Melihat Pasar Tradisional di Salatiga yang Terapkan Social Distancing

Salatiga – Suasana Pasar Pagi yang menerapkan jaga jarak (Social Distancing) antar lapak pedagang di Jalan Jendral Sudirman, Salatiga, Jawa Tengah, Rabu (29/4/2020). Penerapan tersebut dilakukan untuk keamanan bersama dan menekan penyebaran wabah pandemi Covid-19.

Penerapan tersebut dilakukan untuk keamanan bersama dan menekan penyebaran wabah pandemi virus corona atau Covid-19. (Sumber : Merdeka.com)

Seperti Ramadhan, Harga Bawang Merah Meroket

Demak – Diduga akibat tidak ada panen, harga bawang merah melonjak tinggi saat Ramadhan ini. Kenaikannya mencapai 100 persen dari harga semula. Yakni dari Rp 20 ribu sekarang mencapai Rp 40 ribu per kilogram.
.
“Kenaikan harga bawang merah ini sudah terjadi selama satu pekan ini. Katanya bawang merah sedang langka, karena sejumlah petani bawang merah di Brebes tidak ada panen,” kata Kristiani, salah seorang pedagang sembako di Pasar Kendal, Selasa, (28/4/2020). Diakuinya, jika dari pemasok bawang merah yang menjual bawang merah kepada para pedagang beberapa pekan ini hanya membawa pasokan sedikit.

Perhatikan Kesehatan Mental Remaja Saat Pandemi Covid 19

Demak – Rabu (29/04/2020). Pembatasan aktivitas saat pandemi Covid 19 ternyata berdampak pada kesehatan mental remaja. Hal ini terbukti dari survey yang telah dilakukan oleh Unicef, 60% anak-anak yang tinggal di salah satu dari 82 negara dengan lockdown penuh dan sebagian, serta 99% anak-anak dan remaja yang berusia kurang 18 tahun tinggal di salah satu dari 186 negara dengan pembatasan gerak.

Maka dari itu yang bisa dilakukan adalah segera menyadari bahwa kecemasan merupakan hal yang wajar, mencari informasi yang benar dan terpercaya, terbuka kepada orangtua tentang kecemasan yang dialami, membatasi menonton atau melihat berita tentang virus corona.

Gotong Royong Hadapi Covid-19

Demak – Rabu (29/04/2020). Para tokoh agama dan tokoh masyarakat berperan penting untuk mengajak masyarakat bergotong-royong serta mengikis diskriminasi terhadap pasien ataupun jenazah pasien positif Covid-19. *5 Langkah Gotong Royong Yang Bisa Diterapkan, antara lain Membuat grup messenger khusus warga setempat untuk bertukar informasi, Mengajak warga tak antipati pada pasien ataupun jenazah pasien positif Covid-19.

Memastikan kebenaran atau valid tidaknya info yang beredar untuk menghindari hoax/kabar bohong, Membantu warga untuk toleransi dan gotong royong membantu sesama mengidentifikasi warga bergejala atau beresiko tinggi terkena Covid-19, Menyegerakan langkah prosedural terkait pencegahan dan isolasi mandiri. (sumber : Kemenkes RI).

Mudik Naik Travel ke Cilacap, Semua Penumpangnya Terkena Corona

Semarang – Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo menyebut masih ada pemudik yang nekat sembunyi-sembunyi agar bisa masuk Jawa Tengah meski sudah ada larangan mudik. Ganjar lalu menyinggung soal insiden tujuh penumpang travel positif Corona di Cilacap.

“Masih ada yang bocor di beberapa tempat. Tolong masyarakat ikuti aturan dengan baik, bahaya betul kalau ngumpet-ngumpet,” kata Ganjar di kantornya, Selasa (28/4/2020).

Ganjar menyebut mudik menjadi berbahaya jika ternyata membawa virus Corona atau menjadi carrier. Lalu tanpa disadari menularkan virus tersebut ke orang lain. “Saya kontak Bupati Cilacap, ada tujuh naik travel dan ketujuhnya itu positif semua,” ujar Ganjar mencontohkan. Ganjar pun meminta jika memang ada kondisi mendesak harus pulang ke tempat asal maka wajib mengurus izin ke pemerintahan. Dia memastikan Pemda setempat bisa lebih mengambil langkah bijaksana.

“Saya ingatkan, bahaya sudahlah. Blak-blakan saja kalau mau mudik. Kalau memang harus pulang, uruslah surat minta izin dan sebagainya. Urus saja izinnya, saya kira pemerintah juga akan bijaksana,” tegasnya. Ganjar kembali meminta agar warganya menahan diri untuk tidak mudik supaya memutus rantai penularan Corona. Ia pun menjanjikan upaya agar warganya di perantauan terurus.

