Makam Sunan Kalijogo Turut Disemprot Desinfektan Oleh Bhabinkamtibmas

Demak – Dilansir sumber dari Polres Demak, Makam Sunan Kalijogo Kadilangu Demak yang merupakan salah satu tempat wisata religi di kabupaten demak adalah destinasi bagi para peziarah yang tentu saja menjadi lokasi padat bagi pengunjung. Langkah dinas pariwisata setelah pedemik corona merebak adalah dengan menutup makam bagi para peziarah hingga selesainya masalah wabah corona.

Pada hari ini, Minggu (29/03/20) Dinas Pariwisata bersama sama dengan Dinas Kesehatan, pengurus makam, Bhabinkamtibmas dan babinsa melaksanakan kegiatan lanjutan yaitu penyemprotan desinfektan di area makam dan masjid. Meskipun telah dilaksanakan kegiatan penyemprotan tersebut, tak serta merta memutus mata rantai penularan corona, peran serta dan partisipasi masyarakat dalam memutus mata rantai penyebaran covid 19 atau corona adalah hal yang paling penting. Dengan himbauan dari pemerintah untuk melakukan social distancing atau menjaga jarak dalam berintraksi adalah hal yang paling dianjurkan. Banyak masyarakat yang masih menganggap remeh terkait pedemik corona dengan masih banyaknya masyarakat yang nongkrong dan berkumpul tanpa peduli situasi yang menjadi bencana internasional ini.

Sesuai Dengan Permendagri 104 Tahun 2019, Dokumen Kependudukan Ber-barcode Tak Perlu Legalisir

Demak – Minggu (29/03/2020). Sesuai dengan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 104 Tahun 2019, bahwa fotokopi dokumen kependudukan berupa Kartu Keluarga, KTP-el dan Akta-Akta Pencatatan Sipil yang telah ditandatangani secara elektornik atau dengan berupa barcode, tidak memerlukan legalisir lagi.

Selain itu juga dijelaskan bahwa untuk mencetak dokumen administrasi kependudukan menggunakan kertas A4 80 gram dan dapat digunakan serta tidak perlu legalisir lagi.

Pemeriksaan Kesehatan Bagi Para Santri Yang Dipulangkan Dari Ponpes Di Rembang

Demak – Pada hari ini (29 maret 2020), rombongan dari pondok pesantren di Rembang telah tiba dan diperiksa langsung sore ini pukul 15.00WIB di gedung Koni Demak oleh pihak Dinkes Demak serta didampingi oleh Bupati dan Wakil Bupati serta jajarannya.

Untuk pemeriksaan sudah menggunakan SOP dengan tepat. untuk masyarakat Demak dihimbau agar tetap tenang, waspada, dan jaga kesehatan. Setelah usai melewati serangkaian permeriksaan para santri tersebut diperbolehkan pulang ke rumah masing – masing. Untuk masyarakat Demak dihimbau agar tetap tenang, waspada , dan jaga kesehatan.

Bupati Sambangi Tim Gugus Tugas (Gugas) Covid-19 Di Terminal Demak Dini Hari Tadi

Demak – Minggu, dini hari tadi (29/3) Terminal Demak kedatangan lebih dari 100 orang pemudik. Sebagian besar pemudik adalah para santri yang pulang dari Pondok2 mereka diluar kota yang diliburkan. Tim Gugus Tugas COVID-19 Kabupaten Demak langsung bertindak cepat dengan memusatkan kedatangan pemudik di Terminal Demak. Hal ini dilakukan agar Tim Kesehatan dari Gugas COVID-19 Kabupaten Demak dapat memantau kesehatan pemudik yang baru saja tiba di Demak. Di Terminal Demak para pemudik langsung diberikan penanganan dengan disinfektansi, pemeriksaan suhu dan rangkaian tes lain.

Sampai dengan pagi ini Tim Satgas yg terdiri dari TNI POLRI, ASN, PMI dan sukarelawan masih terus berjaga-jaga, memantau dan mengawasi di Terminal Demak. Bagi sahabat dukcapil yang memiliki keluarga diluar kota terutama daerah KLB mohon dengan sangat untuk melarang dulu mereka untuk mudik. Terutama disaat2 ini. Demi kebaikan kita bersama. Bantu kami untuk mencegah penyebaran Corona di Kabupaten kita tercinta..

Sudahkah Kamu Dan Keluargamu Tercatat?

Demak – Minggu (29/03/2020) Apakah sahabat Dukcapil sudah tercatat dalam sensus penduduk tahun 2020 ini? Jika belum ayo berpartisipasi dalam Sensus Penduduk Online. Catatkan data dirimu dan keluarga. Ayo sahabat Dukcapil yang belum sempat mengisi SP2020 Online, masih ada waktu sampai 31 Maret 2020.
Kapan lagi dengan smartphone, laptop atau komputer, kalian sudah bisa membantu pemerintah untuk menentukan arah kebijakan pembangunan di masa mendatang menjadi lebih baik.

Banyak orang mungkin menanyakan, apa manfaat sensus penduduk. Hasil sensus penduduk memang digunakan sebagai salah satu dasar perencanaan pembangunan dan pengambilan kebijakan pemerintah. Setelah 10 tahun berlalu, kesempatan langka itu hadir kembali Sensus Penduduk 2020. Seluruh penduduk Indonesia HARUS TERCATAT! Apalagi caranya Mudah. Tidak perlu menunggu petugas sensus datang. Cukup dilakukan secara online sambil tetap dirumah saja bersama keluarga tercinta. Kesehatan tetap terjaga, kontribusi untuk negara pun terlaksana.

