Berikut kami sampaikan rekapitulasi hasi tindaklanjut pengaduan melalui layanan WA Center Dindukcapil Kab. Demak https://docs.google.com/spreadsheets/d/17ChWTjzoxzdOQzii5QJqEw5k9V_lTRI1/edit?usp=sharing&ouid=107439079663171862701&rtpof=true&sd=true
berikut kami sampaikan hasil tindaklanjut rekapitulasi pengaduann terkait pelayanan adminduk di Dindukcapil Kab. Demak yang rincian rekap aduanya dapat di akses melalui link berikut ini https://docs.google.com/spreadsheets/d/1KF_m3gj-nVtc9HkSp7dH2-QanHKdT2JO/edit?usp=drive_link&ouid=107439079663171862701&rtpof=true&sd=true
Agus Herawan, S.IP., M.M. Mengemban Amanah sebagai Plt. Kepala Dindukcapil Kabupaten Demak Demak, September 2026 – Segenap keluarga besar Dindukcapil Kabupaten Demak menyampaikan ucapan selamat datang dan selamat bertugas kepada Bapak Agus Herawan, S.IP., M.M., …
Tiga Tahun Mengabdi, Dindukcapil Demak Sampaikan Apresiasi kepada Bapak Kurniawan Arifendi Demak, September 2026 – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dindukcapil) Kabupaten Demak menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Bapak Kurniawan Arifendi, S.T., M.H., …
Tingkatkan Transparansi Publik, Dindukcapil Kabupaten Demak Sosialisasikan Standar Pelayanan Pencetakan KTP-el dan KIA DEMAK – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dindukcapil) Kabupaten Demak terus berkomitmen memberikan pelayanan kependudukan yang transparan, cepat, dan akuntabel bagi masyarakat. …
Demak – Jumat (8/5), Sahabat Dukcapil, Beredar pesan e-mail yang berasal dari Kemenkes berisi mengenai saran agar menyerahkan diri guna melakukan pengujian COVID19.
Di sampaikan bahwa kemenkes tidak mengeluarkan informasi tersebut & dipastikan tidak benar. Untuk itu, Kemenkes meminta agar lebih waspada terhadap pesan tersebut. Segera hapus atau laporkan sebagai pishing guna melindungi kalian dari kejahatan online. Hati-hati terhadap informasi yang beredar ya Sahabat Dukcapil. Jangan mudah percaya dan cek setiap informasi yang kalian dapatkan, pastikan itu berasal dari sumber terpercaya, sehingga bisa di pertanggungjawabkan kebenarannya.
Demak – Jumat (8/5), Bila ingin mencoba cara lain untuk mengatasi bau mulut selain menggunakan obat kumur, Anda bisa mencoba berbagai bahan alami. Cek inografis diatas ya Sahabat Dukcapil.
Demak – Selamat hari Palang Merah Internasional, 8 Mei 2020. Terimakasih untuk para relawan Palang Merah dan Bulan Sabit Merah dalam melayani masyarakat terutama pada masa pandemi Covid-19 sekarang ini. Dan selamat berjuang.
Sahabat Dukcapil tahukah kamu, stok darah Palang Merah Indonesia berkurang hingga 70% di tengah pandemi Covid19. Padahal, darah sangat dibutuhkan untuk tindakan medis tertentu, seperti penanganan demam berdarah, kanker, hingga kelahiran seorang bayi. Sambil merayakan Hari Palang Merah Sedunia yang jatuh tepat hari ini, Ayo Donor Darah untuk saudara-saudara kita yang membutuhkan. Cek ketentuan donor darah di Palang Merah Indonesia ya, terima kasih untuk kepedulianmu. Yuk berbagi pengalaman donor darahmu
Terhitung hingga kini, wabah virus corona atau Covid-19 belum ada obatnya. Meski demikian, berbagai pihak terus berupaya menemukan obat pembunuh virus tersebut, baik secara klinis maupun secara herbal.
Seperti yang dilakukan oleh Siti Nurcahya. Warga asli Kediri, Jawa Timur ini mengaku menemukan ramuan tradisional yang diklaim dapat meningkatkan imunitas tubuh dan mampu menangkal virus termasuk virus corona.
