Berikut kami sampaikan rekapitulasi hasi tindaklanjut pengaduan melalui layanan WA Center Dindukcapil Kab. Demak https://docs.google.com/spreadsheets/d/17ChWTjzoxzdOQzii5QJqEw5k9V_lTRI1/edit?usp=sharing&ouid=107439079663171862701&rtpof=true&sd=true
berikut kami sampaikan hasil tindaklanjut rekapitulasi pengaduann terkait pelayanan adminduk di Dindukcapil Kab. Demak yang rincian rekap aduanya dapat di akses melalui link berikut ini https://docs.google.com/spreadsheets/d/1KF_m3gj-nVtc9HkSp7dH2-QanHKdT2JO/edit?usp=drive_link&ouid=107439079663171862701&rtpof=true&sd=true
Agus Herawan, S.IP., M.M. Mengemban Amanah sebagai Plt. Kepala Dindukcapil Kabupaten Demak Demak, September 2026 – Segenap keluarga besar Dindukcapil Kabupaten Demak menyampaikan ucapan selamat datang dan selamat bertugas kepada Bapak Agus Herawan, S.IP., M.M., …
Tiga Tahun Mengabdi, Dindukcapil Demak Sampaikan Apresiasi kepada Bapak Kurniawan Arifendi Demak, September 2026 – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dindukcapil) Kabupaten Demak menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Bapak Kurniawan Arifendi, S.T., M.H., …
Tingkatkan Transparansi Publik, Dindukcapil Kabupaten Demak Sosialisasikan Standar Pelayanan Pencetakan KTP-el dan KIA DEMAK – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dindukcapil) Kabupaten Demak terus berkomitmen memberikan pelayanan kependudukan yang transparan, cepat, dan akuntabel bagi masyarakat. …
Demak – Selasa (17/03/2020) para Kasi di Dindukcapil Kab. Demak menerima rombongan tamu yang baru saja diterima menjadi Bintara di Kepolisian Republik Indonesia, untuk berkonsultasi mengenai perubahan elemen data kependudukannya, di Ruang Konsultasi Kasi/Kabid, Lantai 1 Pelayanan Dindukcapil Kab. Demak.
Mereka beramai-ramai akan melakukan perubahan elemen data kependudukan berupa Kartu Keluarga dan KTP-el. Rombongan yang diwakili oleh Arif, warga Kadilangu mengatakan bahwa mereka akan melakukan permohonan untuk merubah pekerjaan mereka, dari pelajar menjadi POLRI. Untuk itulah mereka beramai-ramai datang ke Dindukcapil Kab. Demak, dan dilayani oleh para Kasi di Dindukcapil Kab. Demak, diantaranya Kasi Kelahiran dan Kematian, Yuni Widiarti, S.Sos dan Kasi Perkawinan, Perceraian, Perubahan Status Anak dan Pewarganegaraan, Budi Hendrawati.
Demak – Selasa (17/03/2020) Hadi Purwanto, Koordinator Dindukcapil Kab. Demak di TPDK (Tempat Perekaman Data Kependudukan) Kecamatan Bonang melayani warga Kecamatan Bonang yang akan mengurus dokumen administrasi kependudukan.
Nur Hasim mengurus surat pindah istri yang bernama Rahayu Mustyaningrum pindah antar kecamatan.dari desa Mangunrejo rt 07 Rw 06, Kecamatan Kebonagung, masuk ke Kecamatan Bonang dengan Alamat Tembilutan rt 04 RW 011, Desa Sumberejo, Bonang, dan sekaligus mengganti status perkawinan pada Kartu Keluarga dari Kawin menjadi kawin tercatat. Dan langsung diwujudkan dalam bentuk KK berbacode pada tanda tangan Kepala Dinas Dukcapil Kab. Demak dalam waktu satu jam yang dikenal dengan SUJUD.
Demak – Mahfud, warga Wonosalam Kabupaten Demak, hari ini (17/03/2020) mendapatkan KTP-el miliknya dan istrinya. Dirinya langsung mengambil KTP-el miliknya dan istrinya di Ruang Pelayanan Lantai 1 Dindukcapil Kab. Demak, dengan membawa fotokopi Kartu Keluarga miliknya, dirinya mendaftar ke petugas Front Office Dindukcapil di bagian pendaftaran. Setelah diproses oleh petugas FO dan petugas pencetakan KTP-el, akhirnya dirinya dipanggil oleh petugas FO di bagian pengambilan dokumen kependudukan dan menerima KTP-el miliknya dan istrinya.
