Di Kecamatan Juga Layani Rekam Data KTP-el

Demak – Muhammad Ali Purwanto, warga desa Rejosari, Kecamatan Mijen, hari Jumat (06/03/2020) melakukan perekaman KTP-el baru, supaya dapat diterbitkan KTP-el miliknya sebagai identittas dasar yang wajib dimilikinya sebagai warga negara Indonesia. Ali melakukan perekaman data di Kecamatan Mijen.

Disana, Ali dilayani oleh Operator Dindukcapil di TPDK (Tempat Perekaman Data Kependudukan) Kecamatan Mijen, Astuti. Di Kecamatan Mijen ini terdapat dua orang petugas Dindukcapil Kab. Demak yaitu Supardono selaku Koordinator dan Astuti sebagai Operator. Tidak hanya di Kecamatan Mijen, di 13 Kecamatan se Demak terdapat masing-masing minimal 2 orang petugas Dindukcapil Kab. Demak yang bertugas di TPDK Kecamatan. Tujuannya untuk mendekatkan dan memudahkan dalam memberikan pelayanan administrasi kependudukan.

Tidak Bisa Ambil KTP-el Milik Keponakannya, Warga Ini Temui Kasi Identitas Penduduk Dindukcapil Kab. Demak

Demak – Salah satu warga Demak yang enggan disebutkan namanya, kemarin (06/03/2020) menemui Kasi Identitas Penduduk, Masrifah, S.Sos di ruang kerjanya, Dindukcapil Kab. Demak untuk menjelaskan duduk permasalahannya terkait dirinya ditolak oleh petugas pengambilan dokumen saat akan mengambilkan KTP-el milik keponakannya. Dikarenakan keponakannya saat ini sedang bersekolah.

Masrifah menjelaskan, selain anggota keluarga yang masih dalam 1 (satu) Kartu Keluarga (KK) memang tidak diperbolehkan untuk diwakilkan dalam pengambilan KTP-el. Karena selain takut disalahgunakan, hal ini juga sebagai antisipasi untuk menghindari praktik percaloan dalam mengurus dokumen adminduk. Oleh karena itu, Masrifah memberikan jalan keluar bagi warga tersebut, dengan menjemput keponakannya di sekolah dan mengantarkannya di Dindukcapil Kab. Demak untuk mengambil KTP-el miliknya.

Kabid Dafduk Dindukcapil Kab. Demak Layani Konsultasi Warga Seputar Adminduk

Demak – Jumat (06/03/2020), Kepala Bidang Pelayanan Pendaftaran Penduduk Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Demak, Rustiyono, S.Sos, menerima warga yang akan melakukan konsultasi terkait dengan penerbitan Kartu Keluarga dan Pindah Keluar dari Demak. Warga yang melakukan konsultasi tersebut adalah KH Abdus Syukur, warga desa Kalikondang Kecamatan Demak, Kab. Demak.

Abdus berkonsultasi mengenai salah satu syarat untuk pembuatan surat pindah dan KK, yaitu ketiadaan buku nikah. Buku nikah miliknya hilang. Oleh karena itu, Rustiyono memberikan solusi kepada Abdus, untuk membuat surat keterangan kehilangan di Kantor Polisi terdekat, untuk diterbitkan kembali buku nikah oleh KUA, dan saat akan menerbitkan KK miliknya, pada kolom status perkawinannya dapat diubah menjadi kawin tercatat.

Kunjungan Sekdin Dukcapil Kab. Demak di TPDK Kecamatan Bonang

Demak – Sekretaris Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Demak, Eni Susiani, SE, MH, kemarin (06/03/2020) di sela-sela kegiatan PKK, mengunjungi para petugas Dindukcapil Kab. Demak yang ditugaskan di TPDK (Tempat Perekaman Data Kependudukan) Kecamatan Bonang.

Kegiatan yang dilakukan Sekdin Dukcapil Kab. Demak untuk memonitoring kondisi pelayanan administrasi kependudukan yang dilakukan oleh para petugas Dindukcapil Kab. Demak yang ditugaskan di TPDK Kecamatan Bonang. Salah satunya kegiatan pelayanan penerbitan Kartu Keluarga. Eni, kemudian menyerahkan KK kepada Ashari, warga desa Gebangarum, Kecamatan Bonang.

