Demak – 3 ASN Dindukcapil Kab. Demak, yaitu Dyah Isnaeni, Baharuddin dan R mengikuti lomba pengucapan Pembukaan UUD 1945, Panca Prasetya Korpri dan ASN Core Value di Pendopo Bina Pradja Demak, pada hari ini (Rabu) …
Demak – Sabtu (18/04/2020). Bulan Ramadhan 2020 akan datang sebentar lagi. Sebagai seorang Muslim, tentunya kita menyambut bulan penuh rahmat itu dengan melakukan amalan-amalan.
Menurut Wakil Menteri Agama (Wamenag), Zainut Tauhid Sa’adi, bulan suci Ramadhan adalah bulan yang sangat mulia. Allah SWT melipat gandakan pahala semua amal ibadah di bulan Ramadhan.
Demak – Perwakilan forum anak Jepara bersama anggota forum anak se-Jawa Tengah melakukan video call bertajuk ngobrol berjarak dengan Gubernur Jawa Tengah, Rabu (15/4) kemarin. Pada kesempatan itu, mereka curhat mengenai pelaksanaan kegiatan belajar mengajar di rumah yang memiliki banyak kekurangan dan dinilai tidak efektif.
Perwakilan forum anak Jepara yang ikut serta dalam ngobrol berjarak itu Intan Azzahra mengatakan, sejak melaksanakan belajar di rumah pada 16 Maret hingga kemarin dia merasakan banyak hal yang kurang efektif. Sebab ada guru yang tidak memberi materi tetapi langsung memberikan tugas. Setelah tugas dikerjakan pun tidak ada evaluasi. Tidak hanya itu beberapa guru juga kadang tidak sesuai jadwal saat pembelajaran di sekolah. “Ini yang kami sampaikan kepada Bapak Gubernur mengenai proses KBM di rumah,” ujarnya.
Mereka mengaku leluasa menyampaikan apa yang mereka rasakan lantaran orang nomor satu di Jawa Tengah tersebut bertanya secara langsung. “Jadi sebelumnya Bapak Gubernur memberikan arahan terkait Covid-19, setelah itu bertanya pada kami apa yang kami rasakan selama di rumah saja,” urainya.
Tak hanya curhat saat diminta untuk memberikan solusi agar pembelajaran di rumah lebih efektif, forum anak Jepara mengusulkan agar pembelajaran dibuat lebih menarik hal ini supaya siswa lebih antusias dalam mengikuti kegiatan belajar mengajar di rumah. “Misalnya melalui game tapi itu kayak berisi soal-soal,” katanya.
Selain beberapa poin yang disampaikan pada ngobrol berjarak itu Intan menyatakan ada berbagai persoalan lain yang juga dihadapi oleh anak-anak di bawah forum anak Jawa Tengah. Mulai dari banyak tugas yang diberikan dengan deadline singkat, tidak ada penjelasan dan nilai dari soal-soal yang telah diberikan guru, metode pembelajaran yang dilakukan kurang menarik, beberapa guru menggunakan video dalam pembelajaran seperti halnya bimbingan belajar dan kurangnya pemberian pemahaman terkait Covid-19 padahal ada tugas terkait hal tersebut.
Intan juga mengaku ada sebagian siswa yang masih sulit mengikuti pembelajaran lantaran memiliki tempat tinggal dengan akses internet terbatas. “Pembelajaran juga membutuhkan kuota yang cukup banyak selama sebulan terakhir dilaksanakan belajar dirumah saja yakni 16 Maret hingga 16 April ini,” jelasnya.
Intan menambahkan para pelajar berharap, lebih banyak guru yang memanfaatkan aplikasi tatap muka dalam pembelajaran, memberikan modul serta membuka ruang diskusi. “Supaya pembelajaran tetap efektif dan tidak terjadi miss komunikasi,” pungkasnya. (sumber : Radar Kudus).
Jakarta – Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19, Achmad Yurianto mengatakan ada tambahan 325 kasus positif Korona per Sabtu (18/4). Dengan demikian, total sudah ada 6.248 orang yang positif tertular virus tersebut.
“Kita telah melakukan spesimen lebih dari 45 ribu spesimen. Hasil positif sebanyak 6.248, hasil negatif 33.174,” ujar Yuri dalam konfrensi pers di Kantor BNPB, Jakarta, Sabtu (18/4). Angka pasien yang sembuh masih berada di atas angka kematian dengan total 631 orang. Sementara pasien meninggal tercatat ada 535 orang.
