Renovasi Ruang Pelayanan Di Kecamatan Gajah

Demak – Hari ini (20/5) para pegawai Dindukcapil Kab. Demak yang bertugas di TPDK Kecamatan Gajah sebagai Koordinator dan Operator, Hadi Purwanto dan Nuril Anwar masih melakukan perbaikan atau renovasi ruang pelayanan di Kecamatan Gajah. Perbaikan ini dilakukan oleh Kecamatan Gajah, supaya para pemohon, dalam hal ini warga di Kecamatan Gajah mendapatkan pelayanan PATEN yang memuaskan.

Terhitung sejak kemarin (19/5) hingga hari ini, mereka melakukan pemasangan kabel untuk mengaktifkan layanan internet supaya dapat terhubung dengan jaringan SIAK (Sistem Informasi Administrasi Kependudukan) dan tidak ada kendala lagi dalam melayani masyarakat di Kecamatan Gajah yang membutuhkan dokumen administrasi kependudukan.

Pendaftaran Kartu Prakerja Gelombang IV Dibuka Usai Lebaran

Jakarta, CNN Indonesia — Pemerintah menyatakan akan kembali membuka pendaftaran peserta program Kartu Prakerja gelombang IV.  Direktur Eksekutif Manajemen Pelaksana Kartu Prakerja Denni P. Purbasari mengatakan pembukaan pendaftaran akan dilakukan dalam waktu dekat ini. Pembukaan pendaftaran akan dilakukan setelah lebaran. Denni mengatakan pembukaan pendaftaran sebelumnya sempat terganjal oleh sistem yang bermasalah.

Penundaan juga dilakukan karena pemerintah ingin memberikan kesempatan terlebih dulu kepada pekerja terdampak virus corona untuk mendaftar di program tersebut.

Atas dasar itulah, ia berharap masyarakat bisa bersabar. “Mungkin ada teman-teman yang masih gagal, sabar, ini batch (gelombang) akan dibuka terus sampai November,” katanya seperti dikutip dari Antara, Rabu (20/5).

Selain soal rencana pembukaan pendaftaran peserta Kartu Prakerja gelombang IV, Denni juga mengungkapkan perkembangan pelaksanaan program tersebut. Data yang dimilikinya, selama tiga gelombang pembukaan pendaftaran, sudah ada 680 ribu orang yang resmi menjadi peserta program tersebut.

Peserta tersebut sudah semua mendapatkan transfer Rp3,55 juta dari pemerintah ke akun virtual mereka masing-masing.

“Dari jumlah ini yang telah menerima insentif setelah pelatihan sebesar Rp600 ribu per bulan sebanyak 300 ribu orang lebih,” kata Denni. (Sumber : CNN Indonesia)

Kadin Dukcapil Kab. Demak Ikuti Live Webinar Strategi Pelayanan Publik

Demak – Hari ini (20/5) telah terselenggara Live Webinar mengenai Strategi Pelayanan Publik Bidang Kependudukan dan Pencatatan Dalam Menghadapi Pandemi Covid 19 yang disampaikan oleh BPSDM Kemendagri. Acara dibuka oleh Kepala BPSDM Kaban, Teguh Setyabudi dengan Pembicara Dirjen Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kemendagri, Prof. Zudan Arif Fakrulloh, dan diikuti oleh beberapa Dindukcapil se-Indonesia.

Dindukcapil Kab. Demak yang mengikuti live webinar adalah Kepala Dinas Dukcapil Kab. Demak, Drs. M. Afhan Noor, M.Pd beserta Kabid Pelayanan Pendaftaran Penduduk, Rustiyono, S.Sos, dan Kabid PIAK dan Pemanfaatan Data, Rudy Hartono, S.IP. Pada webinar tersebut, Zudan menjelaskan grand strategi pelayanan yang membahagiakan masyarakat, antara lain strategi digitalisasi, sikat pungli dan calo, kepastian waktu dan tempat ambil dokumen. Implementasinya yaitu, pelayanan daring, cetak dokumen di rumah atau ADM, cetak dokumen dengan kertas HVS 80gr, TTE pada dafduk, SOP Pelayanan, Umumkan dokumen kependudukan dan tidak cetak surat keterangan.

