Sudahkah Kamu Dan Keluargamu Tercatat?

Demak – Minggu (29/03/2020) Apakah sahabat Dukcapil sudah tercatat dalam sensus penduduk tahun 2020 ini? Jika belum ayo berpartisipasi dalam Sensus Penduduk Online. Catatkan data dirimu dan keluarga. Ayo sahabat Dukcapil yang belum sempat mengisi SP2020 Online, masih ada waktu sampai 31 Maret 2020.
Kapan lagi dengan smartphone, laptop atau komputer, kalian sudah bisa membantu pemerintah untuk menentukan arah kebijakan pembangunan di masa mendatang menjadi lebih baik.

Banyak orang mungkin menanyakan, apa manfaat sensus penduduk. Hasil sensus penduduk memang digunakan sebagai salah satu dasar perencanaan pembangunan dan pengambilan kebijakan pemerintah. Setelah 10 tahun berlalu, kesempatan langka itu hadir kembali Sensus Penduduk 2020. Seluruh penduduk Indonesia HARUS TERCATAT! Apalagi caranya Mudah. Tidak perlu menunggu petugas sensus datang. Cukup dilakukan secara online sambil tetap dirumah saja bersama keluarga tercinta. Kesehatan tetap terjaga, kontribusi untuk negara pun terlaksana.

Siapkan Kartu Keluarga (KK). Buka browser di komputer, laptop, ataupun HP lalu klik laman berikut: sensus.bps.go.idvHanya sekitar 5 menit per orang. BPS menjamin keamanan data yang diberikan. Jadi, tunggu apa lagi! Berikan jawabanmu secara benar dan jujur, supaya lebih banyak lagi manfaat yang penduduk Indonesia akan terima di kemudian hari.


14 Hari Di Rumah Saja, Untuk Selamatkan Indonesia

Demak – Minggu (29/03/2020) Semakin bertambahnya jumlah orang yang terinfeksi Corona, membuat kita harus melakukan upaya pencegahan penyebaran virusnya. Salah satu caranya adalah dengan di rumah saja selama 14 hari.

Kenapa harus 14 hari, sebab 14 hari mampu menghentikan laju penularan. Waktu 14 hari tersebut sangat berguna untuk saling memantau terhadap orang-orang yang menunjukkan gejala menderita serangan COVID-19 supaya bisa tertangani dan penularan terhenti pada orang yang terserang COVID-19 tersebut.

Pentingnya Berjemur

Demak – Minggu (29/03/2020), Berjemur,⁣⁣ merupakan salah satu cara untuk menjaga imunitas tubuh di tengah wabah corona yaitu mendapatkan asupan sinar matahari dg cara berjemur⁣⁣. Menurut Dr. Vinci Edi Wibowo yang merupakan Dokter Spesialis Paru berjemur di bawah sinar matahari dapat menangkal diri dari virus corona disease atau COVID-19.

Sebagian besar virus termasuk corona covid berkembang biak dengan baik pada suhu 21-25°C, tapi akan melemah pada suhu 56°C dengan kelembapan di atas 80%. ⁣Jadi sangat dianjurkan untuk Berjemur terutama bagian punggung kita pada matahari pagi antara jam 10 selama 5-10 menit. ⁣⁣ Buka semua pintu dan jendela rumah supaya udara berganti dan sinar matahari masuk ke dalam rumah⁣⁣.

Semoga bermanfaat tips dari kami untuk sahabat Dukcapil, supaya senantiasa diberikan kesehatan dan terhindar dari wabah COVID-19.

Petir Sambar 9 Orang, 4 Tewas 5 Luka Saat Panen Padi

Demak – Pada hari Minggu (29/03/2020) dilaporkan bahwa sejumlah 4 orang meninggal dunia, 2 orang luka berat, serta 3 orang luka ringan yang diakibatkan tersambar petir pada saat memanen padi di desa Ngaloran Kecamatan Karanganyar Demak.

Berawal pada sekelompok orang yang sedang memanen padi disawah milik Habib sejak pagi pukul 09.00 wib. Sekira pukul 12.00 wib langit terlihat mendung dan gelap disertai suara gemuruh. Tak lama kemudian hujan turun dan terdengar suara menggelagar beserta kilat menyambar sekelompok orang yang sedang memanen dilokasi.

