Demak – 3 ASN Dindukcapil Kab. Demak, yaitu Dyah Isnaeni, Baharuddin dan R mengikuti lomba pengucapan Pembukaan UUD 1945, Panca Prasetya Korpri dan ASN Core Value di Pendopo Bina Pradja Demak, pada hari ini (Rabu) …
Demak – Minggu (12/04/2020). Sahabat Dukcapil, Tahukah kamu, apa itu GISA? GISA adalah chatbot untuk layanan administrasi kependudukan via online. GISA adalah teknologi kecerdasan buatan yang berupa chatbot untuk layanan administrasi kependudukan via online.
Dengan layanan informasi yang tersedia berupa informasi Akta, Kartu Keluarga, Tanda Kependudukan dan Lokasi Dukcapil. Hayo, siapa yang sudah pernah mencoba GISA? yuk share pengalamanmu Sahabat Dukcapil.
Demak – Minggu (12/04/2020). SALMONAS merupakan aplikasi pembayaran pajak online ketika kita harus di rumah saja, Sahabat Dukcapil. SALMONAS sendiri adalah Samsat Online Nasional.
Caranya mudah, cukup dengan registrasi dan langsung bayar melalui kanal pembayaran kerjasama. Tidak perlu mengantre, cukup bayar saja dari rumah. e-TBKP/SKPD dan stiker pengesahan akan dikirim melalui alamat yang tercantum dalam STNK. Mudahkan Sahabat Dukcapil.
Demak – Minggu (12/04/2020). Siapa bilang usia muda jauh dari terpaan gangguan kolesterol tinggi? Faktanya, justru sebaliknya. Ada banyak faktor yang bisa menyebabkan lonjakan kolesterol meski usia seseorang masih muda. Kalau kata Dokter Vito pada laman Klikdokter, penyebab kolesterol tinggi pada usia muda sering kali mirip dengan penyebab kolesterol tinggi pada kelompok usia tua. Kebanyakan penyebab kolesterol tinggi adalah kegemukan, kurang olahraga, pola makan yang terlalu banyak gula serta junk food,” ujarnya.
Lebih lanjut, Dokter Vito juga menjelaskan kalau nggak diimbangi dengan olahraga atau aktivitas fisik yang cukup, kelebihan kalori yang menumpuk akan menjadi lemak. Pola hidup seperti ini menjadi salah satu faktor pemicu utama terjadinya serangan jantung dan strok pada usia muda yang terjadi belakangan ini. Tapi tenang, ada kok solusinya untuk menurunkan kadar kolesterol. Nih ya Dokter Vito sudah memberikan kalimat kuncinya, yaitu konsumsi ikan, unggas tanpa kulit, potongan daging yang tak berlemak, susu keju, yoghurt rendah lemak, sayuran (brokoli, almon, kacang tanah) buah potong (pepaya, anggur, jeruk), dan gandum.
Demak – Minggu (12/04/2020). Sebagai orangtua, tak bisa dipungkiri kita seringkali terjebak dengan nilai akademis — merasa bahwa anak-anak harus segera belajar cara membaca sejak dini dan harus mampu menyelesaikan soal-soal matematika demi kesuksesan.
Tetapi, kita melupakan keterampilan hidup yang diperlukan dan tidak dipelajari dalam buku sekolah. Empati adalah salah satunya. Beberapa orang mungkin berpikir bahwa anak yang empatik hanya akan menjadi anak yang sensitif yang menggunakan hati mereka di mana saja.
Demak – Minggu (12/04/2020). Dilansir dari Klikdokter. Jika saat ini kamu ada anggota keluarga ada yang terkena DBD atau Demam Berdarah Dengue, pastikan nutrisi yang kami tuliskan dikonsumsi supaya imun tubuh efektif melawan penyakit ini.
Nutrisi tersebut untuk melawan DBD antara lain ; makronutrien yang terdiri dari karbohidrat, lemak dan protein, mikronutrien yang terdiri dari vitamin dan mineral, air kelapa dan buah jambu biji.
Demak – BPBD Demak mengirimkan bantuan genteng sebanyak 20.000 dan asbes sebanyak 35 lembar untuk diserahkan ke korban bencana angin puting beliung yang terjadi pada jumat sore kemarin di Desa Brakas Kecamatan Dempet.
Bantuan dalam bentuk material genteng dan asbes tersebut dialokasikan dari Dana Penanggulangan Bencana APBD Kabupaten Demak untuk memperbaiki kerusakan bangunan milik warga yang terdampak. Lalu ada tambahan anggaran untuk kebutuhan logistik diperuntukkan bagi warga yang terdampak untuk sementara waktu ini. Sebelumnya, kerugian material yang disebabkan angin puting beliung di Desa Brakas kemarin ditaksir mencapai sekitar 100 juta rupiah, kerusakan rata-rata terjadi pada atap bangunan yang meliputi 67 rumah warga, 1 ponpes dan 1 sekolah MIN Brakas. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, namun ada 1 ibu hamil 8 bulan tertimpa genting, korban dilarikan ke bidan setempat dan mendapatkan 5 jahitan dibagian kepala. (sumber : BPBD Kab. Demak).
Demak – Minggu (12/04/2020). Pada point kedua Surat Edaran Gubernur Jawa Tengah Nomor 440/0007223 yaitu membahas tentang Prosedur Karantina Rumah Bagi Masyarakat di Jawa Tengah, yaitu Antisipasi Masyarakat Pendatang. Yuk kita lakukan dilingkungan kita masing-masing.
Untuk itu kita wajib membentuk posko Covid 19 di tingkat kecamatan dan desa/kelurahan untuk selanjutnya melapor pada Tim Gugus Tugas di tingkat Kabupaten/Kota. Serta melakukaan pendataan terhadap masyarakat pendatang, Menyiapkan tempat isolasi mandiri selama 14 hari ke depan.
