Kecamatan Dempet Layani Perekaman Warga Kecamatan Dempet Dan Wonosalam

Demak – Hari ini (10/6) Rois Nur Istiqomah, Operator Dindukcapil Kab. Demak di TPDK Kecamatan Dempet melayani salah satu warga Dempet yang akan melakukan perekaman KTP-el dengan melaksanakan protokol kesehatan pencegahan covid 19. Salah satunya, Muhammad Nur Rondi warga desa Kuwu, Kecamatan Dempet.

Tidak hanya warga yang berdomisili di Kecamatan Dempet, warga yang berdomisili di Kecamatan Wonosalam yang akan melakukan perekaman KTP-el dilayani oleh Rois dan Supardono, Koordinator Dindukcapil Kab. Demak di TPDK Kecamatan Dempet. Dikarenakan salah satu alat perekaman di TPDK Kecamatan Wonosalam mengalami kerusakan dan saat ini sedang dilakukan perbaikan.

Pembuat KTP-el Melonjak, Dukcapil Demak Akan Kirimkan KTP-el ke Rumah Warga

Demak – Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Kabupaten Demak akan kirimkan KTP elektronik langsung ke rumah-rumah masing-masing penduduk. Hal ini lantaran melonjaknya jumlah pembuat KTP-el yang berdatangan ke kantor Dinas Dukcapil Kabupaten Demak.

“Mulai tanggal 9 Juni kemarin kami tutup untuk pengambilan karena yang datang meningkat, hari Senin kemarin bahkan sampai 800 sampai 1000 orang yang datang, kami tidak bisa menerapkan physical distancing,” kata Kabid Pelayanan Pendaftaran Penduduk, Rustiyono kepada Mitrapost.com, Rabu (10/6/2020).

Untuk mengurai kerumunan tersebut, Dukcapil pun mengubah prosedur pengambilan KTP-el. Pertama, akan diserahkan ke kecamatan, kemudian ke desa-desa dan berujung di RT masing-masing. Yang kedua, akan dikirim menggunakan jasa pengiriman ke rumah masing-masing penduduk.

“Kami tinggal menyepakati kerjasama dengan pihak JNE. Apabila sudah deal, kami akan kirimkan langsung secepatnya,” tandasnya.

Dengan opsi tersebut, selain mengurangi physical distancing pelayanan Dukcapil akan lebih efektif dan maksimal.

“Sekarang jamannya digital, segala sesuatu sudah canggih. Bagi yang mau membuat atau mengganti KTP-el yang sudah rusak silahkan daftar via online di website Dindukcapil.demakkab.go.id kemudian nanti KTP-el yang sudah jadi akan dikirimkan langsung ke rumah,” terang Rustiyono.

Lain halnya dengan KTP-el, untuk administrasi lain seperti pengambilan akte kelahiran, Kartu Keluarga (KK), dan lain-lain masih bisa dilayani secara langsung di kantor Dinas Dukcapil Kabupaten Demak. (Sumber : Mitrapost)

Dukcapil Demak Tutup Layanan Pengambilan KTP-el, Banyak Warga Kecele

Demak – Sejumlah warga Demak kecele saat mengambil KTP elektronik Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil. Hal itu dikarenakan terhitung 9 Juni hingga 22 Juni 2020 nanti tidak menerima pengambilan KTP-el.

Salah satunya Irma, warga Kecamatan Wonosalam ini harus pulang tanpa hasil karena tidak mengetahui informasi tersebut.

“Saya kira bisa langsung ambil ke sini, ternyata malah tidak bisa sampai tanggal 22 nanti,” ujarnya kepada Mitrapost.com, Rabu (10/6/2020).

Setali tiga uang, Hariono, pemuda asal Kecamatan Gajah juga kembali setelah membaca pengumuman bahwa Dukcapil tidak melayani pengambilan KTP-el sementara waktu.

“Saya tadi sampai sini, mau masuk tidak diperbolehkan petugas. Setelah saya baca pengumuman di papan pengumuman ternyata tidak melayani pengambilan,” terang Hariono.

Sementara itu, menurut Kabid Pelayanan Pendaftaran Penduduk, Rustiyono, pihaknya mengaku telah menyebarkan informasi menutup layanan pengambilan KTP-el di media sosial seperti Facebook, Instagram dan website Dukcapil Demak.

“Kami ada tim IT yang mengurusi itu, kami sudah sebarkan ke berbagai media massa. Namun jika masih ada penduduk yang tidak tahu dan harus pulang kembali setelah sampai sini, kami minta maaf,” ujarnya. (Sumber : Mitrapost)

Dindukcapil Kab. Demak Lakukan Apel Pagi Dengan Phsycal Distancing

Demak – Ditengah pandemi covid 19 ini, terhitung mulai dari Selasa kemarin, sampai hari ini (10/6), Dindukcapil Kab. Demak beserta Dindagkop UKM Kab. Demak kembali melaksanakan kegiatan apel pagi.

