Pelayanan Perekeman KTP-EL Bagi Penyandang Disabilitas

Demak – Dindukcapil Kab. Demak hari ini (20/5) melayani perekaman KTP-el bagi penyandang disabilitas. Adalah Sudarsih, warga Sedo, Kecamatan Demak adalah warga penyandang disabilitas, yaitu tuna netra, dan termasuk dalam kategori penduduk rentan administrasi kependudukan.

Prima Neni, Operator Perekaman KTP-el Dindukcapil Kab. Demak membantu Sudarsih dalam melakukan perekaman data KTP-el. Berhubung tidak dapat dilakukan pengekan iris mata, maka diberikan perlakuan khusus, yaitu dengan memberikan rekomendasi pada Kabid Pelayanan Pendaftaran Penduduk Dindukcapil Kab. Demak.

Peringatan 112 tahun Hari Kebangkitan Nasional

Demak – Rabu (20/5) Sudah 112 tahun berlalu dan kita masih terus berjuang mempersatukan bangsa. 20 Mei dipilih sebagai Hari Kebangkitan Nasional karena merupakan kelahiran Budi Utomo sebagai organisasi pemuda yang menyadari pentingnya kesatuan dan persatuan bangsa dalam mencapai kemerdekaan melawan penjajah.

Sobat Mindukcapil Demak, Hari Kebangkitan Nasional telah melewati sejarah dan perjuangan yang panjang. Harkitnas 2020 kita alami pada masa pandemi COVID-19 dan bulan Ramadan. Hari ini, kita diingatkan untuk terus memelihara, menumbuhkan, dan menguatkan jiwa nasionalisme dalam setiap aspek kehidupan. Dengan mengusung kebersamaan dan gotong royong, mari bangkitkan semangat, optimisme, dan kepedulian kepada sesama.

Hari ini juga bisa menjadi momentum buat Sobat Mindukcapil Demak untuk bangkit dan bersatu bersama lawan virus corona dan berita hoaks yang tersebar di tengah pandemi, serta mendukung mereka yang berjuang di garis depan melawan COVID-19. Selamat Hari Kebangkitan Nasional! Kita Bangkit dalam Optimisme Normal Baru!!

TPDK Kecamatan Karanganyar Layani Perekaman KTP Warga

Demak – Pelayanan administrasi kependudukan, yaitu rekam data KTP-el dapat dilakukan di Kecamatan terdekat dengan tempat tinggal warga. Karena untuk mendekatkan warga dengan lokasi pelayanan adminduk, memberikan akses kemudahan dan kedekatan bagi warga.

Seperti halnya yang dilakukan oleh Kusnan, warga Kedungwaru Kidul Karanganyar, Demak ini tengah dilayani oleh Operator Dindukcapil di TPDK (Tempat Perekaman Data Kependudukan) Kecamatan Karanganyar, Endang Sulistiyowati. Kusnan telah direkam mengenai data Biodata, Pas Photo, Tanda tangan, 10 sidik jari dan iris mata. Setelah melakukan tahapan tersebut, kemudian Kusnan memeriksa kembali dan menyatakan kebenaran hasil perekaman datanya sediri, yang akan menjadi basis data terhadap penerbitan KTP Elektronik.

Cegah Tertular Covid 19 Dengan Makanan Bergizi Seimbang

Demak – Rabu (20/5) dilansir dari Unicef, Mengonsumsi makanan sehat dapat meningkatkan imunitas dan melindungi kita dari berbagai penyakit, seperti virus corona atau COVID-19. ​Untuk membuat makanan yang sehat, pastikan makanan terdiri dari makanan pokok, lauk pauk, sayuran, dan buah. ​ ​Bagi Anda yang mau tahu tips menyiapkan makanan yang sehat pada masa pandemi

Membeli, menyimpan, dan memasak sayuran segar tidak selalu mudah saat pergerakan kita terbatas, terutama saat orang tua diminta mengurangi kegiatan di luar rumah. Namun, kapan pun ada kesempatan, pastikan anak mengonsumsi banyak buah dan sayur. Belilah produk segar setiap kali ada kesempatan. Tidak hanya dimakan segar, buah dan sayur juga bisa dibekukan tanpa mengurangi kandungan gizi dan rasanya. Gunakan bahan segar untuk memasak sup, tumis-tumisan, atau sajian lain dalam porsi besar. Sisihkan sebagian untuk dimakan selama beberapa hari ke depan. Makanan juga dapat dibekukan kemudian dihangatkan kembali dengan cepat.