Semua warga Demak yang ingin mendapatkan KTP-el miliknya harus datang sendiri untuk mengurus penerbitan KTP-el miliknya, dapat wakilkan jika masih dalam satu KK dan menunjukkan Fotokopi KK miliknya. Sesuai arahan dari Kabid Pelayanan Pendaftaran Penduduk Dindukcapil Kab. Demak, Rustiyono, S.Sos.
Demak – Makmun Murod, warga Luwuk di Kecamatan Dempet, hari ini (17/03/2020) melakukan pengurusan dokumen di Kecamatan Dempet. Makmun melakukan perubahan elemen data kependudukan pada status pendidikan. Beliau dilayani oleh Operator Dindukcapil Kab. Demak yang ditugaskan di TPDK (Tempat Perekaman Data Kependudukan) Kecamatan Dempet, yaitu Rois Nur Istiqomah. Dan langsung diwujudkan berupa pemberian Kartu Keluarga (KK) baru yang sudah berubah status pendidikannya dalam waktu satu jam. Atau yang dikenal dengan SUJUD (Satu Jam Terwujud).
Walaupun saat ini sedang ramai-ramainya COVID-19, namun berdasarkan arahan dari Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kab. Demak, Drs. M. Afhan Noor, M.Pd, para pegawai Dindukcapil baik yang berada di Dinas maupun di Kecamatan tetap melakukan pelayanan kepada masyarakat Demak yang akan mengurus dokumen administrasi kependudukan. Dengan meminimalisir kontak fisik kepada masyarakat, untuk mencegah penyebaran COVID-19.
Demak – Selasa (17/03/2020) terlihat antrian masyarakat yang ramai dan penuh di ruang Pelayanan Lantai I Dindukcapil Kab. Demak. Adanya pemberitaan mengenai penyebaran virus corona tidak menghalangi antusiasme masyarakat untuk tetap mengurus langsung dokumen administrasi kependudukannya di Dindukcapil Kab. Demak.
Terbukti hingga dua hari ini, dan kemarin antrian masyarakat pemohon adminduk di Kabupaten Demak tidak menurun. Walaupun begitu, Dindukcapil Kab. Demak sudah mengantisipasi penyebaran COVID-19 dengan meminta masyarakat Demak yang akan memasuki Gedung Ungu untuk mencuci tangan dengan air dan sabun yang sudah tersedia di sisi luar gedung, dekat dengan pintu masuk ruang pelayanan.
Demak – Kunci di China yang sukses melawan corona salah satunya adalah melakukan upaya “jaga jarak”, tidak saling bertemu, tidak berkumpul. Bahasa lainnya adalah social distancing measures. Bekerja dari rumah, belajar dirumah dimaksudkan utk menghindari dari penularan dan menularkan Covid 19. Keselamatan kita utamakan.
Kami menghimbau seluruh masyarakat yang tidak sangat urgen, untuk menunda dulu mengurus dokumennya ke dinas dukcapil. Untuk masyarakat yg betul2 membutuhkan dokumen kependudukan seperti utk pengurusan BPJS dan Rumah sakit bisa melalui aplikasi pelayanan online atau via no WA dan sms agar tidak terjadi penumpukan antrian. Dan yg TIDAK terlalu mendesak agar bisa diurus lagi 2 pekan atau 3 pekan ke depan atau awal April 2020, dengan mempertimbangkan kondisi wilayah setempat. Mari kita kompak. Mari bersama melawan Corona. Bismillah.
Demak – Dindukcapil Kab. Demak diwakili oleh Sekretaris Dinas Dukcapil Kab. Demak, Eni Susiani, SE, MH mengikuti kegiatan Rapat Koordinasi Pengadaan Barang/Jasa TA 2020 di Bina Praja, Demak pada hari Selasa ini (17/03/2020). Narasumber dalam kegiatan tersebut adalah Bupati Demak, Wakil Bupati Demak, Sekda Demak, Asisten Perekonomian dan Pembangunan, serta Kabag Pengadaan Barang dan Jasa.
Tujuan dilaksanakan kegiatan ini sesuai dengan Kabag Pengadaan Barang dan Jasa adalah untuk kepatuhan terhadap peraturan-peraturan. Serta Kepala UKPBJ untuk berkordinasi dengan PA/KPA/PPK dalam rangka pelaksanaan tugas dan fungsi UKPBJ sehingga perlu diselenggarakan Rakor ini.
Demak – Selasa (17/03/2020) setelah kegiatan apel bersama, Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Demak, Drs. M. Afhan Noor, M.Pd menginstruksikan kepada seluruh pejabat struktural di Lingkungan Dindukcapil Kab. Demak untuk mengikuti rapat internal yang dilaksanakan di Ruang Kerja Kepala Dinas Dukcapil Kab. Demak.
