Bagaimana Caranya Pencatatan Perubahan Nama?

Demak – Minggu (29/03/2020) “Saya mau merubah nama saya, gimana caranya ya? Nah, begini jawabannya, sesuai Pasal 52 UU No. 23 Tahun 2006 tentang Administrasi Kependudukan mengatur bahwa perubahan nama dilaksanakan berdasarkan penetapan pengadilan negeri tempat pemohon. Selanjutnya, perubahan nama tersebut wajib didaftarkan oleh orang yang berubah namanya tersebut kepada Catatan Sipil yang menerbitkan akta Pencatatan Sipil paling lambat 30 (tiga puluh) hari sejak diterimanya salinan penetapan pengadilan negeri oleh Penduduk. Catatan Sipil selanjutnya akan membuatkan catatan pinggir pada register akta Pencatatan Sipil dan kutipan akta Pencatatan Sipil.

Berdasarkan pasal 93 ayat (2) Peraturan Presiden No. 25 Tahun 2008 tentang Persyaratan dan Tata Cara Pendaftaran Penduduk dan Pencatatan Sipil, dokumen-dokumen yang wajib dilengkapi dalam hal pencatatan perubahan nama adalah: Salinan penetapan pengadilan negeri tentang perubahan nama, Kutipan Akta Catatan Sipil, Kutipan Akta Perkawinan bagi yang sudah kawin, Fotokopi Kartu Keluarga, Fotokopi Kartu Tanda Penduduk.

Sedangkan untuk Prosedurnya adalah, pemohon mengisi dan menyerahkan Formulir Pelaporan Perubahan Nama dengan melampirkan dokumen-dokumen sebagaimana disebutkan di atas kepada Instansi Pelaksana atau UPTD Instansi Pelaksana, Pejabat Pencatatan Sipil kemudian membuat catatan pinggir pada register akta catatan sipil dan kutipan akta catatan sipil, langkah selanjutnya Perubahan nama selanjutnya akan direkam dalam database kependudukan

Jadi, untuk akta kelahiran Anda nantinya akan tetap sama dengan akta kelahiran yang lama, namun akan ditambahkan catatan pinggir oleh petugas catatan sipil mengenai perubahan nama tersebut. Dengan akta kelahiran tersebut, Anda dapat mengurus perubahan nama Anda pada surat-surat, seperti KTP, sertipikat tanah, surat-surat sehubungan perbankan, dan lain sebagainya. Nah, Sahabat Dukcapil catatkan setiap peristiwa penting yang terjadi pada diri Anda.

Perekaman Data KTP-el Hanya Satu Kali

Demak – Minggu (29/03/2020) Sahabat Dukcapil dimana pun berada, bahwasanya perekaman KTP-el hanya satu kali seumur hidup. Jikalau sahabat melakukan perekaman KTP-el beberapa kali di berbagai tempat, maka perekaman pertama yang dapat diterima oleh sistem komputer. Perekaman kedua dan seterusnya, otomatis si Komputer berkata “Anda sudah pernah merekam KTP-el, perekaman kedua dan seterusnya Duplikat Perekaman”.
Jikalau si Komputer menyebut “DUPLIKAT PEREKAMAN”, maka si Petugas tidak bisa mencetak KTP-el hasil perekaman kedua dan seterusnya.

Jikalau sahabat pindah domisili atau berubah status perkawinan, jenis pekerjaan atau berubah data lainnya, atau karena KTP-el rusak, maka katakan kepada petugas Dinas Dukcapil, misalnya “Tolong cetak KTP-el ku menggunakan NIK KTP-el ini, karena saya berubah status perkawinan menjadi Kawin”. #GerakanIndonesiaSadarAdminduk (GISA)

Sudahkah Anda Memiliki Akta Kelahiran?

