
Demak – Di tengah maraknya informasi mengenai pandemi covid-19 yang disebarluaskan melalui media nasional dan media sosial, tak sedikit masyarakat yang pada akhirnya merasakan reaksi seperti batuk-batuk, pilek, dada sesak hingga demam. Banyak yang mengira bahwa hal tersebut merupakan gejala covid-19. Namun bisa jadi itu bukan gejala awal covid-19 melainkan gangguan psikosomatik.
Dilansir dari lama halodoc.com (@halodoc), psikosomatik adalah kondisi yang menggambarkan saat munculnya penyakit fisik yang diduga disebabkan atau diperparah oleh kondisi mental. Beberapa gangguan kecemasan tersebut meliputi stres dan kecemasan. Anggota Ikatan Psikolog Klinis & Halodoc, Emeldah mengatakan bahwa gejala psikosomatik dapat berubah-ubah tergantung psikologis seseorang. Gejala yang timbul juga bermacam-macam, antara lain jantung berdebar, sesak nafas, lemas, nyeri ulu hati, tidak ada nafsu makan, susah tidur, nyeri kepala, nyeri seluruh tubuh, demam, batuk dan pilek.
Emeldah menjelaskan ada beragam cara untuk meredam psikosomatik, misalnya mengatur nafas untuk relaksasi dan mebiasakan hal itu secara rutin. Jauhkan pikiran stres juga ya Sahabat Dukcapil Melakukan hobi yang digemari dan mencoba hal baru di luar kegiatan rutin sehari-hari bersama keluarga dirumah saja sangat membantu untuk merelaksasi pikiran.
Selain itu Sahabat Dukcapil juga dapat melakukan konsultasi secara digital dengan beberapa platform layanan kesehatan yang telah bekerja sama dengan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, antara lain Halodoc, Alodokter, Klikdokter, Gojek, Grab Health, SehatPedia, dan lain-lain.