20 Mei, Budi Utomo dan Tonggak Kebangkitan Pribumi Indonesia

Jakarta, CNN Indonesia — Hari ini 112 tahun yang lalu atau 20 Mei 1908 organisasi modern pertama yang digagas putra Indonesia didirikan, yakni Budi Utomo. Tanggal 20 Mei tersebut dianggap sebagai tonggak sejarah kebangkitan pribumi untuk melawan kolonialisme. Karena itu pada 1948, Presiden Sukarno menetapkan 20 Mei sebagai Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas). Budi Utomo berdiri sebagai organisasi tak lepas dari peristiwa dan kebijakan pemerintah kolonial beberapa tahun sebelumnya. Ada peran Novel Max Havelaar di dalamnya

Novel Max Havelaar merupakan karya seorang keturunan Belanda bernama Edward Douwes Dekker dengan nama pena Multatuli. Novel itu pertama kali terbit pada 1860 dan diterjemahkan ke berbagai bahasa. Douwes Dekker merupakan mantan asisten residen Lebak, Banten. Lewat Max Havelaar, dia menceritakan betapa pemerintah kolonial Belanda menyengsarakan negeri jajahannya.

Max Havelaar membuka mata orang-orang Eropa yang selama ini tidak tahu bagaimana kehidupan di negara jajahan dan tidak tahu bagaimana pemerintahnya memperlakukan orang-orang pribumi yang dijajah. Walhasil, novel tersebut menjadi terkenal di Eropa.

Kaum liberal Belanda juga mengutuk pemerintahnya ihwal praktik kolonialisme yang dilakukan selama ini. Mereka lalu mengkampanyekan Politik Etis atau politik balas budi kepada negara jajahan. Terdiri dari tiga program, yakni edukasi, irigasi dan transmigrasi.

Kaum liberal lalu memenangkan pemilu. Ratu Belanda, Wilhelmina lalu mengeluarkan kebijakan Politik Etis tersebut untuk diterapkan di Hindia Belanda (Indonesia dulu).

Dalam program edukasi Politik Etis, pemerintah kolonial lebih membuka kesempatan kepada pribumi untuk menuntut ilmu di sekolah-sekolah Belanda. Selain sebagai balas budi, Belanda juga ingin menciptakan tenaga kerja dari kalangan pribumi. (Sumber : CNN)

Sidak Dan Pembinaan Tim BKPP Di Kecamatan Sayung

Demak – Hari ini (20/5), tim BKPP Kab. Demak yang dipimpin oleh Suhimat, S.Sos, Kabid DMD dan Mutasi melakukan sidak dan pembinaan terhadap para pegawai di Kecamatan Sayung. Dan diterima oleh Camat Sayung, Sururi, SH, MH.

Termasuk dua orang pelaksana dari Dindukcapil Kab. Demak yang bertugas sebagai Koordinator dan Operator Dinduukcapil Kab. Demak di TPDK Kecamatan Sayung, Akrom, S.Sos dan Antik Wantini ikut dalam kegiatan tersebut, bersama dengan pegawai Kecamatan Sayung.

Setiap Ada Perubahan Data Kependudukan, Segera Lakukan Update Data

Demak – Sukarmi, warga desa Donorejo Kecamatan Karangtengah mendatangi TPDK Kecamatan Karangtengah untuk mengajukan permohonan perubahan elemen data kependudukan pada dokumen administrasi kependudukan yaitu Kartu Keluarga (KK) miliknya. Alasan Sukarmi melakukan perubahan elemen data kependudukan pada KK miliknya ini adalah ada perubahan dari status perkawinan, yang semula kawin menjadi cerai mati.