Pangan segar hampir selalu merupakan pilihan yang terbaik. Namun, saat pangan segar sulit didapat, terdapat pilihan lain yang mudah disimpan dan disiapkan. Ikan kaleng seperti sarden, makerel, dan salmon kaya protein, asam lemak omega 3, dan vitamin serta mineral. Ikan kaleng bisa dimasak dan disajikan hangat sebagai salah satu menu utama. Untuk sayuran kaleng seperti tomat, kandungan gizinya biasanya lebih rendah dibandingkan tomat segar. Namun, tetap bisa menjadi pilihan saat sayur segar atau sayur beku tidak tersedia. Kacang-kacangan (kacang hijau, kacang hitam, dll) dan jagung juga bergizi dan tahan disimpan dalam jangka waktu lama. Sebagai sajian, rasanya lezat dan mengenyangkan. 

Mengonsumsi bahan segar memang tidak selalu bisa dilakukan, tetapi cobalah batasi konsumsi pangan olahan. Makanan siap saji, camilan kemasan, dan makanan manis biasanya tinggi lemak jenuh, gula, dan garam. Saat belanja, pastikan membaca label nutrisi gizi terlebih dahulu dan usahakan untuk memilih produk yang lebih sehat. Selain itu, usahakan untuk minum air putih dan hindari minuman berpemanis. Jika ingin memberikan rasa pada minuman, campurkan buah atau sayur seperti lemon, jeruk nipis, irisan timun, atau buah lainnya.

Jangan Sia-Siakan Perjuangan Mereka, Tetap Ikuti Protokol Kesehatan, Tidak Mudik

Demak – Rabu (20/5), Sobat Mindukcapil Demak, sudah hari ke-79 sejak kasus pertama COVID19 ditemukan di Indonesia. Satu persatu pahlawan medis telah gugur meninggalkan kita saat menjalankan tugas selama masa pandemi COVID-19.

Jangan biarkan pengorbanan mereka sia-sia! Jangan sampai korban semakin bertambah karena keegoisan kita yg tidak patuh mengikuti protokol kesehatan. Yuk bisa bangkit dan LawanCOVID19 dimulai dari diri sendiri. Hargai perjuangan dan keselamatan para pahlawan garda terdepan. Karena #BersamaLawanCOVID19, kita bisa!

Update Data Dan Tabel Sebaran Covid 19 Di Kabupaten Demak

Demak – Update Data Pantauan Corona Kabupaten Demak, Selasa 19 Mei 2020. Informasi Seputar Virus Corona Kabupaten Demak dapat diakses melalui :
corona.demakkab.go.id

Untuk itu masyarakat Demak dihimbau untuk mengikuti protokol kesehatan yang telah disosialisasikan selama ini, yaitu memakai masker jika keluar rumah, tidak berkerumun, tetap menjaga jarak, dan segera cuci tangan dengan memakai sabun dan air mengalir jika kembali ke rumah.

Upacara Bendera Virtual Peringatan Hari Kebangkitan Nasional

Demak – Hari Kebangkitan Nasional yang jatuh pada tanggal 20 Mei tiap tahunnya, tanggal ini dipilih karena bertepatan dengan berdirinya organisasi Boedi Oetomo.

Untuk menghargai perjuangan dari pahlawan bangsa dimasa lalu hari ini Rabu, 20 Mei 2020 Kementerian Kominfo akan melaksanakan upacara bendera peringatan Harkitnas ke-112 tahun dengan tema “Bangkit dalam Optimisme Normal Baru”. Kegiatan upacara bendera Harkitnas ini akan dilaksanakan secara terbatas dengan mengikuti protokol kesehatan ketat dan menerapkan physical distancing.