Jumlah orang dalam pemantauan (ODP) mengalami penambahan sebanyak 2.612 orang dengan total keseluruhan sebanyak 176.344 orang. Sementara jumlah pasien dalam pemantauan (PDP) sebanyak 12.979 orang. ”12 ribu PDP ini betul-betul dalam pengawasan yang ketat untuk kemudian diperhatikan gejala klinisnya dan kemudian kita lakukan pemeriksaan dengan PCR,” katanya.
Yuri kembali menegaskan bahwa dari angka tersebut, penularan masih terjadi. ”Oleh karena itu mari bersama-sama bahwa penyebaran ini masih terjadi dan mari berpartisipasi denghan terus mematuhi anjuran pemerintah menjaga jarak terutama daerah-daerah yang belakukan PSBB,” pungkasnya. (Sumber : Jawa Pos)
Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegaskan bahwa konsep gotong royong betul-betul harus diterapkan di masa pandemi Covid-19. Hal ini diyakininya bisa mempercepat pemutusan penyebaran Covid-19.
Meski mengapresiasi aksi-aksi sosial yang dilakukan banyak pihak, Jokowi mengingatkan bahwa aksi tersebut hendaknya dilakukan dengan tulus tanpa tendensi menyombongkan diri.
“Gerakan-gerakan saling bantu tersebut harus diangkat, dimunculkan ke permukaan. Bukan untuk disombongkan, tetapi untuk menjaga harapan dan dijadikan sebagai inspirasi. Hal ini akan bermanfaat jika dapat ditiru ulang oleh yang lain secara masif,” kata Jokowi, Sabtu (18/4).
Jokowi juga menyoroti adanya kepedulian warga yang terjadi di bidang ekonomi. Banyak yang membantu tetangganya dengan membeli produk yang dijualnya. Sehingga ekonomi bisa berjalan di tengah pandemi ini.
“Ini adalah penegas sifat dan kebesaran bangsa Indonesia yakni bangsa gotong royong, bangsa pejuang, yang selalu menemukan kekuatan dan solusi lokal di tengah berbagai krisis,” tambahnya.
Jokowi pun yakin bahwa masyarakat tetap bisa saling menolong satu sama lain di tengah himbauan untuk terus berada di dalam rumah. “Kita tunjukkan bahwa dalam kondisi di rumah saja kita tidak menjadi semakin individualis, tetapi justru semakin peduli satu sama lain,” ungkapnya. (sumber : Jawa Pos)
Jakarta (ANTARA) – Komisi II DPR RI menyetujui usulan pemerintah terhadap penundaan pemungutan suara pemilihan kepala daerah, yang semula pelaksanaannya pada 23 September menjadi 9 Desember 2020. Hal itu menjadi satu dari dua poin kesimpulan dalam rapat kerja virtual bersama Menteri Dalam Negeri RI, Komisi Pemilihan Umum RI, Badan Pengawas Pemilihan Umum RI, dan Dewan Kehormatan Pelaksanaan Pemilu, Selasa.
“Komisi II DPR RI menyetujui pelaksanaan penundaan pemungutan suara Pilkada 2020 dilaksanakan menjadi 9 Desember 2020, jadi dapat disetujui, ya?” tanya Ketua Komisi II DPR RI Ahmad Doli Kurnia kepada peserta rapat tersebut dari Ruang Rapat Komisi II DPR RI, Jakarta. “Setuju,” kata sebagian peserta menjawab.
Palu sidang pun diketuk dua kali oleh Doli sebagai tanda sahnya keputusan tersebut. Sebelum dimulainya tahapan lanjutan Pilkadaserentak 2020 setelah masa tanggap darurat dinyatakan berakhir, Komisi II DPR RI bersama Mendagri dan KPU RI akan melaksanakan kembali rapat kerja.
Rapat kerja tersebut untuk membahas kondisi terakhir perkembangan penanganan pandemi COVID-19 sekaligus memperhatikan kesiapan pelaksanaan tahapan lanjutan Pilkadaserentak 2020.
Selanjutnya, pada poin dua kesimpulan raker virtual tersebut, Komisi II DPR RI mengusulkan kepada pemerintah agar pelaksanaan pilkada kembali disesuaikan dengan masa jabatan satu periode lima tahun, yaitu 2020, 2022, 2023, 2025, dan seterusnya, yang nanti akan menjadi bagian dalam amendemen Pasal 201 Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2016 untuk masuk ke dalam peraturan pemerintah pengganti undang-undang (perppu). Usulan itu merujuk pada Keputusan Mahkamah Konstitusi Nomor 55/PUU-XVII/ 2019 dan evaluasi keserentakan pemilu pada tahun 2019.
