Demak – 3 ASN Dindukcapil Kab. Demak, yaitu Dyah Isnaeni, Baharuddin dan R mengikuti lomba pengucapan Pembukaan UUD 1945, Panca Prasetya Korpri dan ASN Core Value di Pendopo Bina Pradja Demak, pada hari ini (Rabu) …
Semarang – Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi atau Hendi menyebut pihaknya akan memilih gerakan ‘Jogo Tonggo’ ketimbang PSBB, untuk menekan penyebaran COVID-19 di wilayahnya. Pemkot Semarang kini tengah menyiapkan Perwal pembatasan wilayah non-PSBB.”Sudah kami rapatkan Perwalkot pembatasan wilayah non-PSBB yaitu dengan model ‘Jogo Tonggo’.
Hari Senin gerakan itu kita berlakukan. Dasarnya semangat kondisi tanggap bencana, yang nanti akan mengatur tempat kerja, usaha, pendidikan dan kegiatan masyarakat,” kata Hendi usai rapat koordinasi bersama Ganjar di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Semarang, Jumat (24/4). Sumber (Kumparan)
Demak – Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo meluncurkan gerakan ‘Jogo Tonggo’. Gerakan yang dibuat untuk saling menjaga tetangga saat Pandemi COVID-19. Istilah Jogo Tonggo diambil dari bahasa jawa. ‘Jogo’ artinya menjaga, sedangkan ‘Tonggo’ artinya tetangga.”Pada pelaksanaannya, ‘Jogo Tonggo’ mencakup dua hal, yaitu jaring pengaman sosial dan keamanan, serta jaring ekonomi,” tulis Humas Jateng di akun Twitternya, Sabtu (25/4).
Dalam unggahan itu, akun Humas Jateng memuat dua poster gerakan Jogo Tonggo. Poster pertama berisi struktur gerakan Jogo Tonggo dan tugas mereka.”Bertugas memastikan bahwa warga secara bergotong-royong melawan penyebaran dan penularan COVID-19,” dikutip dari poster.Tugas anggota gerakan ini juga memastikan bantuan dan dukungan dari luar wilayah yang masuk ke daerahnya tepat sasaran dan tepat guna.”Bidang tugas Satgas, bidang kesehatan, bidang sosial dan keamanan, bidang ekonomi dan bidang hiburan.” Di poster kedua, empat bidang tugas satgas tersebut dijabarkan dengan lengkap. Anggota pelaksana gerakan tersebut, yakni, Karang Taruna, Dasa Wisma, Posyandu, Linmas, warga di tingkat RW dan organisasi lain. (sumber : Kumparan).
Demak – Sabtu (25/042020). Sahabat Dukcapil, dilansir dari Klikdokter, ada beberapa kunci biar saat puasa tubuh selalu segar dan bugar. Dengan pilihan makanan yang tepat, kamu bisa menjalani puasa tanpa hambatan.
Jadi, pastikan menu sahur yang sehat tersaji untuk keluarga kamu seperti menu-menu berikut ini: Pertama, Karbohidrat kompleks (Nasi merah, nasi hitam, dan kentang yang direbus dengan kulitnya). Karbohidrat kompleks dicerna lebih perlahan dan energi yang dikandungnya juga dilepaskan dengan bertahap. Kedua, Protein (telur, ayam, ikan, tempe tahu, dan daging). Protein merupakan nutrisi wajib yang berfungsi menggantikan sel-sel rusak. Dengan pergantian atau regenerasi ini, kerja seluruh sistem tubuh tetap terjaga optimal, sekalipun saat berpuasa.
Ketiga, Serat (gandum, biji-bijian dan kacang-kacangan). Biar pencernaan tetap sehat dan lancar selama bulan puasa, serat perlu ada dalam menu sahur kamu ya. Empat, Buah dan sayur. Selain kadar airnya tinggi, sayur dan buah juga kaya akan vitamin, mineral, dan antioksidan yang mampu menjaga kebugaran tubuh selama puasa. Terakhir, Air putih. Cukupi kebutuhan cairan tubuh dengan minum 4–6 gelas air putih saat sahur dan buka puasa. Pastikan air putih nggak ditambah sirup atau gula. Nggak susah kan menjaga kesehatan saat berpuasa, Sahabat Dukcapil?
Demak – Sabtu (25/04/2020). Dilansir dari Kementerian Kesehatan RI, bahwa Imunisasi merupakan upaya kesehatan masyarakat yang efektif dan efisien dalam mencegah beberapa penyakit berbahaya. Setiap minggu keempat bulan April setiap tahunnya masyarakat dunia melaksanakan Pekan Imunisasi Dunia. Sampai saat ini, Pekan Imunisasi Dunia telah dilaksanakan oleh lebih dari 180 negara melalui pelaksanaan berbagai kegiatan, termasuk di Indonesia. Situasi pandemi COVID-19 yang telah menjangkiti sebagian besar negara pun tidak menyurutkan semangat masyarakat dunia untuk tetap menggaungkan pentingnya imunisasi dan melakukan langkah-langkah penting untuk memastikan setiap anak dan kelompok rentan lainnya terlindungi dari penyakit-penyakit berbahaya dengan imunisasi.