Menurut camat karanganyar Sugianto, S.IP, MM dalam laporanya menyebutkan 4 orang korban meninggal dunia bernama Sunirah (55), Sunikah (40), Supriyadi (35) dan Suyanto (45) . Sedangkan 2 orang luka berat Sunoto (50) dan Sulastri (40). Adapun 3 orang luka ringan Sulaedah (45 ), Sulasmi (57) dan Kartini (40). Korban tersebut semuanya warga desa Ngaloran, Kecamatan Ngaloran, Kabupaten Demak. Korban yang luka berat segera dilarikan ke RS Mardi Rahayu, Kabupaten Kudus untuk mendapatkan perawatan khusus. Sedangkan untuk mereka yang luka ringan, setelah mendapatkan pengobatan, sudah kembali ke rumah.

Physical Distancing Kenapa Penting?

Demak – Minggu (29/03/2020). Demi mempercepat penanganan Corona di Indonesia. Pemerintah menghimbau untuk melakukan Physical Distancing. Physical Distancing mampu mengurangi dan mencegah penularan yang lebih besar.

Hal ini untuk meminimalisir potensi penularan COVID-19 dengan menjauhi kerumuman massa dan menjaga jarak antar manusia. Sudahkah sahabat Dukcapil melakukan physical distancing?

Cegah COVID-19 Dari Hal Kecil Bersama Si Kecil

Demak – Minggu (29/03/2020). Menanggapi situasi Coronavirus (COVID-19) di Indonesia, pemerintah meminta agar masyarakat untuk melakukan pembatasan sosial (social distancing) di semua lapisan masyarakat, termasuk sekolah. Anak-anak sekarang dianjurkan untuk belajar di rumah sebagai langkah untuk mengurangi penularan COVID-19.

Walaupun anak-anak memiliki risiko terkena virus lebih rendah dibandingkan orang dewasa, tapi ini menjadi saat yang tepat untuk mengajarkan langkah pencegahan COVID-19 yang bisa Orangtua terapkan dengan anak-anak.
Mari jaga kesehatan kita setiap saat dengan istirahat yang cukup, mengonsumsi makanan bergizi, serta menerapkan PHBS. Tetap pantau perkembangan COVID-19 terutama di Indonesia, serta tanamkan pula perilaku jangan panik.

Sehat Mental Selama Social Distancing

Demak – Minggu (29/03/2020). Kurang lebih sudah seminggu sejak kita dihimbau untuk melakukan social distancing atau pembatasan sosial untuk mengurangi risiko penularan Coronavirus (COVID-19) di Indonesia, misalnya dengan bekerja dan belajar dari rumah serta mengurangi bepergian ke tempat yang ramai. Kedengarannya mudah dilakukan, tapi tidak semua orang nyaman melakukan pembatasan sosial. Hal ini disebabkan karena adanya kebutuhan manusia untuk berkomunikasi, merasa terkoneksi, merasa menjadi bagian dari sebuah kelompok masyarakat, dan mendapatkan dukungan, terutama di masa-masa sulit ini. Kita memang harus sehat di masa-masa ini, tidak hanya sehat secara fisik, tapi juga secara mental.

Psikolog Inez Kristati berbagi beberapa tips yang bisa dilakukan oleh kawan-kawan untuk tetap sehat mental selama periode pembatasan sosial. Berikut tipsnya. Antara lain, Tetap membuat dan mempertahankan rutinitas sehari-hari. Ternyata, memiliki rutinitas dapat membantu seseorang lebih teratur serta memberikan makna dalam hidupnya. Kedua, Gunakan teknologi modern untuk berkomunikasi dengan orang-orang yang penting dalam hidup kita. Dengan bantuan media sosial, telepon, maupun panggilan video, kita dapat berbagi cerita dengan keluarga serta teman-teman kita. Ketiga, Ketika berkomunikasi dengan orang lain, bicarakan hal lain selain COVID-19, misalnya hobi, film terbaru yang akan keluar, bahkan pengalaman kalian agar obrolan kalian tetap ringan dan menyenangkan. Terakhir, Jangan lupa untuk menunjukkan kepedulian kita pada orang lain, baik orang yang dekat dengan kita ataupun orang-orang yang sudah lama tidak berinteraksi dengan kita. Siapa tahu, ini adalah langkah awal untuk membangun koneksi dengan mereka kembali. Semoga tips-tips tersebut dapat membantu kawan-kawan untuk tetap sehat baik secara fisik maupun mental selama periode pembatasan sosial ini.