Siapkan Kartu Keluarga (KK). Buka browser di komputer, laptop, ataupun HP lalu klik laman berikut: sensus.bps.go.idvHanya sekitar 5 menit per orang. BPS menjamin keamanan data yang diberikan. Jadi, tunggu apa lagi! Berikan jawabanmu secara benar dan jujur, supaya lebih banyak lagi manfaat yang penduduk Indonesia akan terima di kemudian hari.


14 Hari Di Rumah Saja, Untuk Selamatkan Indonesia

Demak – Minggu (29/03/2020) Semakin bertambahnya jumlah orang yang terinfeksi Corona, membuat kita harus melakukan upaya pencegahan penyebaran virusnya. Salah satu caranya adalah dengan di rumah saja selama 14 hari.

Kenapa harus 14 hari, sebab 14 hari mampu menghentikan laju penularan. Waktu 14 hari tersebut sangat berguna untuk saling memantau terhadap orang-orang yang menunjukkan gejala menderita serangan COVID-19 supaya bisa tertangani dan penularan terhenti pada orang yang terserang COVID-19 tersebut.

Pentingnya Berjemur

Demak – Minggu (29/03/2020), Berjemur,⁣⁣ merupakan salah satu cara untuk menjaga imunitas tubuh di tengah wabah corona yaitu mendapatkan asupan sinar matahari dg cara berjemur⁣⁣. Menurut Dr. Vinci Edi Wibowo yang merupakan Dokter Spesialis Paru berjemur di bawah sinar matahari dapat menangkal diri dari virus corona disease atau COVID-19.

Sebagian besar virus termasuk corona covid berkembang biak dengan baik pada suhu 21-25°C, tapi akan melemah pada suhu 56°C dengan kelembapan di atas 80%. ⁣Jadi sangat dianjurkan untuk Berjemur terutama bagian punggung kita pada matahari pagi antara jam 10 selama 5-10 menit. ⁣⁣ Buka semua pintu dan jendela rumah supaya udara berganti dan sinar matahari masuk ke dalam rumah⁣⁣.

Semoga bermanfaat tips dari kami untuk sahabat Dukcapil, supaya senantiasa diberikan kesehatan dan terhindar dari wabah COVID-19.

Petir Sambar 9 Orang, 4 Tewas 5 Luka Saat Panen Padi

Demak – Pada hari Minggu (29/03/2020) dilaporkan bahwa sejumlah 4 orang meninggal dunia, 2 orang luka berat, serta 3 orang luka ringan yang diakibatkan tersambar petir pada saat memanen padi di desa Ngaloran Kecamatan Karanganyar Demak.

Berawal pada sekelompok orang yang sedang memanen padi disawah milik Habib sejak pagi pukul 09.00 wib. Sekira pukul 12.00 wib langit terlihat mendung dan gelap disertai suara gemuruh. Tak lama kemudian hujan turun dan terdengar suara menggelagar beserta kilat menyambar sekelompok orang yang sedang memanen dilokasi.

Menurut camat karanganyar Sugianto, S.IP, MM dalam laporanya menyebutkan 4 orang korban meninggal dunia bernama Sunirah (55), Sunikah (40), Supriyadi (35) dan Suyanto (45) . Sedangkan 2 orang luka berat Sunoto (50) dan Sulastri (40). Adapun 3 orang luka ringan Sulaedah (45 ), Sulasmi (57) dan Kartini (40). Korban tersebut semuanya warga desa Ngaloran, Kecamatan Ngaloran, Kabupaten Demak. Korban yang luka berat segera dilarikan ke RS Mardi Rahayu, Kabupaten Kudus untuk mendapatkan perawatan khusus. Sedangkan untuk mereka yang luka ringan, setelah mendapatkan pengobatan, sudah kembali ke rumah.

Physical Distancing Kenapa Penting?

Demak – Minggu (29/03/2020). Demi mempercepat penanganan Corona di Indonesia. Pemerintah menghimbau untuk melakukan Physical Distancing. Physical Distancing mampu mengurangi dan mencegah penularan yang lebih besar.

Hal ini untuk meminimalisir potensi penularan COVID-19 dengan menjauhi kerumuman massa dan menjaga jarak antar manusia. Sudahkah sahabat Dukcapil melakukan physical distancing?

Cegah COVID-19 Dari Hal Kecil Bersama Si Kecil

Demak – Minggu (29/03/2020). Menanggapi situasi Coronavirus (COVID-19) di Indonesia, pemerintah meminta agar masyarakat untuk melakukan pembatasan sosial (social distancing) di semua lapisan masyarakat, termasuk sekolah. Anak-anak sekarang dianjurkan untuk belajar di rumah sebagai langkah untuk mengurangi penularan COVID-19.

Walaupun anak-anak memiliki risiko terkena virus lebih rendah dibandingkan orang dewasa, tapi ini menjadi saat yang tepat untuk mengajarkan langkah pencegahan COVID-19 yang bisa Orangtua terapkan dengan anak-anak.
Mari jaga kesehatan kita setiap saat dengan istirahat yang cukup, mengonsumsi makanan bergizi, serta menerapkan PHBS. Tetap pantau perkembangan COVID-19 terutama di Indonesia, serta tanamkan pula perilaku jangan panik.

Social media & sharing icons powered by UltimatelySocial