Seluruh Bandara Di Indonesia Hentikan Layanan Untuk Penerbangan Penumpang

Jakarta, InfoPublik – Pengelola Bandara baik Angkasa Pura/AP I (persero) maupun Angkasa Pura/AP II (persero) menyatakan mendukung diterbitkannya Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 25 Tahun 2020 tentang Pengendalian Transportasi Selama Musim Mudik Idul Fitri 1441 H dalam rangka Pencegahan Penyebaran Covid-19.

Adapun dukungan yang diberikan berupa penghentian sementara semua layanan angkutan komersial penumpang di seluruh bandara di Indonesia, terutama yang berada dibawah pengelolaan kedua perseroan tersebut. “Untuk mendukung Pemerintah dalam melakukan pencegahan penyebaran Covid-19 melalui aturan larangan mudik, Angkasa Pura I menghentikan sementara layanan terhadap penerbangan komersial penumpang mulai 24 April hingga 1 Juni 2020. Kami mengimbau masyarakat yang sudah memiliki tiket dengan jadwal penerbangan pada periode tersebut agar menghubungi pihak maskapai untuk melakukan refund atau reschedule,” ujar Kepala Sekretaris Perusahaan PT Angkasa Pura I (Persero), Handy Heryudhitiawan, dan senada dengan pernyataan Kepala Komunikasi Perusahaan PT Angkasa Pura II, Yado Yarismano dalam keterangan tertulisnya.

Agar Perhitungan Akurat, Kirim Angka Stand Meter

Demak – Dilansir dari PLN Jateng DIY, Sabtu (25/04/2020). Mengingatkan kembali kepada Sahabat Dukcapil, yuk kirim angka stand kWh meter kamu mulai bulan ini via Whatsapp ke nomor 08122-123-123. Dengan mengirimkan angka stand kWh meter kita bisa bantu mendukung program PSBB dan physical distancing agar bisa memutus mata rantai penyebaran virus Covid-19.

Jadi jangan lupa kirim antara periode tanggal 23 – 30/31 setiap bulannya ya Sahabat Dukcapil, biar pencatatannya makin akurat.

Ramadhan Tahun Ini, Salat Terawih Di Rumah Saja, Tausiah Dari Istiqlal

Demak – Sabtu (25/04/2020). Pesan Dari Istiqlal: Bersatu Lawan COVID19 Selama Bulan Ramadan 1441 H. Selamat pagi Sahabat Dukcapil. Memasuki puasa pertama harus jaga semangat dan optimisme ya Sob. Selama bulan Ramadan Sahabat Dukcapil bisa melaksanakan Salat Tarawih di rumah saja sambil menyaksikan dan mendengarlan Tausiahnya dari Istiqlal.

Tausiah dari Istiqlal akan disiarkan di TVRI mulai pukul 19.00 WIB dan di RRI & RRI Net mulai pukul 20.05 WIB setiap hari selama Ramadan. Dengan adanya program ini, jadi Sahabat Dukcapil bisa beribadah di rumah saja sambil membantu untuk memutus rantai penyebaran COVID-19, pasti tambah berkah kan sahabat dukcapil.

Pasien Covid 19 Di Demak Bertambah 6 Orang

Demak – Jumlah pasien positif corona di Kabupaten Demak bertambah 6 orang. Pasien positif corona di Demak yang awalnya masih 5 orang kini menjadi 11 orang pada Jumat 24 April 2020 (hari ini) yang bertepatan dengan awal puasa 1 Ramadhan. Dilansir Tribunjateng, Juru Bicara Gugus Tugas Covi19 Kabupaten Demak, Singgih Setyono mengatakan 5 pasien dirawat di rumah sakit wilayah Demak, sedangkan 6 lainnya di rumah sakit Semarang dan Kudus.

“Warga positif hari ini, rata-rata kontak dengan orang luar,” jelasnya di ruangannya, Jumat 24/4/2020. Ia menjelaskan, warga positif tambahan tersebut lantaran melakukan kontak dengan orang dari luar Demak. Tepatnya bukan warga Demak positif menularkan ke warga lain. Ia menjelaskan, pihaknya mendukung penuh upaya pembatasan di level RT yang terdapat warga positif. Ia menambahkan, upaya isolasi atau pembatasan di level RT tersebut sebagai langkah pengawasan secara langsung oleh masyarakat untuk warga yang positif.

