Penyebaran Covid-19 Masih Tinggi, Penyemprotan Desinfektan Kembali Dilakukan

Demak – Usai melaksanakan apel gabungan bersama di posko covid-19, halaman Sekda Kab. Demak, tim anggota gugus tugas covid-19 yang terdiri dari lintas sektoral melakukan penyemprotan desinfektan ke seluruh wilayah di Demak. Rabu (22/4/20). Pelaksanakan penyemprotan desinfektan merupakan agenda rutin gugus tugas covid-19 sebagai upaya untuk menekan penyebaran covid-19 di Kab Demak yang penyebarannya masih tinggi.

Bupati Demak, HM Natsir, dalam amanatnya sebagai pemimpin apel menghimbau agar semua warga Demak ikut melakukan tindakan pencegahan penyebaran covid-19. Dalam kesempatan tersebut Bupati Demak juga mengingatkan agar tim gugus tugas covid-19 menjaga sinergitas dalam melaksanakan tugas pencegahan dan penanganan covid-19.

“Selalu bersinergi dalam melaksanakan tugas, baik dalam penyemprotan, atau tugas yang lain, selalu waspada dan jangan panik,” himbau Bupati. Dalam melaksanakan penyemprotan yang terdiri dari TNI, Polri, Satpol PP, PMI, BPBD dan relawan, dibagi menjadi 4 tim1 dengan sasaran yang berbeda, yakni :

• Tim mobil DAMKAR dengan rute, Pendopo – jl kyai singkil – jl bhayangkara – jl pemuda – depan pasar bintoro – kracaan – betengan – kadilangu – jebor – mranak – cabean – kracaan – pendopo

• Mobil sabhara dengan rute,
Pendopo – putar alun2 simp 6 – jl sultan fatah – toko pojok – jl sultan fatah arah terminal – jogoloyo – wonosalam – ds. Karangrejo.

• Mobil BPBD 1 dengan rute, Pendopo – jl kyai singkil – jl bhayangkara – perum RSS – jl hadiwijaya – per 4 KONI – ds. Donorejo – kiri arah desa kali kondang – kembali ke demak.

• Mobil BPBD 2, dengan rute Pendopo – pertigaan BPD lama – arah petengan – singorejo – ds. kali cilik – TMP – arah pendopo demak.

Bersama Forkopimda, Bupati Demak melepas tim-tim tersebut untuk menjalankan tugas, menjaga masyarakat dengan menekan penyebaran virus covid-19. (NSN)

Petugas TPDK Kecamatan Karangtengah Serahkan KK Pada Warga

Demak – Kartu Keluarga atas nama Ahmad Jalil, warga desa Grogol, Kecamatan Karangtengah hari ini (22/04/2020) diserahkan kepada istri dari Jalil, dikarenakan Jalil sedang bekerja dan tidak bisa mengambil KK miliknya, sehingga dia mewakilkan kepada istrinya.

KK yang diajukan adalah KK perubahan elemen data kependudukan yaitu penambahan jiwa. Sesuai yang diungkapkan oleh Bahaudin Dawami, SE, salah satu pegawai di Dindukcapil Kab. Demak yang bertugas sebagai Operator di TPDK Kecamatan Karangtengah. Dikarenakan sedang mewabahnya virus corona, dan untuk menekan penyebarannya, maka untuk sementara penyerahan dokumen kependudukan melalui jendela.

Pasien Sembuh Covid-19 Bisa Positif Lagi?

Demak – Rabu (22/04/2020). Seperti yang kita tau, Cina dan Korsel adalah dua negara yang lebih dulu mengalami puncak dari wabah COVID 19 dibandingkan beberapa negara lain, termasuk Indonesia. Sayangnya, meski sudah melewati masa krisisnya, muncul kasus beberapa pasien yang sebelumnya dinyatakan sembuh saat melakukan tes ulang kembali didiagnosis positif Covid-19.

Hal ini mungkin banget terjadi karena nggak ada satu orang pun yang kebal dari infeksi virus termasuk corona virus. Makanya, kalau ada pasien yang dinyatakan sembuh, disarankan agar nggak langsung dilepas ke masyarakat dan melakukan aktivitas seperti biasa. Mereka harus tetap menjalankan physical distancing dan rajin cuci tangan.

Petugas TPDK Kecamatan Karanganyar Arahkan Warga Untuk Urus Pelayanan Adminduk Via Online

Demak – Rabu (22/04/2020) ini Nuril Anwar, ST, salah seorang pegawai Dindukcapil Kab. Demak yang bertugas sebagai Operator di TPDK di Kecamatan Gajah ini mengarahkan salah satu warga yang akan melakukan pendaftaran cetak KTP-el ini melalui online di website : http://dindukcapil.demakkab.go.id

Nuril mengarahkan Muhammad Khoirur Rosyid warga desa Medini Rt 01 Rw 01 Kecamatan Gajah untuk melakukan pendaftaran online saja supaya KTP-el nya dapat dicetak. Baru setelah didaftarkan online dan mendapatkan notifikasi dari WA Center Dindukcapil Kab. Demak kapan KTP-elnya bisa diambil, maka Khoirur diarahkan untuk mengambil KTP-elnya di Dindukcapil Kab. Demak dengan membawa bukti berupa notifikasi WA.

