Ingin Tunaikan Zakat Fitrah dari Rumah? Ini Dia Pilihan Aplikasinya

JAKARTA – Masa pandemi Covid-19 mengharuskan kita untuk meminimalisir agenda kegiatan ke luar rumah. Menyelesaikan pekerjaan juga disarankan untuk dilakukan dari rumah saja. Lalu apakah bisa menunaikan zakat fitrah juga online dari rumah?

Jawabannya, bisa, Dengan kecanggihan teknologi, berikut aplikasi yang bisa dijadikan solusi untuk menunaikan zakat fitrah secara online dari rumah.

  1. Website Resmi Baznas
    Baznas memberikan kemudahan kepada masyarakat untuk menunaikan zakat fitrah secara online di situs resmi https://baznas.go.id/bayarzakat. Di situs tersebut juga dicantumkan niat dan doa membayar zakat fitrah serta tata cara membayar zakat fitrah secara online.
     
  2. Tokopedia
    Tokopedia selama ini dikenal sebagai situs jual beli, namun mereka bekerjasama dengan badan amil zakat fitrah seperti dengan Baznas, Dompet Dhuafa, Rumah Yatim, Rumah Zakat, dan NU Care-Lazisnu. Sehingga bisa menyalurkan zakat fitrah melalui Tokopedia.
     
  3. Bukalapak
    Sama halnya seperti Tokopedia, bukalapak selain situs berbasis marketplace juga memberikan layanan pembayaran zakat online. Mereka memberikan fasilitas pembayaran berbagai jenis zakat, seperti profesi, Maal dan zakat fitrah.
     
  4. Kitabisa
    Selama ini kita mengenal kitabisa sebagai situs yang menggalang gerakan untuk melakukan donasi sehinga bisa meringankan beban bagi yang membutuhkan. Namun Kitabisa juga memberikan fasilitas pembayaran zakat, dengan alamat https://zakat.kitabisa.com/
     
  5. Gojek
    Tak hanya bisnis transportasi, Gojek juga membudahkan masyarakat untuk membayar zakat tanpa keluar rumah seperti saat Pandemi. Layanan yang digunakan adalah GoGive, aplikasi ini bekerjasama dengan amil zakat yang sudah berpengalaman di bidangnya.

Jadi Anda tinggal pilih saja, langsung datang ke amil zakat seperti biasa atau zakat fitrah secara online jika Anda tak ingin beranjak dari rumah di masa pandemi Covid-19 ini. (Sumber : Times Indonesia)

Penyerahan KK Karena Perubahan Elemen Data Kependudukan Kepada Ngadimin

Demak – Rois Nur Istiqomah, Operator Dindukcapil Kab. Demak di TPDK Kecamatan Dempet, pagi ini (20/5) menyerahkan Kartu Keluarga (KK) kepada Ngadimin, warga desa Sidomulyo, Kecamatan Dempet.

Ngadimin mengajukan perubahan data elemen kependudukan yaitu penambahan jiwa, menambahkan anggota keluarga baru ke dalam KK miliknya. Untuk itu Ngadimin melampirkan berkas pendukung seperti surat keterangan kelahiran dari bidan/RS, KK lama, fotokopi surat nikah, fotokopi KTP orangtua. Setelah itu baru diverifikasi oleh Rois.

Forum Sekdin OPD Se-Kabupaten Demak Berikan Bantuan Kepada Warga Terdampak Rob

Demak – Hari ini (20/5), para Sekretaris Dinas yang tergabung dalam Forum Sekretaris Dinas PD se-Kabupaten Demak berkumpul di Pendopo Kab. Demak untuk memberikan bantuan bagi warga Demak yang terdampak Rob.

Eni Susiani, SE, MH, Sekdin Dukcapil Kab. Demak, Joko Asrianto, Sekretaris DINPMTSP Kab. Demak, dan Muslihin, Kasubbag TU Kantor Kesbangpolinmas Kab. Demak mendapatkan jatah wilayah pembagian bantuan bagi warga Demak yang terdampak Rob di Desa Gebang dan Desa Purworejo Kecamatan Bonang. Menurut penuturan Eni, air rob sudah masuk ke dalam rumah warga, sehingga warga mengalami kesulitan dan terdampak.

Iuran Naik Bukan Masalah Dibanding Jutaan Manfaat JKN-KIS

CIKARANG-–Semakin bertambah tingginya biaya pelayanan kesehatan membuat banyak masyarakat serius menjaga kondisi kesehtan agar terhindar dari pengeluaran biaya kesehatannya. Namun, hal tersebut rupanya masih belum cukup untuk memproteksi diri dari berbagai penyakit. Kini, masyarakat mulai mempercayakan kepada jaminan kesehatan yang dapat menjamin kesehtannya apabila sewaktu-waktu jatuh sakit.

Dengan adanya sistem jaminan kesehatan di Indonesia melalui Program JKN-KIS yang dikelola  BPJS Kesehatan, kini banyak masyarakat telah  melirik untuk menjadikannya sebagai salah satu alat jaminan kesehatan mereka, salah satunya Maman Durachan (31).