Ramuan tradisional itu pun, disebutnya berbahan dasar daun kelor. Ia mengaku, daun kelor memiliki banyak kandungan nutrisi yang sangat bermanfaat untuk tubuh. Diantaranya adalah, mineral, asam amino, vitamin B6, A, C, zat kalsium, protein dan potasium.
“Di dalamnya banyak kandungan nutrisinya. Antara lain, mineral, asam amino serta vitamin, ada zat kalsium, protein dan potasium. Banyaknya bahan alami ini didapat dari ekstrak daun kelor yang dijadikan bahan baku utama,” paparnya, Kamis (7/5).
Ia menambahkan, daun kelor saat ini tidak mudah didapat. Oleh karenanya, ia pun mengekstrak daun kelor tersebut, menjadi cairan yang dapat dengan mudah dikonsumsi oleh siapapun.
“Obat ini membuat badan bugar juga meningkatkan kekebalan tubuh sehingga jarang terserang penyakit. Obat ini pun mudah mengkonsumsinya, tinggal diteteskan dalam segelas air, diaduk dan langsung diminum,” tambahnya.
Meski secara klinis belum pernah teruji, namun ia meyakini khasiat dari ekstrak daun kelor ini sudah teruji sejak lama oleh masyarakat. Sebab, sebelum-sebelumnya, daun kelor ini sudah banyak dikonsumsi oleh masyarakat sebagai salah satu bahan untuk sayur.
“Banyak warga berkeyakinan ramuan tradisional yang terkandung dalam daun kelor ini dapat menjaga imunitas tubuh untuk menangkal virus,” ungkapnya.
Untuk menjaga kepercayaan masyarakat terkait dengan keamanan ramuan yang ditemukannya itu, Siti pun mendaftarkan produknya ke BPOM dengan nomor TRI 93627491. Ia juga memberi nama ramuannya itu dengan nama ‘Mosehat’.
“Saya yakin, daun kelor ini dapat meningkatkan imun tubuh. Jika tubuh memiliki imun yang baik, maka virus atau penyakit apa pun tidak akan mudah menyerang,” tandasnya.
Sebelumnya, profesor asal Universitas Airlangga (Unair) di Surabaya, Prof Dr drh Chairul Anwar Nidom juga mengklaim telah menemukan ramuan empon-empon yang dapat mencegah penularan virus corona atau Covid-19 dalam tubuh.
Empon-empon yang terdiri dari jahe, kunyit, temulawak dan sereh ini diyakini memiliki kandungan curcumin. Dimana, curcumin diklaim mampu mencegah badai sitokin di dalam paru. Sitokin sendiri merupakan senyawa sel (respon imun) sebagai reaksi terhadap adanya virus.
Jakarta – Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) tengah menyiapkan 720 episode untuk penayangan program Belajar dari Rumah selama 90 hari di TVRI. Mahalnya kuota internet dan keterbatasan kesediaan jaringan di sejumlah wilayah diharapkan tak lagi menjadi kendala siswa untuk tetap bisa belajar dari rumah. Direktur Jenderal Kebudayaan Hilmar Farid menjelaskan lebih detail mengenai program Belajar dari Rumah di TVRI. Ia mengatakan, jadwal di hari Senin hingga Jumat digunakan untuk pembelajaran dengan total durasi tiga jam per hari untuk semua tayangan. Baca juga: Jadwal Pendaftaran Sekolah Kedinasan 2020, STAN Tak Buka Pendaftaran Sedangkan pada akhir pekan, yakni pada Sabtu dan Minggu, ada durasi tiga jam khusus untuk program kebudayaan, antara lain talkshow, podcast, kesenian hingga perkembangan budaya dari seluruh Indonesia.