Warga Jawa Tengah Yang Berdomisili Di Jabodetabek Bisa Mendaftar Secara Mandiri

Demak – Rabu (22/04/2020). Bagi warga Jawa Tengah yang masih di JABODETABEK yuk daftar di website berikut : https://siagacovid19.penghubung.jatengprov.go.id/ via HP/PC. Kemudian mengisi data secara mandiri dengan benar. Sahabat Dukcapil, jika data kamu tidak lengkap dan tidak sesuai maka tidak bisa diproses dan data hilang. Foto di KTP discreenshot lalu diuplod ke website. Kelengkapan data dan validasi data ditanggung penginput.

Satu NIK hanya untuk satu kali pendaftaran. Dan apabila sudah berhasil mendaftarkan diri, maka akan ada kalimat ucapan terimakasih atas partisipasi anda. Jika Sahabat Dukcapil mengalami kesulitan monggo hubungi hotline yang tertera di Infografis diatas ya.

Peta sebaran ODP PDP dan Positif Covid19 di Kabupaten Demak

Demak – Ditemukan 2 kasus positif baru, 1 di wilayah Demak kota dan satu lagi di wilayah kecamatan Bonang. Sementara kasus nomor 3 merupakan pasangan/keluarga dari satu pasien dari Demak kota yang dirawat di RSUP Kariadi pada pekan kemarin 7 April 2020 saat pertama kali kasus positif covid19 diumumkan di Kabupaten Demak.

Data ini dikeluarkan pada 20 April bersumber dari Dinas Kesehatan Kabupaten Demak, namun pada hari ini data belum diperbaharui kembali pada website PPID Kabupaten Demak.

Semarang Rencanakan PSBB, Demak dan Kendal Diminta Bersiap

Demak – Pemprov Jateng mempertimbangkan penetapan status Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Kota Semarang. Jika langkah tersebut diambil, mak daerah di sekitarnya, seperti Kabupaten Demak dan Kabupaten Kendal harus menyesuaikan. Gubernur Jateng Ganjar Pranowo mengatakan telah menerima usul Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi, terkait kemungkinan Kota Semarang diterapkan PSBB. Menurut Ganjar, usul tersebut kaitannya dengan daerah-daerah penyangga, Demak dan Kendal.

“Ada usul yang sangat bagus dari Pak Wali Kota (Semarang) tadi. Usulnya agar berbicara dengan daerah sekitar, utamanya seperti Demak dan Kendal. Kalau Semarang PSBB, daerah itu juga. Enggak semua area, minimal beberapa kecamatan di Kendal dan Demak,” kata Ganjar, Selasa 21/4/2020. Ganjar mengaku saat ini Pemkot Semarang masih melakukan perhitungan persiapan untuk penerapan PSBB. Perhitungan itu terkait kesiapan Kota Semarang dalam memenuhi kebutuhan masyarakat, transportasi, dan lain-lain. “Yang Semarang kita warning berkali-kali agar masyarakat untuk bantu soal itu. Kalau PSBB Anda semua akan mengalami situasi tidak nyaman, maka ayo tolong cegah bareng bareng,” kata Ganjar.

Penerapan PSBB memang bukan satu-satunya jalan yang disodorkan oleh Ganjar. Asalkan, masyarakat patuh dalam mengikuti arahan pemerintah dalam melakukan social distancing maupun physical distancing sebagai upaya pencegahan penularan Covid-19. Ganjar menambahkan PSBB bisa diterapkan jika suatu daerah mengalami tren atau peningkatan kasus positif virus corona yang tinggi. Sementara, di Kota Semarang saat ini jumlah kasus positif virus corona telah mencapai angka 128, atau sekitar 36,4 persen dari total kasus di Jateng. “Sebisa mungkin PSBB itu kita tahan. Tapi, bagi daerah yang peningkatan signifikan ya PSBB harus disiapkan,” katanya. (sumber : Officialnewstv).

Satu Pasien Positif Covid-19 Asal Demak Kabur

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Malut, dr Alwia Assagaf 

TERNATE (SUARABARU.ID) – Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Maluku Utara (Malut) menyatakan, seorang pasien terkonfirmasi positif COVID-19 berinisial Z berusia (48 tahun) asal Demak, Jawa Tengah sempat melarikan diri ke Halmahera Utara (Halut) berhasil diamankan saat akan ke Ternate.

“Pasien ini kami harus umumkan ke publik, sehingga ada yang melakukan kontak dapat menyampaikan ke tim Gugus Tugas atau RSU terdekat, karena Z, pria asal Demak, Jawa Tengah, yang berdagang di Tobelo, Kabupaten Halmahera Utara terkonfirmasi positif COVID-19 usai kembali dari daerah terjangkit dan diketahui melarikan diri ke Malut,” kata Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Malut, dr Alwia Assagaf di Ternate.