10 Resiko Yang Bakal Kamu Hadapi Jika Tak Miliki KTP-el

Demak – Sabtu (28/03/2020). Sahabat dukcapil, ini dia 10 resiko bila tidak memiliki E-KTP, yaitu tidak bisa membuat SIM (Surat Ijin Mengemudi), sahabat Dukcapil juga tidak bisa membeli kendaraan. Selanjutnya yaitu, sahabat tidak dapat menikah di KUA, Gereja. Kemudian kalian juga tidak punya hak pilih, karena tidak bisa mengikuti Pemilu.

Tidak bisa menikmati asuransi kesehatan, tidak bisa membeli tiket pesawat, kereta api dan kapal. Yang paling penting yaitu tidak bisa memiliki identitas yang legal. Selain itu kalian juga tidak bisa membeli HP, karena provider kartu seluler sekarang sudah mensyaratkan pembeli harus mempunyai KTP-el. Terakhir yang tak kalah pentingnya yaitu tidak bisa memiliki rekening di bank.

Pastikan Anda Telah Memiliki Dokumen Kependudukan

Demak – Sabtu, 28/03/2020. Pastikan Anda memiliki dokumen kependudukan (KK, KTPel, Akta-akta pencatatan sipil) dan pastikan juga dokumen yang Anda miliki sudah update.Jika belum silahkan anda lakukan kepengurusan dokumen administrasi kependudukan di Dindukcapil sesuai domisili anda, misalnya domisili di Demak, maka anda harus datang ke Dindukcapil Kab. Demak dengan membawa persyaratan sesuai dengan dokumen kependudukan yang akan urus dan butuhkan.

Karena Dinas Dukcapil Demak akan melayani anda dengan sepenuh hati, dengan standar pelayanan sesuai prosedur yang telah berlaku. Dan semua kepengurusan dokumen kependudukan itu mudah, cepat, gratis dan membahagiakan warga Demak.

Pentingnya Pemutakhiran Data Kependudukan

Demak – Sabtu (28/03/2020). Perubahan Undang-Undang No. 23 Tahun 2006 menjadi Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2013 tentang Administrasi Kependudukan yang telah disahkan oleh DPR RI pada tanggal 26 Nopember 2013 merupakan perubahan yang mendasar di bidang administrasi kependudukan. Salah satu perubahan mendasar dari UU No 24 Tahun 2013 adalah tentang semula stelsel aktif diwajibkan kepada penduduk, diubah menjadi stelsel aktif diwajibkan kepada pemerintah melalui petugas. Tujuan utama dari perubahan Undang-undang dimaksud adalah untuk meningkatkan efektivitas pelayanan administrasi kependudukan kepada masyarakat, menjamin akurasi data kependudukan dan ketunggalan Nomor Induk Kependudukan (NIK) serta ketunggalan dokumen kependudukan.

Sesuai dengan pasal 58 Undang-undang Nomor 24 Tahun 2013 tentang Administrasi Kependudukan ada 31 (tiga puluh satu) data penduduk perseorangan, data tersebut ada juga yang tetap atau disebut data statis seperti Nomor Induk Kependudukan (NIK), golongan darah, tempat dan tanggal lahir dan ada juga data dinamis atau dapat dirubah misalnya agama, alamat, pendidikan, pekerjaan dll ( Permendagri Nomor 74 Tahun 2015 ). Perubahan elemen data kependudukan harus dilaporkan kepada instansi pelaksana agar data kependudukan menjadi akurat dan mutakhir karena dalam perencanaan, pelaksanaan dan pengawasan pembangunan sangat membutuhkan data yang akurat. Contoh di lapangan yang terjadi adalah tingkat pendidikan penduduk di Kartu Keluarga tidak pernah dirubah meskipun anak tersebut sudah lulus SD bahkan ada yang hingga lulus sarjana data tersebut tidak pernah diperbaharui. Tersedianya data kependudukan yang lengkap, akurat dan mutakhir sangat penting karena berimplikasi pada pelayanan publik dan pembangunan di sektor lain.

Social media & sharing icons powered by UltimatelySocial