Untuk itu, Latif Maulana segera memverikasi berkas pengajuan permohonan perubahan KK yang diajukan oleh Sukarmi. Antara lain, Fotokopi Surat Keterangan Kematian dari Desa/RS, KK lama, KTP terlapor, KTP Pelapor, KTP saksi merupakan bukti dukung yang wajib ada dalam perubahan elemen data kependudukan pada KK milij Sukarmi.

Ingin Tunaikan Zakat Fitrah dari Rumah? Ini Dia Pilihan Aplikasinya

JAKARTA – Masa pandemi Covid-19 mengharuskan kita untuk meminimalisir agenda kegiatan ke luar rumah. Menyelesaikan pekerjaan juga disarankan untuk dilakukan dari rumah saja. Lalu apakah bisa menunaikan zakat fitrah juga online dari rumah?

Jawabannya, bisa, Dengan kecanggihan teknologi, berikut aplikasi yang bisa dijadikan solusi untuk menunaikan zakat fitrah secara online dari rumah.

  1. Website Resmi Baznas
    Baznas memberikan kemudahan kepada masyarakat untuk menunaikan zakat fitrah secara online di situs resmi https://baznas.go.id/bayarzakat. Di situs tersebut juga dicantumkan niat dan doa membayar zakat fitrah serta tata cara membayar zakat fitrah secara online.
     
  2. Tokopedia
    Tokopedia selama ini dikenal sebagai situs jual beli, namun mereka bekerjasama dengan badan amil zakat fitrah seperti dengan Baznas, Dompet Dhuafa, Rumah Yatim, Rumah Zakat, dan NU Care-Lazisnu. Sehingga bisa menyalurkan zakat fitrah melalui Tokopedia.
     
  3. Bukalapak
    Sama halnya seperti Tokopedia, bukalapak selain situs berbasis marketplace juga memberikan layanan pembayaran zakat online. Mereka memberikan fasilitas pembayaran berbagai jenis zakat, seperti profesi, Maal dan zakat fitrah.
     
  4. Kitabisa
    Selama ini kita mengenal kitabisa sebagai situs yang menggalang gerakan untuk melakukan donasi sehinga bisa meringankan beban bagi yang membutuhkan. Namun Kitabisa juga memberikan fasilitas pembayaran zakat, dengan alamat https://zakat.kitabisa.com/
     
  5. Gojek
    Tak hanya bisnis transportasi, Gojek juga membudahkan masyarakat untuk membayar zakat tanpa keluar rumah seperti saat Pandemi. Layanan yang digunakan adalah GoGive, aplikasi ini bekerjasama dengan amil zakat yang sudah berpengalaman di bidangnya.

Jadi Anda tinggal pilih saja, langsung datang ke amil zakat seperti biasa atau zakat fitrah secara online jika Anda tak ingin beranjak dari rumah di masa pandemi Covid-19 ini. (Sumber : Times Indonesia)

Penyerahan KK Karena Perubahan Elemen Data Kependudukan Kepada Ngadimin

Demak – Rois Nur Istiqomah, Operator Dindukcapil Kab. Demak di TPDK Kecamatan Dempet, pagi ini (20/5) menyerahkan Kartu Keluarga (KK) kepada Ngadimin, warga desa Sidomulyo, Kecamatan Dempet.

Ngadimin mengajukan perubahan data elemen kependudukan yaitu penambahan jiwa, menambahkan anggota keluarga baru ke dalam KK miliknya. Untuk itu Ngadimin melampirkan berkas pendukung seperti surat keterangan kelahiran dari bidan/RS, KK lama, fotokopi surat nikah, fotokopi KTP orangtua. Setelah itu baru diverifikasi oleh Rois.

Forum Sekdin OPD Se-Kabupaten Demak Berikan Bantuan Kepada Warga Terdampak Rob

Demak – Hari ini (20/5), para Sekretaris Dinas yang tergabung dalam Forum Sekretaris Dinas PD se-Kabupaten Demak berkumpul di Pendopo Kab. Demak untuk memberikan bantuan bagi warga Demak yang terdampak Rob.

