covid 19.
“Sehingga dengan perluasan ini, kita harapkan masyarakat yang masuk data terpadu kesejahteraan sosial (DTKS), semakin banyak masyarakat yang terakomodasi melalui bantuan program sembako,” jelasnya di Gedung DPRD Demak, Selasa 7/4/2020.
Lanjutnya, sisanya masih kita bahas dengan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah terkait jaring pengaman sosial dari Pemprov Jateng. “Insyaallah sebanyak 162.250 KK yang masuk DTKS Kabupaten Demak sudah tercover melalui jaring pengaman sosial dampak covid 19,” jelasnya.
.
Ia menambahkan, di luar DTKS akan kita kroscek dan akan kita cover melalui jaring pengaman sosial Kabupaten Demak. Terkait tenaga kerja yang terdampak covid 19, atau dirumahkan akan mendapatkan kartu pra-kerja. Ia menyebut kartu pra-kerja sebanyak 600 ribu kartu.
.
“Dari data Dinakerin sebanyak 8000 tenaga yang akan dirumahkan atau mengalami PHK. Sampai saat ini belum ada tenaga kerja Demak yang mengalami PHK,” jelasnya. Lanjutnya, pihaknya akan mengevaluasi terkait tenaga kerja yang dirumahkan mengenai haknya. “Sudahkah mendapat program sembako atau kartu pra kerja. Namun jangan sampai, lewat jaring pengamanan sosial dari kabupaten dobel dengan pemerintah pusat maupun provinsi,” jelasnya. (sumber: Tribun Jateng)







