Demak – 3 ASN Dindukcapil Kab. Demak, yaitu Dyah Isnaeni, Baharuddin dan R mengikuti lomba pengucapan Pembukaan UUD 1945, Panca Prasetya Korpri dan ASN Core Value di Pendopo Bina Pradja Demak, pada hari ini (Rabu) …
Demak – Rabu (08/04/2020), Muhamad Safik mengurus dokumen kependudukan berupa surat pindah masuk dari Kecamatan Demak menuju Kecamatan Gajah. Dan sekarang menjadi penduduk di Desa Jatisono, Kecamatan Gajah, serta mengurus Kartu Keluarga baru yang dari Belum Kawin menjadi Kawin Tercatat.
Safik, langsung dilayani oleh Hadi Purwanto dan Nuril Anwar, keduanya adalah pegawai Dindukcapil Kab. Demak yang ditugaskan di TPDK Kecamatan Gajah ini, langsung memproses dan menyerahkan KK baru milik Safik dalam waktu kurang dari satu jam. Atau yang dikenal dengan SUJUD (Satu Jam Terwujud).
Demak – Hari Rabu (08/04/2020) siang ini sekitar jam 09.00 WIB, para pegawai Dindukcapil Kab. Demak yang ditugaskan di TPDK Kecamatan Karanganyar, Ahmad dan Endang Sulistyowati mengikuti kegiatan berjemur dan senam yang diadakan oleh para pegawai di lingkungan Kecamatan Karanganyar ini. Tentu saja dengan menerapkan jarak fisik minimal 1 meter diantara para pegawai. Dan dipimpin oleh Camat Karanganyar sendiri. Camat Karanganyar mengajak seluruh Pegawai yang ada di Kecamatan untuk selalu menjaga kebugaran tubuh dengan melakukan aktivitas berjemur setiap pagi serta, mengikuti anjuran pemerintah dan menjaga prilaku hidup bersih dan sehat.
Senam dan berjemur bersama untuk meningkatkan ketahan tubuh melawan Covid-19 di Kecamatan Karanganyar. Untuk mencegah penyebaran Corona Virus Disease (Covid-19). Kegiatan olahraga bersama ini melibatkan semua pegawai Kecamatan, Pegawai Dukcapil, UPK, PKH, dan Dinpermas P2KB ini untuk meningkatkan daya tahan tubuh, kita menerapkan kepada seluruh pegawai untuk berjemur selama 15-30 menit. Untuk menjaga imun tubuh dengan cara berjemur bersamaan dengan senam sangat baik untuk kesehatan yang dapat menghindari penyebaran virus corona. Berjemur setiap pagi salah satu cara menangkal virus corona, maka sangat penting membiasakan untuk berjemur setiap pagi. Untuk memutus mata rantai virus corona di bumi, kita harus satu persepsi untuk memerangi wabah yang mematikan ini serta bertanggung jawab menjaga kesehata dengan cara mencuci tangan dan berjemur sambil senam, menjaga jarak, dan memakai masker.
Demak – Hari ini (08/04/2020) Kecamatan Mranggen melakukan penyemprotan di setiap area Kecamatan Mranggen. Termasuk di ruang pelayanan kepengurusan dokumen administrasi kependudukan di Kecamatan Mranggen ikut disemprot cairan disinfektan. Untuk meminimalisir penyebaran virus corona di Kecamatan Mrangen pada khususnya. Hal ini dipaparkan oleh Sri Juniasih, SE selaku koordinator dari Dindukcapil Kab. Demak yang ditugaskan di TPDK Kecamatan Mranggen melalui pesan singkatnya dalam Whatsapp pada siang ini.
Selain dilaksanakan penyemprotan cairan disinfektan, para petugas dari Dindukcapil serta pegawai Kecamatan Mranggen juga mengenakan masker dan memberikan tanda silang pada kursi-kursi di ruang pelayanan untuk menjaga jarak fisik minimal 1 meter.
Demak – Hari ini (08/04/2020) para pegawai Dindukcapil Kab. Demak yang ditugaskan di TPDK Kecamatan Sayung, yaitu Akrom, S.Sos dan Antik Wantini, sebagai Koordinator dan Operator ini mengikuti kegiatan apel pagi bersama di Kecamatan Sayung.