Eni Susiani, SE, MH, Sekdin Dukcapil Kab. Demak, Joko Asrianto, Sekretaris DINPMTSP Kab. Demak, dan Muslihin, Kasubbag TU Kantor Kesbangpolinmas Kab. Demak mendapatkan jatah wilayah pembagian bantuan bagi warga Demak yang terdampak Rob di Desa Gebang dan Desa Purworejo Kecamatan Bonang. Menurut penuturan Eni, air rob sudah masuk ke dalam rumah warga, sehingga warga mengalami kesulitan dan terdampak.

Iuran Naik Bukan Masalah Dibanding Jutaan Manfaat JKN-KIS

CIKARANG-–Semakin bertambah tingginya biaya pelayanan kesehatan membuat banyak masyarakat serius menjaga kondisi kesehtan agar terhindar dari pengeluaran biaya kesehatannya. Namun, hal tersebut rupanya masih belum cukup untuk memproteksi diri dari berbagai penyakit. Kini, masyarakat mulai mempercayakan kepada jaminan kesehatan yang dapat menjamin kesehtannya apabila sewaktu-waktu jatuh sakit.

Dengan adanya sistem jaminan kesehatan di Indonesia melalui Program JKN-KIS yang dikelola  BPJS Kesehatan, kini banyak masyarakat telah  melirik untuk menjadikannya sebagai salah satu alat jaminan kesehatan mereka, salah satunya Maman Durachan (31).

Ia menyebut, dengan berbagai manfaat yang diberikan dan dengan jumlah iuran yang mudah dijangkau membuat dirinya tak berpikir dua kali untuk mendaftarkan dirinya menjadi peserta JKN-KIS. Namun, melihat kondisi saat ini, dengan adanya isu penyesuaian iuran, ia mengaku tidak mempersalahkan hal tersebut. Baginya apa yang ia dapatkan dari Program JKN-KIS lebih besar dibandingkan apa yang ia keluarkan setiap bulannya untuk membayar iuran.

“Saya tidak masalah mau naik atau mau turun iurannya, karena manfaatnya sangat besar. Apalagi saya punya pengalaman sendiri memakai kartu JKN-KIS untuk membantu persalinan istri saya. Kalau di hitung secara logika biaya lahiran caesar sama perawatan anak pasti biayanya sangat besar. Ini semua-kan berkat gotong royong, jadi saya benar-benar sangat terbantulah. Apalagi bagi masyarakat golongan menengah kebawah seperti saya yang sangat terbantu dengan adanya program pemerintah seperti ini,” ujar Maman, Kamis (14/05). 

Maman yang terdaftar sebagai peserta JKN-KIS segme Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) atau peserta mandiri itu mengungkapkan dirinya tidak mendapatkan tindakan perbedaan oleh pihak rumah sakit. Meski ia berobat menggunakan kartu JKN-KIS, ia dan istrinya tetap dilayani dengan baik, dan tidak dipersulit.

“Sama sekali tidak ada kendala baik pelayanan maupun administrasi-nya. Malah saya dipermudah dan dibantu sama pihak rumah sakit yang membantu istri saya lahiran,” ujar pria yang bekerja sebagai pedagang ini.

Maman berpesan kepada seluruh masyarakat Indonesia yang belum bergabung menjadi salah satu peserta JKN-KIS agar segera bergabung. Baginya perlu untuk mempersiapkan jaminan kesehatan jauh sebelum sakit, karena sakit tidak ada yang tahu kapan datangnya.

“Pesan saya buat orang banyak, buat masyarakat Indonesia, khususnya yang ada di daerah cikarang dan sekitarnya, ayo urus kartu JKN-KIS nya karena jaminan kesehatan itu benar-benar sangat terbantu apalagi dalam keadaan situasi pandemi seperti ini. Namanya juga manusia, sakit tidak ada yang tahu. Kalau sakit belum punya kartu JKN-KIS terus bayar pakai bayar pribadi sudah tahu kan betapa besarnya biaya pengobatan,” ujarnya. (Sumber : Republika)

Social media & sharing icons powered by UltimatelySocial