“Kalau anda bisa bertahan, tolong tetap bertahan. Nanti kami urus kok. Jangan khawatir, nanti kami urus. Setiap hari saya membalas WA, telepon, DM bahkan DM soal itu. Ada mekanisme yang dapat ditempuh untuk itu, tolong patuhi peraturan pemerintah,” pintanya. Ganjar menjelaskan bupati, wali kota bahkan kepala desa sudah memberikan respons positif terkait masalah mudik. Sejumlah tempat karantina bagi pemudik juga sudah disiapkan. “Bupati, wali kota dan kades sudah bagus responnya, kalau ada pemudik langsung dikarantina dengan baik. Mudah-mudahan ini bisa menanggulangi,” jelasnya. (Sumber : Detikcom).

Info Penutupan Dan Pengalihan Arus Wilayah Demak Kota

Demak – Rabu (29/04/2020). Info Penutupan dan Pengalihan Arus Lalu Lintas di Wilayah Demak Kota. Untuk mencegah penyebaran virus corona (covid-19) diwilayah Kabupaten Demak. Mulai Hari Rabu Tanggal 29 April 2020, yang semula Pukul 00.01 s/d 09.00 WIB. Diralat menjadi Pukul 00.01 s/d 06.00 WIB.

Filter Akses Lalu Lintas ke dalam Kota Demak di titik Depan SMP N 1 DEMAK dan Traffict light jebor DI TUTUP TOTAL, selanjutnya jembatan Kracakan s/d jembatan Kalijajar (Termasuk akses Jalan menuju ke Jl. Pemuda, Jl. Kyai Singkil, Jl. Sampangan) Selanjutnya Jalan digunakan untuk penempatan pedagang diluar los pasar baik yang ada dibawah mapun atas. – Lokasi parkir bagi para pengunjung pasar telah disiapkan di Jl. Pecinan, Jl. Pemuda, dan Jl. Sampangan. Pengumuman ini bersumber dari Surat Edaran Bupati Demak No. 440.1/9 Th. 2020 tentang penataan dan pembatasan kegiatan perdagangan dikawasan Pasar Bintoro Demak.

Pembayaran Pajak Dapat Melalui Aplikasi SAKPOLE

Demak – Rabu (29/04/2020). Dilansir dari Satlantas Polres Demak, bahwa telah diumumkan kepada masyarakat Kabupaten Demak, bahwa saat ini material STNK dan TNKB telah tersedia untuk melayani para wajib pajak.

Pelayanan Seperti Biasa, Hanya Jam Pelayanan Dikurangi hingga Pukul 12.00 WIB. Pembayaran Pajak Tahunan, Dapat dilakukan Melalui Aplikasi SAKPOLE. Ayo dukung Pemerintah dalam upaya mencegah penyebaran virus Covid 19. Tetap tinggal di rumah.

Aturan Penataan Pasar Dan Penutupan Jalan Guna Mencegah Corona

Demak – Kemarin (Selasa, 28/04/2020). Mempertimbangkan dengan semakin meningkatnya kasus infeksi Virus Corona, dan menindaklanjuti arahan Presiden Republik Indonesia dan Gubernur Jawa Tengah maka dalam upaya pencegahan dan meminimalisir penyebaran Virus Corona.

Pemerintah Kabupaten Demak melakukan Penataan dan Pembatasan Kegiatan Perdagangan di Kawasan Pasar Bintoro..Untuk lebih jelasnya dapat dilihat di Infografis diatas..Surat Edaran Bupati Nomor 440.1/9 Tahun 2020 tentang Penataan dan Pembatasan Kegiatan Perdagangan di Kawasan Pasar Bintoro dapat di download melalui tautan :.bit.ly/SEBUPDEMAKPENATAANPASAR

Koordinator TPDK Kec. Sayung Ikuti Piket Penjagaan Di Pos Pantau Covid 19 Sayung

Demak – Akrom, S.Sos yang merupakan pegawai Dindukcapil Kab. Demak yang bertugas sebagai Koordinator di TPDK Kecamatan Sayung hari ini (28/04/2020) mendapatkan jatah piket untuk membantu para pegawai di Kecamatan Sayung dalam upaya pencegahan penyebaran corona.

Dirinya mendapatkan jadwal tugas piket di Pos Pantau Covid 19 Sayung, Polres Sayung dan arus mudik di Onggorawe mulai jam 14.00 WIB sampai 21.00 WIB. Pos pantau ini berguna untuk memantau pergerakan warga dari luar yang masuk ke wilayah setempat, sekaligus sebagai langkah antisipatif sekaligus mencegah penyebaran wabah virus corona.

Penyerahan Dokumen KK, Satu Jam Terwujud

Demak – Selasa (28/04/2020). Nurokhim mengambil Kartu Keluarga (KK) miliknya yang mengalami perubahan elemen data kependudukan berupa tambah jiwa. Nurokhim yang merupakan warga desa Raji, Kecamatan Demak.

Hasnul Khotimawati, SH yang merupakan pegawai Dindukcapil Kab. Demak dan bertugas sebagai Operator di TPDK Kecamatan Demak menambahkan bahwa persyaratan yang diajukan oleh Nurokhim untuk permohonan tambah jiwa pada KK sudah lengkap dan teapat, sehingga bisa langsung diproses.

Social media & sharing icons powered by UltimatelySocial