Endang Layani Konsultasi Pendaftaran Adminduk Online Di Kecamatan Karanganyar

Demak – Banyaknya warga pemohon yang sudah perekaman KTP-el tapi belum mendapat KTP-el mendorong Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dindukcapil) Kabupaten Demak kembali luncurkan layanan cetak KTP-el secara online melalui internet. Seperti halnya Yono, mengatakan bahwa dia sudah perekaman tapi belum tercetak KTP-el nya dan dia meminta bantuan untuk melakukan pendaftaran administrasi kependudukan secara online.

Endang Sulistyowati, Operator Dindukcapil Demak di TPDK Karanganyar Kab. Demak ini kemarin (19/6) menjelaskan kepada Yono, bahwa Yono dapat mengakses laman http://dindukcapil.demakkab.go.id dan mengisi kolom Nomor Induk Kependuduk (NIK), Nomor Kartu Keluarga (KK). Bagi yang belum dicetak bisa memasukkan nomor telepon seluler serta mengisi lampiran data online yang diperlukan, warga akan mendapat notifikasi atau pemberitahuan lewat SMS/WA/email.

Perekaman New Normal Di Bonang, Warga Wajib Ikuti Protokol Kesehatan

Demak – Di masa pandemi Corona ini yang telah memasuki masa New Normal, Dindukcapil Demak telah membuka pelayanan tatap muka kembali, diantaranya perekaman KTP-el. Untuk itu baik warga yang akan melakukan perekaman data KTP-el maupun petugas perekaman data KTP-el harus mematuhi protokol kesehatan, diantaranya dengan memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan sebelum dan setelah melakukan perekaman dengan hand sanitizer, serta bagi petugas, wajib memakai baju hazmat dan face shield.

Perekaman atas nama Nihayatun Nikhlah yang saat ini sudah menginjak usia 17 tahun dan merupakan warga desa Purworejo ini dilayani oleh Nur Okti Hayati, Operator Dindukcapil Demak di TPDK Kecamatan Bonang. Okti setelah berhasil merekam data Niha, menjelaskan pada Niha bahwa dia harus menunggu 2x24jam supaya data terkirim ke Kemendagri dan diolah menjadi data tunggal sehingga bisa dicetak menjadi KTP-el. Setelah itu baru Niha disarankan untuk melakukan pendaftaran KTP-el secara online di dindukcapil.demakkab.go.id

Perekaman KTP-el Di Kecamatan Bonang

Demak – Perekaman atas nama Fina Anisatul Faridah yang berusia 18 tahun dan merupakan warga desa Sumberejo rt 02 rw 06 Kecamatan Bonang, Kabupaten Demak ini, kemarin (19/6) mengajukan permohonan perekaman data KTP-el pada Koordinator Dindukcapil Kab. Demak di TPDK Kecamatan Bonang, Reni Hapsari.

Fina menyerahkan fotokopi KK miliknya kepada Nur Okti Hayati selaku Operator Dindukcapil Demak di TPDK Kecamatan Bonang yang akan melayani perekaman data Fina. Namun sebelum melakukan perekaman, Fina wajib mencuci tangan dengan hand sanitizer, tidak hanya Fina, Okti pun juga sama, mencuci tangan dengan hand sanitizer. Begitupun saat sudah selesai melakukan perekaman, mereka juga harus mencuci tangan lagi dengan hand sanitizer, hal ini dimaksudkan untuk memperkecil penularan virus corona.

Penyerahan KK Perubahan Di Kecamatan Wonosalam

Demak – Sukiran, warga Lempuyang, Wonosalam, Kamis (18/6) melakukan pengajuan permohonan perubahan elemen data kependudukan yaitu berupa pengurangan anggota keluarga karena pindah. Untuk itu Sukiran harus melengkapi pengajuan tersebut dengan KK asli miliknya dan surat pindah dari anggota keluarganya yang telah pindah.

Andik Setiya segera melakukan pemrosesan dan pengentrian perubahan elemen data kependudukan melalui SIAK (Sistem Informasi Administrasi Kependudukan) milik Kemendagri, secara online. Setelah berhasil diproses dan KK dicetak dengan bertanda tangan elektronik atau TTE atau berbacode, maka KK milik Sukiran diserahkan oleh Andik hari itu juga. Hal tersebut merupakan salah satu inovasi dari Dindukcapil Demak, yaitu SUJUD (Satu Jam Terwujud) untuk memberikan pelayanan prima kepada masyarakat Demak.

Pendaftaran Pengajuan Kartu Keluarga Baru di Kecamatan Gajah

Demak – Bagi warga di Kecamatan Gajah yang akan melakukan pengurusan pengajuan dokumen kependudukan berupa Kartu Keluarga, baik pembuatan baru ataupun perubahan elemen data kependudukan, dapat mendatangi Kecamatan Gajah. Karena di Kecamatan Gajah, ada pegawai Dindukcapil Demak yang akan membantu masyarakat Gajah dalam mengurus dokumen kependudukan. Salah satunya adalah Nuril Anwar, Operator Dindukcapil Demak di TPDK Kecamatan Gajah.

