Mau Tunaikan Zakat? Bisa Dirumah Saja

Demak – Kamis (21/5), Sobat Mindukcapil Demak masih bingung gimana harus tunaikan zakat karena sedang #DiRumahAja? Ga perlu khawatir Sob, zakat maal dan zakat fitrah bisa kamu tunaikan lebih mudah dan nyaman di @baznasindonesia .

Kamu bisa pilih metode pembayaran yang diinginkan baik melalui online payment maupun transfer bank. Bukti Setor Zakat akan secara otomatis dikirimkan ke email kamu. Yuk segera tunaikan zakat maal dan zakat fitrah melalui link berikut Sob.
? ZAKAT : baznas.go.id/bayarzakat
? ZAKAT FITRAH : baznas.go.id/zakatfitrah

Informasi lebih lanjut bisa hubungin Contact Center BAZNAS.
WhatsApp: 087877373555
atau
Email: layananmuzaki@baznas.go.id

Kembali Sekolah Tahun Ajaran Baru, Mendikbud Nadiem: Itu Tidak Benar

Jakarta – Jelang tahun ajaran baru, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan ( Mendikbud) Nadiem Makarim menegaskan keputusan pembukaan kembali sekolah akan didasarkan pada pertimbangan Gugus Tugas Percepatan Penanganan. Pernyataan ini disampaikan Mendikbud dalam Rapat Kerja secara telekonferensi dengan Komisi X Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia ( DPR RI), di Jakarta, Rabu (20/5/2020). “Harus diketahui bahwa Kemendikbud sudah siap dengan semua skenario. Kami sudah ada berbagai macam. Tapi tentunya keputusan itu ada di dalam Gugus Tugas, bukan Kemendikbud sendiri,” ujar Nadiem menegaskan. Dikutip dari rilis resmi Kemendikbud, Mendikbud Nadiem menyampaikan, “Jadi, kami yang akan mengeksekusi dan mengoordinasikan.” 

Nadiem menjelaskan ada banyak faktor menjadi pertimbangan pembukaan kembali sekolah pascakebijakan belajar dari rumah sebagai bagian dari PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar) guna menahan laju perluasan pandemi Covid-19.

“Tapi keputusan kapan, dengan format apa, dan seperti apa, karena ini melibatkan faktor kesehatan, bukan hanya pendidikan, itu masih di Gugus Tugas,” tambahnya. Terkait adanya berbagai kabar beredar di masyarakat bahwa Kemendikbud akan membuka sekolah pada awal tahun ajaran baru di bulan Juli secara tegas disampaikan Mendikbud Nadiem tidak benar. “Kami tidak pernah mengeluarkan pernyataan kepastian, karena memang keputusannya bukan di kami. Jadi mohon stakeholders atau media yang menyebut itu, itu tidak benar,” tegas Nadiem. Usai rapat kerja Mendikbud menambahkan bahwa di banyak negara, awal tahun ajaran baru relatif tetap. Adapun demikian, penyesuaian metode belajar disesuaikan dengan kondisi dan status kesehatan masyarakat di masing-masing wilayah. “Kemendikbud menilai saat ini tidak diperlukan adanya perubahan tahun ajaran maupun tahun akademik. Tetapi metode belajarnya apakah belajar dari rumah atau di sekolah akan berdasarkan pertimbangan gugus tugas,” tutur Mendikbud.(sumber : Kompas)

Dinamika Hidup New Normal di Indonesia Dipengaruhi Kedisiplinan Masyarakat

Jakarta – Dikutip dari laman Merdeka.com,

Ketua Umum Masyarakat Hukum Kesehatan Indonesia (MHKI) Mahesa Paranadipa menggambarkan bahwa the new normal atau pola hidup baru masyarakat pasti akan terjadi dan mengubah habit (kebiasaan hidup) masyarakat.

“The New Normal mau enggak mau akan terjadi di Indonesia. Tapi pola dan dinamikanya akan sangat dipengaruhi pada kedisiplinan setiap orang,” kata Mahesa saat dihubungi merdeka.com, Rabu (20/5).

Kemudian, dia menyebutkan bahwa the new normal akan merujuk pada perubahan habit (kebiasaan hidup) dalam situasi wabah Covid-19 saat ini. Seperti pemeriksaan suhu, menjaga jarak, kerja dan belajar dari rumah (WFH), menonton konser/hiburan secara online sampai belanja online.

“The new normal sudah pasti akan berubah dan akan memunculkan habit baru, terutama soal penggunaan masker dan menjaga jarak,” ujarnya.