Ia menyebut, dengan berbagai manfaat yang diberikan dan dengan jumlah iuran yang mudah dijangkau membuat dirinya tak berpikir dua kali untuk mendaftarkan dirinya menjadi peserta JKN-KIS. Namun, melihat kondisi saat ini, dengan adanya isu penyesuaian iuran, ia mengaku tidak mempersalahkan hal tersebut. Baginya apa yang ia dapatkan dari Program JKN-KIS lebih besar dibandingkan apa yang ia keluarkan setiap bulannya untuk membayar iuran.

“Saya tidak masalah mau naik atau mau turun iurannya, karena manfaatnya sangat besar. Apalagi saya punya pengalaman sendiri memakai kartu JKN-KIS untuk membantu persalinan istri saya. Kalau di hitung secara logika biaya lahiran caesar sama perawatan anak pasti biayanya sangat besar. Ini semua-kan berkat gotong royong, jadi saya benar-benar sangat terbantulah. Apalagi bagi masyarakat golongan menengah kebawah seperti saya yang sangat terbantu dengan adanya program pemerintah seperti ini,” ujar Maman, Kamis (14/05). 

Maman yang terdaftar sebagai peserta JKN-KIS segme Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) atau peserta mandiri itu mengungkapkan dirinya tidak mendapatkan tindakan perbedaan oleh pihak rumah sakit. Meski ia berobat menggunakan kartu JKN-KIS, ia dan istrinya tetap dilayani dengan baik, dan tidak dipersulit.

“Sama sekali tidak ada kendala baik pelayanan maupun administrasi-nya. Malah saya dipermudah dan dibantu sama pihak rumah sakit yang membantu istri saya lahiran,” ujar pria yang bekerja sebagai pedagang ini.

Maman berpesan kepada seluruh masyarakat Indonesia yang belum bergabung menjadi salah satu peserta JKN-KIS agar segera bergabung. Baginya perlu untuk mempersiapkan jaminan kesehatan jauh sebelum sakit, karena sakit tidak ada yang tahu kapan datangnya.

“Pesan saya buat orang banyak, buat masyarakat Indonesia, khususnya yang ada di daerah cikarang dan sekitarnya, ayo urus kartu JKN-KIS nya karena jaminan kesehatan itu benar-benar sangat terbantu apalagi dalam keadaan situasi pandemi seperti ini. Namanya juga manusia, sakit tidak ada yang tahu. Kalau sakit belum punya kartu JKN-KIS terus bayar pakai bayar pribadi sudah tahu kan betapa besarnya biaya pengobatan,” ujarnya. (Sumber : Republika)

Pelayanan Perekeman KTP-EL Bagi Penyandang Disabilitas

Demak – Dindukcapil Kab. Demak hari ini (20/5) melayani perekaman KTP-el bagi penyandang disabilitas. Adalah Sudarsih, warga Sedo, Kecamatan Demak adalah warga penyandang disabilitas, yaitu tuna netra, dan termasuk dalam kategori penduduk rentan administrasi kependudukan.

Prima Neni, Operator Perekaman KTP-el Dindukcapil Kab. Demak membantu Sudarsih dalam melakukan perekaman data KTP-el. Berhubung tidak dapat dilakukan pengekan iris mata, maka diberikan perlakuan khusus, yaitu dengan memberikan rekomendasi pada Kabid Pelayanan Pendaftaran Penduduk Dindukcapil Kab. Demak.

Peringatan 112 tahun Hari Kebangkitan Nasional

Demak – Rabu (20/5) Sudah 112 tahun berlalu dan kita masih terus berjuang mempersatukan bangsa. 20 Mei dipilih sebagai Hari Kebangkitan Nasional karena merupakan kelahiran Budi Utomo sebagai organisasi pemuda yang menyadari pentingnya kesatuan dan persatuan bangsa dalam mencapai kemerdekaan melawan penjajah.

Sobat Mindukcapil Demak, Hari Kebangkitan Nasional telah melewati sejarah dan perjuangan yang panjang. Harkitnas 2020 kita alami pada masa pandemi COVID-19 dan bulan Ramadan. Hari ini, kita diingatkan untuk terus memelihara, menumbuhkan, dan menguatkan jiwa nasionalisme dalam setiap aspek kehidupan. Dengan mengusung kebersamaan dan gotong royong, mari bangkitkan semangat, optimisme, dan kepedulian kepada sesama.

Hari ini juga bisa menjadi momentum buat Sobat Mindukcapil Demak untuk bangkit dan bersatu bersama lawan virus corona dan berita hoaks yang tersebar di tengah pandemi, serta mendukung mereka yang berjuang di garis depan melawan COVID-19. Selamat Hari Kebangkitan Nasional! Kita Bangkit dalam Optimisme Normal Baru!!

TPDK Kecamatan Karanganyar Layani Perekaman KTP Warga

Demak – Pelayanan administrasi kependudukan, yaitu rekam data KTP-el dapat dilakukan di Kecamatan terdekat dengan tempat tinggal warga. Karena untuk mendekatkan warga dengan lokasi pelayanan adminduk, memberikan akses kemudahan dan kedekatan bagi warga.