Petugas Dindukcapil di TPDK Kecamatan Mranggen Serahkan KK Kepada Warga

Demak – Para petugas Dindukcapil Kab. Demak di TPDK Kecamatan Mranggen, setelah mengikuti kerja bakti internal yang dilaksanakan oleh Kecamatan Mranggen, segera melakukan pelayanan bagi warga di Kecamatan Mranggen yang akan mengurus dokumen administrasi kependudukan.

Salah satu kegiatan pelayanan tersebut adalah pembuatan Kartu Keluarga (KK) baru, perubahan data kependudukan pada KK. Perubahan data kependudukan bisa berupa penambahan jiwa atau anggota keluarga ataupun penghapusan anggota keluarga yang pindah, menikah atau meninggal. Tentunya harus dilengkapi dengan persyaratan yang lengkap sebagai penunjang atau pendukung pembuatan KK. Dan kemarin(06/03/2020), Sri Juniasih dan Juwartini (Koordinator dan Operator Dindukcapil) menyerahkan KK kepada Abdul, warga Mranggen.

Pegawai Dindukcapil Kab. Demak di TPDK Kec. Mranggen Ikuti Kegiatan Kerja Bakti

Demak – Para karyawati Dindukcapil Kab. Demak yang ditugaskan sebagai Koordinator dan Operator di TPDK (Tempat Perekaman Data Kependudukan) Kecamatan Mranggen mengikuti kegiatan kerja bakti yang diadakan secara internal di lingkungan Kecamatan Mranggen. Mereka adalah Juwartini dan Dyah Arini Rokmiyana yang bertugas sebagai Operator Dindukcapil serta Sri Juniasih yang bertindak sebagai Koordinator Dindukcapil di TPDK Kecamatan Mranggen. Kerja bakti ini dilakukan bertujuan untuk memelihara kebersihan di lingkungan Kecamatan Mranggen.

Selain mereka bertiga yang bertugas di TPDK Kecamatan, masih ada 27 orang pegawai Dindukcapil Kab. Demak yang juga ditugaskan di TPDK Kecamatan. Baik pegawai yang berstatus PNS ataupun tenaga kontrak atau honorer. Hal ini dilakukan supaya masyarakat lebih dekat dan mudah dalam mengurus dokumen administrasi kependudukan.

Para Pegawai Dindukcapil Kab. Demak Ikuti Apel Pagi Hari Jumat Minggu Pertama

Demak – Jumat (06/03/2020) para karyawan dan karyawati Dindukcapil Kab. Demak serta para siswa PKL mengikuti Apel Pagi bersama di hari Jumat minggu pertama bulan Maret ini. Dengan mengenakan seragam pada hari Jumat sesuai Peraturan Bupati Demak No. 78 Tahun 2019 tentang Perubahan Atas Peraturan Bupati Demak Nomor 37 Tahun 2017 Tentang Pedoman Penggunaan Pakaian Dinas Bupati, Wakil Bupati, Pegawai Aparatur Sipil Negara, Kepala Desa Dan Perangkat Desa Di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Demak. Yaitu dengan menggunakan seragam atasan berwarna putih dan bawaha hitam. Untuk karyawati perempuan dengan menggunakan jilbab seragam warna merah.

Kegiatan apel pagi ini digelar di Halaman Gedung Ungu Dindukcapil-Dindagkop UKM Kab. Demak. Bertindak sebagai pembina apel pagi yaitu Ili Carli, SH, Kabid Pelayanan Pencatatan Sipil. Kegiatan Apel Pagi bersama ini diikuti oleh seluruh karyawan dan karyawati baik di Dindukcapil maupun Dindagkop UKM.