“Harapannya nanti yang positif bisa diawasi oleh masyarakat satu RT untuk tidak keluar.” “Kemudian warga dalam lingkungan tersebut yang kondisi ekonominya tidak bagus akan didata oleh pak RT dan pak RW sampai ke pak lurah, pak camat tanda tangan, kabupaten yang akan memberikan bantuan dalam bentuk natura, barang yang bisa langsung dimanfaatkan,” imbuhnya. Dirinya menambahkan, pihaknya telah mengumpulkan Kades dan Camat terkait atas konsep tersebut. Ia menyebut, jumlah RT yang dibatasi atau isolasi nantinya terdapat 9 desa 7 kecamatan.

Update Pemetaan Covid 19 Di Kabupaten Demak

Demak – Tidak Ada Kekeliruan Data: Ketidaksamaan data antara di website corona.demakkab.go.id dengan postingan @demakhariini sebelumnya yang mencatut pernyataan Juru Bicara Gugus Tugas Covid19 Demak, Dr. Singgih Setyono M. Kes. bukan sebuah kekeliruan. Kedua data tersebut memang benar, bedanya adalah 6 pasien dari Demak yang dirawat di Rumah Sakit di Kudus dan Semarang tidak dicantumkan dalam data di website tersebut karena sudah terdata terlebih dahulu di Tim Gugus Tugas Kudus. Namun perlu kita waspadai, riwayat pasien yang memang dari Demak ini (belum disebutkan 6 pasien tersebut dari wilayah Demak mana saja).

Data di website corona.demakkab.go.id yang biasanya diperbaharui pada pukul 19.00 WIB juga menunjukkan adanya 1 pasien positif meninggal. 1 pasien tersebut merupaka seorang sopir yang berpergian dari Surabaya. Yang bersangkutan mengalami sakit menelan dan gangguan pernafasan, kemudian dibawa ke RSUD Sunan Kalijaga. di rumah sakit sudah dimasukkan dalam kategori PDP dan diambil dilakukan tes swab, hasilnya positif. “Status Demak naik menjadi tanggap darurat,” jelas Dr. Singgih Setyono M. Kes selaku Juru Bicara Gugus Tugas Covid19 Kabupaten Demak tersebut.

Sehubungan dengan konfrensi pers hari ini (Jumat, 24/04/2020) oleh juru bicara Gugus Tugas Dr. Singgih Setyono, M.Kes. Ada perbedaan data di web dan konfrensi pers. Tenang dan jangan panik. Penjelasannya sebagai berikut : Pasien positif jumlah 11 orang rinciannya, 5 orang berada atau dirawat di Demak. 6 orang dirawat di RS diluar Demak ( di RS Semarang dan Kudus ) . Data yg tercatat di web ( aplikasi ) jumlah positif 5 adalah pasien yg berada di wilayah Kabupaten Demak saja. Karena yg dirawat diiluar demak pencatatannya ikut Kabuapaten/Kota tempat pasien dirawat. (sumber : Demak Hari ini)

Status Demak Naik Tanggap Darurat

Demak – Satu pasien positif corona di Kabupaten Demak yang diketahui merupakan seorang sopir travel asal Desa Turirejo Kecamatan Demak terkonfirmasi meninggal, Jumat 24/4/2020. Dengan demikian status Demak dinaikkan menjadi tanggap darurat. Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Percepatan Covid 19, dr. Singgih Setyono M.Kes. mengatakan, satu Pasien Positif corona di Demak meninggal hari jumat berprofesi sopir travel memiliki riwayat perjalanan dari Surabaya.

“Iya meninggal hari ini (Jumat),” jelasnya kepada Tribunjateng.com melalui sambungan seluler. Pasien tersebut sempat mengalami sakit menelan dan gangguan pernafasan, kemudian dibawa ke RSUD Sunan Kalijaga. Ia menambahkan, di rumah sakit sudah dimasukkan dalam kategori PDP dan diambil data tes swabnya, hasilnya positif. “Status Demak naik menjadi tanggap darurat,” jelas Sekda Kabupaten Demak tersebut.

