Kecamatan Gajah Terapkan Physical Distancing

Demak – Kecamatan Gajah menerapkan physical distancing pada setiap kursi tunggu untuk pelayanan, sesuai dengan himbauan dari Pemerintah dan WHO untuk mencegah penyebaran COVID-19. Begitu juga dengan kursi ruang tunggu untuk pelayanan administrasi kependudukan, sesuai yang diungkapkan oleh pegawai Dindukcapil Kab. Demak yang ditugaskan di TPDK Kecamatan Gajah, Hadi Purwanto dan Nuril Anwar.

Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO mengenalkan physical distancing sebagai pengganti. “Kami mulai mengatakan physical distance karena kami ingin orang-orang tetap terhubung. Jadi, temukan cara untuk tetap terhubung secara sosial, bisa melalui berbagai media sosial agar tetap terhubung dengan orang lain karena kesehatan mental Anda sama pentingnya dengan kesehatan fisik Anda,” ucap Dr Maria Kerkhove, seorang ahli epidemiologi WHO, seperti dikutip laman IFL Science. WHO ingin agar masyarakat untuk saling menjaga jarak secara fisik, bukan secara sosial. Karena itulah diguankan istilah physical distancing bukan lagi social distancing.

Menjaga jarak fisik atau physical distancing antara diri sendiri dan orang lain, memainkan peran penting dalam membantu mencegah penyebaran virus karena COVID-19, menyebar dari orang ke orang ketika seseorang yang terinfeksi batuk atau bersin.

Mari Budayakan Cuci Tangan Sebelum Masuk Ruangan

Demak – Jumat, 03/04/2020. Ahmad, S.Sos salah satu pegawai Dindukcapil Kab. Demak yang bertugas sebagai Koordinator di TPDK Kecamatan Karanganyar ini melaksanakan anjuran dari Pemerintah untuk mencuci tangan dengan sabun sebelum beraktifitas di dalam ruangan. Sekembalinya dari kegiatan apel pagi.

Sampai saat ini Virus Corona masih menjadi kekhawatiran banyak orang. Namun, selain mencari tahu sumber virus tersebut, kita juga perlu menjaga diri sendiri agar terhindar dari Virus tersebut. Virus corona dapat di cegah dengan kondisi badan sehat dan imunitas yang baik. Selain itu, berperilaku hidup bersih dan sehat menjadi hal utama untuk mencegah terjadinya penularan COVID-19.

Hari Peduli Autisme Sedunia

Demak – Kemarin tepatnya tanggal 02/04/2020 diperingati sebagai Hari Peduli Autisme Sedunia. Hari Peduli Autisme Sedunia mengangkat tema “ The Transition of Adulthood”. Tahun ini PBB memberikan perhatian terhadap beberapa isu terkait tema tersebut, antara lain: Pentingnya partisipasi dalam budaya pemuda dan penentuan nasib sendiri serta pengambilan keputusan di komunitas (the importance of participation in youth culture and the community self determination and decision making). Akses mendapatkan pendidikan paska sekolah menengah dan pekerjaan (access post-secondary education and employment). Kehidupan yang mandiri (independent living)

Pada masa pandemi Covid-19 ini diharapkan keluarga tetap memberikan dukungan kepada anak gangguan spektrum autisme dengan mendampingi anak di rumah dan menciptakan suasana yang nyaman serta aman meskipun ada pembatasan sosial dan ruang gerak. Keluarga diharapkan bisa menjelaskan situasi yang terjadi saat ini dan memberikan contoh perilaku hidup bersih dan sehat untuk mencegah penyebaran Covid 19. Individu dengan Gangguan Spektrum Autisme bukan hanya menjadi tanggung jawab orangtuanya tetapi menjadi tanggung jawab kita bersama di dalam keluarga, masyarakat, pemerintah dan pemerintah daerah. Upaya pencegahan dan pengendalian anak dengan Gangguan Spektrum Autisme melibatkan peranan multi sektoral yang perlu diperhatikan secara menyeluruh.

Pasien Sembuh Dari Corona Terus Bertambah

Demak – Pemerintah Indonesia menyatakan, pasien sembuh dari infeksi virus corona (Covid-19) mencapai 112 orang hingga Kamis (2/4/2020) pukul 12.00 WIB. Jumlah pasien sembuh tersebut bertambah 9 orang dibandingkan kemarin. “Ketahui bahwa kita sama-sama membutuhkan kerja sama. Dengan bersatu, dengan bersinergi untuk menjaga agar Covid-19 bisa diselesaikan dengan sebaiknya,” ujar Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19, Achmad Yurianto, dalam konferensi pers di Graha BNPB, Jakarta, Kamis (2/4/2020).

