Kabupaten Demak Mulai Terapkan Pembatasan Wilayah, Berlaku Setiap Akhir Pekan

Demak – Surat Edaran Bupati Demak Nomor 440.1/7 Tahun 2020 resmi beredar pada hari Rabu (22/04/2020). Surat tersebut mengenai Penutupan Kawasan Simpang Enam (Alun-Alun) Demak dan Sekitarnya. Wilayah Demak bagian kota mulai diberlakukan pembatasan wilayah khususnya untuk akses menuju Alun-alun Demak. Pembatasan akses tersebut akan berlaku pada setiap akhir pekan yaitu pada hari jumat, sabtu dan minggu pada pukul 17.00 – 06.00 WIB.

Namun khusus pada besok hari kamis, tepatnya pada pergantian ke bulan Ramadhan besok, mulai sore hari 14.00 – 24.00 WIB akan dilakukan blokade akses jalan menuju Alun-alun Demak. Hal tersebut dilakukan untuk mengantisipasi masyarakat merayakan “Megengan” yang biasa terpusat di Alun-alun. Melalui Surat Edaran Bupati Demak tersebut, perayaan Megengan untuk tahun ini telah ditiadakan. Untuk itu masyarakat dihimbau tidak perlu keluar rumah apalagi sampai ke Alun-alun, ataupun membuat kegiatan sendiri ditempat-tempat alternatif.

Menteri Agama Minta Masyarakat Tak Mudik Tahun Ini, Lebih Banyak Mudaratnya

JAKARTA, KOMPAS.com – Menteri Agama Fachrul Razi meminta masyarakat tak mudik Lebaran tahun ini. Menurut Fachrul, mudik di tengah pandemi Covid-19 justru menimbulkan banyak mudarat karena berpotensi meningkatkan persebaran virus corona. ” Mudik saat pandemi dinilai lebih banyak mudaratnya. Sebab, mudik bisa menjadi sarana tersebarnya Covid-19 ke kampung,” kata Fachrul melalui keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Rabu (22/4/2020). Fachrul tak menyangkal bahwa mudik sudah menjadi bagian dari tradisi masyarakat Indonesia di waktu Lebaran.

Meski mungkin dirasa berat, kebijakan pemerintah memberlakukan larangan mudik tahun ini diambil demi kebaikan kesehatan masyarakat. “Kita tahu bersama bahwa situasi sekarang tidak memungkinkan. Oleh sebab itu, pemerintah, dalam hal ini bapak Presiden, mulai 24 April nanti melarang untuk mudik. Dan kami mendukung itu,” ujar Fachrul. Fachrul meminta masyarakat mematuhi aturan tersebut. Dengan tidak mudik, kata dia, silaturahim bisa dilakukan melalui sambungan telepon atau cara lainnya.

Fachrul pun berharap larangan mudik ini tidak mengganggu kekhidmatan bulan Ramadhan yang akan segera tiba. Sebaliknya, masyarakat diharapkan bisa fokus menjalani ibadah di rumah selama Ramadhan. “Kalau kita sayang keluarga di rumah, sayang sama orang tua dan saudara di kampung, tahun ini jangan mudik,” ujar Fachrul. “Mudah-mudahan ini tidak mengurangi kegairahan dan semangat ibadah di bulan Ramadhan. Mari semarakkan Ramadhan dengan beribadah di rumah saja,” katanya lagi.

Meski Mudik Dilarang, Ada 600.000 Warga Jateng Pulang Kampung dari Jabodetabek

SEMARANG – Keputusan larangan mudik tahun ini telah ditetapkan oleh Presiden Joko Widodo. Namun, meskipun sudah diimbau untuk tidak mudik faktanya masih banyak masyarakat yang pulang ke kampung halaman. Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengatakan hingga saat ini sudah ada sekitar 600.000 warga Jateng yang sudah pulang kampung dari Jabodetabek.

Meski begitu, menurut Ganjar, jumlah itu masih sangat kecil dibanding total warga Jateng yang ada di sana. “Total warga Jateng di Jabodetabek itu ada 7 jutaan, jadi yang mudik masih sangat kecil. Untuk itu, kami berharap larangan mudik ini benar-benar memperhatikan nasib warga kami yang ada di sana,” kata Ganjar di Semarang, Selasa (21/4/2020). Terkait penerapan larangan mudik tersebut, Ganjar mengatakan akan melaksanakan sesuai petunjuk pusat. Dirinya berharap, aparat penegak hukum segera menindaklanjuti kebijakan itu.