Demak – Minggu (29/03/2020). Sahabat Dukcapil apakah masih ada yang belum memiliki akta kelahiran? Gampang saja mengurusnya. Datang langsung dan jangan diwakilkan ke Dinas Dukcapil Kab. Demak dg persyaratan: Fotokopi KK yang mana nama bersangkutan sudah masuk di KK, Fotokopi KTP El suami dan istri, fotokopi surat nikah atau akta perkawinan, surat keterangan kelahiran dari bidan atau rumah sakit. Bila sahabat dukcapil susah mendapatkan surat keterangan kelahiran bisa memakai SPTJM (Surat Pernyataan Tanggung Jawab Mutlak) kebenaran data kelahiran di dukcapil jadi jangan lupa bawa materai 6000

Jika yg mau mengurus akta kelahiran adalah orang dewasa maka syaratnya lampirkan ijazah atau surat nikah bagi yg sudah menikah tapi persyaratan yang di atas harus dipenuhi. Sedangkan bagi anak yang terlahir dari orang tua yang belum memiliki surat nikah atau akta perkawinan, maka akta kelahirannya akan tetap dapat diproses namun dalam kutipan akta kelahiran tidak tercantum nama ayah atau Lahir Dari Seorang Ibu.

Nah jika nama yang akan dibuat akta belum ada di KK maka harus mengurus Kartu keluarga terlebih dahulu, syaratnya : KK asli, Foto copi surat nikah atau akta perkawinan, Foto kopi Surat keterangan lahir / fc SPTJM kebenaran data kelahiran. Silahkan segera mengurus sendiri dan jangan lewat calo karena semua pengurusan gratis, mudah dan cepat.

Dukcapil Go Digital

Demak – Minggu, 29/03/2020. Dokumen kependudukan sekarang sudah memakai TTE. TTE atau yg disebut Tanda Tangan Elektronik ini merupakan tanda tangan Kepala Dinas atau Pejabat yang berwenang menandatangani dokumen kependudukan dan di ganti menjadi QR Code.

Dan QR Code ini bisa di akses menggunakan aplikasi scan QR Code di hp kamu, sahabat dukcapil dan jangan khawatir bagi kamu yang sudah memiliki dokumen kependudukan yang sudah bertanda tangan kepala dinas dan belum berbentuk TTE , dokumen kependudukan tersebut masih berlaku.

Perbedaan Lockdown Dengan Social Distancing / Physical Distancing

Demak – Minggu (29/03/2020) Baik Lockdown maupun Social Distancing memliki tujuan yang sama yakni Menghambat dan Mencegah Penyebaran Virus Corona Disease atau COVID-19.

Maka untuk sejenak mari kita lupakan Ego Pribadi, Sektoral dan Politik, dan bersama-sama melawan Corona Virus Disease ini. Menjalankan protokol atau tahapan kesehatan saat diluar rumah ataupun saat kembali ke rumah setelah beraktifitas. Tidak perlu panik berlebihan.

Cegah Covid 19 Polres Demak Pasang Bilik Sterilisasi di Ruang Publik

Demak – Polres Demak memasang bilik sterilisasi di sejumlah titik guna mencegah penyebaran virus corona (covid – 19) di ruang publik. Selain dipasang depan pintu masuk Mapolres Demak, samsat dan satpas sim, bilik sterilisasi juga dipasang di terminal Bintoro Demak. Di Terminal Bintoro Demak, setiap penumpang yang baru turun dari bus wajib melalui alat tersebut untuk disemprot cairan disinfektan ke seluruh badan.

Di terminal kebanggaan warga Kota Wali itu juga disediakan sarana cuci tangan dan posko kesehatan. Sebagaimana yang dilansir oleh Polres Demak, Kapolres Demak AKBP Fidelis Purna Timuranto, yang juga tim gugus tugas percepatan penanganan covid -19 mengatakan, bagi warga perantuan yang terpaksa mudik ke Demak agar menggunakan fasilitas yang telah di sediakan dan memeriksa kesehatannya kepada petugas di posko kesehatan. “Semua penumpang yang turun terminal agar masuk ke bilik sterilisasi. Kita data dan cek kondisi kesehatannya,” kata AKBP Fidelis didampingi Kasatlantas Polres Demak AKP Nyi Ayu Fitria Facha, seusai melakukan pengecekan dan launching bilik sterilisasi di Terminal Bintoro Demak , Sabtu (28/3/2020) AKP Ayu menambahkan , dalam waktu dekat bilik sterilisasi juga akan dipasang di tempat – tempat publik sebagai fasilitas bersama seperti di Masjid Agung Demak dan Pasar Bintoro Demak. Menurutnya, bilik sterilisasi untuk mencegah kuman , bakteri dan virus yang mungkin masih menempel di badan.

“Dengan begitu, jika masyarakat yang memang terpaksa harus keluar rumah dan masuk area publik bisa tetap steril serta mencegah penularan covid – 19,” kata AKP Ayu.