Hal ini membuktikan bahwa dengan penangan yang tepat dan disiplin pasien yang baik, Corona dapat disembuhkan. Maka dari itu jangan menciptakan “stigma negatif” kepada saudara2 kita yang terpapar. Support mereka agar tetap semangat dan optimis menghadapi COVID19. Selain itu, dari paparan jubir Corona Achmad Yuniarto diatas, dapat pula disimpulkan bahwa Masyarakat masih belum menjalankan himbauan Pemerintah untuk menjaga diri dan jarak. Ayolah bantu kami, dengan menjaga jarak 1-1.5 m Selain itu hindari kontak langsung, tempat berkerumun dan tempat2 ramai. Cuci tangan sesering mungkin, istirahat yang cukup dan makan makanan yang bergizi.

Pilkada 2020 Ditunda, Dukcapil Akan Jadwalkan Penyerahan DP4 Tahap 2

JAKARTA,KOMPAS.com – Direktur Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri Zudan Arif Fakrullah mengatakan, pihaknya akan menjadwalkan penyerahan data penduduk pemilih potensial pemilu (DP4) tahap kedua kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Hal ini menyusul penundaan pelaksanaan Pilkada 2020 yang telah disepakati oleh DPR, Pemerintah dan KPU. “Nanti akan dibuat jadwal penyerahan,” ujar Zudan saat dikonfirmasi Kompas.com, Selasa (31/3/2020). Menurut Zudan, dalam hal ini Dukcapil tidak mengulang penyerahan DP4 untuk Pilkada 2020 yang sebelumnya telah diserahkan kepada KPU.

Data DP4 yang sebelumnya sudah diserahkan, yakni sebanyak 105.396.460 pemilih akan ditambah dengan daftar pemilih pemula yang tercatat sampai dengan hari H pemungutan suara yang nantinya akan ditentukan kembali. “Mestinya DP4 cukup kita tambahi (dengan) daftar pemilih pemula sampai dengan tanggal pencoblosan yang baru,” tutur Zudan.

Adapun data pemilih pemula ini, kata Zudan, akan dicatat oleh Dukcapil terlebih dulu. “Iya betul. Datanya dari Dukcapil dulu,” tambahnya. Sebelumnya, Kemendagri telah menyerahkan DP4 ke KPU pada 23 Januari 2020 lalu. Penyerahan DP4 ini berkaitan dengan penyelenggaran Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) di 270 daerah yang sedianya akan dilaksanakan pada 23 September 2020.

DP4 diserahkan langsung oleh Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian kepada Ketua KPU Arief Budiman. Tito mengatakan jumlah DP4 yang diserahkan sebanyak 105.396.460 orang. Menurut Tito, jumlah DP4 merupakan akumulasi dari jumlah penduduk yang berpotensi sebagai pemilih yang tersebar di 270 daerah. Jumlah total pemilih terdiri dari 52.778.939 laki-laki dan 52.617.521 perempuan. Diberitakan, Komisi II DPR bersama KPU dan Kemendagri sepakat menunda penyelenggaraan Pilkada 2020.

Kesepakatan penundaan itu diputuskan dalam rapat kerja Komisi II dengan Mendagri Tito Karnavian, Ketua KPU Arief Budiman, Ketua Bawaslu Abhan, dan Plt Ketua DKPP Muhammad di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (30/3/2020). Pilkada Serentak yang sedianya digelar pada 23 September 2020 ini ditunda karena pandemi virus corona yang mewabah di dalam negeri. “Salah satu poinnya melakukan penundaan tahapan Pilkada 2020 yang berakibat pada penundaan pelaksanaan pemungutan suaranya serta tahapan lainnya,” kata Wakil Ketua Komisi II Saan Mustopa saat dihubungi wartawan, Senin (30/3/2020). Adapun Pilkada 2020 rencananya diselenggarakan di 270 wilayah di Indonesia meliputi 9 provinsi, 224 kabupaten, dan 37 kota.

Stop Berjemur Pada Jam 10 Keatas

Demak – Jumat,04/04/2020. Dilansir dari WHO, Stop berjemur pada jam 10 ke atas. Ramainya pemberitahuan di media sosial mengenai berjemur disinar matahari pada jam 10 pagi, kami merasa perlu meluruskan informasi tersebut. Stop berjemur pada jam 10-14 siang. Indonesia yang barada di garis katulistiwa mempunyai UV indeks yang tinggi pada tiap harinya. Berjemur dibawah sinar matahari pada jam 9 ke atas, akan menyebabkan kelainan seperti sunburn, dermatitis fotokontak, dan dalam panjang berisiko mengalami kanker kulit lebih besar. Hal ini disebabkan UV index yang tinggi antara 10-12.

