Menhub Tegaskan Angkutan Umum yang Mulai Beroperasi Bukan untuk Mudik

Jakarta – Menteri Perhubungan Budi Karya Sumardi mengatakan aturan turunan dan teknis dari Permenhub No. 25 Tahun 2020 mulai diberlakukan Kamis (7/5). Aturan ini mengatur penyediaan transportasi untuk layanan perjalanan penumpang bukan mudik.

“Rencana semua moda transportasi mulai beroperasi besok (hari ini) 7 Mei. Dengan catatan penumpang tidak boleh dengan tujuan mudik,” kata dia dikutip Kamis (7/5/2020).

Budi menjelaskan penyediaan itu berlaku di semua moda transportasi baik darat, laut, udara dan kereta api untuk kembali beroperasional melayani masyarakat yang hendak melakukan perjalanan dinas atau bukan mudik. Namun, dalam operasionalnya sesuai dengan tata cara protokol kesehatan yang telah ditetapkan oleh pemerintah.

Kementerian Perhubungan selaku regulator akan menggandeng Tim Gugus Tugas Covid-19 dan instansi terkait lainnya untuk memastikan seluruh moda transportasi melaksanakan protokol kesehatan bagi penggunanya.

Di samping itu, seluruh petugas layanan transportasi juga diharuskan melakukan pengetatan pemeriksaan dokumen terhadap calon penumpang sesuai sesuai Permenhub No 25 Tahun 2020.

“Seperti surat perjalanan dinas dari perusahaan harus tersedia. Untuk memastikan penumpang tidak akan mudik,” lanjutnya.

Lebih jauh, rencana operasional seluruh moda transportasi akan melayani sejumlah rute di wilayah Tanah Air termasuk kota berstatus Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) maupun daerah terjangkit atau berstatus Zona Merah.  

Harga Bawang Merah di Petani Naik Rp 10.000 Per Kg, di Jakarta Tembus Rp 60 Ribu

Harga bawang merah di petani saat ini menyentuh Rp 32 ribu – Rp 35 ribu per kilogram (kg). Padahal harga wajar bawang merah di tingkat petani Rp Rp 20 ribu – Rp 25 ribu per kg.

“Ya produktivitas menurun,” kata Ketua Asosiasi Bawang Merah Indonesia Juwari kepada kumparan, Kamis (7/5).Juwari mengatakan kenaikan harga di tingkat petani berdampak terhadap harga di Jakarta. Berdasarkan Informasi Pangan Jakarta, harga bawang merah di Pasar Induk dibanderol Rp 37 ribu per kg.Sementara harga tertinggi di Pasar Minggu Rp 60 ribu per kg. Sementara harga rata-rata bawang merah di Jakarta sekitar Rp 52.750 per kg. Untuk harga terendah Rp 40 ribu di Pasar Kalibaru.

Juwari menjelaskan, panen raya di Kota Brebes yang merupakan sentra bawang merah, diproyeksikan pada bulan Mei 2020 di atas lahan seluas 3.800 hektar.”Sekitar 30.000 ton,” tambah Juwari. Sebelumnya, Kementerian Pertanian (Kementan) melakukan pemantauan terhadap pasokan 11 bahan pangan pokok, salah satunya bawang merah. Di beberapa tempat dijumpai kenaikan harga, akibat panen raya yang mundur. Misalnya di Jakarta, harga bawang merah mencapai Rp 65.000 per kg.

Direktur Jenderal Hortikultura Kementan, Prihasto Setyanto, yakin pasokan dan harga bawang merah secara nasional berangsur normal seiring panen raya di beberapa sentra dalam waktu dekat. “Memang terjadi pergeseran musim tanam akibat anomali iklim. Akibatnya jadwal panen raya juga sedikit bergeser,” ujarnya. Data Early Warning System (EWS) dari Ditjen Hortikultura menunjukkan, panen bawang merah pada Mei di 18 sentra utama diperkirakan seluas 8.958 hektar, dengan produksi mencapai lebih dari 67 ribu ton.

401 WNI ABK Pesiar yang Pulang ke Indonesia Menumpuk di Bandara Soetta

Kumparan – Sebanyak 401 WNI yang bekerja sebagai ABK di 3 kapal pesiar luar negeri menumpuk di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Kamis (7/5) sore. Penumpukan terjadi di salah satu pintu kedatangan bandara.

Berdasarkan informasi yang diterima kumparan, antrean dan penumpukan terjadi diduga karena 3 pesawat yang mengangkut 401 WNI tersebut tiba bersamaan. Sementara, pihak bandara harus melakukan proses pengecekan terkait COVID-19 dengan lama 5-10 menit per penumpang. Pemeriksaan itu terdiri dari pengecekan HAC (Health Alert Card), pemeriksaan suhu tubuh, pemeriksaan saturasi oksigen, wawancara per passenger, dan rapid test.