Berikut jadwal terbaru tayangan “Belajar dari Rumah” TVRI hari ini, Jumat 8 Mei 2020 (jadwal ini dapat berubah sewaktu-waktu sesuai kebijakan penyiaran TVRI dan Kemendikbud): 08.00-08.30: Jalan Sesama: Main Musik Yuk (PAUD dan sederajat) 08.30-09.00: Sahabat Pelangi: Kabar Kabur (SD Kelas 1-3 dan sederajat) 09.00-09.30: Gemar Matematika: Faktor dan Kelipatan Bilangan (SD Kelas 4-6 dan sederajat) Baca juga: Universitas Pertahanan Buka Pendaftaran S1, Bebas Biaya Kuliah 09.30-10.00: Taman Nasional Betung Kerihun (SMP dan sederajat) 10.00-10.30: Astronomi (SMA dan sederajat) 10.30-11.00: Keluarga Indonesia: Stres Pada Anak dengan Anak (Sumber : Kompas)
JAKARTA – Pengurus Dewan Pusat Perwakilan Persatuan Ahli Gizi (DPP Persagi) Triyani Kresnawan mengatakan, masyarakat umum atau orang yang sehat diminta mengkonsumsi menu gizi seimbang untuk mencegah terpapar Covid-19. “Masyarakat umum, orang sehat, atau orang dalam pemantauan (ODP) yang tidak terinfeksi Covid-19 yang berada di rumah juga harus tetap mengkonsumsi menu gizi seimbang,” ujar Triyani sebagaimana dikutip dari rilis Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Kamis (7/5/2020). “Mereka tetap butuh zat gizi makro seperti protein, karbohidrat, lemak, serta sayur dan buah,” lanjutnya.
Menurut Triyani, konsumsi makanan bergizi sangat penting dalam membentuk sistem kekebalan tubuh yang kuat. Dengan begitu, potensi tertular Covid-19 atau penyakit lain bisa diminimalisasi. “Sumber karbohidrat antara lain nasi dan jagung. Sumber protein antara lain daging, ayam, telur, tahu, tempe dan kacang hijau. Contoh menu (untuk) sarapan pagi adalah nasi putih, telur mata sapi, dan setup wortel,” jelas Triyani. Triyani juga mengimbau masyarakat Indonesia untuk memberikan perhatian khusus untuk mengkonsumsi sayur dan buah untuk gizi seimbang. (Sumber : Kompas)
Saat ini, Kamis (7/5) malam, fenomena Bulan purnama super alias supermoon terakhir di tahun 2020 sedang menghiasi langit malam Indonesia. Selama fenomena ini, Bulan akan terletak di posisi belakang Bumi bila dilihat dari Matahari dan wajahnya akan sepenuhnya diterangi cahaya.
Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) menyatakan fase puncak ini terjadi pada pukul 17.45 WIB. Saat itu, jarak Bumi dengan Bulan adalah 361.184 kilometer (0,967 x jarak rata-rata Bumi-Bulan) dengan ukuran diameter mencapai 33.08 menit busur.Bulan purnama ini dikenal oleh suku-suku asli Amerika awal sebagai Bulan Bunga Penuh karena ini adalah waktu tahun ketika bunga musim semi muncul dalam jumlah besar. LAPAN juga menyebutkan Bulan ini juga dikenal sebagai Bulan Tanam Jagung dan Bulan Susu.”Ini juga yang terakhir dari empat supermoon untuk tahun 2020. Bulan akan berada pada posisi terdekatnya ke Bumi dan mungkin terlihat sedikit lebih besar dan lebih terang dari biasanya,” tulis LAPAN, dalam postingan mengenai informasi bulan purnama 7 Mei 2020.
TEGAL, suaramerdeka.com – Pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Kota Tegal berhasil, dengan menjadi kota pertama di Jawa Tengah dengan nol kasus positif Covid-19.
“Dari satu orang yang positif covid-19, saat ini sudah sembuh sehingga Kota Tegal saat ini nol kasus positif. Untuk kasus Orang Dalam Pemantauan (ODP) dan Pasien Dalam Pengawasan (PDp), grafiknya juga terus melandai,” kata Wakil Wali Kota Tegal, M Jumadi dalam laporannya di hadapan Gubernur Jateng , Ganjar Pranowo.
Jumadi menjelaskan penerapan PSBB dimulai pada 23 April 2020 hingga 23 Mei 2020, sudah berhasil mendisiplinkan warganya dengan standar protokol kesehatan yang ketat. Meski awal penerapan banyak protes dan pelanggaran, namun saat ini masyarakat sudah patuh dan melaksanakan dengan baik aturan yang berlaku.