Apakah UV indeks itu? Yaitu level radiasi sinar matahari pada permukaan bumi. Tiap negara mempunyai radiasi UV yang berbeda. Indonesia sebagian besar wilayahnya mempunyai level UV index yang tinggi ekstrim antara 9-12.
Apapun warna kulitmu, paparan sinar matahari pada jam 10-14 terlalu lama dan terus menerus akan menyebabkan kelainan kulit dan berisiko kanker kulit.
*Berjemur baik dilakukan sebelum pukul 9.00 pagi. Pada saat itu UV indeks masih belum tinggi. Hanya butuh waktu 5-15 menit, sebanyak 2x/minggu agar mendapatkan paparan UV yang cukup untuk meningkatkan kadar vit D di dalam tubuh dan meningkatkan imunitas tubuh tetapi, berjemur tidak bermanfaat untuk membunuh infeksi virus. Jadi stay safe in the sun. Hindari paparan berlebihan terhadap sinar matahari.

Formulir Dan Buku Yang Digunakan Dalam Adminduk Sesuai Permendagri Nomor 109 Tahun 2019

Demak – Jumat, 04/04/2020. Sahabat Dukcapil. Jangan terkejut ya, tidak lama lagi Kartu Keluarga, dan Akta-Akta pencatatan sipil (Akta Kelahiran, Akta Kematian, dll) tidak lagi menggunakan lembar security seperti yang selama ini dipakai. Tetapi akan diganti dengan KERTAS A4 80gram. Bahkan bisa dicetak sendiri dirumah.

Ini sesuai dengan Permendagri Nomor 109 Tahun 2019 Tentang Formulir Dan Buku Yang Digunakan Dalam Administrasi Kependudukan.Mungkin ada yang bertanya “Kalau hanya di Kertas A4 Polos kan gampang dimanipulasi?”. Pada setiap dokumen yang diterbitkan terdapat QrCode didalamnya terdapat link yang mengarah kepada dokumen aslinya. Jadi kalau diubah2 sendiri resiko menjadi tanggung jawab sendiri ya.

jgn lupa cantumkan No. HP dan email setiap pembuatan dokumen

Pilkada Serentak 2020 Ditunda, Saatnya KPU & Parpol Berbenah

Demak – Dikutip dari Republika, Menurut Muhammad Fauzan Irvan, Direktur Eksekutif Progressive Democracy Watch. Pandemi global covid-19 semakin di luar kendali dan semakin menunjukan keganasannya. Kurang dari sebulan mewabah di Indonesia, virus ini sudah menjangkit 790 orang dan 58 orang meninggalkan kita semua (Konferensi pers Jubir Covid-19).

Wabah ini memporak-porandakan sistem yang telah disusun dan direncanakan oleh perangkat negara. Sistem Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) yang sudah ditetapkan pun mulai diintervensi untuk dialihkan melawan pandemi. Ujian Nasional ditiadakan, rupiah melemah, ekonomi lesu, pariwisata mati suri dan transisi kepemimpinan daerah melalui pilkada serentak pun di tunda menjadi multiplier effect dari pandemi covid-19.

Kepemimpinan nasional dewasa ini sedang diuji dalam menangani bencana yang tidak terlihat ini. Kalau pemimpin bangsa kita bisa menunjukan keberpihakannya dengan jelas dan mampu meyakinkan kepada masyarakat bahwa negara totalitas melawan pandemi ini, kita yakin, kita pasti menang dan bangsa kita kembali pulih kembali. Namun nampaknya itu masih utopis. Hingga hari ini, kepemimpinan nasional masih kebingungan dan gugup menghadapi bencana nasional ini, sehingga korban terus bertambah dan berbagai sektor kehidupan bernegara pun menjadi imbasnya.

Partai politik juga memiliki waktu tambahan untuk mempersiapkan calon-calon kepala daerah yang akan mereka usung. Calon kepala daerah ini harus benar-benar dipersiapkan yang memiliki integritas yang baik, kapasitas yang besar juga memiliki pembacaan persoalan fundamental masyarakat yang komprehensif.