Sempat tak ada physical distancing di antara para ABK tersebut. Namun hal itu akhirnya diurai oleh petugas TNI-Polri dan petugas keamanan AVSEC.Pada pukul 15.00 WIB, disebutkan penumpukan penumpang sudah mulai terurai. Namun, hingga pukul 19.30 WIB, para ABK tersebut masih berada di Bandara Soetta. Adapun, rincian 3 pesawat yang membawa 401 ABK itu yakni:

1. Pesawat carter yang membawa 270 orang ABK Kapal Pesiar Costa Cruise dari Roma, Italia. Pesawat ini mendarat di Bandara Soetta pukul 14.30 WIB. 2. Pesawat carter yang membawa 71 orang ABK Kapal Pesiar Costa Cruise dari Roma, Italia. Pesawat ini sempat mendarat di Bandara Internasional Ngurah Rai pada 16.55 WITA dan lanjut terbang ke Bandara Internasional Soekarno Hatta. 3. Pesawat yang membawa 60 orang ABK Kapal Pesiar Mein Schiff dari Hamburg, Jerman. Pesawat ini mendarat di Bandara Internasional Soetta pukul 15.20 WIB.

Cara Obati Sariawan Saat Puasa

Demak – Kamis (7/5), Mulut yang kering saat puasa emang gampang banget untuk memicu sariawan. Rasanya bisa bikin terus-terusan meringis karena perih yang muncul dari sariawan itu. Tentu nggak nyaman banget dan ganggu puasa kamu.⠀

Coba ya lakukan cara-cara yang dikutip dari laman Klikdokter ini dapat memberikan informasi ke kamu, Sahabat Dukcapil lewat gambar di atas. Untuk mencegah sariawan itu muncul lagi, coba kurangi berkumur dengan cairan antiseptik secara berlebihan ya. Kadar alkohol yang terkandung di dalamnya tinggi jadi rentan banget untuk bikin mulut kamu makin kering.⠀

Merasa tak Berhak, 12 Warga Sirau Kembalikan Bantuan Sosial

BANYUMAS — Sebanyak 12 Warga Desa Sirau Kecamatan Kemranjen Kabupaten Banyumas, mengembalikan Bantuan Langsung Tunai (BLT) yang diterima. Pengembalian bantuan dilakukan secara langsung oleh seluruh warga pada Bupati Achmad Husein di pendopo Setda Banyumas, Rabu (6/5) sore.

“Bantuan yang diserahkan warga, merupakan bantuan BLT Kemensos yang nilainya Rp 600 ribu per bulan. Warga penerima memutuskan untuk mengembalikan karena merasa tidak berhak menerima bantuan,”  jelas Kepala Desa Sirau Kecamatan Kemranjen, Mualiful Khasan.

Dia menyebutkan, pengembalian bantuan tersebut dilakukan setelah pihak pemerintah desa memantau warganya yang menerima bantuan BLT. Dari pemantauan, diketahui ada warganya yang tergolong mampu namun masih menerima bantuan. Sementara di sisi lain, ada warganya yang membutuhkan namun justru tidak mendapat bantuan.

Berdasarkan kondisi tersebut, dia kemudian melakukan pendekatan pada ke-12 warga penerima BLT yang dinilai mampu, dan membujuk mereka untuk bersedia mengalihkan bantuan pada yang membutuhkan. ”Ternyata ke-12 warga yang mampu ini bersikap ikhlas,” jelasnya.

Namun karena penyerahan bantuan tidak bisa dilakukan secara langsung dengan menyerahkan bantuan pada yang berhak, dana bantuan tersebut dikembalikan dulu pada Bupati. ”Nanti oleh Bupati, bantuan tersebut diserahkan pada warga yang lebih berhak,” katanya.

Salah satu penerima Siti Chasanah Warga RT 02 RW 06 mengungkapkan bahwa dirinya bersama 12 warga lainya seharusnya menerima program BLT untuk warga yang terimbas adanya wabah covid-19. Meski tidak terlalu kaya, dia mengaku ada warga lain yang kurang mampu dan lebih membutuhkan bantuan.

”Dengan kesadaran dan keikhlasan karena ada warga lain yang lebih membutuhkan, saya menyerahkan kembali kepada pemerintah untuk diserahkan kepada yang lebih berhak,” Katanya.

Bupati Banyumas Achmad Husein, mengapresiasi keputusan warga untuk mengembalikan program BLT. ”Menurut saya ini merupakan sikap yang harus dihargai, sehingga saya mengundang langsung untuk datang ke pendopo,” katanya. (sumber : Republika)

Atasi Pandemi, Warga Luar Jabodetabek Juga Dapat Bantuan Tunai

Demak – Kamis (7/5), Kini masyarakat di luar Jabodetabek yang terdampak #Covid19 juga mendapatkan bantuan tunai lho.

Cara Membersihkan Masker Kain

Demak – Kamis (7/5), Sebagai upaya dalam mencegah penyebaran covid-19, saat ini masker kain menjadi atribut wajib bagi masyarakat yang harus keluar rumah atau berinteraksi dengan orang lain.

