Demak – 3 ASN Dindukcapil Kab. Demak, yaitu Dyah Isnaeni, Baharuddin dan R mengikuti lomba pengucapan Pembukaan UUD 1945, Panca Prasetya Korpri dan ASN Core Value di Pendopo Bina Pradja Demak, pada hari ini (Rabu) …
Demak – Jumat (10/04/2020). Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Kesehatan yang menjadi bagian dari Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 telah menetapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar atau PSBB guna memutus rantai penularan covid-19.
Seperti apa prosedur penetapan PSBB? Pembatasan Sosial Berskala Besar disuatu wilayah ditetapkan oleh Menteri berdasarkan permohonan dari Gubernur/Bupati/Walikota atau Ketua Pelaksana Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19.
Demak – Jumat (10/04/2020). Sahabat Dukcapil saat ini banyak banget mitos yang beredar tentang ini nih. Bahkan sahabat dukcapil sendiri pun masih sering dengernya “jangan mandi malem-malem, nanti rematik!”. Mulai sekarang, kalian bisa tegaskan bahwa itu nggak benar ya! ⠀
Tapi satu hal yang perlu kalian tau, bahwa mandi malam dapat memperparah keluhan nyeri rematik. Artinya, bagi kalian yang menderita rematik, sebaiknya hindari mandi di malam hari. Jika ingin mandi, gunakanlah air hangat karena rasa dingin akan membuat nyeri sendiri makin parah.⠀
Demak – Dikutip dari Polres Demak. Guna untuk membantu masyarakat yang kurang mampu di wilayah Polsek Dempet Polres Demak Polda Jawa Tengah Kapolsek Dempet Kompol Suraji bersama anggota membagikan Zakat Profesi berupa sembako untuk warga kurang mampu terdampak virus Corona (Covid-19), Jumat (10/04/2020)
Pembagian Sembako ini merupakan salah satu bentuk kepedulian Polri terhadap warga masyarakat Dempet hal ini salah satu upaya penanggulangan dampak virus Corona dalam rangka membantu meringankan beban warga. Sebagai bentuk kepedulian serta dalam rangka memutus mata rantai penyebaran virus corona. Sebelumnya telah dilaksanakan sterilisasi wilayah melalui penyemprotan cairan disinfektan, sosialisasi cuci tangan dengan sabun serta himbauan dalam penanganan penyebaran virus corona.
Membagikan Zakat Profesi berupa Sembako di wilayah beberapa warga yang menerima bantuan sembako mengaku senang dan haru. Mereka mengaku bersyukur dan bantuan sembako ini dapat meringankan beban kebutuhan keluarga ditengah mewabahnya virus corona ini. Pasalnya, sejak virus corona merebak, warga mengaku sangat kesulitan memperoleh pendapatan Saya terus terang sangat bersyukur menerima bantuan sembako ini. Bantuan ini jelas membantu memenuhi kebutuhan keluarganya akibat merebaknya virus corona ini. Apalagi setelah banyak kegiatan usaha ditutup sementara dan ini sangat pengaruh pada pendapatannya sehari-hari.
Demak – Pemerintah telah memutuskan kebijakan khusus mengenai mudik, yakni: seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN), TNI dan Polri, serta pegawai BUMN, dilarang mudik. Untuk masyarakat, pemerintah tengah memantau dan mengevaluasi hal-hal yang ada di lapangan. Akan tetapi, pemerintah menganjurkan untuk tidak mudik. Untuk itulah, pemerintah pusat menyalurkan bantuan sosial khusus untuk Jabodetabek, agar warga mengurungkan niat untuk mudik.
Sejalan dengan itu, kapasitas transportasi umum akan dibatasi, demikian juga kapasitas angkut kendaraan pribadi seperti mobil dan motor. Pemerintah juga berupaya menjaga pemenuhan kebutuhan pokok dan meningkatkan daya beli masyarakat di lapisan bawah. Misalnya, melalui Program Keluarga Harapan, Kartu Sembako, Kartu Prakerja, pembebasan dan keringanan tarif listrik, dan sebagainya
Demak – Jumat, 10/04/2020. Dalam rangka stimulus penanganan Covid-19 pemerintah mengalokasikan dana total 405 Triliun rupiah, dengan rincian sebesar 75 T untuk dana kesehatan, 150 T untuk pembiayaan program pemulihan ekonomi nasional , sebanyak 70,1 T untuk intensif perpajakan dan stimulus Kredit Usaha Rakyat (KUR), serta 110 T dialokasikan untuk Jaring Pengaman Sosial (JPS).
Presiden Joko Widodo juga mengingatkan agar JPS harus tepat sasaran berdasarkan data serta penyalurannya secepat dan seefisien mungkin. Untuk melibatkan sektor usaha mikro, usaha kecil, pedagang sembako di pasar dan jasa transportasi ojek. (sumber : Setkab.go.id).
Demak – Jumat (10/04/2020). Para pemuka dari berbagai agama sepakat dalam masa wabah COVID-19 ini mengimbau umatnya agar menghindari kerumunan, termasuk dalam beribadah, sebagai upaya memutus mata rantai penyebaran dan menanggulangi penyakit tersebut. Sekretaris Komisi Fatwa MUI Asrorun Niam Sholeh menegaskan bahwa masyarakat harus menghindari kerumunan sekalipun mengatasnamakan ibadah. MUI telah mengeluarkan Fatwa 14/2020 tentang penyelenggaraan ibadah dalam situasi pandemi Covid-19 yang diharapkan dapat ditaati oleh umat Islam sebagai acuan menjalankan ibadah sesuai dengan imbauan protokol kesehatan yang telah ditetapkan.