Partai politik juga penting melakukan pendidikan politik, selain untuk internal kadernya ataupun untuk masyarakat umum. Karena menurut UU No 22 tahun 2011 tentang partai politik salah satu tugas partai politik adalah melakukan pendidikan politik kepada masyarakat. Sehingga menjadi penting pendidikan politik hari ini di kalangan masyarakat Indonesia, agar masyarakat memilih calon pemimpin secara rasional dan objektif sehingga berdampak untuk perbaikan masyarakat di daerahnya.

Ganjar Instruksikan Rumah Sakit Kelola Limbah Medis Covid-19

Demak – Dilansir dari Republika, Jumat (03/04/2020) Gubernur Ganjar Pranowo menginstruksikan rumah sakit rujukan di Jawa Tengah agar memperhatikan pengelolaan limbah medis dari penanganan covid-19. Dia memerintahkan agar seluruh rumah sakit rujukan harus melakukan pengawasan secara khusus. “Terlebih setiap hari ada penambahan pasien yang berimbas langsung pada kuantitas limbah, maka harus hati-hati,” katanya di Semarang, Kamis, (2/4).

Ganjar mengungkapkan hingga saat ini belum ada kendala berarti terkait limbah medis di Jateng, selama penanganan covid-19. Hal itu berarti, lanjut dia, semua limbah masih terkelola dengan semestinya. Dia ingin semua pihak tetap waspada, apalagi jika kondisi semakin memburuk. “Kita mendisiplinkan dan melakukan kontrol agar tidak bocor, makanya harus disiapkan betul-betul agar tidak bocor,” ujarnya.

Salah satunya, kata dia, menjaga agar tidak terjadi kebocoran dengan pemanfaatan ulang limbah-limbah medis. Ganjar mengaku telah menerima aduan pemanfaatan limbah medis, berupa masker, dimana setelah dibuang, masker-masker yang telah digunakan itu dicuci kemudian diperjualbelikan.

“Makanya tadi saya tanya ke dokter, bagaimana maskernya? Lebih baik digunting setelah digunakan sehingga tidak bisa dipakai atau diolah dan dijual,” katanya. Ganjar menjelaskan pemanfaatan ulang limbah-limbah medis tersebut juga sangat membahayakan. Terlebih jika dilakukan oleh pihak yang tidak memiliki kompetensi serta didukung peralatan yang memadai. “Karena yang mengambil berbahaya, yang mengolah dan apalagi yang memakai ulang itu berbahaya. Karena pasti pengolahannya tidak seperti di dunia kedokteran atau di rumah sakit. Di sana kan canggih, ada pembunuh kumannya, virus dengan cara dan alat-alat yang canggih,” ujar Ganjar.

Token Prabayar Sudah Dapat Diakses

Demak – Dilansir dari PLN, pada hari ini (02/04/2020) jika token Gratis dari PLN untuk Pelanggan Rumah Tangga Prabayar 450 VA dan 900 VA Subsidi sudah dapat diakses. Electrizen dapat memperolehnya dengan mengirimkan nomor ID Pelanggan ke WA dengan nomor 08122-123-123 atau melalui website PLN www.pln.co.id  Dengan ID tersebut, pelanggan akan mendapatkan token senilai pemakaian tertinggi dalam 3 bulan terakhir untuk Pelanggan 450 VA dan sebesar 50% akan diberikan kepada pelanggan 900VA bersubsidi, dihitung dari pemakaian bulanan tertinggi dalam 3 bulan terakhir.

Mekanisme website dengan cara: Buka Alamat www.pln.co.id kemudian masuk ke menu pelanggan dan langsung menuju ke pilihan stimulus covid-19. Masukkan ID Pelanggan/ Nomor Meter. Kemudian Token Gratis akan ditampilkan di Layar. Pelanggan tinggal memasukkan Token Gratis tersebut ke meteran yang sesuai dengan ID Pelanggan.

Atau anda juga bisa mengakses melalui WA ke nomor 08122-123-123. Dengan cara : Buka Aplikasi WhatsApp. Chat WhatsApp ke 08122-123-123 , ikuti petunjuk, salah salah satunya masukkan ID Pelanggan. Token gratis akan muncul. Pelanggan tinggal memasukkan Token Gratis tersebut ke meteran yang sesuai dengan ID Pelanggan.

Saat ini ada sekitar 24 juta data pelanggan rumah tangga 450 VA, ditambah 7 juta pelanggan rumah tangga 900 VA bersubsidi yang harus dimasukkan ke dalam sistem. Proses ini akan tuntas dalam sepekan ke depan, atau paling lambat tanggal 11 April seluruh pelanggan yang digratiskan sudah dapat terlayani seluruhnya.

Social media & sharing icons powered by UltimatelySocial