“Kalau itu (larangan mudik) sudah dijalankan, kan pasti akan penjagaan oleh aparat penegak hukum di pintu-pintu keluar atau masuk. Kalau itu dilakukan, kami pasti terbantu,” jelasnya “Prinsipnya sudah betul, mereka yang di zona merah tidak usah keluar dulu. Kami minta provider telekomunikasi menyediakan jaringan lebih besar agar masyarakat kita tetap bisa berkomunikasi dengan keluarganya,” tambahnya Untuk itu, Ganjar meminta kepada seluruh warga Jateng yang ada di Jabodetabek untuk mematuhi peraturan pemerintah dengan tidak mudik. Terkait keluarga yang ada di Jateng, Ganjar berjanji akan mengurus.

“Lalu bagaimana dengan nasib yang yang tidak mudik, saya minta segera melakukan pendataan sebagai penerima bantuan. Saya sudah komunikasi dengan Gubernur DKI, Jabar dan Banten terkait ini. Penghubung kami yang ada di Jakarta serta para paguyuban warga Jawa Tengah juga kami minta membantu dalam proses pendataan ini,” ujarnya. (Sumber : Kompas)

Stop Diskriminasi Pasien Covid 19

Demak – Rabu (22/04/2020). Covid-19 tidak hanya menjadi sebuah persoalan kesehatan semata. Karena begitu masif penyebarannya, hal itu telah menimbulkan persoalan lain pada berbagai aspek kehidupan masyarakat, seperti persoalan ekonomi, politik, pertahanan, keamanan, sosial dan bahkan budaya.

Diskriminasi Pada Pasien Covid-19 berdampak pada kesehatan mental, tidak hanya bagi pasien tapi juga untuk orang disekitar pasien. Mereka akan merasa dikucilkan, terbuang, mengganggu kedamaian/kenyamanan sekitar. Hal tersebut justru akan semakin membuat pasien TERTEKAN dan secara tidak langsung Mengurangi KEBAHAGIAAN & menurunnya imun. Dan seharusnya Pasien Terus Berproses sembuh, dengan MENDUKUNGnya. Tidak ada yang mau tertular atau sakit. Mari dukung Pemulihan Pasien COVID19 dan apabila sudah sembuh, Terima Kembali Mereka karena Mereka Bagian dari K.I.T.A

Akrom Layani Perekaman Data Bagi Warga Yang Miliki Kebutuhan Sangat Mendesak Di Tengah Pandemi Covid 19

Demak – Adanya wabah pandemi virus corona sehingga menyebabkan pelayanan tatap muka di Dindukcapil Kab. Demak ditunda sementara hingga batas waktu yang belum bisa ditentukan, termasuk pelayanan perekaman data KTP-el. Namun, jika untuk kebutuhan yang sangat mendesak, maka pegawai Dindukcapil Kab. Demak baik di TPDK Kecamatan maupun Dindukcapil Kab. Demak harus melayani.

Hal ini juga yang dilakukan oleh Akrom, S.Sos, salah satu pegawai Dindukcapil Kab. Demak yang bertugas sebagai Koordinator di TPDK Kecamatan Sayung, pada hari ini (Rabu, 22/04/2020) melayani salah seorang warga yang berusia lanjut usia atau lansia, Saroni (80 tahun) warga desa Bulusari, Kecamatan Sayung yang datang ke Kecamatan Sayung untuk mencetak KTP-el supaya dapat digunakan untuk melakukan pengobatan di Rumah Sakit. Dengan dibantu oleh cucunya, Saroni harus melakukan perekaman data KTP-el supaya dapat diterbitkan KTP-el miliknya.

Pengaktifan NIK Dapat Dilakukan Secara Online

Demak – Hadi Purwanto, Koordinator TPDK Kecamatan Gajah yang juga merupakan pegawai Dindukcapil Kab. Demak ini mengarahkan Muhammad Faiz warga desa Medini Rt 03 Rw 03 Kecamatan Gajah yang mendatangi Kecamatan Gajah untuk mengaktifkan Nomor Induk Kependudukan (NIK) miliknya yang masih belum aktif atau online, pada hari Selasa (22/04/2020).

Untuk itu, Hadi segera menghubungi ADB Kependudukan di Dindukcapil Kab. Demak untuk mengaktifkan Kartu keluarga tersebut guna untuk pembuatan BPJS. Selain itu pengaktifan atau update NIK dapat dilakukan via online dindukcapil.demakkab.go.id

Penyebaran Covid-19 Masih Tinggi, Penyemprotan Desinfektan Kembali Dilakukan

Demak – Usai melaksanakan apel gabungan bersama di posko covid-19, halaman Sekda Kab. Demak, tim anggota gugus tugas covid-19 yang terdiri dari lintas sektoral melakukan penyemprotan desinfektan ke seluruh wilayah di Demak. Rabu (22/4/20). Pelaksanakan penyemprotan desinfektan merupakan agenda rutin gugus tugas covid-19 sebagai upaya untuk menekan penyebaran covid-19 di Kab Demak yang penyebarannya masih tinggi.

