Mudik Tetap Dilarang Meski Moda Transportasi Beroperasi

Demak – Jumat (8/5), Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menyatakan, semua moda transportasi akan beroperasi kembali mulai Kamis (7/5/2020) dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan Covid-19.⁣

Namun demikian, aturan tersebut bukan berarti mencabut larangan mudik untuk masyarakat.⁣ Hal tersebut disampaikan Budi dalam rapat kerja dengan Komisi V DPR secara virtual, Rabu (6/5/2020).⁣ Budi mengatakan, aturan tersebut merupakan hasil penjabaran dari Permenhub Nomor 25 Tahun 2020 tentang Pengendalian Transportasi Selama Mudik Idul Fitri Tahun 1441 Hijriah dan Surat Edaran dari Menko Perekonomian.⁣

Rekening Listrik Mei 2020 Terdapat Selisih Tagihan, Naik/Turun Dari Sebelumnya?

Demak – Jumat (8/5), Dilansir dari PLN, Electrizen, Tagihan rekening listrik bulan Mei 2020 terdapat SELISIH TAGIHAN, Naik atau Turun dari bulan sebelumnya? Mari simak simulasi perhitungan Rekening Bulan Mei 2020 pada infografis diatas.

Sejak Maret 2020, untuk mendukung program physical distancing untuk memutus mata rantai penyebaran COVID-19, Petugas catat meter PLN tidak bisa mengunjungi pelanggan untuk melakukan pencatatan meter secara langsung.
Untuk itu tagihan pada Bulan April 2020 untuk penggunaan listrik bulan Maret didasarkan pada perhitungan rata-rata penggunaan listrik 3 bulan terakhir (Desember, Januari, & Februari).

Pada bulan Maret 2020, masyarakat sudah melakukan PSBB sehingga terjadi kenaikan konsumsi listrik akibat banyaknya aktivitas pelanggan di rumah, hal ini menyebabkan terjadinya selisih antara jumlah penggunaan riil dengan pencatatan (yang didasarkan angka rata-rata selama tiga bulan). Selisih ini kemudian terakumulasi dan ditagihkan pada tagihan rekening bulan Mei 2020.

Kami pastikan bahwa tidak ada kenaikan tarif listrik (Tarif Listrik TETAP sejak 2017). Berdasarkan data kami, konsumsi daya di tingkat rumah tangga selama bulan Maret dan April memang cenderung meningkat akibat Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Bagi pelanggan yang ingin melakukan pengecekan terhadap catatan pemakaian listrik bisa dilakukan melalui WhatsApp PLN 08122 123 123, Aplikasi PLN Mobile, website www.pln.co.id, dan Contact Center PLN 123.

Himbauan Dari WHO Indonesia Untuk Lansia Dan Orang-Orang Dengan Kondisi Kesehatan Tertentu

Demak – Jumat (8/5), Lansia & orang-orang dgn kondisi kesehatan tertentu berisiko lebih tinggi menderita COVID19 yg parah.⁣ Bagi para lansia di Indonesia, kami merekomendasikan untuk mengikuti bbrp anjuran kesehatan berikut ini.

Sedangkan bagi Anda yg tidak berisiko tinggi, mari kita bantu lindungi para lansia dan orang-orang dgn kondisi kesehatan tertentu.⁣ Lawan COVID19 merupakan tanggung jawab kita bersama!

Dengan APD, Operator Dindukcapil Kab. Demak Di TPDK Kecamatan Karanganyar Layani Warga

Demak – Pagi ini (8/5), Endang Sulistyowati, S.Pd, Operator Dindukcapil Kab. Demak yang bertugas di TPDK Kecamatan Karanganyar ini melayani para pemohon, khususnya warga di Kecamatan Karanganyar yang membutuhkan dokumen kependudukan, dengan mengenakan Alat Pelindung Diri (APD) berupa face shield dan sarung tangan, sebagai upaya untuk menekan penyebaran covid 19.

Pelayanan yang diberikan oleh Endang, yaitu penambahan anak yang baru lahir wajib di laporkan di desa dan kecamatan bagian data, agar data anak bisa masuk kedalam data pusat dan data bisa tercantum dalam KK. Seperti yang di lakukan oleh siti aisiyah dari desa ngaluran Rt 002, Rw 004, telah menambahkan data anak yang pertama atas nama Muhammad galih kurniawan lahir di kudus 23 April 2020. Bayi lahir di. Data tersebut memang benar-benar menjadi data yang valid.