Makam Sunan Kalijogo Turut Disemprot Desinfektan Oleh Bhabinkamtibmas

Demak – Dilansir sumber dari Polres Demak, Makam Sunan Kalijogo Kadilangu Demak yang merupakan salah satu tempat wisata religi di kabupaten demak adalah destinasi bagi para peziarah yang tentu saja menjadi lokasi padat bagi pengunjung. Langkah dinas pariwisata setelah pedemik corona merebak adalah dengan menutup makam bagi para peziarah hingga selesainya masalah wabah corona.

Pada hari ini, Minggu (29/03/20) Dinas Pariwisata bersama sama dengan Dinas Kesehatan, pengurus makam, Bhabinkamtibmas dan babinsa melaksanakan kegiatan lanjutan yaitu penyemprotan desinfektan di area makam dan masjid. Meskipun telah dilaksanakan kegiatan penyemprotan tersebut, tak serta merta memutus mata rantai penularan corona, peran serta dan partisipasi masyarakat dalam memutus mata rantai penyebaran covid 19 atau corona adalah hal yang paling penting. Dengan himbauan dari pemerintah untuk melakukan social distancing atau menjaga jarak dalam berintraksi adalah hal yang paling dianjurkan. Banyak masyarakat yang masih menganggap remeh terkait pedemik corona dengan masih banyaknya masyarakat yang nongkrong dan berkumpul tanpa peduli situasi yang menjadi bencana internasional ini.

Sesuai Dengan Permendagri 104 Tahun 2019, Dokumen Kependudukan Ber-barcode Tak Perlu Legalisir

Demak – Minggu (29/03/2020). Sesuai dengan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 104 Tahun 2019, bahwa fotokopi dokumen kependudukan berupa Kartu Keluarga, KTP-el dan Akta-Akta Pencatatan Sipil yang telah ditandatangani secara elektornik atau dengan berupa barcode, tidak memerlukan legalisir lagi.

Selain itu juga dijelaskan bahwa untuk mencetak dokumen administrasi kependudukan menggunakan kertas A4 80 gram dan dapat digunakan serta tidak perlu legalisir lagi.

Pemeriksaan Kesehatan Bagi Para Santri Yang Dipulangkan Dari Ponpes Di Rembang

Demak – Pada hari ini (29 maret 2020), rombongan dari pondok pesantren di Rembang telah tiba dan diperiksa langsung sore ini pukul 15.00WIB di gedung Koni Demak oleh pihak Dinkes Demak serta didampingi oleh Bupati dan Wakil Bupati serta jajarannya.

Untuk pemeriksaan sudah menggunakan SOP dengan tepat. untuk masyarakat Demak dihimbau agar tetap tenang, waspada, dan jaga kesehatan. Setelah usai melewati serangkaian permeriksaan para santri tersebut diperbolehkan pulang ke rumah masing – masing. Untuk masyarakat Demak dihimbau agar tetap tenang, waspada , dan jaga kesehatan.

Bupati Sambangi Tim Gugus Tugas (Gugas) Covid-19 Di Terminal Demak Dini Hari Tadi

Demak – Minggu, dini hari tadi (29/3) Terminal Demak kedatangan lebih dari 100 orang pemudik. Sebagian besar pemudik adalah para santri yang pulang dari Pondok2 mereka diluar kota yang diliburkan. Tim Gugus Tugas COVID-19 Kabupaten Demak langsung bertindak cepat dengan memusatkan kedatangan pemudik di Terminal Demak. Hal ini dilakukan agar Tim Kesehatan dari Gugas COVID-19 Kabupaten Demak dapat memantau kesehatan pemudik yang baru saja tiba di Demak. Di Terminal Demak para pemudik langsung diberikan penanganan dengan disinfektansi, pemeriksaan suhu dan rangkaian tes lain.

Sampai dengan pagi ini Tim Satgas yg terdiri dari TNI POLRI, ASN, PMI dan sukarelawan masih terus berjaga-jaga, memantau dan mengawasi di Terminal Demak. Bagi sahabat dukcapil yang memiliki keluarga diluar kota terutama daerah KLB mohon dengan sangat untuk melarang dulu mereka untuk mudik. Terutama disaat2 ini. Demi kebaikan kita bersama. Bantu kami untuk mencegah penyebaran Corona di Kabupaten kita tercinta..

Social media & sharing icons powered by UltimatelySocial