Sementara Sekretaris Umum Pendeta Persekutuan Gerja-Gereja di Indonesia (PGI) Jacklevyn F. Manuputty, mengatakan telah mengeluarkan imbauan sejak tanggal 13 Maret agar seluruh umat menjaga jarak dan menghindari ibadah-ibadah yang sifatnya kerumunan.
Relawan Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia, Hong Tjhin, juga menyatakan umat Buddha telah diimbau untuk menghentikan kegiatan yang sifatnya berkumpul, dan juga menjaga jarak minimal dua meter, serta merekomendasikan agar kegiatan di tempat ibadah bisa dilakukan dengan bantuan teknologi. Dari perwakilan umat Katolik, Sekretaris Komisi Komunikasi Sosial Konferensi Waligereja Indonesia (KWI), Romo Steven menuturkan para uskup sudah mengeluarkan petunjuk agar dapat ditaati dan dipatuhi terkait agar seluruh umat mengikuti perayaan gerejawi tanpa hadir secara bersama-sama, tetapi bisa melalui media sosial digital.
Sedangkan Ketua Bidang Kesehatan dan Sosial Kemanusiaan Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Pusat, Nyoman Suartanu menyatakan untuk mencegah COVID-19 ini, umat Hindu agar melakukan kegiatan keagamaan cukup dari rumah saja, mulai dari melakukan doa hingga meditasi untuk kesembuhan dan perbaikan bangsa.
Demak – Jumat, (10/04/2020). Bank Indonesia menempuh langkah cepat dalam melakukan tindakan pencegahan dan memitigasi risiko penyebaran virus Corona atau COVID-19. BI melakukan karantina terhadap setoran uang yang berasal dari perbankan atau Penyelenggara Jasa Uang Rupiah (PJPUR) selama 14 hari dan diberikan disinfektan sebelum didistribusikan kembali kepada masyarakat. Selain itu BI jg berkomitmen meningkatkan higienitas dari sumber daya manusia dan perangkat yang digunakan dalam pengolahan uang Rupiah.
Yuk Sahabat Dukcapil, bersama-sama kita tingkatkan kebersihan diri dan lingkungan, dimulai dari rajin mencuci tangan untuk menghalau penyebaran COVID-19.
Demak – Jumat, 10/04/2020. Sahabat Dukcapil tahukah kamu, bahwa keberadaan pos jaga gerbang desa/kalurahan (atau kampung/pedukuhan — eksisting yg ada di Jawa Tengah), memiliki fungsi antara lain : Mendata dan memeriksa warga atau tamu yang keluar masuk desa, Mendata dan memeriksa warga desa yg baru datang dari rantau/luar daerah.
Selain itu juga merekomendasikan warga yg berstatus ODP (Orang Dalam Pemantauan) untuk melakukan isolasi mandiri atau isolasi desa, Merekomendasikan dan mengkomunikasikan warga desa yang berstatus PDP (Pasien Dalam Pengawasan) dengan rumah sakit darurat/rujukan. Yuk semangat para Relawan (satgas) Desa Lawan Covid19. Mulai Dari Desa, kita putus rantai penyebaran #Covid19. (sumber : Kemendesa PDTT)
Demak – Jumat (10/04/2020). Melalui Surat Edaran ini, minkes ingin mengingatkan sekali lagi untuk teman teman ASN di lingkungan Prov Jateng terkait dengan pembatasan kegiatan berpergian keluar daerah atau kegiatan mudik bagi ASN dalam upaya pencegahan penyebaran COVID-19
Sebagai ASN harus memperhatikan poin-poin berikut ini, diantaranya harus menggunakan masker ketika melakukan kegiatan di luar rumah. Serta menyampaikan informasi yang positif kepada masyarakat terkait upaya pencegahan wabah virus corona.
Demak – Dilansir dari Humas Polda Jawa Tengah. Menurut Kapolda Jateng hari ini seluruh jajaran di Polres dan Kodim se Jawa Tengah membagikan sembako dan uang tunai pada warga kurang mampu. “Ini merupakan wujud tindakan cepat jajaran Polda Jateng terkait dampak wabah Corona dengan pembagian sembako pada warga yang langsung terdampak. Jangan dilihat jumlahnya, tetapi ini wujud kepedulian kami untuk sedikit meringankan beban masyarakat yang secara langsung terkena dampak wabah virus Corona ini,” katanya saat pembagian paket sembako Kamis siang (09/2/20) di Mapolsek Banyumanik.
Dalam kesempatan itu, Kapolda bersama jajaran dan Forkompinda menyambangi beberapa rumah warga untuk membagikan bantuan paket sembako dan uang tunai tersebut. Secara bergantian para pimpinan wilayah itu memberikan langsung pada masyarakat yang membutuhkan. “Mari kita tetap jaga jarak untuk mencegah penyebaran virus ini, tetapi kita semakin rekatkan rasa saling membantu diantara kita.Kita saling bantu dengan kondisi yang seperti ini.mudah-mudahan wabah ini segera pergi dari Negeri kita,” tambah Kapolda.
Kapolda menyampaikan, pihaknya akan menyerahkan bantuan serupa di berbagai desa wilayah Jawa Tengah. Kegiatan ini diharapkan dapat membantu meringankan beban masyarakat di tengah pendemi wabah corona. “Sedikitnya ada 1.126 titik yang akan kita bagikan terdiri dari 552 polsek, 35 polres, 518 koramil dan 34 kodim,” pungkasnya.