HOAX Tentang Informasi Spesifik Dari Kemenkes

Demak – Jumat (8/5), Sahabat Dukcapil, Beredar pesan e-mail yang berasal dari Kemenkes berisi mengenai saran agar menyerahkan diri guna melakukan pengujian COVID19.

Di sampaikan bahwa kemenkes tidak mengeluarkan informasi tersebut & dipastikan tidak benar. Untuk itu, Kemenkes meminta agar lebih waspada terhadap pesan tersebut. Segera hapus atau laporkan sebagai pishing guna melindungi kalian dari kejahatan online. Hati-hati terhadap informasi yang beredar ya Sahabat Dukcapil. Jangan mudah percaya dan cek setiap informasi yang kalian dapatkan, pastikan itu berasal dari sumber terpercaya, sehingga bisa di pertanggungjawabkan kebenarannya.

Bau Mulut Tak Sedap?Begini Cara Mengatasinya

Demak – Jumat (8/5), Bila ingin mencoba cara lain untuk mengatasi bau mulut selain menggunakan obat kumur, Anda bisa mencoba berbagai bahan alami. Cek inografis diatas ya Sahabat Dukcapil.

Selamat Hari Palang Merah Sedunia

Demak – Selamat hari Palang Merah Internasional, 8 Mei 2020. Terimakasih untuk para relawan Palang Merah dan Bulan Sabit Merah dalam melayani masyarakat terutama pada masa pandemi Covid-19 sekarang ini. Dan selamat berjuang.

Sahabat Dukcapil tahukah kamu, stok darah Palang Merah Indonesia berkurang hingga 70% di tengah pandemi Covid19. Padahal, darah sangat dibutuhkan untuk tindakan medis tertentu, seperti penanganan demam berdarah, kanker, hingga kelahiran seorang bayi. Sambil merayakan Hari Palang Merah Sedunia yang jatuh tepat hari ini, Ayo Donor Darah untuk saudara-saudara kita yang membutuhkan. Cek ketentuan donor darah di Palang Merah Indonesia ya, terima kasih untuk kepedulianmu. Yuk berbagi pengalaman donor darahmu

Selain Curcumin, Ekstrak Daun Kelor Diklaim Mampu Tangkal Virus Corona

Terhitung hingga kini, wabah virus corona atau Covid-19 belum ada obatnya. Meski demikian, berbagai pihak terus berupaya menemukan obat pembunuh virus tersebut, baik secara klinis maupun secara herbal.

Seperti yang dilakukan oleh Siti Nurcahya. Warga asli Kediri, Jawa Timur ini mengaku menemukan ramuan tradisional yang diklaim dapat meningkatkan imunitas tubuh dan mampu menangkal virus termasuk virus corona.

Ramuan tradisional itu pun, disebutnya berbahan dasar daun kelor. Ia mengaku, daun kelor memiliki banyak kandungan nutrisi yang sangat bermanfaat untuk tubuh. Diantaranya adalah, mineral, asam amino, vitamin B6, A, C, zat kalsium, protein dan potasium.

“Di dalamnya banyak kandungan nutrisinya. Antara lain, mineral, asam amino serta vitamin, ada zat kalsium, protein dan potasium. Banyaknya bahan alami ini didapat dari ekstrak daun kelor yang dijadikan bahan baku utama,” paparnya, Kamis (7/5).

Ia menambahkan, daun kelor saat ini tidak mudah didapat. Oleh karenanya, ia pun mengekstrak daun kelor tersebut, menjadi cairan yang dapat dengan mudah dikonsumsi oleh siapapun.

“Obat ini membuat badan bugar juga meningkatkan kekebalan tubuh sehingga jarang terserang penyakit. Obat ini pun mudah mengkonsumsinya, tinggal diteteskan dalam segelas air, diaduk dan langsung diminum,” tambahnya.

Meski secara klinis belum pernah teruji, namun ia meyakini khasiat dari ekstrak daun kelor ini sudah teruji sejak lama oleh masyarakat. Sebab, sebelum-sebelumnya, daun kelor ini sudah banyak dikonsumsi oleh masyarakat sebagai salah satu bahan untuk sayur.

“Banyak warga berkeyakinan ramuan tradisional yang terkandung dalam daun kelor ini dapat menjaga imunitas tubuh untuk menangkal virus,” ungkapnya.

Untuk menjaga kepercayaan masyarakat terkait dengan keamanan ramuan yang ditemukannya itu, Siti pun mendaftarkan produknya ke BPOM dengan nomor TRI 93627491. Ia juga memberi nama ramuannya itu dengan nama ‘Mosehat’.