Apel pagi yang dilaksanakan di halaman Kecamatan Sayung ini tetap mengedepankan himbauan dari pemerintah yaitu mengatur jarak fisik atau physical distance dan memakai masker. Pemimpin apel hari ini adalah Camat Sayung, Sururi, SH, MH.
Demak – Ada saatnya kita akan merasakan bosan yang luar biasa. Dan biasanya rasa bosan akan dirasakan saat kita menunggu sesuatu. Bisa saat kita menunggu antrean pelayanan dokumen administrasi kependudukan dan antrean umum. Karena menunggu adalah salah satu kegiatan yang sangat dibenci oleh beberapa orang. Nah dari pada bosan menunggu di Kecamatan Karanganyar disediakan yang namanya PUSPARANA ( Pusat Pelayanan Ramah Anak). Dengan di sediakan PUSPARANA, bagi Pemohon yang membawa anak baik pengajuan Dokumen Adminduk maupun pelayanan umum maka bisa menggunakan untuk bermain sehingga waktu yang lama akan terasa sebentar. Anak menjadi lebih riang dan tidak rewel.
Seperti halnya yang dirasakan oleh Slamet Suwardi salah seorang warga di Kecamatan Karanganyar yang akan mengurus surat pindah ke Kelurahan Kadilangu, Kecamatan Demak Kab. Demak. Karena akan menempati rumah baru. Dia mengajak anak istrinya untuk mengurus dokumen administrasi kependudukan di Kecamatan Karanganyar. Sembari dirinya menunggu Endang Sulistyowati, Operator Dindukcapil Kab. Demak yang ditugaskan di TPDK Kecamatan Karanganyar memproses surat pindah keluar antar desa, anaknya memanfatkan fasilitas Pusparana yang ada di Kecamatan Karanganyar tersebut.
Demak – Hari ini (08/04/2020) Operator Dindukcapil Kab. Demak yang ditugaskan di TPDK Kecamatan Sayung, Antik Wantini, melakukan perawatan kebersihan terhadap peralatan KTP-el yang ada di Kecamatan Sayung.
Dikarenakan sedang mewabahnya virus Corona ini maka pelayanan tatap langsung ditunda hingga batas waktu yang belum bisa ditentukan, baik pelayanan di Dindukcapil Kab. Demak maupun di 14 Kecamatan se-Kab. Demak, termasuk pelayanan perekaman data KTP-el. Untuk itu, Antik melakukan pembersihan terhadap peralatan KTP-el yang terdiri dari kamera, finger print maupun peralatan iris mata dan signature pad, supaya bersih dan steril dari kuman dan virus.
Demak – Astuti, Operator Dindukcapil Kab. Demak yang ditugaskan di TPDK Kecamatan Mijen, hari Rabu (08/04/2020) melayani salah seorang warga di Kecamatan Mijen yang akan mengambil dokumen kependudukan.
Pengambilan dokumen kependudukan berupa Kartu Keluarga (KK) atas nama Nur Iman, warga desa Pasir. Siti Chotimah, istri Nur yang mengambil KK tersebut. dikarenakan Nur sedang bekerja. Nur memperbarui KK lama miliknya.
Demak – Dindukcapil Kab. Demak yang diwakili oleh Sekretaris Dinas, Eni Susiani, SE, MH menyerahkan bantuan untuk pencegahan COVID-19 di Demak ini kepada Kabag Kesra, Muhamad Muzayyin, MH, pada pagi ini (07/04/2020).
Bantuan berupa dana yang digalang oleh Dindukcapil Kab. Demak ini merupakan iuran sukarela dari para pegawai di Dindukcapil Kab. Demak supaya dapat disalurkan kepada warga yang terdampak COVID-19.