Dalam situasi pandemi COVID-19 ini, Kementerian Kesehatan menganjurkan agar Imunisasi tetap diupayakan lengkap dan dilaksanakan sesuai jadwal untuk melindungi anak dari PD3I dan setiap pelayanan imunisasi yang dilaksanakan tetap mengedepankan prinsip social/physical distancing. Kemenkes juga menghimbau kepada seluruh petugas kesehatan untuk selalu memantau status imunisasi setiap sasaran yang ada di wilayah kerja nya. Setelah pandemi berakhir, Kementerian Kesehatan dengan didukung oleh seluruh mitra pembangunan terkait akan dengan siap siaga melakukan berbagai upaya untuk meningkatkan kembali capaian dan kualitas program imunisasi. “Imunisasi adalah hak setiap anak”
Jakarta, InfoPublik – Pengelola Bandara baik Angkasa Pura/AP I (persero) maupun Angkasa Pura/AP II (persero) menyatakan mendukung diterbitkannya Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 25 Tahun 2020 tentang Pengendalian Transportasi Selama Musim Mudik Idul Fitri 1441 H dalam rangka Pencegahan Penyebaran Covid-19.
Adapun dukungan yang diberikan berupa penghentian sementara semua layanan angkutan komersial penumpang di seluruh bandara di Indonesia, terutama yang berada dibawah pengelolaan kedua perseroan tersebut. “Untuk mendukung Pemerintah dalam melakukan pencegahan penyebaran Covid-19 melalui aturan larangan mudik, Angkasa Pura I menghentikan sementara layanan terhadap penerbangan komersial penumpang mulai 24 April hingga 1 Juni 2020. Kami mengimbau masyarakat yang sudah memiliki tiket dengan jadwal penerbangan pada periode tersebut agar menghubungi pihak maskapai untuk melakukan refund atau reschedule,” ujar Kepala Sekretaris Perusahaan PT Angkasa Pura I (Persero), Handy Heryudhitiawan, dan senada dengan pernyataan Kepala Komunikasi Perusahaan PT Angkasa Pura II, Yado Yarismano dalam keterangan tertulisnya.
Demak – Dilansir dari PLN Jateng DIY, Sabtu (25/04/2020). Mengingatkan kembali kepada Sahabat Dukcapil, yuk kirim angka stand kWh meter kamu mulai bulan ini via Whatsapp ke nomor 08122-123-123. Dengan mengirimkan angka stand kWh meter kita bisa bantu mendukung program PSBB dan physical distancing agar bisa memutus mata rantai penyebaran virus Covid-19.
Jadi jangan lupa kirim antara periode tanggal 23 – 30/31 setiap bulannya ya Sahabat Dukcapil, biar pencatatannya makin akurat.
Demak – Sabtu (25/04/2020). Pesan Dari Istiqlal: Bersatu Lawan COVID19 Selama Bulan Ramadan 1441 H. Selamat pagi Sahabat Dukcapil. Memasuki puasa pertama harus jaga semangat dan optimisme ya Sob. Selama bulan Ramadan Sahabat Dukcapil bisa melaksanakan Salat Tarawih di rumah saja sambil menyaksikan dan mendengarlan Tausiahnya dari Istiqlal.
Tausiah dari Istiqlal akan disiarkan di TVRI mulai pukul 19.00 WIB dan di RRI & RRI Net mulai pukul 20.05 WIB setiap hari selama Ramadan. Dengan adanya program ini, jadi Sahabat Dukcapil bisa beribadah di rumah saja sambil membantu untuk memutus rantai penyebaran COVID-19, pasti tambah berkah kan sahabat dukcapil.
Demak – Jumlah pasien positif corona di Kabupaten Demak bertambah 6 orang. Pasien positif corona di Demak yang awalnya masih 5 orang kini menjadi 11 orang pada Jumat 24 April 2020 (hari ini) yang bertepatan dengan awal puasa 1 Ramadhan. Dilansir Tribunjateng, Juru Bicara Gugus Tugas Covi19 Kabupaten Demak, Singgih Setyono mengatakan 5 pasien dirawat di rumah sakit wilayah Demak, sedangkan 6 lainnya di rumah sakit Semarang dan Kudus.
