

Demak – 04/04/2020. Dilansir dari UNS Oficial. Dosen Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta, Dr. Darmawan Ismail, Sp. BTKV (K) menciptakan Alat Pelindung Diri (APD) yang bisa digunakan untuk tenaga kesehatan dalam menjalankan tugasnya menangani pasien dengan pengakit menular. APD ciptakan Dosen FK UNS dan tim ini diberi nama Surgeons of UNS Protective Equipment (SUNS Proque). Dalam Jumpa Pers yang digelar di Aula FK UNS, Senin (30/3/2020), Dr. Darmawan mengatakan bahwa seiring dengan merebaknya Covid-19 di Indonesia termasuk di Solo, membuat tenaga medis harus mengenakan APD dalam merawat pasien tersebut. Hal ini dilakukan karena penyebaran Covid-19 ini sangat cepat. Namun yang menjadi permasalahan saat ini, ketersediaan APD di beberapa Rumah Sakit (RS) sangat minim. Bahkan dibeberapa kota, APD ini sulit didapat. Atas dasar itulah, Dr. Darmawan dan tim berinisiatif membuat baju yang ditujukan untuk tenaga medis yang bisa digunakan untuk APD. Tentunya APD yang dibuat oleh Dr. Darmawan dan tim ini bahannya mudah didapat serta biaya produksi sangat murah.
Dr. Darmawan dan tim membuat prototipe APD yang diberi nama SUNS Proque kurang lebih selama satu Minggu. Dengan bahan-bahan yang digunakan meliputi celana dan jas hujan terusan, bertangan dengan penutup kepala, plastik mika dan bando plastik, lem tembak, gunting, plastik box dan penutupnya, double tape plester, kassa penyaring air yang terkecil dan spons halus, air deterjen dan potongan handscoen atau kertas plastik. “Alasan memilih mantol karena mantol ini bahannya tidak tembus air, sehingga meminimalisir cairan masuk ke tubuh. Cara membuatnya sangat mudah, butuh waktu sekitar satu jam untuk membuat satu baju APD,” terang Dr. Darmawan.




