Bupati Demak Serahkan Bantuan Terdampak Corona Pada Warga

Demak – Kemarin (15/4), Bupati Demak HM Natsir bersama dengan Forkopimda yang tergabung dalam Tim Gugus Tugas Penanggulangan COVID19 Kabupaten Demak melaksanakan aksi sosial pembagian Bahan Pokok kepada masyarakat.
Sasaran penerima Pembagian Sembako kali ini adalah pekerja2 seperti Pengemudi Ojek, Tukang Becak, beberapa Pekerja harian yang dirumahkan dan Warga kurang mampu.

Bupati Demak HM Natsir dalam kegiatan ini menyampaikan agar masyarakat yang mampu untuk saling bantu meringankan beban saudara-saudara kita yang terdampak COVID19. Untuk bantuan dapat disalurkan melalui Posko Penanganan dan Penanggulangan COVID19 Kabupaten Demak yang bertempat di Komplek Kantor Bupati Demak, atau melalui Baznas Kabupaten Demak.

Bupati Demak @hm._natsir dalam kegiatan ini menyampaikan agar masyarakat yang mampu untuk saling bantu meringankan beban saudara-saudara kita yang terdampak #COVID19. Untuk bantuan dapat disalurkan melalui Posko Penanganan dan Penanggulangan #COVID19 Kabupaten Demak yang bertempat di Komplek Kantor Bupati Demak, atau melalui Baznas Kabupaten Demak.
.

Mbah Sarpiyah Sabar Menunggu KK Tercetak Demi Mendapat Bantuan Terdampak Corona

Demak – Mbah Sarpiyah dari desa Sidorejo Sayung pagi hari ini (16/04/2020) sudah mendatangi Kecamatan Sayung untuk menunggu pencetakan dokumen kependudukan, berupa Kartu Keluarga (KK) sebagai kelengkapan dokumen yang dipersyaratkan untuk bisa menerima bantuan dampak corona ini.

KK milik Mbah Sarpiyah ini dicetak diruang pelayanan Kecamatan Sayung oleh pegawai Dindukcapil Kab. Demak yang bertugas sebagai Koordinator di TPDK Kecamatan Sayung, Akrom, S.Sos. Mbah Sarpiyah datang ke Kecamatan Sayung tidak lupa memakai masker seperti yang telah dihimbau oleh Pemerintah untuk mencegah penyebaran corona.

Rakor Dan Pembinaan Di Bidang PIAK Dan Pemanfaatan Data

Demak – Kamis (16/04/2020) pagi telah dilangsungkan Rapat Koordinasi dan Pembinaan di Bidang Pengelolaan Informasi Administrasi Kependudukan (PIAK) dan Pemanfaatan Data Dindukcapil Kab. Demak di Ruang Pertemuan Dindukcapil Kab. Demak. Diikuti oleh pelaksana baik PNS maupun tenaga kontrak pada bidang tersebut. Kabid PIAK dan Pemanfaatan Data, Rudy Hartono, S.IP memberikan pengarahan kepada para pelaksana di bidang tersebut untuk lebih meningkatkan kedisiplinan, integritas serta melakukan pengarsipan yang baik dan terkendali, yang memudahkan masyarakat Demak yang mencari register arsip Akta Kelahiran mereka yang hilang untuk membuat Akta Kelahiran lagi dapat tertata dengan baik dan langsung diketemukan.

“Mereka juga mendapatkan pembinaan mental, artinya sebagai pegawai di Dindukcapil Kab. Demak ini mereka harus siap untuk ditempatkan dimana saja, termasuk di Kecamatan yang merupakan TPDK atau Tempat Perekaman Data Kependudukan”, tambah Rudy. Rudy juga didampingi oleh Kasi Kerjasama dan Inovasi Pelayanan, Luthfiana Nugrahaningtyas, SE, MM saja, sebab Kasi PIAK saat ini sedang kosong, dikarenakan pejabat yang lama sudah purna tugas, dan belum ada yang mengisi kekosongan jabatan tersebut.

Koordinator Dindukcapil Di Kecamatan Wedung Serahkan KK

Demak – Hari ini (16/04/2020). Abdul Shokib, pegawai Dindukcapil Kab. Demak yang bertugas sebagai Koordinator di TPDK Kecamatan Wedung menyerahkan dokumen administrasi kependudukan yaitu berupa Kartu Keluarga kepada salah satu warga di Kecamatan Wedung.

Muhammad Hudallah, warga Berahan Wetan, Kecamatan Wedung, menerima KK miliknya yang sudah ter-update tambah jiwa. Hudallah menambahkan anaknya yang baru lahir supaya bisa mengurus akta kelahiran dan BPJS.

Pelaku Penolakan Jenazah Covid 19 Bisa Dipidana

Demak – Sebagaimana dilansir dari Divisi Humas Polri, Kamis (16/04/2020). Pelaku Penolakan Jenazah Covid-19 Bisa Dipidana “Kita amankan 3 orang pelaku penolakan pemakaman jenazah pasien Covid-19 di Jawa Tengah. Tentunya kejadian tersebut menjadi pembelajaran untuk kita semua, jangan sampai terulang kembali.”, ujar Karo Penmas Divhumas Polri, Brigjen Pol. Raden Prabowo Argo Yuwono, S.I.K., M.Si.

“Para tersangka dijerat Pasal 212 dan 214 KUHP serta Pasal 14 ayat 1 UU No 4 tahun 1984 tentang Penyakit Menular”, tambah Argo.