Menurut dia, sesuai pada 18 April 2020 pukul 09.00 wib di Balai desa Tanggul telah dilaksanakan kroscek pasien positif COVID – 19 dengan alamat Desa Tanggul RT 2 RW 4 meninggalkan Demak menuju Malut, dari hasil pengecekan terhadap pasien pasitif COVID-19 ternyata orang tesebut sudah berangkat ke Malut dan melaporkan ke tim Gugus Tugas di Malut.

Saat itu, yang bersangkutat pulang dari Malut dan transit di Jakarta selama tiga hari. Setelah transit tiga hggari di Jakarta, pria asal Demak mengeluh sakit dan pada 3 April 2020 menjalani opname ke RSU Lukmonohadi Kudus Selama empat hari dengan riwayat pernah sakit malaria.

Setelah dinyatakan sembuh oleh dokter dan diperbolehkan pulang, pada 12 April 2020 bersangkutan kembali ke Malut dan tinggal di Desa Gosoma, Tobelo Halmahera Utara untuk berdagang.

Dimana, pada 17 April 2020 Dinkes Demak melalui Puskesmas Mijen 1 menyatakan bahwa pria berinisial Z ini positif COVID-19.

Alwia menambahkan, saat ini, pria berinisial Z yang dijemput langsung di Sofifi, kini telah menjalani isolasi di RSUD Chasan Boesoerie Ternate. Sementara itu, Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Kabupaten Halut, Deki Tawaris dihubungi mengatakan pasien merupakan pendatang dari luar daerah yang tinggal di Desa Rawajaya karena berdagang, tapi saat dicari bersangkutan telah kembali ke Ternate melalui Sofifi, namun berhasil dicegat tim kesehatan saat berada di kamar penginapan.

Seorang Pasien Positif Covid19 Asal Demak Menghilang dan Ditemukan di Maluku Utara

Demak – Pasien positif Covid-19 asal Desa Tanggul, Kecamatan Mijen, Demak diketahui bertolak ke Maluku Utara sejak 13 April 2020. Aparat melakukan pencarian seluruh jalan darat di Tobelo, Halmahera Utara hingga Sofifi. Hingga akhirnya tim gabungan penanganan wabah virus Corona dari TNI dan Polri berhasil menemukan warga positif Covid-19 itu di Penginapan Surya Pagi, ibu kota provinsi Maluku Utara, di Sofifi.

Informasi bahwa ada pasien positif Covid-19 ini dilaporkan pihak gugus tugas Jawa Tengah kepada gugus tugas di Kabupaten Halmahera Utara. Bahwa hasil uji laboratorium pasien ODP yang menghilang ke wilayah Provinsi Maluku Utara tersebut terkonfirmasi positif Covid-19, pada Sabtu sore, 18 April 2020. Sebanyak 15 orang termasuk istri pasien ini, pada Sabtu malam yang diketahui memiliki kontak erat, langsung dievakuasi untuk pemeriksaan rapid test. Jumlah ini bertambah 12 orang sehingga totalnya menjadi 27 orang pada Minggu pagi, 19/4/2020.

Deky Tawaris, juru bicara percepatan penanganan Covid-19 di Halmahera Utara, menyatakan, 27 orang hasil tracing kontak sementara, dengan pasien Covid-19 di ibu kota provinsi dan Halmahera Utara ini, sudah dikarantina di rumah bupati dan secara mandiri. “Hasil pemeriksaan rapid test seluruhnya negatif (non reaktif), termasuk istri pasien Covid-19 itu,” ujar Deky, ketika dihubungi Liputan6.com, via telepon, di Ternate, Minggu pagi WIT. Deky menyatakan, untuk istri korban Covid-19 dan sopir lintas Tobelo yang melayani korban saat menuju Sofifi pun sudah dilakukan karantina. Mereka di ruangan khusus selama 7-14 hari kedepan.

“Ini karantinanya dilakukan di Tobelo Halmahera Utara,” jelas Deky. Ia menambahkan, 27 warga hasil tracing itu, saat ini masuk daftar Orang Tanpa Gejala (OTG). Setelah 7-14 hari kedepan jika tidak ada gejala mirip virus corona Covid-19 baru lah diubah daftarnya.

“Kalau tidak ada gejala sesuai keterangan dokter dan tim medis baru bisa diubah menjadi ODP. Kalau menunjukkan gejala maka diubah ke PDP (Pasien Dalam Pengawasan) dan langsung dirujuk ke RSUD Chasan Boesoirie,” lanjut dia. (sumber : merdeka).

Petugas TPDK Kecamatan Karangawen Serahkan KK Pada Warga

Demak – Selasa (21/04/2020). Abu Khoiri warga Desa Sidorejo Kecamatan Karangawen ini mengambil dokumen kependudukan berupa Kartu Keluarga di ruang pelayanan Kecamatan Karangawen. Khoiri ini melakukan pengajuan untuk pembaharuan elemen data kependudukan, yaitu menambah jiwa.

Hal ini dibenarkan oleh Koordinator TPDK Kecamatan Karangawen, Juwartini yang juga merupakan pegawai Dindukcapil Kab. Demak, dalam keterangannya via whatsapp.

Social media & sharing icons powered by UltimatelySocial