Petugas Dindukcapil Kab. Demak Yang Bertugas di TPDK Kecamatan Juga Ikuti Apel Pagi Bersama Pegawai Kecamatan

Demak – Akrom, S.Sos  dan Antik Wantini, keduanya adalah karyawan dan karyawati Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kab. Demak yang bertugas di TPDK (Tempat Perekaman Data Kependudukan) Kecamatan Sayung juga mengikuti aturan yang sama dengan para pegawai di Kecamatan Sayung. Salah satunya adalah mengikuti Apel Pagi setiap harinya. Kemarin (06/03/2020) terlihat Antik di barisan pertama, berkerudung merah dan Akrom, bertopi merah mengikuti apel pagi pada hari Jumat, pukul 07.30 WIB.

Di setiap Kecamatan, yaitu 14 Kecamatan se- Kabupaten Demak terdapat minimal 2 orang petugas dari Dindukcapil Kab. Demak yang bertugas melayani warga untuk mengurus administrasi kependudukan. Tujuan ditugaskan para pegawai Dindukcapil Kab. Demak di 14 Kecamatan se-Demak ini adalah untuk mendekatkan dan memudahkan warga untuk mengurus dokumen administrasi kependudukan sehingga warga Demak bisa sadar pentingnya dokumen administrasi kependudukan bagi kehidupan mereka. Hal ini sesuai dengan penjelasan Kepala Dinas Dukcapil Kab. Demak, Drs. M. Afhan Noor, M.Pd.

Pembuatan KK Baru Dapat Dilayani Di Kecamatan

Demak – Pengajuan pembuatan dokumen administrasi kependudukan, yaitu Kartu Keluarga dapat diajukan di Kecamatan terdekat, sesuai dengan lokasi tempat tinggal warga. Salah satunya yaitu, Kusno yang merupakan Warga desa Mijen di Kecamatan Mijen ini akan mengajukan pembuatan KK baru untuk digunakan sebagai syarat pembuatan BPJS.

Kusno dilayani oleh Supardono, Koordinator Dindukcapil Kab. Demak yang bertugas di TPDK (Tempat Perekaman Data Kependudukan) di Kecamatan Mijen, kemarin (06/03/2020). Setelah dinyatakan berkas pengajuan KK lengkap, barulah kemudian diproses 1×24 jam, dan KK kemudian diserahkan oleh Dono kepada Kusno.

Petugas Dindukcapil di TPDK Kecamatan Karanganyar Layani Warga Untuk Urus Dokumen Kependudukan

Demak – Tidak hanya Endang Sulistyowati saja yang menjadi operator Dindukcapil di TPDK (Tempat Perekaman Data Kependudukan) Kecamatan Karanganyar, tetapi juga ada Ahmad, S.Sos yang merupakan Koordinator TPDK Kecamatan Karanganyar. Kemarin (06/03/2020), Ahmad melayani warga yang akan mengajukan perubahan data kependudukan pada dokumen kependudukannya, yaitu Kartu Keluarga (KK). Adalah Fadhilatur Ro’fiah yang mengajukan pindah penduduk antar desa yaitu dari desa Wonoketingal ke Kedungwaru Lor dengan alasan keluarga yaitu mengikuti Suami, Frengki Prastyono. Pengajuan pindah dari Desa Wonoketingal Rt 004, Rw 004 dengan data KK atas nama Nasikin yang beranggotakan 5 orang yang terdiri dari Nasikin sebagai kepala keluarga (ayah), Sulihah sebagai Ibu, Fadhilatur Rofi’ah sebagai anak, Nila Kamilatun sebagai anak dan Marsillah sebagai orang tua.

Selain pengajuan pindah antar desa, Frengki yang merupakan suami Fadhilatur, juga sekalian akan menambahkan data anak yang baru lahir yang bernama Shezan Nayyara Banafsha dengan jenis kelamin Perempuan, lahir di Kudus tanggal 01 maret 2020. Frengki juga akan melakukan pecah KK milik orangtuanya, Kastono yang merupakan warga desa Kedungwaru lor Rt 006 Rw 002, Karanganyar, Kab. Demak. Sehingga pada hari itu, Frengki mengurus tiga pengajuan perubahan data kependudukan, antara lain pencetakan KK atas nama Nasikin (desa Wonoketingal), Kastono (desa Kedungwaru Lor), dan dirinya sendiri Frengki Prasetyono (desa Kedungwaru Lor).

Social media & sharing icons powered by UltimatelySocial