Ia menambahkan, penanganan di lapangan lebih diintensifkan, serta ada pembatasan di level RT lokasi pasien positif. Dikonfirmasi terkait persiapan Demak perihal Pembatasan Sosial Skala Besar (PSBB), Singgih mengatakan, Demak belum masuk kriteria minimal PSBB. Ia menjelaskan, syarat minimal PSBB dengan nilai 80, sedangkan Demak nilainya 58.

Otentifikasi Di Rumah Saja, Bagaimana Caranya

Demak – Jumat (24/04/2020). Dilansir dari PT Taspen. Aplikasi Taspen Otentikasi adalah salah satu cara untuk Otentikasi agar pensiunan tidak harus datang ke Bank atau Kantor Pos untuk mengambil uang pensiun.

Otentikasi melalui smartphone ini adalah salah satu cara dalam proses otentikasi, jika mengalami kesulitan dalam melakukan otentikasi melalui smartphone ini, peserta tetap dapat melakukan otentikasi secara manual di kantor bayar.

Makanan Dan Minuman Penyebab Susah Tidur Di Malam Hari

Demak – Jumat (24/04/2020). Sahabat Dukcapil, ada beberapa cara mengatasi susah tidur bisa beragam. Salah satunya, coba Anda mengelola stres dan rajin berolahraga.⁣ Selain itu, coba tengok daftar asupan sehari-hari. Apa yang sahabat dukcapil konsumsi setiap harinya.

Antara lain, kopi, teh, coklat dan soda yang merupakan biang insomnia penyebab orang tidak bisa tidur. Selain itu, beberapa bahan makanan dan minuman berkadar gula tinggi dapat membuat orang tidak bisa tidur. Minuman lainnya yang berpengaruh sebagai penyebab susah tidur adalah alkohol. Terakhir, makanan asam dan pedas dapat memicu gangguan pada pencernaan bagi orang yang sensitif terhadap makanan asam dan pedas.

Pencatatan Perkawinan Di Tengah Pandemi Covid 19 Dengan Tetap Jaga Jarak Dan Batasi

Demak – Kemarin (23/04/2020). Pencatatan perkawinan antara Miko Waluyo dengan LulukTasliyah alamat di Kedondong, Demak langsung menerima 7 dokumen antara lain : Kartu Keluarga mempelai, KK Orangtua, KK Mertua, KTP-el suami.KTP-el istri, Kutipan perkawinan untuk suami, Kutipan Perkawinan untuk istri.

Pencatatan Perkawinan tersebut dilakukan oleh Kabid Pelayanan Pencatatan Sipil Kab. Demak, Ili Carli, SH dan Kasi Perkawinan, Perceraian Perubahan Status Anak dan Pewarganegaraan, Budi Hendrawati. Pencatatan Perkawinan tersebut tetap mengedapankan jaga jarak atau pshycal distancing dan membatasi anggota keluarga yang ikut dalam pencatatan perkawinan tersebut. Yaitu hanya mempelai saja dan salah satu keluarga inti saja.

Info Penutupan Jalan

Demak – Jumat (24/04/2020). Melihat jumlah orang yang terinfeksi Virus Corona COVID19 cenderung terus meningkat, dan sebagai upaya pencegahan penyebaran Virus Corona (Covid-19). Berdasarkan Surat Edaran Bupati Demak Nomor 440.1/7 tahun 2020, Pemerintah Kabupaten Demak bersama Polres Demak memberlakukan, “PENUTUPAN DAN PENGALIHAN ARUS LALIN”.

Di kawasan Alun – Alun Demak (Simpang Enam) dan sekitarnya. Efektif dilaksanakan mulai tanggal 24 April 2020. Pukul 18.00 – 06.00 WIB. Setiap hari JUM’AT, SABTU DAN MINGGU. Mohon untuk diperhatikan dan dipatuhi untuk kepentingan kita bersama.

Social media & sharing icons powered by UltimatelySocial