Jakarta (ANTARA) – Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G Plate mengatakan bahwa pelaku penyebaran kabar bohong (hoaks) terancam denda hingga Rp1 miliar karena telah melanggar hukum.
“Tindakan memproduksi maupun meneruskan hoaks adalah tindakan melanggar hukum. Itu berpotensi dikenakan pasal pidana yang bisa sampai lima hingga enam tahun penjara dan denda Rp1 miliar,” ujar Johnny dalam konferensi pers di Graha BNPB, Jakarta, Sabtu.
Sanksi tersebut diatur dalam Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE).
Pada pasal 45A ayat (1) UU ITE disebutkan, setiap orang yang sengaja menyebarkan berita bohong dan menyesatkan yang mengakibatkan kerugian konsumen dalam transaksi elektronik bisa dikenakan pidana penjara paling lama enam tahun dan/atau denda maksimal Rp1 miliar.
Untuk mengatasi penyebaran hoaks, Kominfoyang bekerja sama dengan kepolisian, hingga saat ini telah menangkap 89 tersangka, dengan rincian 14 pelaku telah ditahan, sedangkan 75 orang lainnya masih dalam proses.
Menkominfomengungkapkan bahwa hinggahari ini pihaknya menemukan 554 isu hoaks terkait COVID-19 yang tersebardi 1.209platformdigital, baik Facebook, Instagram, Twitter, maupun YouTube.
Menkominfojuga mengatakan pihaknya sudah menindaklanjuti total 893 isu hoaks, yakni melalui tindakantakedownatau blokir, dengan rincian 681 di Facebook, empat di Instagram, 204 di Twitter, dan empat di Twitter.
Sementara yang belum atau akan ditindaklanjuti sebanyak 316 isu, terdiri dari 162 di Facebook, Instagramenam, Twitter146, dan YouTubedua.
“Saatnya kita batasi diri kita dan gunakan ruang digital,smartphone,dan seluruhfasilitasyang dimiliki dengan baik,” ujarnya.
Demak – Sabtu (18/04/2020). Tahukah Kamu??? Selain melalui kontak dekat dengan pasien positif Covid-19, virus Corona juga bisa menyebar melalui permukaan dan benda mati yang sering tersentuh banyak orang, seperti: tombol lift, laptop & tetikus, bolpoin, perangkat digital, pegangan pintu – dll.
Maka dari itu, bersihkan barang-barang dengan cairan disinfektan sesering mungkin untuk meminimalisir penyebaran Covid-19. (sumber: whoindonesia)
Demak – Sabtu (18/04/2020). Sebagaimana dilansir dari Divisi Humas Polri. Bahwa satgas Pangan Beri Sanksi Tegas Penimbun Makanan.
“Satgas Pangan selalu melakukan pemantauan harga pangan jika harga melebihi harga pasaran maka kita akan telusuri dan kita beri sanksi yang tegas jika ada terjadi penimbunan”, ungkap Kabareskrim PolriKomjen. Pol. Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si.
Demak – Seorang Pasien dalam Pengawasan (PDP) RSUD dr Soedjati Soemodiardjo Purwodadi, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah dinyatakan positif terpapar virus Corona (Covid-19), Kamis (16/4/2020). Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Grobogan, dr Slamet Widodo, menyampaikan, sesuai informasi hasil swab tenggorokan terbaru, pasien ini adalah urutan keempat yang terkonfirmasi Covid-19 di Kabupaten Grobogan. Sebelum dirawat di RSUD dr Soedjati Soemodiardjo Purwodadi, dia bersama keluarga dan rombongan warga di desanya menghadiri hajatan pernikahan ke Jakarta. (sumber : Kompas)
Demak – Sabtu (18/04/2020). Sejumlah ahli menyampaikan, penggunaan masker dengan cara yang tepat dapat menekan penyebaran virus corona. Sayangnya, banyak orang menggunakan masker dengan cara yang tidak tepat.
Simak infografik berikut untuk mengetahui 5 kesalahan cara pakai masker ya sahabat dukcapil. Masker terlalu longgar, masker tidak menutup area dagu, masker melorot dibawah hidung dan hanya menutupi bagian mulut, masker sudah menutupi hingga dagu namun bagian atasnya hanya tercantol diujung hidung, masker melorot hingga bawah dagu.