“Warga positif hari ini, rata-rata kontak dengan orang luar,” jelasnya di ruangannya, Jumat 24/4/2020. Ia menjelaskan, warga positif tambahan tersebut lantaran melakukan kontak dengan orang dari luar Demak. Tepatnya bukan warga Demak positif menularkan ke warga lain. Ia menjelaskan, pihaknya mendukung penuh upaya pembatasan di level RT yang terdapat warga positif. Ia menambahkan, upaya isolasi atau pembatasan di level RT tersebut sebagai langkah pengawasan secara langsung oleh masyarakat untuk warga yang positif.
“Harapannya nanti yang positif bisa diawasi oleh masyarakat satu RT untuk tidak keluar.” “Kemudian warga dalam lingkungan tersebut yang kondisi ekonominya tidak bagus akan didata oleh pak RT dan pak RW sampai ke pak lurah, pak camat tanda tangan, kabupaten yang akan memberikan bantuan dalam bentuk natura, barang yang bisa langsung dimanfaatkan,” imbuhnya. Dirinya menambahkan, pihaknya telah mengumpulkan Kades dan Camat terkait atas konsep tersebut. Ia menyebut, jumlah RT yang dibatasi atau isolasi nantinya terdapat 9 desa 7 kecamatan.
Demak – Tidak Ada Kekeliruan Data: Ketidaksamaan data antara di website corona.demakkab.go.id dengan postingan @demakhariini sebelumnya yang mencatut pernyataan Juru Bicara Gugus Tugas Covid19 Demak, Dr. Singgih Setyono M. Kes. bukan sebuah kekeliruan. Kedua data tersebut memang benar, bedanya adalah 6 pasien dari Demak yang dirawat di Rumah Sakit di Kudus dan Semarang tidak dicantumkan dalam data di website tersebut karena sudah terdata terlebih dahulu di Tim Gugus Tugas Kudus. Namun perlu kita waspadai, riwayat pasien yang memang dari Demak ini (belum disebutkan 6 pasien tersebut dari wilayah Demak mana saja).
Data di website corona.demakkab.go.id yang biasanya diperbaharui pada pukul 19.00 WIB juga menunjukkan adanya 1 pasien positif meninggal. 1 pasien tersebut merupaka seorang sopir yang berpergian dari Surabaya. Yang bersangkutan mengalami sakit menelan dan gangguan pernafasan, kemudian dibawa ke RSUD Sunan Kalijaga. di rumah sakit sudah dimasukkan dalam kategori PDP dan diambil dilakukan tes swab, hasilnya positif. “Status Demak naik menjadi tanggap darurat,” jelas Dr. Singgih Setyono M. Kes selaku Juru Bicara Gugus Tugas Covid19 Kabupaten Demak tersebut.
Sehubungan dengan konfrensi pers hari ini (Jumat, 24/04/2020) oleh juru bicara Gugus Tugas Dr. Singgih Setyono, M.Kes. Ada perbedaan data di web dan konfrensi pers. Tenang dan jangan panik. Penjelasannya sebagai berikut : Pasien positif jumlah 11 orang rinciannya, 5 orang berada atau dirawat di Demak. 6 orang dirawat di RS diluar Demak ( di RS Semarang dan Kudus ) . Data yg tercatat di web ( aplikasi ) jumlah positif 5 adalah pasien yg berada di wilayah Kabupaten Demak saja. Karena yg dirawat diiluar demak pencatatannya ikut Kabuapaten/Kota tempat pasien dirawat. (sumber : Demak Hari ini)
Demak – Satu pasien positif corona di Kabupaten Demak yang diketahui merupakan seorang sopir travel asal Desa Turirejo Kecamatan Demak terkonfirmasi meninggal, Jumat 24/4/2020. Dengan demikian status Demak dinaikkan menjadi tanggap darurat. Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Percepatan Covid 19, dr. Singgih Setyono M.Kes. mengatakan, satu Pasien Positif corona di Demak meninggal hari jumat berprofesi sopir travel memiliki riwayat perjalanan dari Surabaya.
“Iya meninggal hari ini (Jumat),” jelasnya kepada Tribunjateng.com melalui sambungan seluler. Pasien tersebut sempat mengalami sakit menelan dan gangguan pernafasan, kemudian dibawa ke RSUD Sunan Kalijaga. Ia menambahkan, di rumah sakit sudah dimasukkan dalam kategori PDP dan diambil data tes swabnya, hasilnya positif. “Status Demak naik menjadi tanggap darurat,” jelas Sekda Kabupaten Demak tersebut.
Ia menambahkan, penanganan di lapangan lebih diintensifkan, serta ada pembatasan di level RT lokasi pasien positif. Dikonfirmasi terkait persiapan Demak perihal Pembatasan Sosial Skala Besar (PSBB), Singgih mengatakan, Demak belum masuk kriteria minimal PSBB. Ia menjelaskan, syarat minimal PSBB dengan nilai 80, sedangkan Demak nilainya 58.