“Saya yakin, daun kelor ini dapat meningkatkan imun tubuh. Jika tubuh memiliki imun yang baik, maka virus atau penyakit apa pun tidak akan mudah menyerang,” tandasnya.

Sebelumnya, profesor asal Universitas Airlangga (Unair) di Surabaya, Prof Dr drh Chairul Anwar Nidom juga mengklaim telah menemukan ramuan empon-empon yang dapat mencegah penularan virus corona atau Covid-19 dalam tubuh.

Empon-empon yang terdiri dari jahe, kunyit, temulawak dan sereh ini diyakini memiliki kandungan curcumin. Dimana, curcumin diklaim mampu mencegah badai sitokin di dalam paru. Sitokin sendiri merupakan senyawa sel (respon imun) sebagai reaksi terhadap adanya virus.

Jadwal “Belajar dari Rumah” di TVRI Hari Ini, Jumat 8 Mei 2020

Jakarta – Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) tengah menyiapkan 720 episode untuk penayangan program Belajar dari Rumah selama 90 hari di TVRI. Mahalnya kuota internet dan keterbatasan kesediaan jaringan di sejumlah wilayah diharapkan tak lagi menjadi kendala siswa untuk tetap bisa belajar dari rumah. Direktur Jenderal Kebudayaan Hilmar Farid menjelaskan lebih detail mengenai program Belajar dari Rumah di TVRI. Ia mengatakan, jadwal di hari Senin hingga Jumat digunakan untuk pembelajaran dengan total durasi tiga jam per hari untuk semua tayangan. Baca juga: Jadwal Pendaftaran Sekolah Kedinasan 2020, STAN Tak Buka Pendaftaran Sedangkan pada akhir pekan, yakni pada Sabtu dan Minggu, ada durasi tiga jam khusus untuk program kebudayaan, antara lain talkshow, podcast, kesenian hingga perkembangan budaya dari seluruh Indonesia.

Berikut jadwal terbaru tayangan “Belajar dari Rumah” TVRI hari ini, Jumat 8 Mei 2020 (jadwal ini dapat berubah sewaktu-waktu sesuai kebijakan penyiaran TVRI dan Kemendikbud): 08.00-08.30: Jalan Sesama: Main Musik Yuk (PAUD dan sederajat) 08.30-09.00: Sahabat Pelangi: Kabar Kabur (SD Kelas 1-3 dan sederajat) 09.00-09.30: Gemar Matematika: Faktor dan Kelipatan Bilangan (SD Kelas 4-6 dan sederajat) Baca juga: Universitas Pertahanan Buka Pendaftaran S1, Bebas Biaya Kuliah 09.30-10.00: Taman Nasional Betung Kerihun (SMP dan sederajat) 10.00-10.30: Astronomi (SMA dan sederajat) 10.30-11.00: Keluarga Indonesia: Stres Pada Anak dengan Anak (Sumber : Kompas)

Cegah Covid-19, Masyarakat Disarankan Makan Menu Gizi Seimbang

JAKARTA – Pengurus Dewan Pusat Perwakilan Persatuan Ahli Gizi (DPP Persagi) Triyani Kresnawan mengatakan, masyarakat umum atau orang yang sehat diminta mengkonsumsi menu gizi seimbang untuk mencegah terpapar Covid-19. “Masyarakat umum, orang sehat, atau orang dalam pemantauan (ODP) yang tidak terinfeksi Covid-19 yang berada di rumah juga harus tetap mengkonsumsi menu gizi seimbang,” ujar Triyani sebagaimana dikutip dari rilis Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Kamis (7/5/2020). “Mereka tetap butuh zat gizi makro seperti protein, karbohidrat, lemak, serta sayur dan buah,” lanjutnya.

Menurut Triyani, konsumsi makanan bergizi sangat penting dalam membentuk sistem kekebalan tubuh yang kuat. Dengan begitu, potensi tertular Covid-19 atau penyakit lain bisa diminimalisasi. “Sumber karbohidrat antara lain nasi dan jagung. Sumber protein antara lain daging, ayam, telur, tahu, tempe dan kacang hijau. Contoh menu (untuk) sarapan pagi adalah nasi putih, telur mata sapi, dan setup wortel,” jelas Triyani. Triyani juga mengimbau masyarakat Indonesia untuk memberikan perhatian khusus untuk mengkonsumsi sayur dan buah untuk gizi seimbang. (Sumber : Kompas)

Social media & sharing icons powered by UltimatelySocial