Bupati Demak, HM Natsir, dalam amanatnya sebagai pemimpin apel menghimbau agar semua warga Demak ikut melakukan tindakan pencegahan penyebaran covid-19. Dalam kesempatan tersebut Bupati Demak juga mengingatkan agar tim gugus tugas covid-19 menjaga sinergitas dalam melaksanakan tugas pencegahan dan penanganan covid-19.

“Selalu bersinergi dalam melaksanakan tugas, baik dalam penyemprotan, atau tugas yang lain, selalu waspada dan jangan panik,” himbau Bupati. Dalam melaksanakan penyemprotan yang terdiri dari TNI, Polri, Satpol PP, PMI, BPBD dan relawan, dibagi menjadi 4 tim1 dengan sasaran yang berbeda, yakni :

• Tim mobil DAMKAR dengan rute, Pendopo – jl kyai singkil – jl bhayangkara – jl pemuda – depan pasar bintoro – kracaan – betengan – kadilangu – jebor – mranak – cabean – kracaan – pendopo

• Mobil sabhara dengan rute,
Pendopo – putar alun2 simp 6 – jl sultan fatah – toko pojok – jl sultan fatah arah terminal – jogoloyo – wonosalam – ds. Karangrejo.

• Mobil BPBD 1 dengan rute, Pendopo – jl kyai singkil – jl bhayangkara – perum RSS – jl hadiwijaya – per 4 KONI – ds. Donorejo – kiri arah desa kali kondang – kembali ke demak.

• Mobil BPBD 2, dengan rute Pendopo – pertigaan BPD lama – arah petengan – singorejo – ds. kali cilik – TMP – arah pendopo demak.

Bersama Forkopimda, Bupati Demak melepas tim-tim tersebut untuk menjalankan tugas, menjaga masyarakat dengan menekan penyebaran virus covid-19. (NSN)

Petugas TPDK Kecamatan Karangtengah Serahkan KK Pada Warga

Demak – Kartu Keluarga atas nama Ahmad Jalil, warga desa Grogol, Kecamatan Karangtengah hari ini (22/04/2020) diserahkan kepada istri dari Jalil, dikarenakan Jalil sedang bekerja dan tidak bisa mengambil KK miliknya, sehingga dia mewakilkan kepada istrinya.

KK yang diajukan adalah KK perubahan elemen data kependudukan yaitu penambahan jiwa. Sesuai yang diungkapkan oleh Bahaudin Dawami, SE, salah satu pegawai di Dindukcapil Kab. Demak yang bertugas sebagai Operator di TPDK Kecamatan Karangtengah. Dikarenakan sedang mewabahnya virus corona, dan untuk menekan penyebarannya, maka untuk sementara penyerahan dokumen kependudukan melalui jendela.

Pasien Sembuh Covid-19 Bisa Positif Lagi?

Demak – Rabu (22/04/2020). Seperti yang kita tau, Cina dan Korsel adalah dua negara yang lebih dulu mengalami puncak dari wabah COVID 19 dibandingkan beberapa negara lain, termasuk Indonesia. Sayangnya, meski sudah melewati masa krisisnya, muncul kasus beberapa pasien yang sebelumnya dinyatakan sembuh saat melakukan tes ulang kembali didiagnosis positif Covid-19.

Hal ini mungkin banget terjadi karena nggak ada satu orang pun yang kebal dari infeksi virus termasuk corona virus. Makanya, kalau ada pasien yang dinyatakan sembuh, disarankan agar nggak langsung dilepas ke masyarakat dan melakukan aktivitas seperti biasa. Mereka harus tetap menjalankan physical distancing dan rajin cuci tangan.

Petugas TPDK Kecamatan Karanganyar Arahkan Warga Untuk Urus Pelayanan Adminduk Via Online

Demak – Rabu (22/04/2020) ini Nuril Anwar, ST, salah seorang pegawai Dindukcapil Kab. Demak yang bertugas sebagai Operator di TPDK di Kecamatan Gajah ini mengarahkan salah satu warga yang akan melakukan pendaftaran cetak KTP-el ini melalui online di website : http://dindukcapil.demakkab.go.id

Nuril mengarahkan Muhammad Khoirur Rosyid warga desa Medini Rt 01 Rw 01 Kecamatan Gajah untuk melakukan pendaftaran online saja supaya KTP-el nya dapat dicetak. Baru setelah didaftarkan online dan mendapatkan notifikasi dari WA Center Dindukcapil Kab. Demak kapan KTP-elnya bisa diambil, maka Khoirur diarahkan untuk mengambil KTP-elnya di Dindukcapil Kab. Demak dengan membawa bukti berupa notifikasi WA.

Social media & sharing icons powered by UltimatelySocial