Rakor Dan Pengukuhan Pengurus LGN-OTA dan FK-KOTA Masa Bakti 2019-2024

Demak – Hari ini (04/03/2020) di Pendopo Kabupaten Demak digelar acara Rapat Koordinasi dan Pengukuhan Pengurus LGN-OTA dan FK-OTA Masa Bakti 2019-2024.  Turut hadir dalam acara tersebut adalah Bupati Demak, H.M. Natsir, Wakil Bupati Demak, Djoko Sutanto, beserta Ibu Wakil Bupati Demak, Eni Susiani, SE, MH.

Dindukcapil Kab. Demak sendiri juga turut menyaksikan acara pengukuhan pengurusan LGN-OTA dan FK-OTA tersebut, dan diwakili oleh Kasubbag Umum dan Kepegawaian, Lina Wulandari, SE, MM. Acara sambutan dibuka oleh Ibu Wakil Bupati, Eni Susiani, SE, MH. Dalam sambutannya, Eni mengatakan bahwa Momentum ini sangat penting sebagai bentuk legalisasi dan legitimasi kepengurusan LGN-OTA Kabupaten Demak dalam mengembangkan eksistensinya sebagai mitra terbaik Pemerintah Daerah dalam memberikan problem solving atas kesenjangan akses pendidikan yang masih dialami oleh sebagian dari anak-anak usia sekolah dari keluarga tidak mampu.

Finalisasi Pemetaan Program RPJMD Terhadap Permendagri No. 90 Tahun 2019

Demak – Kasubbag Perencanaan dan Keuangan Dindukcapil Kab. Demak, Widayati, SE, MM mengikuti kegiatan Finalisasi Pemetaan Program atau Kegiatan RPJMD Terhadap Peraturan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia No. 90 Tahun 2019 dan Penyusunan Bab II RKPD 2021, pada hari ini (04/03/2020) yang diadakan oleh Badan Perencanaan Pembangunan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappeda Litbang ) Kab. Demak.

Kegiatan tersebut dibuka oleh Kepala Bidang Penyusunan Program dan Litbang, BAPPEDA LITBANG Kab. Demak, Masbahatun Niamah, S.Si didampingi oleh Kepala Bidang Pemerintahan, Sosial dan Budaya, BAPPEDA LITBANG Kab. Demak, Ali Akhmadi, S.KM, M.Kes. Pemateri mengenai pemetaan disampaikan juga oleh Kepala Bidang Penyusunan Program dan Litbang, Masabahatun Niamah, S.Si. Menjelaskan bahwa pemetaan yang dilakukan harus berbasis output kegiatan dengan membandingkan output kegiatan dalam Renstra dengan arah output dalam sub kegiatan sesuai Permendagri no. 90 tahun 2019. Indikator kegiatan dalam Permendagri No. 90/2019 merupakan akumulasi atau konversi dan output sub kegiatan yang sudah dipetakan berdasarkan output kegiatan Renstra.

Sekretariat Laksanakan Piket Resik-Resik Taman Kali Tuntang

Demak – Sekretariat Dindukcapil Kab. Demak pada hari ini (04/03/2020) melaksanakan jadwal piket resik-resik Taman Dindukcapil di Kali Tuntang.  Piket resik-resik tersebut dilakukan oleh para pelaksana di Sekretariat, baik Subbag Umpeg maupun Subbag Perencanaan dan Keuangan, diantaranya Moh.Sakdun, Marjoko Setiyono, Ervian Ikhe Widowati, Iswatun Khasanah dan 1 orang siswa PKL dari SMK Tunas Bangsa Mijen Demak, Endrayati.

Tujuan dilakukan piket resik-resik taman tersebut adalah supaya keindahan dan kebersihan setiap harinya senantiasa terjaga. Bebas dari sampah, baik sampah daun, plastik, botol dan cup bekas makanan milik pengunjung yang bersantai di Gazebo Dindukcapi tersebut. Dan sebagai bonus dari kebersihan dan keindahan taman tersebut, diharapkan Dindukcapil Kab. Demak bisa mendapatkan bendera hijau tua, dan masuk peringkat 10 besar dalam hal kebersihan dan keindahan Taman Kali Tuntang. Hal tersebut diungkapkan oleh Sekretaris Dinas Dukcapil Kab. Demak, Eni Susiani, SE, MH.

