Demak – 3 ASN Dindukcapil Kab. Demak, yaitu Dyah Isnaeni, Baharuddin dan R mengikuti lomba pengucapan Pembukaan UUD 1945, Panca Prasetya Korpri dan ASN Core Value di Pendopo Bina Pradja Demak, pada hari ini (Rabu) …
Demak – Jumat (22/5), Meskipun coronavirus atau COVID19 umumnya menyebar dari orang ke orang, namun tak ada salahnya jika Anda tetap menerapkan keamanan pangan. Dan tentunya, jangan lupa untuk rajin mencuci tangan dengan air bersih mengalir dan sabun ya Sobat Mindukcapil Demak.
Sudah mulai menyiapkan hidangan bernutrisi untuk berbuka puasa nanti. Jangan lupa terapkan keamanan pangan, ya. Perhatikan 5 hal penting pada inografis di atas ya Sobat Mindukcapil Demak.
Demak – Demi kelancarang Pelayanan Administrasi Terpadu ( PATEN) Kecamatan Karanganyar. Warga masyarakat wajib mengenakan masker dan cuci tangan dan sebelum masuk ruang pelayanan masyarakat di tes suhu badan. Kegiatan ini dilakukan sebagai langkah antisipasi untuk pencegahan Corona saat ini.
Hal ini dipaparkan oleh Endang Sulistyowati, S.Pd, Operator Dindukcapil Kab. Demak yang bertugas di TPDK Kecamatan Karanganyar, hari ini (22/5), melalui pesan singkatnya ke redaksi dindukcapil.demakkab.go.id
Demak – Jumat (22/5), Sobat Mindukcapil Demak, yuk kita bantu pedagang/warung kecil di sekitarmu dengan mendaftarkan mereka ke warungtetangga.org untuk memastikan mereka mendapat stok bahan pokok.
Kamu juga bisa #BelanjaDiWarungTetangga via daring untuk memenuhi kebutuhan pokok selama pandemi Covid19. Dengan berbelanja di warung tetangga, kamu juga membantu memperkuat ekonomi UMKM. Yuk lakukan kebaikan hari ini! .
JAKARTA — Jutaan data warga Indonesia dalam dokumen daftar pemilih tetap (DPT) Komisi Pemilihan Umum (KPU) diduga bocor karena diretas. Peretasan ini pertama kali diungkap akun Twitter bernama Under The Breach atau @underthebreach yang juga mengungkap peretasan jutaan akun Tokopedia.
“Aktor membocorkan informasi tentang 2.300.000 warga Indonesia. Data termasuk nama, alamat, nomor identitas, tanggal lahir, dan banyak lagi,” tulis akun tersebut Kamis (21/5) malam.
Under The Breach mengungkap, peretas juga mengancam akan membocorkan data informasi warga serupa sebanyak 200 juta. Dalam unggahannya, peretas menyebutkan memiliki data nomor identitas berupa Nomor Induk Kependudukan (NIK) dan Kartu Keluarga (KK), yang berguna untuk registrasi nomor telepon.
Data-data tersebut dalam bentuk file PDF yang didapatkan dari KPU. Dalam gambar lainnya, terdapat dokumen berlogo KPU dengan keterangan Daftar Pemilih Tetap Pemilihan Umum Anggota DPR, DPD, DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten/Kota Tahun 2014. Dokumen berisi nomor KK, KTP, nama pemilih, tempat dan tanggal lahir, jenis kelamin, status perkawinan, serta alamat.
Bahkan peretas menampilkan sejumlah folder dengan nama kecamatan maupun kabupaten/kota di Yogyakarta. Republika.co.id masih mengupayakan mendapatkan konfirmasi kepada KPU RI atas dugaan kebocoran data yang dijual ini.
Sementara, Direktur Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementerian Dalam Negeri, Prof Zudan Arif Fakrulloh mengatakan, KPU menginformasikan kepada dirinya tidak ada data warga yang bocor. Zudan menyinggung peristiwa peretasan data KPU yang terjadi 2019 lalu.
“Info dari dari KPU ke saya tidak ada yang bocor,” kata Zudan saat dikonfirmasi Republika.co.id, Jumat (22/5) pagi.
Ia membagikan tautan berita yang tayang pada tahun lalu di salah satu media daring. Dalam berita tersebut, pakar teknologi informasi Ruby Alamsyah mengatakan, data pribadi masyarakat yang masuk dalam DPT Pemilu 2014 pernah bocor. Saat itu, kata dia, selama beberapa hari KPU tidak memberikan keamanan terhadap 150 juta data pribadi, sehingga siapa pun bisa mengunduhnya secara cuma-cuma.
“Waktu itu bisa kita download secara legal, bukan di-hack ya. Karena kesalahan pengamanan database KPU. Tapi itu hanya berlangsung dalam hitungan hari,” kata Ruby dikutip BBC, 13 Maret 2019 lalu.
Ia melanjutkan, peristiwa lima tahun silam ini patut dijadikan pelajaran. Sebab, jika terjadi lagi efeknya adalah kejatuhan kredibilitas KPU sebagai lembaga yang berkewajiban melindungi data privasi masyarakat.
Selain pencurian data pribadi di DPT, titik rawan lain peretasan menggunakan DDoS (Distributed Denial of Service). Dengan peretasan model ini, server KPU dibuat sibuk sehingga publik akan kesulitan untuk mengakses situs KPU.
“Sehingga data KPU dan websitenya tidak bisa diakses sebagian masyarakat. Alias sistem mereka terkesan down,” kata Ruby.
Sebelumnya, Ketua KPU Arief Budiman, mengakui lembaganya telah diserang oleh para peretas. Menurut KPU serangan tersebut berasal dari dalam dan luar negeri berdasarkan alamat Internet Protocol (IP).
