Berikut kami sampaikan rekapitulasi hasi tindaklanjut pengaduan melalui layanan WA Center Dindukcapil Kab. Demak https://docs.google.com/spreadsheets/d/17ChWTjzoxzdOQzii5QJqEw5k9V_lTRI1/edit?usp=sharing&ouid=107439079663171862701&rtpof=true&sd=true
berikut kami sampaikan hasil tindaklanjut rekapitulasi pengaduann terkait pelayanan adminduk di Dindukcapil Kab. Demak yang rincian rekap aduanya dapat di akses melalui link berikut ini https://docs.google.com/spreadsheets/d/1KF_m3gj-nVtc9HkSp7dH2-QanHKdT2JO/edit?usp=drive_link&ouid=107439079663171862701&rtpof=true&sd=true
Agus Herawan, S.IP., M.M. Mengemban Amanah sebagai Plt. Kepala Dindukcapil Kabupaten Demak Demak, September 2026 – Segenap keluarga besar Dindukcapil Kabupaten Demak menyampaikan ucapan selamat datang dan selamat bertugas kepada Bapak Agus Herawan, S.IP., M.M., …
Tiga Tahun Mengabdi, Dindukcapil Demak Sampaikan Apresiasi kepada Bapak Kurniawan Arifendi Demak, September 2026 – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dindukcapil) Kabupaten Demak menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Bapak Kurniawan Arifendi, S.T., M.H., …
Tingkatkan Transparansi Publik, Dindukcapil Kabupaten Demak Sosialisasikan Standar Pelayanan Pencetakan KTP-el dan KIA DEMAK – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dindukcapil) Kabupaten Demak terus berkomitmen memberikan pelayanan kependudukan yang transparan, cepat, dan akuntabel bagi masyarakat. …
Demak – Hari ini (10/6), Kepala Dindukcapil Kab. Demak, Drs. M. Afhan Noor, M.Pd dan Kabid PIAK dan Pemanfaatan Data, Rudy Hartono, S.IP melakukan kegiatan monitoring pengecekan pelayanan kependudukan dan jaringan ke beberapa kecamatan, diantaranya Kecamatan Karangawen.
Di Kecamatan Karangawen, Juwartini, Koordinator Dindukcapil di TPDK Kecamatan Karangawen menjelaskan kepada Afhan Noor dan Rudy jika saat ini peralatan perekaman KTP-el berupa iris mata sedang dilakukan perbaikan, sehingga warga di Kecamatan Karangawen yang akan melakukan perekaman data KTP-el dialihkan ke Kecamatan Mranggen dan Kecamatan Guntur.
JAKARTA – Presiden Jokowimengajak seluruh masyarakat untuk bisa beradaptasi dengan pandemi virus Corona (Covid-19). Jokowi menegaskan adaptasi kebiasaan baru bukan berarti bangsa Indonesia menyerah.
Demikian disampaikan Kepala Negara saat berkunjung ke kantor Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 di Graha BNPB, Jakarta Timur, Rabu (10/6/2020).
“Situasi seperti ini akan kita hadapi terus sampai vaksin bisa ditemukan, dan bisa kita pergunakan secara efektif. Karena kalau vaksinnya sudah ketemu itu masih ada uji klinis, uji lapangan, kemudian juga masih ada harus produksi yang memerlukan waktu,” kata Jokowi.
Presiden mengingatkan kerja penanganan Covid-19 belum selesai. Dia berharap tak ada gelombang kedua penularan Corona. “Perlu saya ingatkan jangan sampai terjadi gelombang kedua, second wave, jangan sampai terjadi lonjakan yang ingin saya ingatkan kepada kita semua,” ujarnya.
Mantan Gubernur DKI Jakarta ini mengingatkan tatanan normal baru ini harus dilakukan dengan hati-hati. Dia juga meminta data-data dari lapangan terus diperhatikan.
“Tapi juga harus saya ingatkan bahwa tugas besar kita belum berakhir, ancaman Covid masih ada, kondisi masih dinamis, ada daerah yang kasus barunya turun tapi juga ada daerah yang kasus barunya meningkat, ada juga daerah yang sudah nihil,” ucapnya.