Kegiatan apel pagi yang dipimpin oleh pembina apel dari Dindagkop UKM Kab. Demak, dengan pemimpin apel, Masrifah, Kasi Identitas Penduduk Dindukcapil Kab. Demak dan Suhartini, Kasubbag Program Keuangan Dindagkop UKM Demak, ini tetap mengedepankan physical distancing sebagai upaya untuk mencegah penyebaran covid 19.

Kadin Dukcapil Kab Demak Lakukan Monitoring Pelayanan Kependudukan Di Kecamatan Karangawen

Demak – Hari ini (10/6), Kepala Dindukcapil Kab. Demak, Drs. M. Afhan Noor, M.Pd dan Kabid PIAK dan Pemanfaatan Data, Rudy Hartono, S.IP melakukan kegiatan monitoring pengecekan pelayanan kependudukan dan jaringan ke beberapa kecamatan, diantaranya Kecamatan Karangawen.

Di Kecamatan Karangawen, Juwartini, Koordinator Dindukcapil di TPDK Kecamatan Karangawen menjelaskan kepada Afhan Noor dan Rudy jika saat ini peralatan perekaman KTP-el berupa iris mata sedang dilakukan perbaikan, sehingga warga di Kecamatan Karangawen yang akan melakukan perekaman data KTP-el dialihkan ke Kecamatan Mranggen dan Kecamatan Guntur.

Presiden Jokowi: Adaptasi dengan Covid-19 Bukan Berarti Kita Menyerah

 JAKARTA – Presiden Jokowimengajak seluruh masyarakat untuk bisa beradaptasi dengan pandemi virus Corona (Covid-19). Jokowi menegaskan adaptasi kebiasaan baru bukan berarti bangsa Indonesia menyerah.

Demikian disampaikan Kepala Negara saat berkunjung ke kantor Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 di Graha BNPB, Jakarta Timur, Rabu (10/6/2020).

“Situasi seperti ini akan kita hadapi terus sampai vaksin bisa ditemukan, dan bisa kita pergunakan secara efektif. Karena kalau vaksinnya sudah ketemu itu masih ada uji klinis, uji lapangan, kemudian juga masih ada harus produksi yang memerlukan waktu,” kata Jokowi.

Presiden mengingatkan kerja penanganan Covid-19 belum selesai. Dia berharap tak ada gelombang kedua penularan Corona. “Perlu saya ingatkan jangan sampai terjadi gelombang kedua, second wave, jangan sampai terjadi lonjakan yang ingin saya ingatkan kepada kita semua,” ujarnya.

Mantan Gubernur DKI Jakarta ini mengingatkan tatanan normal baru ini harus dilakukan dengan hati-hati. Dia juga meminta data-data dari lapangan terus diperhatikan.

“Tapi juga harus saya ingatkan bahwa tugas besar kita belum berakhir, ancaman Covid masih ada, kondisi masih dinamis, ada daerah yang kasus barunya turun tapi juga ada daerah yang kasus barunya meningkat, ada juga daerah yang sudah nihil,” ucapnya.

Jokowi menuturkan kondisi pandemi Corona ini akan terjadi sampai vaksin ditemukan. Karena itu, menurut Jokowi, bangsa Indonesia harus bisa beradaptasi dengan kebiasaan baru.

“Oleh sebab itu, kita harus beradaptasi dengan Covid-19, adaptasi kebiasaan baru, dan beradaptasi itu bukan berarti menyerah, apalagi kalah, ndak. Tapi kita harus mulai dengan kebiasaan-kebiasaan baru yang sesuai dengan protokol kesehatan sehingga masyarakat produktif tapi juga aman dari penularan Covid,” kata Presiden Jokowi. (Times)

Perhatikan, KTP-el Bisa Dicetak Jika Anda Sudah Melakukan Perekaman Data

Demak – Kartu Tanda Penduduk elektronik, atau KTP-el adalah identitas resmi penduduk sebagai bukti diri yang berlaku di seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

KTP-el diawali dengan proses perekaman (rekam sidik jari, rekam iris mata, rekam tanda tangan digital, rekam pas foto, dan rekam biodata diri), lalu data biometrik yang telah direkam dilakukan penunggalan data oleh pusat sehingga statusnya Print Ready Record (siap cetak).