Nuril, pagi itu (19/6) memproses pengajuan pembuatan Kartu Keluarga (KK) baru atas nama Mohammad Rozikin warga desa Gedangalas, Kecamatan Gajah. Rozikin yang diwakili istrinya ini menuturkan bahwa dirinya mengurus pembuatan KK baru karena telah menikah sehingga mengajukan pembuatan KK baru. Setelah sebelumnya diserahkan pula KK lama milik orangtuanya, dan mertuanya.

Perekaman New Normal Di Kecamatan Karanganyar

Demak – (19/6), Pelayanan administrasi kependudukan, yaitu rekam data KTP-el dapat dilakukan di Kecamatan terdekat dengan tempat tinggal warga. Karena untuk mendekatkan warga dengan lokasi pelayanan adminduk, memberikan akses kemudahan dan kedekatan bagi warga.

Seperti halnya yang dilakukan oleh Riko, warga Ngaluran Kecamatan Karanganyar, Demak ini tengah dilayani oleh Operator Dindukcapil di TPDK (Tempat Perekaman Data Kependudukan) Kecamatan Karanganyar, telah direkam data biodata, pas photo, tanda tangan, 10 sidik jari dan iris mata. Riko telah memeriksa dan menyatakan kebenaran hasil perekaman datanya sendiri, supaya dapat diterbitkan KTP-el miliknya sebagai identitas dasar yang wajib dimiliknya.

Perekaman KTP-el Di Kecamatan Bonang

Demak – Nur Okti Hayati, Operator Dindukcapil di TPDK Kecamatan Bonang, hari ini (19/6) menerima warga Bonang yang akan melakukan pengajuan permohonan perekaman data KTP-el. Perekaman data atas nama Heri Kurniawan yang merupakan warga Desa Serangan rt 06 rw 03 Bonang, Kabupaten Demak ini, adalah salah satu warga yang berdomisili di Kecamatan Bonang yang mengajukan perekaman KTP-el.

Heri mengajukan permohonan untuk rekam KTP-el ini karena dirinya sudah berusia 17tahun dan akan membuat SIM. Untuk itulah dirinya mendatangi Kecamatan Bonang dengan membawa fotokopi Kartu Keluarga (KK) miliknya, dan mendaftar untuk melakukan perekaman. Setelah berhasil direkam datanya, Heri harus menunggu 2×24 jam karena data dikirim ke Kemendagri dan akan diolah menjadi data tunggal supaya dapat diterbitkan KTP-el.

Perekaman KTP-el Di Kecamatan Gajah

Demak – Rabu 18 Juni 2020, Suimah datang ke Kecamatan Gajah untuk melakukan perekaman e-KTP,. Nuril Anwar yang merupakan Operator Dindukcapil Demak di TPDK Kecamatan Gajah dan juga merupakan petugas perekaman KTP-el ini menggunakan alat Pelindung Diri (APD) untuk menaati protokol yang berlaku. Supaya mencegah penularan virus corona.

Suimah yang merupakan warga berusia lanjut dan berdomisili di desa Sambung, Kecamatan Gajah ini sangat antusias sekali untuk melakukan perekaman di kecamatan Gajah Kabupaten Demak. Suimah tidak datang sendiri, melainkan didampingi oleh anaknya. Dirinya menuturkan, bahwa dirinya belum memiliki KTP-el sehingga mengalami kesulitan mendaftar BPJS Kesehatan. Untuk itulah dirinya melakukan perekaman KTP-el supaya dapat diterbitkan KTP-el miliknya dan dirinya bisa mendaftar BPJS Kesehatan.

Antrian Perekaman KTP-el Di Kec. Sayung

Demak – Warga di Kecamatan Sayung yang sudah menginjak usia 17 tahun ini antusias melakukan pengajuan permohonan untuk perekaman data KTP-el supaya dapat diterbitkan KTP-el miliknya sebagai identitas dasar yang wajib dimiliki saat sudah berusia 17 tahun dan dapat digunakan untuk membuat SIM.

Mereka menunggu panggilan antrian perekaman data KTP-el yang dilakukan oleh Antik Wantini, Operator Dindukcapil Kab. Demak di TPDK Kecamatan Sayung, pada hari ini (18/6).

Perekaman KTP-el Di Kecamatan Sayung

Demak – Antik Wantini, Operator Dindukcapil Demak di TPDK Kecamatan Sayung, hari Rabu (17/6) melakukan tugasnya untuk menerima pengajuan permohonan perekaman data KTP-el bagi warga yang berdomisili di Kecamatan Sayung. Salah satunya adalah Rofiqotus Sa’adah yang berdomisili di desa Karangasem Sayung yang bulan Mei kemarin menginjak usia 17 tahun ini melakukan pengajuan permohonan perekaman data KTP-el supaya dapat diterbitkan KTP-el miliknya.

Perekaman KTP-el di masa New Normal ini dilakukan dengan tetap mengikuti anjuran protokol kesehatan dari pemerintah, yaitu memakai masker, menjaga jarak aman dan wajib mencuci tangan sebelum dan setelah melakukan perekaman KTP=el, baik bagi warga yang akan melakukan perekaman maupun operator perekaman. Selain itu operator perekaman juga diwajibkan untuk memakai face shield. Hal ini bertujuan untuk meminimalisir penularan virus corona.

Social media & sharing icons powered by UltimatelySocial