Jokowi menuturkan kondisi pandemi Corona ini akan terjadi sampai vaksin ditemukan. Karena itu, menurut Jokowi, bangsa Indonesia harus bisa beradaptasi dengan kebiasaan baru.
“Oleh sebab itu, kita harus beradaptasi dengan Covid-19, adaptasi kebiasaan baru, dan beradaptasi itu bukan berarti menyerah, apalagi kalah, ndak. Tapi kita harus mulai dengan kebiasaan-kebiasaan baru yang sesuai dengan protokol kesehatan sehingga masyarakat produktif tapi juga aman dari penularan Covid,” kata Presiden Jokowi. (Times)
Demak – Kartu Tanda Penduduk elektronik, atau KTP-el adalah identitas resmi penduduk sebagai bukti diri yang berlaku di seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
KTP-el diawali dengan proses perekaman (rekam sidik jari, rekam iris mata, rekam tanda tangan digital, rekam pas foto, dan rekam biodata diri), lalu data biometrik yang telah direkam dilakukan penunggalan data oleh pusat sehingga statusnya Print Ready Record (siap cetak).
“Sehingga jika anda mendapati status KTP-el pada saat anda melakukan pengecekan KTP-el dan status KTP-el anda tidak ditemukan, itu dapat terjadi jika anda belum pernah melakukan perekaman data KTP-el, sehingga KTP-el belum dapat diterbitkan”, jelas Masrifah, Kasi Identitas Penduduk Dindukcapil Kab. Demak, hari ini (10/6) di ruang kerjanya.
Demak – Hari ini (10/6), Bahaudin Dawami, Operator Dindukcapil di TPDK Kecamatan Karangtengah melayani salah seorang warga di Kecamatan Karangtengah yang mengajukan permohonan perekaman KTP-el.
Perekam KTP-el yang di lakukan oleh Sito Kholifatum, yang beralamat di desa Bumirejo Kecamatan Karangtengah, telah direkam data biodata, pas photo, tanda tangan, 10 sidik jari dan iris mata. Sito telah memeriksa kembali dan menyatakan kebenaran hasil perekaman datanya sendiri, yang akan menjadi basis data terhadap penerbitan KTP-el.
JAKARTA – Mendagri RI Tito Karnavian memastikan, pilkada serentak tetap dilaksanakan 9 Desember 2020. Ditjen Dukcapil Kemendagri RI sendiri kini tengah menyiapkan Data Penduduk Potensial Pemilih Pemilu (DP4) tambahan untuk daerah peserta Pilkada 2020.
Di hadapan 670 peserta rakor virtual dalam rangka persiapan Pilkada Serentak 2020 pada Jumat 5 Juni kemarim, Menteri Tito menyampaikan penetapan pelaksanaan Pilkada ini telah disetujui Komisi II DPR RI dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Mendagri dan KPU RI, 27 Mei 2020 lalu.
Untuk mensukseskan Pilkada Serentak ini Dirjen Dukcapil Kemendagri Zudan Arif Fakrulloh mengajak segenap jajarannya dari pusat hingga daerah agar dapat bergerak bersama, kompak dan berjalan sesuai regulasi yang ada.
“Sesuai kewenangan masing-masing, kita terus bekerja dan terus dorong masyarakat untuk aktif mengurus dokumen kependudukannya,” ujar Zudan dalam pesan tertulis yang diterima TIMES Indonesia, di Jakarta, Senin (8/6/2020).
Zudan menyampaikan, saat ini Ditjen Dukcapil sedang menyiapkan Data Penduduk Potensial Pemilih Pemilu (DP4) tambahan. Adapun jumlah daerah peserta Pilkada tercatat sebanyak 270 daerah.
“Data DP4 tambahan yang kita serahkan ke KPU untuk 270 daerah yang pilkada tersebut dalam realitasnya ada 309 kabupaten/kota yang dimutakhirkan data pemilih pemulanya atau yang 17 tahun baru. Sebab ada kabupaten/kota tidak pilkada, tetapi dilaksanakan pilkada gubernur yaitu sebanyak 48 kabupaten/kota,” tandas Zudan, Dirjen Dukcapil Kemendagri RI. (Times Indonesia).