Namun tidak hanya sekedar menggunakan, menjaga kebersihan masker kain menjadi hal penting yang harus diperhatikan. Penggunaan masker kain yang tepat dan bersih tidak hanya mampu menyelamatkan diri sendiri tetapi juga orang disekitar kita. Yuk simak bersama cara membersihkan masker kain pada gambar berikut ini ya!

Menteri Teten Sosialisasikan Gerakan Masker Kain untuk Semua di Kalangan Pedagang

Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki mengisi waktu menjelang buka puasa dengan menyambangi para pedagang kecil yang berjualan di kawasan Setiabudi, Jakarta Selatan, Rabu (6/5) sore. Sambil membagikan masker kain bagi para pedagang, juga untuk para ojek konvensional maupun online yang sedang antre membeli makanan di warung, Teten juga mensosialisasikan gerakan mengenakan masker kain.

“Kita sedang membuat gerakan mengenakan masker kain non medis untuk para pedagang, terutama pengusaha mikro, yang sebagian besar tidak bisa menerapkan social distancing karena mereka harus mencari nafkah di jalan, sementara protokol Covid-19 juga harus dipenuhi,” kata Teten kepada wartawan.

Menurut Teten gerakan mengenakan masker kain di kalangan pedagang ini penting, karena mereka termasuk kelompok yang rentan terpapar Covid-19. Dengan mengenakan masker, para pedagang di jalan dapat beraktivitas dengan lebih aman, atau mengurangi resiko tertular virus tersebut.

“Para pedagang ini berhubungan dengan banyak orang, dan mereka juga menjual makanan. Kalau mereka tidak mengikuti protokol Covid-19, penularan virus ini akan makin menyebar; sementara mereka juga sangat membutuhkan pendapatan, dan tetap mencari nafkah untuk keluarganya di rumah,” katanya.

Dalam mensosialisasikan gerakan mengenakan masker kain, Kemenkop dan UKM bekerja sama dengan PT Mayora, PT Shirama Internasional, dan Komunitas Solidaritas Berantas Covid-19. Tujuannya adalah untuk mengurangi permintaan pasar terhadap masker medis, dan juga untuk menambah peluang penghasilan bagi UKM yang memproduksi masker kain non medis.

“Gerakan mengenakan masker kain ini, yang sekarang telah banyak diproduksi oleh UMKM, kita distribusikan juga lewat LAZISNU yang membagikannya ke pedagang pasar pelaku UMKM, dan juga para pedagang di tengah jalan,” ujar Teten.

Arto Biantoro, salah seorang inisiator gerakan mengenakan masker kain, mengatakan bahwa di tahap pertama ini pihaknya fokus membagikan masker kain kepada para pedagang di sekitar wilayah Jabodetabek. Mengingat pasokan masker yang terus berdatangan, pihaknya juga akan mendistribusikan ke daerah-daerah lain melalui kerja sama dengan LAZISNU.

“LAZISNU memiliki cabang dan kekuatan untuk masuk ke akar rumput; sehingga perannya sebagai distributor sangat penting untuk dapat menjangkau wilayah tersebut,” papar aktivis brand lokal itu. (Sumber : Merdeka)

YUK, JAGA PERILAKU DAN BIJAK BERMEDIA SOSIAL

Demak – Kamis (7/5), Sahabat Dukcapil, tahukah kalian bahwa Menyebarluaskan perilaku penghinaan/pencemaran nama baik yang dapat diakses informasi elektronik bisa DIPIDANA! *Dasar Hukum*
UU Nomor 11 tahun 2008 tentang Informasi dan Transksi Elektronik (ITE) pada Pasal: *Pasal 36* “Setiap orang dengan sengaja dan tanpa hak atau melawan hukum melakukan perbuatan sebagaimana yang dimaksud dalam Pasal 27 sampai Pasal 34 yang mengakibatkan kerugian bagi orang lain” *Pasal 51 ayat (2)*

Setiap Orang yang memenuhi unsur sebagaimana dimaksud dalam Pasal 36 dipidana dengan pidana penjara paling lama 12 tahun dan/atau denda paling banyak Rp 12 miliar.

Tingkat Resiko Penularan Penyakit

Demak – Kamis (7/5), Sahabat Dukcapil siapa nih yang nggak mau pakai masker dengan alasan masker bikin engap, bikin makeup luntur atau gincu ilang? Sini mimin bisikin… kamu gak asik… Menggunakan masker adalah upaya yang efektif dalam mencegah penularan covid-19! Sudah terbukti di banyak negara.

Ayo selalu disiplin menggunakan masker dengan benar saat keluar rumah dan berinteraksi dengan orang lain, jaga jarak aman, dan cuci tangan dengan sabun sebelum dan sesudah melepaskan masker ya!

Social media & sharing icons powered by UltimatelySocial