“Sehingga jika anda mendapati status KTP-el pada saat anda melakukan pengecekan KTP-el dan status KTP-el anda tidak ditemukan, itu dapat terjadi jika anda belum pernah melakukan perekaman data KTP-el, sehingga KTP-el belum dapat diterbitkan”, jelas Masrifah, Kasi Identitas Penduduk Dindukcapil Kab. Demak, hari ini (10/6) di ruang kerjanya.

Perekaman KTP-el Di Kecamatan Karangtengah

Demak – Hari ini (10/6), Bahaudin Dawami, Operator Dindukcapil di TPDK Kecamatan Karangtengah melayani salah seorang warga di Kecamatan Karangtengah yang mengajukan permohonan perekaman KTP-el.

Perekam KTP-el yang di lakukan oleh Sito Kholifatum, yang beralamat di desa Bumirejo Kecamatan Karangtengah, telah direkam data biodata, pas photo, tanda tangan, 10 sidik jari dan iris mata. Sito telah memeriksa kembali dan menyatakan kebenaran hasil perekaman datanya sendiri, yang akan menjadi basis data terhadap penerbitan KTP-el.

Dukcapil Kemendagri Susun DP4 Tambahan Pilkada 2020

JAKARTA – Mendagri RI Tito Karnavian memastikan, pilkada serentak tetap dilaksanakan 9 Desember 2020. Ditjen Dukcapil Kemendagri RI sendiri kini tengah menyiapkan Data Penduduk Potensial Pemilih Pemilu (DP4tambahan untuk daerah peserta Pilkada 2020.

Di hadapan 670 peserta rakor virtual dalam rangka persiapan Pilkada Serentak 2020 pada Jumat 5 Juni kemarim, Menteri Tito menyampaikan penetapan pelaksanaan Pilkada ini telah disetujui Komisi II DPR RI dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Mendagri dan KPU RI, 27 Mei 2020 lalu.

Untuk mensukseskan Pilkada Serentak ini Dirjen Dukcapil Kemendagri Zudan Arif Fakrulloh mengajak segenap jajarannya dari pusat hingga daerah agar dapat bergerak bersama, kompak dan berjalan sesuai regulasi yang ada.

“Sesuai kewenangan masing-masing, kita terus bekerja dan terus dorong masyarakat untuk aktif mengurus dokumen kependudukannya,” ujar Zudan dalam pesan tertulis yang diterima TIMES Indonesia, di Jakarta, Senin (8/6/2020).

Zudan menyampaikan, saat ini Ditjen Dukcapil sedang menyiapkan Data Penduduk Potensial Pemilih Pemilu (DP4) tambahan. Adapun jumlah daerah peserta Pilkada tercatat sebanyak 270 daerah. 

“Data DP4 tambahan yang kita serahkan ke KPU untuk 270 daerah yang pilkada tersebut dalam realitasnya ada 309 kabupaten/kota yang dimutakhirkan data pemilih pemulanya atau yang 17 tahun baru. Sebab ada kabupaten/kota tidak pilkada, tetapi dilaksanakan pilkada gubernur yaitu sebanyak 48 kabupaten/kota,” tandas Zudan, Dirjen Dukcapil Kemendagri RI. (Times Indonesia).

Operator TPDK Kecamatan Gajah Berpakaian APD Lengkap Saat Merekam Warga

Demak – Masih seperti biasanya di Kecamatan Gajah telah dilakukan pelayanan adminduk yaitu rekam data KTP-el. Seperti halnya yang dilakukan Putri Handayani dari warga Karanganyar, Kecamatan Karanganyar, Kab. Demak . Putri harus melakukan perekaman di Kecamatan Gajah, dikarenakan jaringan di Kecamatan Karanganyar sedang dilakukan perbaikan.

Setelah Putri direkam data biodata, pas photo, tanda tangan, 10 sidik jari dan iris mata. Putri kemudian memeriksa dan menyatakan kebenaran hasil perekaman datanya sendiri, yang akan menjadi basis data terhadap penerbitan KTP-el. Berdasarkan keterangan Putri pada saat 17 tahun beliau telah sekolah dan belum sempat mendaftar perekaman KTP_El.

Ditengah pandemi covid 19 ini, para petugas atau operator perekaman KTP-el harus mengenakan APD (Alat Perlindungan Diri) lengkap berikut dengan baju Hazmat, face shield, masker, dan sarung tangan pada saat melayani warga yang akan melakukan perekaman data KTP-el. Seperti halnya yang dilakukan oleh Nuril Anwar, Operator Dindukcapil Kab. Demak yang bertugas di Kecamatan Gajah pada saat melayani Putri untuk merekam data KTP-el hari ini (10/6).

Social media & sharing icons powered by UltimatelySocial