Demak – Masih seperti biasanya di Kecamatan Gajah telah dilakukan pelayanan adminduk yaitu rekam data KTP-el. Seperti halnya yang dilakukan Putri Handayani dari warga Karanganyar, Kecamatan Karanganyar, Kab. Demak . Putri harus melakukan perekaman di Kecamatan Gajah, dikarenakan jaringan di Kecamatan Karanganyar sedang dilakukan perbaikan.
Setelah Putri direkam data biodata, pas photo, tanda tangan, 10 sidik jari dan iris mata. Putri kemudian memeriksa dan menyatakan kebenaran hasil perekaman datanya sendiri, yang akan menjadi basis data terhadap penerbitan KTP-el. Berdasarkan keterangan Putri pada saat 17 tahun beliau telah sekolah dan belum sempat mendaftar perekaman KTP_El.
Ditengah pandemi covid 19 ini, para petugas atau operator perekaman KTP-el harus mengenakan APD (Alat Perlindungan Diri) lengkap berikut dengan baju Hazmat, face shield, masker, dan sarung tangan pada saat melayani warga yang akan melakukan perekaman data KTP-el. Seperti halnya yang dilakukan oleh Nuril Anwar, Operator Dindukcapil Kab. Demak yang bertugas di Kecamatan Gajah pada saat melayani Putri untuk merekam data KTP-el hari ini (10/6).
Demak – Siang ini (9/6), Kepala Dindukcapil Kab. Demak, Drs. M. Afhan Noor, M.Pd mengikuti kegiatan video conference dengan Dirjen Adminduk Kemendagri, Zudan Arif Fakrulloh, terkait jumlah Surat Keterangan(Suket) pengganti KTP-el yang belum tercetak.
Afhan menjelaskan bahwa Suket yang berstatus PRR (Print Ready Record) dan siap dicetak sebanyak 11.778, dan jumlah blangko KTP-el yang diterima oleh Dindukcapil Kab. Demak dari Dispermades Dukcapil Provinsi Jawa Tengah sebanyak 8000 keping blangko KTP-el. Dan Dindukcapil Kab. Demak menargetkan selama 1 bulan ini akan menyelesaikan pencetakan KTP-el yang berstatus PRR. Dispermades Dukcapil Provinsi Jawa Tengah akan mencukupi jumlah blangko KTP-el sesuai yang dibutuhkan oleh Dindukcapil Kab Demka.
Demak – Masih seperti biasanya di Kecamatan Dempet telah dilakukan pelayanan adminduk yaitu rekam data KTP-el. Seperti halnya yang dilakukan m. Didit Atmojo Kusump dari warga Gempol Denok Kecamatan Dempet Kabupaten Demak telah direkam data biodata, pas photo, tanda tangan, 10 sidik jari dan iris mata. Didit telah memeriksa dan menyatakan kebenaran hasil perekaman datanya sendiri, yang akan menjadi basis data terhadap penerbitan KTP-el. Berdasarkan keterangan Didit pada saat 17 tahun beliau telah sekolah dan belum sempat mendaftar perekaman KTP_El.
Ditengah pandemi covid 19 ini, para petugas atau operator perekaman KTP-el harus mengenakan APD (Alat Perlindungan Diri) lengkap berikut dengan face shield, masker pada saat melayani warga yang akan melakukan perekaman data KTP-el. Seperti halnya yang dilakukan oleh Rois Nur Istiqomah, Operator Dindukcapil Kab. Demak yang bertugas di Kecamatan Dempet pada saat melayani Didit untuk merekam data KTP-el hari ini (9/6).
Demak – Hari ini (9/6), Dyah Arini Rokhmiyana, Operator Dindukcapil di TPDK Kecamatan Mranggen melayani salah seorang warga di Kecamatan Mranggen yang mengajukan permohonan perekaman KTP-el. Perekaman dilakukan dengan mengikuti aturan atau protokol kesehatan pencegahan covid 19.
Perekam KTP-el yang di lakukan oleh Finna Agustiana, yang beralamat di desa Kebonbatur Kecamatan Mranggen, telah direkam data biodata, pas photo, tanda tangan, 10 sidik jari dan iris mata. Finna telah memeriksa kembali dan menyatakan kebenaran hasil perekaman datanya sendiri, yang akan menjadi basis data terhadap penerbitan KTP-el.