Semarang- Keputusan pelaksanaan Salat Tarawih dan Idul Fitri di Jawa Tengah akan ditentukan Majelis Ulama Indonesia (MUI) provinsi ini 10 hari lagi. Saat ini MU bersama organisasi masyarakat Islam tengah melakukan pendalaman pembahasan mengenai hal itu, dengan mempertimbangkan kondisi wabah virus Corona (Covid-19).Hal itu mengemuka saat Rapat Koordinasi Salat Tarawih dan Salat Idul Fitri di kantor Gubernur Jawa Tengah Gedung A lantai 2, Kota Semarang, Selasa (7/4/2020). Rapat tersebut dipimpin Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, dan dihadiri Wakil Gubernur Taj Yasin Maimoen, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jateng KH Ahmad Darodji, Komisi Fatwa MUI, perwakilan ormas Islam seperti NU, Muhammadiyah, hingga perwakilan masjid besar, dan OPD terkait.Ketua MUI Jateng Ahmad Darodji mengatakan para ormas Islam masih akan melakukan sosialisasi ke umat soal pelaksanaan Salat Tarawih, dan Idul Fitri.
Mereka baru akan membahasnya dalam waktu 10 hari lagi.“Kita Insya Allah akan membahas lagi dalam 10 hari ke depan, masing-masing selama ini akan mendalami masalahnya, untuk menyamakan yang bisa sama,” kata Darodji kepada awak media usai rapat koordinasi tersebut.Dia optimistis keputusan akan melaksanakan Salat Tarawih, dan Salat Id tentu bergantung pada baik dan buruknya wabah Covid-19.“Kita mungkin ada Tarawih, mungkin ada (Salat) Id, apabila kondisi ada perkembangan bagus,” ujarnya.Kondisi bagus itu, jelas Darodji, adalah bila tren kasus Covid-19 di Jawa Tengah menurun. Dalam kesempatan itu, dia juga menuturkan hasil rapat lainnya, seperti pembayaran zakat fitrah yang dipercepat di awal Ramadan. Sebab biasanya zakat fitrah dilakukan begitu masuk Idul Fitri.“Khususnya untuk ASN, untuk membantu jaring pengaman sosial (masa Covid-19) itu,” imbuhnya.Selain juga, masjid di Jawa Tengah agar terus menyuarakan azan, maupun ada lantunan bacaan Alquran. Sehingga tempat ibadah umat Islam itu tetap memiliki aktivitas keagamaan di tengah situasi seperti saat ini.
Gubernur Ganjar Pranowo menambahkan, para ulama dan ormas Islam akan melakukan pembahasan soal kegiatan Ramadan seperti Salat Tarawih hingga nanti Salat Idul Fitri. Mereka akan membahasnya kembali pada 10 hari ke depan.“10 hari dari waktu sekarang butuh pemahaman kolektif,” kata Ganjar.Ganjar juga membeberkan surat edaran Kemenag soal kegiatan saat Ramadan nanti. Seperti, umat Islam diwajibkan menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadan dengan baik berdasarkan ketentuan fiqih ibadah. Sahur dan buka puasa dilakukan oleh individu atau keluarga inti, tidak perlu sahur on the road.Salat Tarawih dilakukan secara individual atau berjemaah bersama keluarga inti di rumah, dan Salat Idul Fitri dianjurkan di rumah. Sementara soal pembayaran zakat fitrah di awal Ramadan dilakukan agar bisa membantu warga di kondisi mewabahnya Corona.“Zakat fitrahnya dan mal didorong agar bisa membantu kondisi masyarakat yang sulit,” jelasnya. (sumber : Diskominfo Jateng)
Demak – Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kab. Demak, Drs. M. Afhan Noor, M.Pd kemarin (07/04/2020) melakukan konsultasi dan koordinasi terkait pelayanan administrasi kependudukan ke Dispermades Dukcapil Provinsi Jawa Tengah. Disana Afhan ditemui oleh Kabid Fasilitasi Pelayanan Administrasi Kependudukan, Drs. Budiharjo, MM.
Hasil dari konsultasi tersebut yaitu, pelayanan Dindukcapil harus tetap berjalan dengan mengoptimalkan pelayanan online. Dengan mengutamakan yang benar-benar mendesak dan tidak boleh ada kerumunan massa. Selain itu, petugas harus memakai masker, dan dihimbau juga untuk bagi pemohon administrasi kependudukan dan petugas pelayanan untuk melakukan cuci tangan.
“Semua penerbitan dokumen kependudukan, baik berupa draft maupun yang sudah cetak menjadi dokumen, harus dapat siapa diketahui petugas yang bertanggung jawab membuatnya”, pungkas Afhan.