Setelah 3 Bulan Tutup, Candi Borobudur akan Kembali Dibuka Juni 2020 Mendatang

Magelang – Candi Borobudur, Prambanan, dan Ratu Boko, Jawa Tengah, akan dibuka kembali pada Juni 2020 mendatang. Akibat wabah Covid-19, taman wisata tersebut tutup untuk wisatawan sekitar 3 bulan lamanya.

Direktur Utama PT Taman Wisata Candi (TWC) Borobudur, Prambanan, dan Ratu Boko (Persero) Edy Setijono di Magelang, Selasa, mengatakan pembukaan ini tentu juga memperhatikan imbauan dari pemerintah pusat khususnya dari Kementerian BUMN dengan menerapkan protokol Covid-19.

“Taman Wisata Candi pada saat dibuka nanti telah siap menuju The New Normal pariwisata,” katanya, Selasa (19/5).

Saat ini, sejumlah persiapan dilakukan dalam memperbaiki dan meningkatkan standar kualitas pelayanan menuju pariwisata yang bersih, sehat, dan aman untuk menerima seluruh wisatawan yang berkunjung.

Hal ini sesuai dengan arahan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif yang akan menerapkan program cleanliness, health, and safety (CHS) di setiap destinasi pariwisata.

Menurut dia program ini dinilai penting, karena pandemi ini telah membuat perilaku manusia berubah. Masyarakat jauh lebih peduli terhadap faktor-faktor kebersihan, kesehatan, dan keamanan termasuk dalam melakukan aktivitas berwisata.

“The New Normal Pariwisata yang dilakukan di destinasi TWC meliputi seluruh wisatawan yang masuk harus menggunakan masker, dilakukan pengecekan suhu tubuh untuk wisatawan, melakukan manajemen pengunjung yang menerapkan jaga jarak fisik, menyediakan lokasi cuci tangan tiap 100 meter, signage dan information board protocol Covid-19, menempatkan layanan pengunjung yang handal saat bertugas dan aktif mengarahkan wisatawan untuk menjalankan protokol yang sudah ditetapkan,” katanya. (Sumber : Merdeka)

Jaga Daya Tahan Tubuh dengan Olahraga Saat Pandemi Corona COVID-19

Jakarta – Daya tahan tubuh yang kuat menjadi salah satu benteng menghadapi virus corona COVID-19. Olahraga teratur menjadi cara untuk menjaga kesehatan, kebugaran, dan daya tahan tubuh. Pakar Kedokteran Olahraga UGM,, Zaenal Muttaqin Sofro, mengatakan ada banyak olahraga yang dapat dilakukan di rumah di tengah pandemi corona. “Pada prinsipnya ada dua jenis olahraga yakni neural excercise/olahraga persarafan untuk menjaga kesehatan dan physical excercise/olahraga fisik untuk menjaga kebugaran. Olahraga tersebut bisa dilakukan di rumah,” ujarnya, seperti dikutip dari siaran pers yang diterima Tirto, Kamis (2/4/2020).

Dia menjelaskan olahraga persarafan diwujudkan dengan tiga cara yakni pernapasan, vokalisasi dan postur. Olahraga pernapasan bisa dilakukan dengan senam pernapasan seperti senam tera dan yoga. Lalu, vokalisasi antara lain dengan bersenandung, membaca Alquran dan lainnya. Sedangkan postur dapat ditempuh dengan cara seperti melakukan senam taichi maupun gerakan salat. Menurutnya, olahraga pernapasan ini dapat dilaksanakan setiap saat, kapan saja, dan di mana saja. Dengan melakukan olahraga pernapasan secara rutin dapat menjadikan tubuh sehat dan meminimalisir stres. “Saat ini kita kan dianjurkan menjalani physical distancing, berdiam diri di rumah. Karenanya, sangat tepat melakukan olahraga persarapan yang bisa dilakukan kapanpun,” kata dosen Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan (FKKMK) ini. Sementara untuk olahraga fisik, bisa dilakukan untuk membuat badan tetap bugar saat menjalankan aktivitas sehari-hari. Olahraga fisik ini melibatkan otot besar, bersifat ritmis, serta berkelanjutan. Saat melakukan olahraga fisik dianjurkan untuk tidak dilakukan secara berlebihan dengan intensitas tinggi. Sebab, hal tersebut bisa mengganggu kesehatan. “Banyak physical exercise yang justru mengganggu kesehatan karena over training maka harus benar benar mengacu FITT principle yakni frequency, intensity, time, and type,” paparnya. Frekuensi olahraga fisik dapat dilakukan 3-5 kali per minggu, intensitas sedang, dan durasi selama 30-45 menit. Sedangkan jenis olahraga yang bisa dipilih seperti jalan cepat, jogging, bersepeda statis, senam, dan berenang. Sebelum memulainya didahului dengan pemanasan dan diakhiri pendinginan. Tidak kalah penting menjaga hidrasi agar selalu tercukupi cukup. Minum 30 menit sebelum berolahraga dan setelahnya guna mengganti jumlah cairan yang keluar lewat keringat. Lantas jika ingin berolahraga di luar ruangan saat pandemi corona langkah apa saja yang harus dilakukan?