Seperti halnya yang dilakukan oleh Kusnan, warga Kedungwaru Kidul Karanganyar, Demak ini tengah dilayani oleh Operator Dindukcapil di TPDK (Tempat Perekaman Data Kependudukan) Kecamatan Karanganyar, Endang Sulistiyowati. Kusnan telah direkam mengenai data Biodata, Pas Photo, Tanda tangan, 10 sidik jari dan iris mata. Setelah melakukan tahapan tersebut, kemudian Kusnan memeriksa kembali dan menyatakan kebenaran hasil perekaman datanya sediri, yang akan menjadi basis data terhadap penerbitan KTP Elektronik.

Cegah Tertular Covid 19 Dengan Makanan Bergizi Seimbang

Demak – Rabu (20/5) dilansir dari Unicef, Mengonsumsi makanan sehat dapat meningkatkan imunitas dan melindungi kita dari berbagai penyakit, seperti virus corona atau COVID-19. ​Untuk membuat makanan yang sehat, pastikan makanan terdiri dari makanan pokok, lauk pauk, sayuran, dan buah. ​ ​Bagi Anda yang mau tahu tips menyiapkan makanan yang sehat pada masa pandemi

Membeli, menyimpan, dan memasak sayuran segar tidak selalu mudah saat pergerakan kita terbatas, terutama saat orang tua diminta mengurangi kegiatan di luar rumah. Namun, kapan pun ada kesempatan, pastikan anak mengonsumsi banyak buah dan sayur. Belilah produk segar setiap kali ada kesempatan. Tidak hanya dimakan segar, buah dan sayur juga bisa dibekukan tanpa mengurangi kandungan gizi dan rasanya. Gunakan bahan segar untuk memasak sup, tumis-tumisan, atau sajian lain dalam porsi besar. Sisihkan sebagian untuk dimakan selama beberapa hari ke depan. Makanan juga dapat dibekukan kemudian dihangatkan kembali dengan cepat.

Pangan segar hampir selalu merupakan pilihan yang terbaik. Namun, saat pangan segar sulit didapat, terdapat pilihan lain yang mudah disimpan dan disiapkan. Ikan kaleng seperti sarden, makerel, dan salmon kaya protein, asam lemak omega 3, dan vitamin serta mineral. Ikan kaleng bisa dimasak dan disajikan hangat sebagai salah satu menu utama. Untuk sayuran kaleng seperti tomat, kandungan gizinya biasanya lebih rendah dibandingkan tomat segar. Namun, tetap bisa menjadi pilihan saat sayur segar atau sayur beku tidak tersedia. Kacang-kacangan (kacang hijau, kacang hitam, dll) dan jagung juga bergizi dan tahan disimpan dalam jangka waktu lama. Sebagai sajian, rasanya lezat dan mengenyangkan. 

Mengonsumsi bahan segar memang tidak selalu bisa dilakukan, tetapi cobalah batasi konsumsi pangan olahan. Makanan siap saji, camilan kemasan, dan makanan manis biasanya tinggi lemak jenuh, gula, dan garam. Saat belanja, pastikan membaca label nutrisi gizi terlebih dahulu dan usahakan untuk memilih produk yang lebih sehat. Selain itu, usahakan untuk minum air putih dan hindari minuman berpemanis. Jika ingin memberikan rasa pada minuman, campurkan buah atau sayur seperti lemon, jeruk nipis, irisan timun, atau buah lainnya.

Jangan Sia-Siakan Perjuangan Mereka, Tetap Ikuti Protokol Kesehatan, Tidak Mudik

Demak – Rabu (20/5), Sobat Mindukcapil Demak, sudah hari ke-79 sejak kasus pertama COVID19 ditemukan di Indonesia. Satu persatu pahlawan medis telah gugur meninggalkan kita saat menjalankan tugas selama masa pandemi COVID-19.

Jangan biarkan pengorbanan mereka sia-sia! Jangan sampai korban semakin bertambah karena keegoisan kita yg tidak patuh mengikuti protokol kesehatan. Yuk bisa bangkit dan LawanCOVID19 dimulai dari diri sendiri. Hargai perjuangan dan keselamatan para pahlawan garda terdepan. Karena #BersamaLawanCOVID19, kita bisa!

Update Data Dan Tabel Sebaran Covid 19 Di Kabupaten Demak

Demak – Update Data Pantauan Corona Kabupaten Demak, Selasa 19 Mei 2020. Informasi Seputar Virus Corona Kabupaten Demak dapat diakses melalui :
corona.demakkab.go.id

Untuk itu masyarakat Demak dihimbau untuk mengikuti protokol kesehatan yang telah disosialisasikan selama ini, yaitu memakai masker jika keluar rumah, tidak berkerumun, tetap menjaga jarak, dan segera cuci tangan dengan memakai sabun dan air mengalir jika kembali ke rumah.

Social media & sharing icons powered by UltimatelySocial