“Jika pada sektor industri, ketika new normal maka hal-hal yang harus dipersiapkan adalah penyediaan thermal scanning yang lebih efisien pengawasannya. Pemasangan pintu-pintu harus dirancang untuk meminimalisir sentuhan, penyemprotan disinfektan di tempat umum harus lebih sering, dan mengedepankan higienis,” tambahnya.

Sedangkan, untuk di rumah sakit habit the new normal sudah lama diterapkan semenjak Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menerbitkan pedoman Covid-19.

“Habit itu sudah lama berjalan kalau di rumah sakit, seperti penunggu pasien dibatasi, ruang perawatan dipisah antara pasien suspek non Covid, pasien suspek Covid dan positif Covid, dan tidak ada lagi kunjungan pasien ke rumah sakit,” tuturnya.

Oleh sebab itu, Mahesa meminta kepada pemerintah untuk lebih memberikan langkah-langkah kebijakan yang jelas terkait the new normal tersebut. Tujuannya adalah untuk meminimalisir dinamika kebijakan yang akan mempengaruhi persepsi publik.

“Dinamika kebijakan akan mempengaruhi persepsi publik. Persepsi publik yang masif akan mempengaruhi kepercayaan kepada pemerintah. Hal ini berbahaya di tengah perjuangan bersama melawan persebaran virus Covid-19,” imbaunya.

Mengenal Tradisi Ramadhan: Ela-Ela

Demak – Kamis (21/5), Malam ela-ela (obor) merupakan sebuah tradisi wajib masyarakat Ternate, Maluku Utara untuk menyambut malam Lailatulqadar. Ela-ela biasanya diawali dengan pembacaan doa di Kedaton Kesultanan Ternate selesai pelaksanaan salat Tarawih di Masjid Kesultanan Ternate.

Kegiatan selanjutnya dalam festival tersebut, pembakaran obor yang dalam bahasa daerah Ternate disebut Ela-ela oleh wakil dari Kesultanan Ternate diikuti seluruh masyarakat dan lintas agama, baik yang ada di lingkungan Kedaton Kesultanan maupun di seluruh wilayah Ternate.

Update Corona di Indonesia 21 Mei: 20.162 Positif, 1.278 Meninggal, 4.838 Sembuh

Jakarta – Kasus virus corona di Indonesia terus mengalami peningkatan. Pemerintah mengumumkan penambahan 973 pasien positif virus corona (SARS-CoV-2) atau pengidap penyakit COVID-19 dari yang sebelumnya berjumlah 19.189 orang.

Sehingga per Kamis (21/5) siang, total pasien positif virus corona di Indonesia mencapai 20.162 orang. Penambahan kasus hari ini melesat sangat tinggi dan mencetak rekor tertinggi sejak pertama kali diumumkan awal Maret lalu.”Hasilnya meningkat 973 orang. Peningkatan ini luar biasa dan inilah yang tertinggi. Peningkatan tertinggi ini terjadi di Jatim khususnya. Jadi totalnya jadi 20.162,” ungkap jubir pemerintah terkait penanganan virus corona, Achmad Yurianto, saat konferensi pers di BNPB, Jakarta.

Dari total pasien positif virus corona itu, Yuri mengungkap ada penambahan 36 pasien yang meninggal, sehingga total pasien positif virus corona yang meninggal mencapai 1.278 orang. Meski demikian, penambahan jumlah pasien dan kasus kematian juga dibarengi dengan kabar baik terkait semakin bertambahnya pasien yang sembuh sebanyak 263 orang. Sehingga saat ini sudah ada 4.838 pasien yang dinyatakan sehat dan diperbolehkan pulang.

Agar penyebaran virus corona tak semakin meluas, masyarakat selalu diingatkan untuk disiplin mengenakan masker kain, menjaga jarak atau physical distancing, rajin mencuci tangan, dan tak keluar rumah selain urusan penting. Presiden Jokowi juga telah melarang mudik atau pulang kampung untuk menekan penyebaran virus corona. Dikhawatirkan gelombang mudik ini memicu meluasnya penularan. (Sumber : Kumparan)

Penutupan Jalan Menuju Arah Demak Kota

Demak – Hari ini (21/5), telah dilakukan penutupan jalan menuju arah kota Demak oleh personil Dinas Perhubungan Kab. Demak karena dilaksanakanya pengecatan tempat para pedagang pagi di Pasar Bintoro Demak.

Untuk itu masyarakat Demak yang akan melewati tempat tersebut, diharapkan mengambil jalan alternatif lainnya. (Sumber : Dinhub Kab. Demak).