Demak – Minggu (12/04/2020). Tenaga medis meninggal akan dimakamkan di TMP (Taman Makam Pahlawan), Sehingga jangan ada lagi penolakan, mereka adalah Pahlawan Kesehatan yg harus dihormati.
Mari tingkatkan rasa kemanusiaan atas pengorbanan para tenaga medis yang masih terus berjuang dari hari-hari awal wabah muncul sampai hari ini. J angan ada lagi penolakan jenazah, kita terus sampaikan bahwa jenazah aman, sesuai protokol kesehatan dan syariat agama, masyarakat tidak perlu khawatir, virus akan mati karena inangnya juga mati (sumber : Dinkominfo Prov Jateng).
Demak – Dampak adanya virus corona membuat berbagai pedagang dan masyarakat kehilangan penghasilannya, tak terkecuali pengrajin usaha mikro kecil menengah (UMKM) di Demak. Ketua Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) Kabupaten Demak, Masnuah mengatakan, pihaknya melalui Kadin Demak memberdayakan sekira 40 pengrajin UMKM untuk pengadaan masker dan alat pelindung diri (APD) untuk didistribusikan hingga ke luar Jawa.
“Dampak adanya covid 19, kawan-kawan UMKM aktivitas produksi lumpuh, karena bahan, pasar dan konsumen berkurang, sehingga mempengaruhi kinerja temen temen UMKM. Melalui Kadin Demak yang bekerjasama dengan Kadin Jateng bisa memberdayakan kawan-kawan UMKM untuk memproduksi masker dan APD. “Alhamdulillah, dampak ekonomi akibat corona masih bisa ditanggulangi, masih bisa meningkatkan ekonomi dan tetap lancar,” jelasnya kepada Tribunjateng.com, 10/4/2020.
Ia menjelaskan, pihaknya saat ini mampu memberdayakan 40 pengarajin UMKM yang tersebar di empat kecamatan, yaitu Guntur, Dempet, Wedung, dan Wonosalam. Ia menambahkan, hasil produksi masker dan APD tersebut didistribusikan hingga ke luar Jawa, yaitu Sumatra, Sulawesi, dan beberapa daerah lainnya. “Hasil kerjasama dengan Kadin Jateng dan Nasional kita distribusikan ke luar Jawa. Semalam kita kirimkan 100 paket APD ke Palembang,” imbuhnya. Sementara pengurus Kadin Jateng, Kholid Muktiyono menambahkan, musibah virus corona ini sangat merugikan bagi masyarakat, sehingga perlu adanya bantuan pemerintah pusat melalui Permen Kadin Paradigma Baru, yaitu terjun langsung melihat kebutuhan masyarakat. Lanjutnya, selain itu melalui Kadin Demak, pihaknya juga menggalakkan program pendampingan UMKM. “Berdasarkan data yang terkumpul dari Kadin Demak, sekira 40 pelaku UMKM yang terlibat, dan jumlah itu akan terus berkembang, yaitu melalui program-programnya untuk meningkatkan hasil produksi yang belum ada menjadi ada,” jelas anggota DPRD Demak Dapil Wedung tersebut.
Sementara satu pelaku UMKM Kecamatan Guntur, Umi Makrifatun mengatakan, dirinya dan pelaku UMKM lainnya dalam sehari bisa menghasilkan sekira 1000 masker dan 100 APD. Dia menjelaskan, pesanan masker awal yang ia terima yaitu dari Kadin Demak untuk dibagikan di wilayah Demak Kota menjelang akhir Maret 2020 lalu. . “Setelah itu, pesanan terus datang, baik dari wilayah Demak hingga luar Jawa melalui Kadin Demak,” jelasnya kepada Tribunjateng.com di Desa Turitempel, Kecamatan Guntur. Dirinya yang juga pengurus Kadin Kecamatan Guntur, menjelaskan, sekira 20 orang pelaku UMKM terlibat dalam pembuatan masker dan APD tersebut. Ia menambahakan, sekira 10 orang menjahit di Balidesa Turitempel, ada juga yang dilanjutkan di rumah masing-masing. “Guntur dari berbagai desa yang terlibat, Desa Karangturi, Sarirejo, dan Turitempel yang banyak,” jelasnya di rumahnya. (sumber : Tribunjateng) .
Demak – Minggu, 12/04/2020. Dikutip dari laman Badan Pusat Statistik, Pengakuan tanpa bukti itu ibarat janji yang belum dilunasi. Ngaku punya motor? BPKB menjadi buktinya. Ngaku punya istri/suami? Surat nikah sebagai tandanya. Ngaku lulus sekolah? Ijazah selaku petunjuknya. Ngaku sudah ngisi Sensus Penduduk Online. Apa buktinya? Emang ada? ADA. Bukti isi SP Online namanya.
Bukti itu dapat Sahabat Dukcapil peroleh dengan mudah. Gak perlu kemana-mana, tetap #DiRumahAja, sambil rebahan pun bisa. Tombol unduh bukti isi akan MUNCUL setelah Sahabat Dukcapil menjawab seluruh pertanyaan dan mengirimkan data di laman sensus.bps.go.id. Tinggal KLIK lalu OTOMATIS bukti akan terunduh.
Namun, BPS mendengar masih ada sahabat Dukcapil yang belum bisa memperolehnya. Naah, bagi Sahabat Dukcapil yang masih menemui kesulitan, YUK ikuti petunjuk yang tertera di infografis. BPS menjamin, sahabat dukcapil akan mendapatkan bukti tersebut. Setelah dapat buktinya, simpan baik-baik ya.