Rapat Tindak Lanjut Rakor Dengan Camat se-Demak

Demak – Hari ini (04/03/2020) setelah apel pagi telah dilaksanakan rapat internal di Ruang Kerja Kepala Dinas Dukcapil Kab. Demak, sebagai tindak lanjut Rapat Koordinasi dengan Camat se-Kabupaten Demak yang telah diadakan kemarin (03/03/2020) di Inspektorat. Rapat tersebut dipimpin oleh Kepala Dindukcapil Kab. Demak, Drs. M. Afhan Noor, M.Pd dan diikuti oleh Pejabat Eselon III, yaitu Kabid Pelayanan Pendaftaran Penduduk, Kabid Pelayanan Pencatatan Sipil, Kabid PIAK dan Pemanfaatan Data dan Kasubbag Umum dan Kepegawaian, Kasubbag Perencanaan dan Keuangan yang mewakili Sekretaris Dinas Dukcapil, Eni Susiani, SE, MH.

Drs. M. Afhan Noor, M.Pd, mengharapkan bahwa pelaksanaan pelayanan administrasi kependudukan ke depan tidak hanya terpusat di Dinas Dukcapil Kab. Demak saja tetapi juga di Kecamatan se- Kab. Demak. Dikarenakan di Kecamatan, operator TPDK minim, maka untuk selanjutnya diharapkan dapat merekrut 14 orang tenaga kontrak untuk 14 Kecamatan se-Kab. Demak. “Inovasi-inovasi yang telah dibuat agar dapat dilaksanakan dan melaksanakn pemantauan setiap bulannya terhadap pelayanan dan petuganya”, tambah Afhan Noor.

Sekdin dan Kabid Dindukcapil Kab. Demak Ikuti Rakor Adminduk di Semarang

Demak – Sekretaris Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Demak, Eni Susiani, SE, MH beserta Kabid Pelayanan Pencatatan Sipil, Ili Carli, SH mengikuti Mengikuti Rapat Koordinasi Administrasi Kependudukan dan Pencatatan Sipil yang diselenggarakan oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa, Kependudukan Dan Pencatatan Sipil Pemerintah Provinsi Jawa Tengah pada hari Selasa (03/03/2020) di Dispermadesdukcapil Provinsi Jawa Tengah.

Bertindak sebagai pembicara dalam acara rakor tersebut adalah Kepala Disdukcapil Kabupaten Jepara, Sri Alim Yuliatun, SH, M.Si. Yang menjelaskan mengenai pergeseran anggaran DAK (Dana Alokasi Khusus) serta masalah blangko pencatatan sipil mulai ditiadakan. Tanggal 30 Juni 2020 merupakan batas penggunaan Akta dan Kartu Keluarga, selanjutnya jika blangko sudah habis maka akan  dicetak menggunakan kertas HVS 80gr. Semua dokumen yag menggunakan TTE atau Tanda Tangan Elektronik tidak dilegalisir.

Dindukcapil Kab. Demak Ikuti Rakor Evaluasi Lapor SP4N dan Penandatanganan Komitmen Bersama Tahun 2020

Demak – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Demak yang diwakili oleh Kabid Pelayanan Pendaftaran Penduduk, Rustiyono dan Admin SP4N LAPOR, Ervian Ikhe Widowati, S.Sos mengikuti Rapat Koordinasi Evaluasi Pelaksanaan Lapor SP4N dan Penandatanganan Komitmen Bersama Tahun 2020 pada hari Selasa (03/03/2020) yang diselenggarakan oleh Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Demak. Rakor dibuka oleh Bupati Demak, H.M. Natsir, yang menjelaskan mengenai Pedoman sistem pelayanan publik sesuai dengan Permenpan No. 15 Tahun 2014. Setiap harinya ada laporan dari masyarakat, karena masyarakat ingin pelayanan menjadi baik dan harus ditindaklanjuti setiap ada laporan yang masuk.

Sekretaris Daerah Kabupaten Demak, dr. Singgih Setiyono, M.Kes yang menjadi pembicara berikutnya dalam acara tersebut menjelaskan mengenai lima tuntutan pelanggan masa kini, antara lain, masyarakat ingin dilayani secara cepat, mudah, murah, berkualitas dan dekat. Pelayanan masyarakat langsung berhubungan dengan masyarakat langsung pasti banyak komplain jika pelayanan tidak terlayani dengan baik. Single data di masing-masing Perangkat Daerah harus dilakukan oleh Sekretaris Dinas, sehingga Sekdin harus menyiapkan data IKU dan IKK di masing-masing perangkat daerah.