WARGA DESA TEMPEL, TERIMA BLT DANA DESA

Demak – Sebanyak 110 warga kurang mampu Desa Tempel Kecamatan Wedung menerima bantuan langsung tunai (BLT ) Dana Desa, penyerahan secara simbolis dilakukan oleh Bupati Demak H.M. Natsir Rabu ( 20/5) di balai desa setempat.

Dalam laporanya di hadapan Bupati dan rombongan, Kades Tempel Lutfi menyampaikan, ” Pencairan BLT dari dana desa untuk 110 warga kurang mampu dan terdampak Covid-19 dilakukan hari ini. Mereka menerima uang tunai sebesar Rp. 600.000,- per orang”. (sumber : Dinkominfo Kab. Demak).

Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Demak Tinjau Tempat Karantina Tingkat Desa

Demak – Dikutip dari laman Dinkominfo Kab. Demak, bahwa Gugus Tugas Percepatan Penanganan #Covid19 yang meliputi jajaran Forkopimda Demak melakukan pantauan tempat karantina dan isolasi #COVID19 Tingkat Desa Rabu (20/5). Adapun tujuan monitoring Tempat Karantina selain melihat kesiapan didesa juga memantau warga yang telah mudik disaat jelang lebaran. Meskipun ada larangan dari Pemerintah untuk tidak mudik, tidak menutup kemungkinan masih ada warga yang tetap nekat mudik.

Tinjauan Tempat Karantina/Isolasi Tingkat Desa meliputi 14 kecamatan yang terbagi dalam 4 Tim Pemantau. Forkopimda yang terdiri Bupati Demak H.M. Natsir, Dandim 0716 Letkol M.Ufiz, Kajari, Kabag Ops Polres Demak dan Kabag Prokompi tergabung dalam Tim l. Meninjau Posko Desa Tlogodowo Kecamatan Wonosalam, Desa Bolo Kecamatan Demak, Desa Bakung Kecamatan Mijen dan Desa Kenduren Kecamatan Wedung.
.
Dalam tinjaunnya Bupati bersama Forkopimda menyerahkan bantuan berupa handsanitizer, disinfektan dan APD yang diperuntukkan bagi petugas lapangan.
.

Ditengah tinjauan Bupati menyampaikan, “Mendekati Lebaran, saya berharap pihak Perangkat Desa dibantu petugas keamanan Koramil maupun Polsek untuk terus bersinergi memberi pengumuman dan imbauan kepada masyarakat. Agar tidak berkerumun atau bergerombol, menjaga jarak dan tidak bersalaman ketika ditempat umum yang banyak didatangi warga misal mushola dan masjid serta saat berziarah dimakam (nyadran)”. Jelas Bupati.
.
Bupati juga berharap agar seluruh warga mentaati imbauan Pemerintah, sebab salah satu cara melawan Covid- 19 yakni mentaati imbauan yang ada.
.
“Janganlah melawan imbauan ataupun saran dari pemerintah dengan beragam argumen apapun, jangan membangkang dengan mengatasnamakan apapun. Sebab semua ini adalah untuk kebaikan kita semua agar tercipta Demak yang sehat dan cepat terbebas dari wabah Nasional” tegas Bupati

Panduan Salat Id Di Rumah

Demak – Kamis (21/5), Tak terasa sudah mendekati akhir bulan Ramadan ya Sobat Mindukcapil Demak. Belum lama ini Majelis Ulama Indonesia menerbitkan fatwa nomor 28 tahun 2020 tentang Panduan Kaifiat Takbir dan Salat Idulfitri pada masa pandemi Covid-19.

Buat Sobat Mindukcapil Demak yang ingin melaksanakan salat Idulfitri dirumah saja sendiri maupun bersama keluarga tercinta, yuk simak panduan berikut. Gimana Sob, apa nih yang sudah kamu persiapkan untuk menyambut Idulfitri?

Selamat Memperingati Hari Kenaikan Isa Al-Masih

Demak – Kerohanian yang hidup adalah upaya mencari, menemukan, dan hidup akrab dengan Allah. Ada kalanya Tuhan menenangkan badai, adakalanya Dia membiarkan badai mengamuk dan Dia pun kembali menenangkan.

Keluarga Besar Dindukcapil Kab. Demak mengucapkan Selamat Merayakan Hari Kenaikan Isa Al-Masih yang jatuh pada hari Kamis (21/5). Menyemai kasih dan cinta untuk kemaslahatan bersama ditengah Pandemi Covid-19 dan kehidupan. Amin

Social media & sharing icons powered by UltimatelySocial