“Dengan rendahnya angka penularan, maka aktifitas keagamaan di tempat ibadah di beberapa titik masih berjalan normal. Kami akan terus berupaya agar penerapan PSBB ini bisa optimal,” jelasnya.
DEMAK, suaramerdeka.com – Sebanyak 8 warga Kabupaten Demak yang sebelumnya terpapar virus corona dan menjalani perawatan medis, kini telah kembali ke rumah. Mereka dinyatakan sembuh setelah hasil swab menunjukkan negatif covid-19.
Kendati demikian, kedelapan orang tersebut masih akan kembali menjalani test swab pada dua pekan ke depan untuk memastikan tidak terpapar ulang.
Mereka masih diminta untuk membatasi diri, serta membiasakan hidup bersih dan sehat termasuk menjaga asupan makanan seimbang.
Juru bicara Satgas Gugus Percepatan Pencegahan Covid-19 Kabupaten Demak, dokter Singgih Setyono MKes mengatakan, sembuhnya 8 warga dari covid-19 tersebut menjadi kabar gembira.
Namun demikian tidak berarti wabah tersebut telah hilang dari wilayah Kabupaten Demak. Masyarakat harus tetap mewaspadai mengingat virus corona bisa mengancam keselamatan jiwa manusia.
Singgih Setyono yang juga Sekda Demak itu mengajak masyarakat mematuhi imbauan pemerintah agar dapat menekan penyebaran korona. Di antaranya adalah mengurangi aktivitas keluar rumah, jaga jarak, biasakan cuci tangan, pakai masker, menjaga pola hidup bersih dan sehat serta rutin berolahraga.
Belum lama ini Bupati Demak HM Natsir mengeluarkan surat edaran ketentuan pelaksanaan ibadah puasa dan Idhul Fitri di tengah pandemi wabah korona. Di dalamnya berisi imbauan agar kegiatan yang dilakukan oleh massa atau jamaah agar diminimalisasi, seperti mengerjakan shalat tarawih tidak di masjid tetapi di rumah masing-masing. Juga berlaku untuk pelaksanaan shalat Jumat yang diganti shalat di Zuhur di rumah masing-masing.
“Mari kita patuhi bersama agar covid-19 segera menghilang, jika wabah sudah hilang maka kegiatan sosial dan keagamaan akan kembali normal seperti sediakala,” tuturnya.
Sementara itu dari update data pada Demak Tanggap Covid-19 disebutkan jumlah warga yang positif covid-19 sebanyak 24 orang. Delapan di antaranya telah sembuh, kemudian 2 meninggal dunia dan 14 lainnya masih melakukan isolasi di rumah.
Tidak ada lagi pasien positif covid-19 yang menjalani perawatan dan isolasi di rumah sakit, baik rumah sakit di Demak maupun di daerah lain.
Adapun warga yang terkategori Pasien Dalam Pengawasan terdapat sebanyak 30 orang, 27 di antaranya telah selesai pengawasan dan 3 pasien masih menjalani perawatan.
Untuk ODP terdata sebayak 45 orang masih dalam proses pemantauan, dan 630 orang lainnya dinatakan telah selesai atau melewati masa pemantauan.
Arab Saudi telah memasang gerbang sterilisasi diri di Masjidil Haram, Makkah, dan Masjid Nabawi, Madinah, untuk mencegah penyebaran Virus Corona. Dilansir dari Middle East Monitor, langkah ini merupakan bagian dari inisiatif pemerintah bertajuk ‘Bersama-sama Menjaga’ sebagai langkah pencegahan.
Presidensi Umum untuk Masjidil Haram dan Masjid Nabawi meresmikan gerbang ini pada Kamis (7/5). Gerbang tersebut dengan canggihnya mampu mensterilkan orang dengan semprotan antiseptik dan dilengkapi kamera termal untuk mendeteksi suhu dari jarak 6 meter. Tak sampai di situ, alat itu juga dilengkapi layar pintar untuk membaca suhu, sehingga ia bisa membaca suhu beberapa orang secara bersamaan. Arab Saudi telah menutup kedua masjid itu untuk para jemaah. Hanya para ulama dan pekerja yang dibolehkan mengaksesnya selama Ramadan untuk memastikan situs tersebut tetap dipakai untuk beribadah dan berdoa (sumber : Akurat.co)