Dalam rapat internal pencegahan COVID-19 tersebut, M. Afhan Noor menghimbau supaya Dindukcapil Kab. Demak harus tetap melakukan pelayanan baik di Dinas maupun di TPDk (Tempat Perekaman Data Kependudukan) Kecamatan. Diharapkan tidak terjadi kontak fisik sehingga diupayakan pelayanan melalui online. Serta Dirjen Dukcapil Kemendari yang mengumumkan supaya masyarakat yang mengurus dokumen kependudukan, bagi yang mendesak saja. Pegawai Dindukcapil harus tetap masuk dengan menjaga kontak langsung.
Demak – Setelah melakukan kegiatan apel bersama, para ASN di Dindukcapil melakukan gerakan cuci tangan bersama sebelum melakukan aktifitas pekerjaan mereka. Selasa (17/03/2020), seperti yang dilakukan oleh Kasi Pindah Datang dan Pendataan Penduduk, Sukarsih, S.Sos, dan Kasubbag Umum dan Kepegawaian, Lina Wulandari, SE, MM.
Hal ini untuk memberikan contoh kepada masyarakat Demak yang akan mengurus dokumen administrasi kependudukan di Dindukcapil Kab. Demak serta untuk mencegah penyebaran Corona Virus Disease alias COVID-19. Di Dindukcapil Kab. Demak sendiri telah disediakan 3 buah wadah air beserta sabun cair yang dapat digunakan oleh masyarakat Demak untuk menjaga kebersihan tangannya sebelum memasuki ruang pelayanan lantai I Dindukcapil Kab. Demak.
Demak – Dindukcapil Kab. Demak melalui pelaksananya di Sub Bagian Umum dan Kepegawaian, Ervian Ikhe Widowati, S.Sos mengikuti Pembekalan Materi Penyusunan Peraturan Perundang-Undangan Bagi Aparatur Pemda pada Selasa (17/03/2020) di Ballroom Wakil Bupati Demak. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Bagian Hukum Setda Kab. Demak.
Aturan jika dibebaskan maka akan menimbulkan kekacauan. Perlu ada perlindungan hukum demi keberlangsungan keamanan, ketentraman dan kenyamanan masyarakat. Oleh karena itu, produk hukum daerah yang dibuat harus dapat dirasakan oleh seluruh masyarakat dan aturan tersebut bisa digunakan secara umum. Demikian disampaikan Bupati Demak, HM Natsir saat pembekalan materi penyusunan produk hukum daerah kepada Perangkat Daerah Kabupaten Demak di Ballroom Wakil Bupati, Selasa (17/3). Acara yang digagas oleh Bagian Hukum Setda tersebut menghadirkan narasumber Wakil Bupati Demak, Sekda Kabupaten Demak, Asisten Pemerintahan dan Kesra.
Senada dengan Bupati, Wakil Bupati Demak Drs. Djoko Sutanto mengungkapkan bahwa produk hukum daerah yang dibuat harus melindungi tugas yang tercantum dalam tugas pokok fungsi masing-masing perangkat daerah. “Dengan hasil produk hukum daerah, kita terselamatkan dari ancaman. Dalam hal ini tidak ada multitafsir, sehingga jelas pelaksanaannya. Ada kepastian hukum”, ungkapnya. Djoko menegaskan bahwa produk hukum daerah yang dibuat jangan sampai bertentangan dengan peraturan diatasnya, sehingga dibutuhkan pemikiran dari masing-masing perangkat daerah untuk penyusunannya.
Sementara itu Sekretaris Daerah Kabupaten Demak, Dr Singgih Setyono M.Kes menyampaikan membangun produk hukum berkualitas memiliki peran yang luar biasa. Dasar hukum harus pasti, maka pembuatan produk hukum daerah harus melalui proses yang benar dan akurat. Sehingga akan menghasilkan produk hukum yang berkualitas, meliputi kualitas konten yang diukur dengan pemakaian produk hukum yang relatif lama serta tidak menimbulkan multi persepsi. “Produk hukum yang berkualitas memiliki kriteria regulasi tertib, tidak tumpang tindih, mampu mengatur lebih baik serta menjadi multisistem yang kuat untuk perubahan dalam artian aturan yang dibuat memiliki kaitan dengan peraturan yang lain”, jelasnya. Lebih lanjut Singgih menjelaskan terdapat syarat untuk membuat produk hukum berkualitas, yaitu SDM yang mempunyai knowledge, skill, attitude yang baik. SDM yang memiliki integritas, jujur tidak punya interest pribadi, bertanggungjawab. Selain itu sarana prasarana yang memadai, referensi yang valid, data informasi yang uptodate, anggaran yang cukup, strategi dan proses yang jitu serta target produk yang berkualitas.