Biaya Pengobatan Pasien Covid 19 Ditanggung Pemerintah

Demak – Kamis (16/04/2020). Biaya Pengobatan Pasien Covid-19 Ditanggung Pemerintah “Seluruh biaya pengobatan pasien positif terinfeksi Covid-19 akan ditanggung oleh pemerintah. Termasuk untuk pemulasaran jenazah yang terinfeksi Covid-19”, ungkap Menteri Keuangan Republik Indonesia
Sri Mulyani Indrawati, S.E., M.Sc., Ph.D.

Jangan Tolak Pemakaman Covid 19

Demak – Kamis (16/04/2020). Sahabat Dukcapil, ada tiga fakta mengapa jangan sampai menolak pemakaman korban Covid-19. Faktanya, pemusalaran jenazah di rumah sakit patuh prosedur WHO, pemakaman jenazah dilakukan dengan petugas khusus terlatih, Virus covid tidak bisa mencemari tanah atau air.

Jadi tidak ada alasan untuk melakukan aksi penolakan jasad saudara-saudara kita yang meninggal karena pandemi Covid-19, ya Sahabat Dukcapil. Kita lawan virusnya dan bukan orangnya, ya.

Kecamatan Sayung Tetap Laksanakan Apel Dengan Physical Distancing

Demak – Rabu (16/04/2020). Kecamatan Sayung tetap mengadakan apel pagi bersama dengan mengedepankan physical distancing atau jarak sosial diantara para pegawai Kecamatan Sayung sesuai dengan himbauan dari Pemerintah Republik Indonesia untuk menekan penyebaran virus corona disease.

Dua pegawai Dindukcapil Kab. Demak yang ditugaskan sebagai Koordinator dan Operator di TPDK Kecamatan Sayung, Akrom, S.Sos dan Antik Wantini, juga mengikuti apel pagi bersama dengan para pegawai di Kecamatan Sayung.

Update Data Corona Per 14 April 2020

Demak – Rabu (15/04/2020). Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 membuka data orang dalam pemantauan (ODP) dan pasien dalam pengawasan (PDP) Corona di Tanah Air. Total ada 139.137 ODP dan 10.482 PDP.⁣ “Kelompok saudara-saudara kita yang termasuk kategori orang dalam pemantauan sampai saat ini sudah tercatat 139.137 orang,” kata juru bicara pemerintah terkait penanganan wabah virus Corona, Achmad Yurianto, dalam konferensi pers yang ditayangkan saluran YouTube BNPB, Selasa (14/4/2020).⁣

Yuri, panggilan akrab Achmad Yurianto, mengaku ratusan ribu ODP ini menjadi perhatian besar terkait penyebaran virus Corona. Karena ada yang kondisinya tak sakit dan sakit ringan. Sehingga tanpa sadar, ucap Yuri, berpotensi menjadi sumber penularan.⁣ Yuri mengatakan sejak Corona ditetapkan sebagai bencana nasional, seluruh data terkait wabah diintegrasikan mulai dari tingkat desa hingga pemerintah pusat.Sehingga dikendalikan oleh satu sistem.⁣

“Pada hari ini setelah ditetapkan sebagai satu bencana nasional, maka seluruh integrasi data yang kita bangun mulai dari desa, kecamatan, kabupaten/kota, provinsi dan seterusnya sampai ke pusat berada dalam satu sistem, satu kendali data, satu jaring data,” ujar dia.⁣

“Sehingga seluruhnya bisa kita lihat dan akses secara terbuka dan bisa dilihat secara lebih transparan,” ucap Yuri.⁣ Sebelumnya Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta jajaran kabinet menyampaikan komunikasi efektif dan memberikan penjelasan yang transparan mengenai penanganan virus Corona (COVID-19). Jokowi tidak ingin adanya kesimpangsiuran informasi di masyarakat.⁣

“Mengenai komunikasi yang efektif, yang memberikan penjelasan-penjelasan secara transparan kepada media, ini harus dilakukan dengan detail dan baik. Jangan sampai banyak berita yang baik tidak bisa disampaikan. Sehingga rasa optimis masyarakat menjadi cenderung masuk ke hal-hal yang tidak positif,” ujar Jokowi dalam sidang kabinet paripurna secara virtual, Selasa pagi.⁣

PELEPASAN PEGAWAI PENSIUN : “MASA PURNA TUGAS BUKAN AKHIR AKTIVITAS DAN KREATIVITAS.”

Demak – Rabu, 15/04/2020 diadakan pelepasan pegawai Dindukcapil Kab. Demak, Imam Supangat yang telah memasuki masa purna bhakti atau pensiun terhitung mulai tanggal 01 April 2020. Acara diawali dengan sambutan Kepala Dindukcapil Kab. Demak, Drs. M. Afhan Noor, M.Pd. Dalam sambutannya beliau menyampaikan ucapan selamat memasuki masa purna bakti atau pensiun kepada Imam Supangat, semoga masa pensiun ini dapat dinikmati dengan penuh rasa kebahagian dan suka cita.

Masa pensiun bukan akhir dari proses aktivitas dan kreativitas, otak harus terus dirangsang untuk terus berfikir dan berfikir. Pengabdian tidak berhenti hanya karena kita memasuki Purna Tugas. setelah masa pensiun, semangat dan optimisme harus tetap menyala. Kontribusi seorang pensiunan justru semakin nyata dan diperlukan pada saat ia terjun dalam kehidupan bermasyarakat. Selanjutnya beliau menyampaikan penghargaan yang setinggi-tingginya dan terima kasih sebanyak-banyaknya, atas pengabdian dan loyalitas yang telah diberikan selama ini, dalam menjalankan tugas-tugas terutama terkait dengan bidang pelayanan pendaftaran penduduk. Diakhir sambutannya Afhan Noor berharap untuk tetap menjaga tali silaturahmi dengan para pegawai di Dindukcapil Kab. Demak.

Social media & sharing icons powered by UltimatelySocial