Edwin Fauzi Irmandini, dari Deputi Pelayanan Publik Kemenpan RB memaparkan materi mengenai SP4N Lapor untuk pelayanan publik yang lebih baik dengan sistem berjenjang. Setiap tahunnya, penyelenggara pelayanan publik akan direview oleh Kemenpan RB.

Kondisi Antrian Pemohon Adminduk Pada Hari Ini

Demak – Hari ini (03/03/2020) Kondisi Antrian di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Demak terlihat ramai dan padat hingga memenuhi lorong-lorong di luar ruangan pelayanan lantai 1. Antrian dipadati oleh masyarakat yang akan mengurus penerbitan KTP-el.

Sejak diumumkan tersedianya blangko KTP-el melalui media sosial pada bulan Januari 2020, masyarakat Demak mulai memadati ruang pelayanan Lantai I Dindukcapil Kab. Demak setiap harinya di hari kerja langsung mengurus penerbitan KTP-el, hal ini dibenarkan oleh Kabid Pelayanan Pendaftaran Penduduk, Rustiyono, S.Sos.

Kadindukcapil Kab. Demak Berikan Kuliah Umum Pada Mahasiswa UNS Surakarta

Demak – Kemarin siang (02/03/2020) Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Demak, Drs. M. Afhan Noor, M.Pd bersama tiga Kabid Dindukcapil Kab. Demak, yaitu Kabid Pelayanan Pendaftaran Penduduk, Rustiyono, S.Sos, Kabid Pelayanan Pencatatan Sipil, Ili Carli, SH, Kabid Pengelolaan Informasi Administrasi Kependudukan (PIAK) dan Pemanfaatan Data, Rudy Hartono, S.IP memberikan Kuliah Umum kepada Mahasiswa/Mahasiswi Program D-IV Studi Demografi dan Pencatatan Sipil Universitas Sebelas Maret Surakarta.

Materi yang diberikan yaitu seputar pengenalan administrasi kependudukan dan pencatatan sipil dan teknik pelayanan Dindukcapil Kabupaten Demak. M. Afhan Noor memaparkan mengenai teknik-teknik pelayanan yang diterapkan di Dindukcapil Kab. Demak supaya menjadi pelayanan yang membahagiakan bagi warga Kab. Demak yang mengurus dokumen administrasi kependudukan. Teknik tersebut yaitu melayani masyarakat sesuai SOP, dan memberikan pelayanan prima kepada masyarakat melalui satu pintu.

Masih Jam 10.00 WIB Antrian Sudah Mencapai Nomor 586

Demak – Setiap awal minggu selalu menjadi hari yang luar biasa bagi para petugas di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Demak. Bagaimana tidak, pada hari ini, Senin (02/03/2020) masih pukul 10.00 WIB saja nomor antrian sudah mencapai di angka 586.

Semua loket pendaftaran terisi, dan para petugas front office di bagian pendaftaran terlihat melayani masyarakat yang akan mengurus dokumen administrasi sesuai dengan yang mereka butuhkan. Paling banyak yaitu mereka yang akan melakukan penerbitan KTP-el. Seperti yang dipaparkan oleh Ufwatul, petugas FO di bagian pendaftaran dokumen adminduk menjelaskan bahwa masyarakat lebih banyak yang mendaftar untuk melakukan penerbitan KTP-el, entah itu karena mereka masih belum memiliki KTP-el, KTP-el rusak ataupun hilang.

Senin, Awal Yang Sibuk Bagi Pelayan Masyarakat

Demak – Awal minggu ini, Senin (02/03/2020) benar-benar luar biasa, karena antrian masyarakat yang mengurus dokumen administrasi kependudukan di Ruang Pelayanan Lantai I Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Demak sangat ramai dan padat.

Antrian kepadatan dapat terlihat di bagian pengambilan dokumen kependudukan, dimana warga banyak yang lebih memilih berdiri ketimbang duduk di kursi tunggu, akibatnya ketika petugas memanggil nama mereka, seringkali mereka tidak mendengar, dan hampir terjadi kericuhan karena hal tersebut. Hal ini benarkan oleh petugas pengambilan dokumen, Sofi, yang kerap kali menerima komplain dari warga karena tidak dilayani, padahal si warga tersebut sudah berulangkali dipanggil. Sehingga, untuk mencegah kericuhan tersebut, dokumen kependudukan yang pemiliknya sudah dipanggil tetapi tidak mendengar, akan diletakkan secara terpisah, dan warga akan dilayani oleh petugas pengambilan dokumen yang lain.

Social media & sharing icons powered by UltimatelySocial