Jika Terpaksa Keluar Rumah, Pilih Anggota Keluarga dengan Daya Tahan Tubuh Oke

Selama pandemi Virus Corona COVID-19 ini, masyarakat di Indonesia diharuskan untuk terus tetap berada di rumah dan tidak bepergian, guna mencegah penyebaran virus menjadi lebih banyak lagi.

Namun untuk mereka yang terpaksa harus keluar rumah untuk membeli berbagai macam kebutuhan rumah tangga maupun mengurus keperluan lain, Juru Bicara Pemerintah untuk penanganan COVID-19Dr. Achmad Yurianto, memberikan himbauan terkait hal tersebut.

Anggota keluarga yang harus keluar rumah disarankan tidak perlu banyak orang. Selain itu, Yuri juga berharap orang yang keluar rumah adalah orang yang dirasa paling sehat. Hal itu disampaikannya dalam update COVID-19 di Gedung BNPB, Jakarta Timur, Rabu, (6/5).
 
“Jika terpaksa keluar dari rumah, pilihlah anggota di rumah kita yang punya daya tahan tubuh baik, imunitas yang baik, biar dia yang keluar. Tetapi batasi waktunya, (keluar rumah) untuk hal yang sangat mendesak,” ungkap Yuri tegas.

Saat terpaksa keluar rumah, Yuri juga mengingatkan agar kamu harus memakai masker, menghindari kerumunan, menjaga jarak dengan orang lain minimal 1 meter dan tidak menaiki kendaraan umum yang penuh sesak.

Saat keperluan yang harus dilakukan seseorang di luar rumah selesai, Yuri mengingatkan agar kamu cepat-cepat kembali pulang ke rumah, tidak memaksakan diri dan egois untuk berlama-lama di luar rumah.

Sesampai di rumah, orang yang dari luar rumah tersebut harus segera melepaskan masker dan mencucinya, lalu cuci tangan pakai sabun di air mengalir, mengganti pakaian, kalau perlu mandi dan bersihkan diri dengan baik.

Pembatasan Sosial Berskala Besar yang sudah berlaku di banyak wilayah Indonesia dikatakan Yuri bukan untuk mengatur masyarakat, tetapi untuk mengatur agar penyebaran wabah Virus Corona berhenti. Ya, agar penyakit COVID-19 tidak menular lagi.

“Mari kita gunakan pembatasan sosial ini sebagai pembatasan aktivitas sosial kita masing-masing agar kemudian secara bersama-sama bisa memutuskan rantai penularan ini karena kita tahu manakala kemudian ada kelompok yang rentan, saudara kita yang usia lanjut usia, penyakit kronis akan fatal akibatnya bila terinfeksi COVID 19 ini,” pungkas Yuri

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Social media & sharing icons powered by UltimatelySocial