“Walaupun menggunakan IP dari dalam dan luar negeri, orangnya itu kan bisa dari mana-mana. Yang pakai IP dalam negeri, orangnya bisa juga dari luar. Yang pakai IP dari luar, bisa juga orangnya dari dalam,” tutur Arief. (Sumber : Republika)
Demak – Jumat (22/5), Ngerasa nggak Sobat Mindukcapil Demak, saat puasa kadang muncul sakit kepala? Nah, ini terjadi karena kamu mengalami perubahan kebiasaan makan sehingga mengakibatkan tekanan darah yang rendah dan kurangnya pasokan gula dari makanan atau karena dehidrasi.⠀ ⠀ Sakit kepala juga bisa disebabkan karena rasa ngantuk akibat pola tidur yang berubah (seperti bangun sahur) diikuti rutinitas pekerjaan yang porsinya tidak berkurang. Biar sakit kepala nggak ganggu kamu lagi saat berpuasa, silahkan cek inografis di atas ya Sobat Mindukcapil Demak. Nanti kalo rasa sakit kepalanya masih suka muncul, langsung konsultasikan dengan dokter.
Demak – Kasi Identitas Penduduk di Dindukcapil Kab. Demak, Masrifah, S.Sos, hari ini (22/5), menerima dua warga yang berasal dari Desa Morodemak, Kecamatan Bonang dan Kelurahan Bintoro, Kecamatan Demak.
Mereka berdua berkonsultasi kepada Masrifah mengenai perbedaan nama pada KK dan Akta Kelahiran. Setelah diverifikasi oleh Masrifah, maka yang harus dilakukan mereka berdua adalah harus mengganti KK mereka, sesuai dengan nama yang tercantum dalam Akta Kelahiran, dan NIK atau Nomor Induk Kependudukan mereka tetap atau tidak berubah.
Jakarta – Sobat Mindukcapil Demak, Bulan Ramadan akan berakhir dan Idul Fitri 1 Syawal 1441 H akan segera menjelang. Guna menetapkan kapan Idul Fitri Awal Syawal tiba, Kementerian Agama menggelar Sidang Isbat (Penentuan) Awal Syawal 1441H/2020M, pada: Jumat, 22 Mei 2020, pukul. 16.45-19.20 WIB, di Gd. Kementerian Agama Jl. MH. Thamrin No. 6 Jakarta.
Sidang Isbat diawali dengan Paparan posisi hilal oleh Tim Falakiyah Kementerian Agama pada pukul: 16.45-17.45 WIB.(akan disiarkan secara langsung). Dilanjutkan dengan Sidang Isbat yang dipimpin oleh Menteri Agama dan dihadiri unsur MUI, DPR RI, serta Pejabat Kementerian Agama. Adapun perwakilan Ormas Islam dapat mengikuti melalui webinar yang telah disiapkan pada pukul: 18.15 WIB. (sidang dilakukan secara tertutup) .
Terakhir, hasil sidang isbat akan diumumkan melalui TELEKONFERENSI PERS SIDANG ISBAT AWAL SYAWAL 1441H/2020M pada pukul: 19.05-selesai. (akan disiarkan secara langsung). Adapun siaran langsung dapat diakses melalui: 1. TVRI (TV pool)
2. Youtube Kemenag RI https://www.youtube.com/c/KementerianAgamaPusat
3. Fanpage Kemenag RI https://www.facebook.com/KementerianAgamaRI/live/ .
Demak – Jamiul Faizin, Koordinator Dindukcapil Kab. Demak yang bertugas di TPDK Kecamatan Guntur menyerahkan 3 dokumen kependudukan berupa Kartu Keluarga (KK) kepada salah satu warga desa Bakalrejo, Kecamatan Guntur.
Supartimah warga desa Bakalrejo Kecamatan Guntur, mengajukan permohonan pecah KK, antara lain, miliknya sendiri, Mundakir, orang tuanya serta Hasan, mertuanya, pada hari ini (22/5). Pengajuan tersebut segera diproses setelah diverifikasi terlebih dahulu oleh Faizin.
Demak – Jumat (22/5), dilansir dari KlikDokter, Berpuasa selama kurang lebih 13 jam tentu perut terasa berkeriuk. Tapi, jangan jadikan momen buka puasa sebagai “ajang balas dendam” untuk makan sesuka hati ya. Kamu harus tetap perhatikan asupan makanan dan minuman biar energi setelah berpuasa cepat pulih kembali dengan makanan-makanan yang udah Mindok tuliskan di gambar.⠀ ⠀ Soalnya selama berpuasa, tubuh mengalami banyak perubahan dan butuh waktu buat beradaptasi. Jadi, kalo makanannya sehat dan seimbang tubuh pun akan terbebas dari gangguan kesehatan. Nggak terasa ya Sobat Mindukcapil Demak, sebentar lagi lebaran.
Semarang – Update kasus virus Covid-19 atau Corona di Jawa Tengah pagi ini, Jumat 22 Mei 2020 update terbaru pukul 09.04 WIB. Pemerintah Jawa Tengah merilis data jumlah kasus dan juga peta penyebaran virus Corona di laman corona.jatengprov.go.id . Selain bisa mengakses jumlah kasus yang terkonfirmasi, masyarakat juga bisa melihat kasus positif, PDP dan ODP di sekitar tempat tinggal.
Pasien positif terus bertambah, bahkan sudah melewati angka 1.000. Saat ini pasien positif Covid-19 bertambah menjadi 1.273 kasus. Dengan rincian 578 menjalani perawatan, 605 sembuh dan 90 kasus meninggal. PDP atau Pasien Dalam Perawatan berjumlah 4.776. 634 masih menjalani perawatan, 3.478 dinyatakan sembuh dan 664 kasus meninggal.