Zaenal menyampaikan jika ingin olahraga di luar rumah pastikan kondisi tubuh dalam keadaan fit dan direkomendasikan tetap menjaga jarak aman. Selain itu tetap menggunakan masker ketika berolahraga. Sekali lagi Zaenal menekankan, olahraga tidak harus dengan latihan fisik, tetapi bisa dengan latihan persyarafan. Olahraga ini dirasa tepat dilakukan dirumah ditengah pandemi COVID-19. “Mindset masyarakat harus digeser olahraga tidak hanya latihan fisik, tetapi bisa dengan latihan persarapan,” pungkasnya.

Mahfud MD: Presiden RI Jokowi Larang Shalat Idul Fitri Berjamaah

JAKARTA – Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) melarang penyelenggaraan Shalat Idul Fitri 1 Syawal 1441 H secara berjamaah baik dilaksanakan di masjid maupun di lapangan. Hal itu disampaikan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan, Mahfud MD dalam rapat terbatas (ratas) kabinet pada Selasa, 19 Mei 2020.

Selain itu, kata Mahfud, dalam ratas tersebut Jokowi menegaskan bahwa perjalanan mudik saat lebaran tetap dilarang demi untuk mencegah massifnya penyebaran virus corona di tengah masyarakat. “Kegiatan keagamaan yang sifatnya masif seperti salat berjamaah di masjid atau salat Id di lapangan itu termasuk kegiatan yang dilarang,” ujar Mahfud usai rapat terbatas kabinet dengan Presiden, Selasa (19/5/2020).

“Larangan mudik juga tetap berlaku sampai saat ini dan tidak akan dicabut sampai waktu yang akan ditentukan. Ini keputusan rapat kabinet pagi hari ini,” lanjutnya.

Dikatakan Mahfud, pelarangan salat Id secara berjamaah dilandaskan pada Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes) Nomor 9 Tahun 2020 tentang Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), dan Undang-undang Nomor 6 Tahun 2018 tentang Karantina Kewilayahan. “Oleh sebab itu pemerintah meminta dengan sangat agar ketentuan itu tidak dilanggar,” tandasnya.

Pria kelahiran Madura itu mengimbau para ulama, tokoh ormas, dan tokoh masyarakat agar turut andil menyampaikan kepada masyarakat, terkait potensi penyebaran virus lantaran berkerumunnya masyarakat, termasuk dalam pelaksanaan salat berjamaah. “Kerumunan salat berjamaah ini termasuk bagian yang dilarang peraturan perundang-undangan, bukan karena salatnya tapi merupakan bagian dari upaya menghindari bencana,” tegas Mahfud.

Selain itu, anjuran agar masyarakat melaksanakan salat Id di rumah juga disampaikan Menteri Agama (Menag RI) beberapa waktu lalu. “Saya imbau umat islam menjalankan shalat idul fitri di rumah bersama keluarga inti. Ini bagian dari empati dan komitmen kita sebagai umat beragama, dalam penanganan Covid-19,” kata Menag RI, Fachrul Razi.(Sumber : Merdeka).

Social media & sharing icons powered by UltimatelySocial